
Dua minggu telah berlalu dan hari ini kerajaan Qin mendapat undangan dari kerajaan Cry untuk menghadiri ulang tahun raja Cry. Acara itu akan diadakan besok. Via sebenarnya tidak mau ikut karena ada putri Lea tapi jika dipikir-pikir lagi sayang kalau tidak ikut, di sana pasti ada kejutan buat dirinya. Via juga menyuruh pengawalnya untuk kekerajaan Cry mengamati putri Lea karena Via yakin dia merencanakan sesuatu.
Via sekarang sedang di istana langit karena Via kangen dengan pangeran Chen.
"Ayo sayang makan dulu ya" bujuk Via karena pangeran Chen tindak mau makan.
Pangeran Chen hanya asyik memainkan mainannya dan tidak mau makan.
"Kenapa sayang" ucap permaisuri Yan.
"Pangeran Chen nya enggak mau makan bun" jawab Via.
"Sini biar ibunda yang nyuapin" ucapnya.
Saat permaisuri Yan yang nyuapin ternyata pangeran Chen nya mau.
"Kamu pulang hari ini?" tanya nya.
__ADS_1
"Iya bun besok harus pergi ke kerajaan Cry" jawab Via.
Via pun sudah berada di kerajaan Qin dan dia sedang mendapat laporan dari pengawalnya yang dia perintahkan untuk mengamati kerajaan Cry.
"Baiklah aku mengerti, kamu kembali bertugas" kata Via setelah mendengar laporan.
Keesokan harinya raja Qin dan Via pergi kekerajaan Cry sedangkan putra mahkota Yuwen dan putri Yiran berada di kerajaan untuk menggantikan raja Qin.
Untuk istana kegelapan yang datang hanya putra mahkota Zhou Lan dan adiknya putri Xiang.
Sampailah mereka di sana dan langsung disambut oleh Raja Cry dan yang lainnya. Karena acara nya malam Via dan raja Qin diantar ke tempat yang sudah disediakan untuk beristirahat, tidak hanya mereka kerajaan-kerajaan lainnya pun juga begitu.
Arsya pun meminumnya. Beberapa saat kemudian Arsya merasa pusing dan setelah itu Arsya pun pergi beristirahat setelah memberitahu raja Cry. Arsya dibantu pengawal pribadinya pergi ke kamar untuk beristirahat. Disaat itu juga ternyata pangeran Lin juga merasakan pusing karena memang pangeran Lin duduk didekat Arsya, dia pun kemudian juga beristirahat setelah memberitahu raja Cry.
Pelayan tadi memberi tahu kepada putri Lea dimana kamar Arsya yang ditempatinya. Mendengar itu putri Lea langsung pergi ke kamar itu.
Masuklah putri lea kedalam kamar itu dan dia melihat Arsya sedang kepanasan karena obat yang sudah bekerja.
__ADS_1
"Sebentar lagi aku akan mendapatkannmu dan memilikimu seutuhnya" kata putri Lea.
Putri Lea pun membuka semua bajunya dan langsung memulai apa yang dia mau. Terjadilah sudah.
Beberapa jam kemudian seorang kasim memberitahu kepada raja Cry jika ada yang berbuat zinah di sebuah kamar. Raja Cry langsung menghampirinya bersamaan yang lainnya, saat depan pintu raja Cry langsung menendangnya dan putri Lea pun tersadar dan langsung terkejut.
"Apa yang kalian lakukan" ucap raja Cry mengetahui putrinya berbuat seperti itu. "Berani sekali kalian berbuat zinah" katanya dengan marah.
"Ayahanda maafkan aku" ucap putri Lea sambil memegang kaki raja Cry dan menangis.
"sekarang aku akan menjadi istrimu" kata putri Lea dalam hatinya dengan bangga.
"Siapa yang sudah berani-berani berbuat seperti ini kepada mu sayang" ucap ibundanya sambil memeluknya.
Raja Cry pun membuka tirai yang menutupi pria tersebut dan saat dibuka betapa terkejutnya ternyata pria tersebut adalah...
Maaf ya kalau ada typo jangan lupa vote, like, dan komen😉
__ADS_1
Salam dari author 😉 sehat selalu guys❤️