Time Travel: Yin Hua

Time Travel: Yin Hua
8. Ulang Tahun Raja Qin II


__ADS_3

Malam hari semua sudah berkumpul di aula tidak terkecuali Via yang sudah duduk didekat putra mahkota.


"Baiklah sekarang kita mulai acaranya untuk penampilan bakat putri putri" kata raja Qin.


" Yang mulia izinkan saya untuk menampilkan bakat saya" kata putri Yiran dari kerajaan Tang.


" Baiklah putri yiran silahkan" jawabnya.


putri Yiran pun menampilkan bakatnya, dia menampilkan sebuah tarian yang sangat indah. Suara tepuk tangan yang meriah saat putri yiran selesai menari.


"Sangat bagus zen akan memberikan kamu 10 kain sutra" ucap raja Qin dengan bangga.


"Terimakasih yang mulia semoga yang mulia selalu sehat" ucapnya sambil menundukkan kepala sedikit.


Acara pun berjalan dengan lancar beberapa putri dari kerajaan lain sudah menampilkan bakatnya dan giliran putri Jia Na yang ingin menampilkan bakatnya.


"Yang mulia izinkan putri ini untuk menampilkan bakatnya" putri ucap Jia Na memanggil yang mulia karena raja qin tidak mau dia memanggilnya ayahanda cukup Yin Hua dan pangeran yuwen yang memanggilnya ayahanda.


"Baiklah putri silahkan" jawabnya dengan muka datarnya, ya sebenarnya raja Qin tidak terlalu suka dengannya dan memang sejak awal juga tidak mau menikah dengan selir An tapi karena waktu itu dijebak olehnya dengan diberinya obat perangsang jadi dia tidak sengaja menyentuhnya dan dia harus bertanggung jawab jadi menikahi selir An


putri jia Na menampilkan sebuh tariannya dengan sangat lebay. yang lainnya sedang menonton tariannya Via malah asyik duduk sambil memakan cemilannya karena sangat bosan.


"Gege kapan ini selesainya aku sangat bosan dan mengantuk" ucap Via sambil menyandarkan kepalanya pada gege nya itu.

__ADS_1


putra mahkota Yiwen hanya tersenyum saat melihat Via, ya memang via sudah terlihat mengantuk sekali dan pangeran Yiwen hanya mengelus kepalanya lembut.


Dengan perlakuan pangeran Yuwen yang lembut itu membuat via semakin mengantuk dan tertidur, sontak semua pandangan tertuju pada Via yang tidur. raja Qin mengetahuinya dan dia langsung menetralkan suasana agar tidak melihat kearah Via.


"Khemm" dehem nya yang membuat semua orang kembali ke pertunjukkan putri Jia Na.


Putri Jia Na sempat kesal karena lagi lagi dia mencari perhatian semu orang.


"Awas aja aku akan mempermalukan mu" ucap dalam hatinya sambil terus melanjutkan narinya.


Selesai nari putri Jia Na pun menghadap raja Qin.


"Bagus tarian mu putri Jia Na zen akan memberimu 5 kain sutra " ucapnya dengan sedikit tersenyum ( hanya sedikit ya guys dan tidak terlihat oleh mereka hanya Jia Na aja yang melihatnya😁).


"Terimakasih yang mulia dan kalau boleh bolehkah saya meminta satu permintaan" ucapnya.


" Yang mulia saya ingin putri Yin Hua menampilkan bakatnya karena putri putri yang lain sudah menampilkan bakatnya sedangkan putri Yin Hua belum" ucapnya dengan sedikit senyuman mengejek ke arah Via.


Via yang mendengar itu pun langsung bangun dan duduk dengan tegap melihat Jia Na.


Orang-orang mulai berbisik bukannya putri yin hua tidak bisa apa apa, apakah putri Jia Na ini mau mempermalukannya tapi percuma juga si kalau cantik tapi tidak mempunyai bakat itulah pemikiran orang orang.


Raja Qin dan putra mahkota Yuwen juga yang mendengarkan permintaan itu menyerngitkan dahinya apakah dia mau mempermalukan putri Yin Hua.

__ADS_1


"Khem" suara raja Qin dan langsung membuat semua orang diam "Putri Jia Na untuk permintaan itu zen hanya menyerahkan pada putri Yin Hua apakah bersedia atau tidak" ucapnya dengan membuat keputusan kepada Via karena raja Qin tidak mau jika dia yang mengambil keputusan dan menjawab untuk Via menampilkan bakatnya itu sama saja mempermalukan dia. Raja Qin tidak mau seperti itu karena dia tahu putri Yin Hua tidak pernah menampilkan bakatnya karena dia pemalu dan hanya diam saja.


"Baiklah ayahanda saya akan menampilkan bakat saya" ucapnya dengan santai.


Apa dia mau menampilkan bakatnya apa dia mau mempermalukan diri sendiri pikir semua orang tak terkecuali raja Qin dan pangeran yuwen yang juga berpikir seperti itu.


"Baiklah silahkan putri Yin Hua" jawabnya dengan tersenyum tapi sedikit tegang takut dia nanti jadi bahan tertawaan orang.


"Gege percaya sama kamu" ucap pangeran Yuwen memberi semangat dan itu membuat para putri sangat iri dengan putri Yin Hua karena bisa dekat dengan pangeran Yuwen( ya iyalah namanya juga gege nya gimana sih kalian🤣).


Via pun menampilkan bakatnya yaitu menari dan bernyanyi karena memang selain akting, di dunia modernnya dia juga bisa menari dan bernyanyi. Mendengar suara Via yang merdu di gabungkan dengan tarian yang sangat indah membuat semua orang langsung melihatnya sangat terkagum kagum dan ada yang tidak berkedip melihatnya saking indahnya.


Sampai sampai Via sudah selesai orang orang masih terdiam hingga raja Qin yang bertepuk tangan membuat orang orang juga langsung bertepuk tangan dengan meriah. Sungguh indah pikir mereka.


Dan untuk Jia Na dia merasa kesal karena gagal untuk mempermalukannya.


"Bagus...bagus sangat bagus zen akan memberimu keinginan apakah yang putri inginkan" ucap raja Qin dengan bangga dan bahagia karena Via sangat mengagumkan.


"Terimakasih ayahanda untuk keinginan saya belum memikirkannya kalau boleh nanti saat saya sudah memikirkannya mau minta apa" ucapnya dengan sopan dan anggun.


"Baiklah silahkan duduk kembali" ucapnya.


Acara pun telah selesai dan semua kembali ke kediamannya. sampai di kediaman Via, Via langsung merebahkan badannya dan tertidur pulas karena memang dia sangat lelah.

__ADS_1


**Maaf ya kalau ada typo jangan lupa vote, like, komen 😊


Salam dari author😊sehat terus guys**


__ADS_2