TIRAI KEHIDUPAN SANG CEO

TIRAI KEHIDUPAN SANG CEO
Bab 41 Mina Bertemu Alecia


__ADS_3

“Tetapi ... Nona Alecia sudah mengklarifikasi di media sosialnya bahwa acara pertunangan kalian akan diadakan pekan depan, katanya pertemuan kalian malam itu untuk membahas persiapan acara pertunangan,” jelas Jhon memperlihatkan isi story dari media sosial milik Alecia.


“Alecia benar-benar menjebakku, awas saja akan kubuat karirnya hancur!” geram Alexander tak terima.


...****************...


Berita akan adanya acara pertunangan antara Alexander dengan Alecia tersebar luas, tak terasa pula sudah dua bulan Mina dan teman-temannya magang di perusahaan Hwang Grup dan ini adalah hari terakhir bagi mereka setelah ikut menjalani praktek kerja industri di sini. “Selamat bagi kalian yang telah menyelesaikan magang di sini, semoga ilmu dan pengalaman kalian pelajari dari perusahaan dapat bermanfaat dan berguna untuk kalian suatu saat nanti, ini ada sedikit kenang-kenangan dari perusahaan untuk kalian,” ucap Abraham menyerah beberapa paper bag pada mahasiswa dan mahasiswi.


“Saya mewakili mereka sangat berterima kasih kepada Anda Tuan Abraham yang telah memberikan izin dan juga kesempatan pada mahasiswa dan mahasiswi kami untuk mencari ilmu dan pengalaman di perusahaan ini, dan meminta maaf apabila selama dalam proses magang, kalau ada mahasiswa dan mahasiswi kami berprilaku kurang sopan dan lain sebagainya,” balas seorang dosen pembimbing mereka.


“Sama-sama Pak, kami juga senang perusahaan bisa menyediakan kesempatan adanya bibit unggul dari berbagai generasi kampus agar bisa belajar dan praktek bersama,” ucap Abraham bijaksana.


Setelah berpamitan dengan beberapa instruktur dan para karyawan diunit mereka masing-masing, Mina serta teman-temannya bisa bernafas lega, kini hanya tinggal menyelesaikan laporan magang mereka, untuk dibuat jurnal.


“Gimana habis ini kita makan-makan bakso?” usul Mega.


“Iya gue setuju banget kebetulan tadi gak sarapan,” balas Mina nyengir.


“Astaga elu ya kebiasaan, nanti kambuh tuh asam lambung entar gue pula kena omel ama Ibu elu,” celetuk Mega.


“Hahaha, yuk dah kita ke bang bakso langganan di dekat kampus sekalian nanti langsung ke perpustakaan buat cari referensi,” ujar Mina.


“Iya dah Hayok,” balas Mega.


Baru mereka keluar dari lobi perusahaan menuju parkiran motor tiba-tiba sebuah mobil BMW putih melintas tepat dihadapan mereka berdua, seorang sopir membukakan pintu mobil, nampak betis jenjang wanita keluar di sertai heehils merah yang terpasang pas di kakinya itu. Wanita elegan berbalut jas putih dan rok span hitam.


“Itukan model terkenal Alecia Anggaraini? Ngapain dia di sini?” bisik Mega pada Mina, tetapi Mina hanya menanggapi dengan santai mengangkat bahunya.

__ADS_1


Mega menutup mulutnya dengan tangan expresi muka yang terkejut dan berseru, “Astaga dia calon tunangan Tuan Alexander! Berita gosipnyanya sudah tersebar luas tadi pagi.”


“Oh ya?”


“Iya- Mina masa elu gak rempong sih tuh gosip terhot dan tunggu emang elu gak cemburu gitu?” tanya balik Mega.


“Ngapain gue cemburu? Gue kan bukan siapa-siapa tuh orang lagian mana mungkin berani gue suka sama Tuan Alexander yang horang kaya gitu,” kilah Mina.


“Bener elu gak suka? Kan elu dulu yang paling dekat sama Zaini sebelum kita tahu identitas aslinya adalah seorang Alexander, dan apakah elu lupa? Kalau elu dari dulu ngefans banget sama Tuan Alexander yang smart dan sultan perfect,” oceh Mega.


“Ngapain sih kita bahas tu orang? Ya udah yuk kita pergi aja,” elak Mina sambil menarik tangan Mega.


Alecia yang turun dari dalam mobilnya melihat ada Mina dan temannya di sisi kiri dekat parkiran, ia kemudian tersenyum dan mendekati mereka, “Hai, Nona Mina senang bertemu denganmu kembali,” sapa Alecia.


“Oh halo juga Nona,” balas Mina.


“Apakah kamu sibuk hari ini Nona Mina?” tanya Alecia.


“Kebetulan hari ini hari terakhir saya magang di sini, jadi tidak terlalu sibuk,” jawab Mina.


“Oh ya? Saya kira Nona Mina sudah fix menjadi sekretaris Tuan Abraham.”


“Belum mungkin nanti setelah ini.”


Alecia mengibaskan rambutnya dan berkata dengan pongahnya, “Kalau begitu karena Nona Mina nanti akan jadi sekretaris Tuan Abraham, maka ingat jangan lupa datang ya ke acara pertunangan saya dan Alexander, undangan nanti saya titip ke resepsionis.”


“Wah suatu kehormatan bisa datang ke acara pertunangan Anda dan juga Tuan Alexander, terima kasih Nona Alecia,” sahut Mina santai dan tersenyum.

__ADS_1


“Ya sudah kalau begitu sampai bertemu kembali,” sambung Alecia dan pergi dengan angkuhnya.


“Apakah dia ke sini hanya bermaksud mengatakan perihal pertunangan itu saja?” tanya Mina kesal.


“Entahlah, gayanya itu lho sok kecantikan dan sombong banget,” imbuh Mega.


“Udah yuk kok, jadi males makan bakso kitakita pulang ke kost aja dah,” ujar Mina.


“Tuhkan, moodmu jadi hancur pas ketemu sama si centil itu, udah ngaku aja jujur sama gue, elu cemburu kan?” tanya Mega terus memaksa.


“Ih, apaan sih Mega biasa aja, udah yuk ah,” tampik Mina.


...****************...


Malam harinya sulit bagi Mina untuk memejamkan mata, masih terngiang-ngiang pembicaraannya dengan Alecia tadi siang bahwa akan ada acara pertunangan antara Alecia dan Alexander pekan depan. ‘Berarti memang benar mereka akan melakukan pertunangan,’ sugut Mina. ‘Huh nyebelin napa juga tuh cewek nyamperin gue hanya untuk pamer rencana pertunangan dia emang gue perduliin, tetapi kenapa hati gue kok perih kaya teriris-iris?’ gerutu Mina dalam hatinya sebal. Pukul sudah menunjukkan jam dua belas malam dinihari.


Ting! Bunyi suara chatt dari ponsel Mina yang nyala, ia pun penasaran siapa yang mengirim pesan padanya tengah malam begini, ia membuka aplikasi berlogo hijau.


[Aku ingin bertemu denganmu besok di cafe H by : Alexander]


‘Ngapain nih orang ngajak ketemuan, idih mungkin mau pamer ada pertunangan juga,’ pikir Mina, ia enggan membalas pesan itu.


Beberapa menit tak ada balasan dari Mina, Alexander langsung menelponnya.


Drrrttt! Drrrtt!


Handphone Mina bergetar dan berdering karena tidak ingin menganggu sahabatnya yaitu Mega yang tidur disamping, Mina mematikan Handphonenya dan menarik selimut untuk tidur.

__ADS_1


Bersambung....


__ADS_2