Time Travel: Yin Hua

Time Travel: Yin Hua
47. Pergi


__ADS_3

Sampailah Via di kamarnya dan dia langsung berbaring untuk tidur karena dia sangat mengantuk dan lelah. Semenjak hamil Via akan mengantuk jika tubuhnya sudah terlalu lelah.


Arsya menghampiri Via ke kamar untuk melihatnya.


"Sayang ada yang mau aku beritahu sama kamu, kamu enggak mau bangun" ucap nya duduk di sebelah nya.


Via membuka matanya dengan berat karena dia masih sangat mengantuk.


"Ada apa" kata Via dengan mata yang masih terpejam.


"Besok aku akan pergi ke perbatasan untuk melihat keadaan di sana, mungkin aku di sana lama karena perbatasan sedang keadaan darurat. Ada yang sudah mulai menyerang perbatasan dan para prajurit banyak yang terluka. Ayahanda juga memberi tahu kalau kita harus menaklukkan tiga kerajaan " ucap nya membuat Via langsung bangun dan membuka matanya lebar-lebar.


"Berapa lama" kata Via dengan muka datarnya.


"Sekitar lima bulan" ucap nya.


"Baiklah tapi kamu harus hati-hati dan juga ingat untuk kembali membawa kemenangan, aku juga tidak mau sampai kamu terluka sedikit pun" ucap Via dengan tenang walaupun sebenar nya dia tidak ingin Arsya pergi.


"Kamu tidak melarang ku pergi" ucap nya.


"Tidak! aku tahu itu juga termasuk tugas kamu agar kamu nantinya menjadi pemimpin yang kuat" ucap nya.


Via memeluk Arsya dengan erat.


"Kenapa! kalau tidak mau aku pergi bilang saja biar aku bilang ke ayahanda" ucap nya membalas pelukannya dengan lembut.

__ADS_1


Via hanya menggelengkan kepalanya.


"Tidurlah lagi aku akan ke ruang belajar" kata Arsya.


Via pun tidak bisa tidur lagi setelah Arsya pergi ke ruang belajarnya.


Via masuk kedalam ruang dimensinya untuk kembali memperkuat dirinya agar tidak ada yang bisa mengalahkannya. Untuk White dia masih di istana ARVI untuk selalu melatih mereka, Via juga sering mengunjunginya untuk melihat latihan mereka.


Malam sudah tiba Via juga sedang makan bersama Arsya di kamarnya.


" Kenapa" kata Arsya yang melihat Via seperti tidak nafsu makan.


Via tidak menjawab, dia malah menundukkan kepalanya dan butiran-butiran air mata keluar dari matanya.


"Sebenarnya aku tidak mau menangis tapi kenapa aku merasa sedih dan ingin menangis" kata Via sambil menangis.


"Menangislah agar suasana hati mu bisa tenang" kata Arsya.


"Mungkin ini karena anak kita yang tahu jika akan di tinggal ayah nya jadi aku merasa sangat sedih" ucap Via dengan mencoba tenang.


"Sayang jangan sedih ya kamu didalam, ayahanda tidak akan lama perginya dan jagain bunda jangan sampai bunda bersedih lagi" ucap Arsya sambil mengusap perut Via.


Mendengar ucapan itu Via merasa lebih tenang dan Via mulai makan. Selesai makan dia ingin pergi keluar bersama Arsya untuk menikmati waktu berdua karena Arsya akan pergi besok.


Arsya menuruti kemauan nya jadi mereka berdua berjalan jalan di sekitar istana.

__ADS_1


Beberapa menit sudah mereka berdua berada di luar untuk berjalan-jalan Arsya pun mulai mengajak Via untuk tidur karena sudah malam dan udara nya juga sudah semakin dingin.


"Ayo tidur ini sudah malam dan juga udara malam tidak baik untuk kesehatan mu" kata Arsya.


Via pun menuruti kata Arsya untuk kembali ke kamarnya. Didalam kamar Via tidur dengan selalu memeluk Arsya. Via tidak tahu dia merasa tidak ingin ditinggal pergi oleh Arsya.


Arsya yang dipeluk dengan erat hanya tersenyum dan memeluknya kembali.


Keesokan harinya Arsya pergi keperbatasan bersama para prajuritnya, Via ternyata juga menyuruh anak buahnya untuk membantu Arsya di perbatasan tapi mungkin akan terlambat sampai di perbatasan karena Via baru memberi tahu mereka.


Di dalam kamar Via sedang memeluk Arsya.


"Hati-hati" kata Via.


"Iya, kamu juga hati-hati di sini jaga anak kita dengan baik" kata Arsya.


"Iya" jawab nya.


"Sayang ayahanda pergi dulu ya jangan nakal dan jangan membuat ibunda kesusahan" ucap Arsya sambil mengelus perut Via.


Arsya pun pergi. Setelah ditinggal kan Arsya Via hanya ingin mencoba membuat hadiah untuk ulang tahun Arsya nanti nya.


Maaf ya kalau ada typo jangan lupa vote,like dan komen😊


Salam dari author😊

__ADS_1


__ADS_2