TIRAI KEHIDUPAN SANG CEO

TIRAI KEHIDUPAN SANG CEO
Bab 17 One Day Magang


__ADS_3

Menggunakan kemeja putih lengkap dengan Almamater warna biru, serta celana panjang hitam dan sepatu hak tinggi, Rahmina menguncir rambut panjangnya ke atas, berdandan seadanya, wajahnya yang baby face manis sudah mampu memikat hati siapapun yang memandang. Sekarang ia sudah bersiap-siap ingin pergi praktek kerja lapangan, tak lupa pena pemberian Zaini ia jepitkan di sela kantong jas almamater, tidak ingin menunda waktu ia segera keluar kost dan menghampiri Mega yang sudah menunggu dari tadi.


...****************...


Dibimbing oleh salah satu Prof mereka datang ke gedung tinggi pencakar langit bernama Hwang Group, ia dan teman-temannya diperkenalkan dengan seorang instruktur lapangan yaitu seorang menager perusahaan ini. “Wah megah sekali ya,” ujar Mega ketika mereka masuki area perusahaan. Mina pun mengangguk setuju, ia juga terkagum-kagum dengan suasana perusahaan yang modern dan canggih.


Ada beberapa robot penjaga Customer Service, dan para karyawan yang berlalu-lang seakan sibuk dengan pekerjaan masing-masing.


“Karena hanya ada tiga orang perempuan maka kalian harus berpisah, nah yang mana yang namanya rahmina?” tanya Manager itu yang mulai mengabsen.


“Saya pak,” jawab Mina mengangkat jari telunjuknya.


“Iya kamu akan ditugaskan di bagian analisis data program,” perintah Manager itu.


“Baik Pak,”


“Dan Mega Ariska?”


“Iya pak, ini saya,” jawab Mega.


“Kamu akan berada di perkembangan hardware,”


“Siap Pak,”


“Sedangkan Sheila?”


“Ya Pak,” jawab seorang perempuan.


“Kamu di bagian marketing,”

__ADS_1


“Ya Pak,”


Manager terus membagi tugas mereka, tersisa beberapa orang teman lelaki diantaranya dua orang ikut dengan Mina dua orang ikut dengan Mega dan tiga orang lainnya ikut dengan Sheila di bagian penjualan produk.


Manajer membawa mereka ke ruang-ruang kerja para karyawan yang berada di bawah dan memperkenalkan tugas-tugas yang akan mereka lakukan nanti. Selanjutnya kalian ke lantai lima ini adalah ruang sekaligus kantor Ceo, akan saya Perkenalkan dengan dua orang calon Ceo baru kita.


“Nah ini kebetulan bertemu dia calon Ceo kita yang pertama yaitu Tuan Candra anak pemilik perusahaan, Ayo siapa beliau!” jelas Manager itu.


“Halo Pak!” sapa serempak Mahasiswa dan mahasiswi.


“Oh halo juga,” Seraya Chandra bergegas pergi tergesa-gesa meninggalkan mereka.


“Kalau ini Tuan Abraham, calon Ceo kedua kita beliau dulunya asisten Tuan Alexander” terang manajer itu


“Halo Pak!” sapa mahasiswa dan mahasiswi itu lagi.


“Oh Halo juga ini, mahasiswa-mahasiswi dari Universitas T kan? Selamat datang dan selamat bergabung semoga betah di perusahaan ini dan kalian bisa mendapatkan pengalaman yang mengesankan,” balas Abraham tersenyum simpul.


“Ho,oh sepertinya begitu,” lirih Mina.


“Oke selanjutnya kita ke lantai delapan itu adalah ruang analisis data program,” Manager membawa mereka memasuki ruang analis data program ini lebih luas dari pada ruang yang lainnya bahkan terdapat sampai tiga ruang bertingkat atas untuk menampung monitor dengan layar-layar besar menampilkan barcode dan lain sebagainya.


Di lantai sepuluh terdapat kantin Atau cafetaria untuk khusus karyawan dan stafnya. Gedung yang didominasi oleh kaca transparan disekelilingnya menyuguhkan pemandangan kota yang sangat indah.


...****************...


“Bagus Mina kamu berada di bagian analisis data program,” ujar Zaini yang menikmati martabak telur.


Zaini mengetahui semua informasi perusahaan melalui pena yang ia berikan kepada Mina. Ternyata pena tersebut bukan pena biasa pena itu dapat melihat situasi yang ada di dalam perusahaan pena tersebut dapat mengambil gambar merekam dan mendengarkan suara. Dengan memiliki salah satu teknologi pulpen canggih ini, ia bisa memata-matai atau mendokumentasikan suatu bukti tanpa disadari yang mereka tuju. Ketika Mina berada diruang kontrol analisi data program, Zaini dapat melihat dengan jelas tulisan yang tertampang di layar salah satu monitor.

__ADS_1


Writing flash programmer... FAIL


Connecting to davice... OK


Trying to connect to ETO mode!


Waiting for respons timeout!


“Syukurlah sistem ETO aman terkendali tetapi apakah tadi Manager menjelaskan bahwa ada dua calon Ceo berarti Chandra akan melawan Abraham wow, sungguh menarik sekali,” gumamnya. Zaini melepas earphone yang ada ditelinganya, berarti perebutan kekuasaan Ceo pastinya akan seru.


Bersambung...


...****************...


Hai readers mau rekomendasi cerita buat kalian sambil nunggu Rahmina dan Zaini.


yuk baca novel ini.



SEMUA ORANG BISA BERUBAH SEIRING PERJALANAN WAKTU.


Olivia Rosemary harus menelan pil pahit karena kekasihnya, Kenneth Jonathan terbukti selingkuh di depan matanya. Keputusan untuk mengakhiri hubungan nampaknya membuat perubahan besar pada diri Olivia.


Kenric Miguel Cotto harus menceraikan istrinya, Yoluta Zaylee karena ketahuan selingkuh dengan pria lain. Rasa kecewa dan pengkhianatan sang istri membuat Kenric hilang kepercayaan.


Rasa kecewa dan amarah yang tiada henti membuat Kenric dan Olivia memutuskan untuk menjalin hubungan. Hubungan terlarang karena Olivia adalah keponakan Kenric. Hubungan yang didasari atas rasa kecewa, kebencian, dan berakhir di tempat yang salah.


Bagaimana akhir hubungan percintaan yang tidak seharusnya itu? Mampukah mereka mengarungi bahtera kehidupan setelah mendapatkan penolakan dari berbagai pihak?

__ADS_1


Yuk ikuti kisahnya 🙏


__ADS_2