
Waktu terus berputar sampai tak terasa seminggu Rahmina magang di perusahaan ini, masih banyak yang perlu di pelajari, bersosialisasi dengan orang-orang perusahaan tidaklah terlalu berat bagi Mina gadis yang mudah bergaul.
...****************...
“Sini Handphone lu!” pinta Zaini.
“Buat apa?” Mina menyerahkan handphone androidnya pada Zaini.
Zaini menekan beberapa nomor dan menghubungi nomor tersebut, ternyata tersambung ke handphonenya sendiri.
“Ini nomor gue, dah gue simpan di HP elu,” ucap Zaini menyerahkan balik.
“Lha buat apa gue nyimpan nomor elu?” tanya Mina.
“Buat jaga-jaga kale aja di kota sebelah nanti kamu perlu bantuanku,” ujar Zaini.
“Yang ada elu kali yang gak bisa jauh dari gue,” sanggah Mina.
Mendengar itu Zaini terbatuk-batuk dan berkata, “Idih gak usah kege-eran deh elu, gue cuma gak ada teman di sini kalau elu pergi kan biasanya elu yang nemanin gue ke mana-mana.”
“Makanya elu mulai besok harus terbiasa apa-apa tanpa gue,” cakap Mina yang asyik makan batagornya.
...****************...
“Duh sepi juga rasanya gak ada cewek bawel yang biasanya nemenin gue ke mana-mana, sekarang dia lagi ngapain ya?” lirih Zaini tak bisa tidur malam, karena seharian ini lelah membagi brosur untuk mencari keberadaan Bapaknya, malah ia telpon oleh orang mesterius kemaren yang mengatakan bahwa Bapaknya diculik sekelompok orang geng Harimau Putih.
‘Ah kenapa gue malah mikirin itu gadis?’ rutuk Zaini pada dirinya sendiri, ‘Seharusnya yang gue pikirin itu, gimana nasib Bapak gue? Apa yang terjadi?’ gerutunya lagi malah jadinya mikir cewek galak itu.
...****************...
“Tuan Thomas, seperti ada yang sedang mencari menantu Anda Junaidi,” lapor Jhon.
“Apakah Junaidi masih hidup? Kita sudah mencarinya ke mana-mana tetapi belum juga dapat jejaknya di mana,” ujar Tuan Thomas.
“Benar Tuan Besar, tetapi untuk hidup atau tidaknya nasib Junaidi kita tidak ada yang tahu karena informasi mengenai data dirinya sudah lama di hilangkan,”
“Lalu siapa yang mencari Junaidi itu?”
“Seorang gadis bernama Rahmin ia melalui postingannya disalah satu group pencarian online,”
“Oh ya kira-kira apa hubungan gadis itu dengan Junaidi?”
“Entahlah Tuan, nanti akan saya selidiki,” jawab Jhon paham dengan keresahan Tuan Thomas.
“Bagus, suruh anak buah Harimau Putih untuk berpencar, dan jangan sampai di curigai,” perintah Tuan Thomas kembali.
__ADS_1
“Baik Tuan,” jawab Jhon.
...****************...
Pagi ini Rahmina disibukkan dengan setumpuk dokumen tentang analisa data program ETO, pihak management perusahaan sedang ingin melihat potensi para mahasiswa dan mahasiswi pemagang ini.
“Huh benar-benar menyebalkan, apa mereka sedang mengerjai kita yang magang ini?” gerutu Bima teman lelaki Rahmina.
“Ya memang begitu kali masa iya kita harus mempelajari ini semua sih?” sambung Chiko pula.
“Huuusssstt! Jangan kencang-kencang nanti kedengeran instruktur, sudah nikmati saja,” sahut Mina.
“Elu ya apa gak pusing lihat nih angka barcode sama tulisan-tulisan english ini?” tanya Bima kesal dengan Mina yang semangat.
“Enggak gue malah suka,” jawab Mina tersenyum manis.
“Untung ada lu Mina di sini, bisa-bisa gue jenggah di sini, gue kemaren lebih baik ikut si Shiela di pemasaran gak rumit harus mengamati semua tulisan barcode ini,” imbuh Chiko.
Disaat mereka lagi asyik berbicara tak jauh dari meja mereka tepati tiba-tiba, para karyawan yang lainnya langsung panik.
“Apa yang terjadi?” tanya Mina
“Ayo kita lihat!” ajak Chiko ke dua temannya langsung menuju berkumpulnya para karyawan.
“Ada apa ini? Kenapa semua sistem ETO kembali mengalami Failure?” tanya Menager perusahaan.
“Tidak tahu Pak, secara tiba-tiba sistem aplikasi ETO mengalami Bug lagi,” jawab salah satu karyawan senior yang tugasnya memang menghandle perangkat lunak aplikasi ETO.
“Ada apa ini?” Abraham datang melihat adanya kekacauan di ruang program.
“Sistem Aa-aplikasi ETO kembali mengalami error Pak,” jawab Manager gugup.
Disaat yang bersamaan, Drrertttr! Drretttt! Telpon gengam dari balik saku almamater Mina terus bergetar untung ia sudah stell mode getar saja. Mina yang ikut tegang dengan keadaan sekitar, menjadi terganggu dengan telpon yang berdering, ia pun keluar ruangan untuk menjawab telponnya, “Huh, siapa sih menganggu saja?” umpat Mina, ternyata ada sepuluh telpon tak terjawab dari Zaini “Hah, Zaini ngapain sih dia?” lirih Mina kesal. Drrttt! Drrrrtt! Telpon Mina kembali bergetar, ia segera mengangkat telponnya.
“Ada apa sih? Ganggu orang aja,” omel Mina langsung.
“Sistem Program ETO sedang mengalami masalah kan?” tanya Zaini di sebrang sana.
“Iya, kok Elu tahu?” tanya balik Mina.
“Udah gak usah banyak tanya, sekarang elu ikutin instruksi gue, elu pasang earphon elu sekarang!” perintah Zaini. Seakan kena hipnotis Mina pun menurut perintah Zaini, ia menggunakan earphon pada telinganya dan mengerai rambut panjangnya agar tidak ketahuan.
Mina melangkahkan kakinya dengan sangat cepat menuju ke ruang programmer.
“Apakah diantara kalian tidak ada yang bisa melakukan sesuatu?” tanya Abraham mulai cemas.
__ADS_1
“Saya bisa memperbaikinya Pak,” sahut Mina dari belakang.
“Ayo cepat lakukan!”
Mina pun mengambil alih keyboard ia menjalankan sistem ETO sesuai perintah Zaini memasukkan dokumentasi caller. Cara ini bisa membantu menangani interface error.
Interface error terjadi saat ada ketidaksesuaian antara perangkat lunak dengan interface hardware yang di gunakan. Jenis error ini juga disebut sebagai Caller’s side error. Interface error dapat muncul saat ada kebutuhan mengatur parameter khusus untuk API, tapi program tidak menyediakannya.
Karena Zaini yang membuat pemrograman aplikasi ETO melalui web. Dalam kasus ini, error muncul karena kesalahan pemakaian web protokol. Jika input yang diterima program tidak sesuai standar, maka akan terjadi interface error.
Mina mengatasi mengatasi interface error dengan mendeteksi Inadequate Functionality. Error yang disebabkan karena bagian lain dari sistem tidak melakukan perintah yang diharapkan.
...****************...
Lima belas menit kemudian sistem program aplikasi ETO dapat berjalan dengan baik.
Semua yang ada di ruangan ini melonggo dan takjub dengan keahlian yang ditampilkan oleh Mina.
“Wow, Anda benar-benar genius nona,” puji Manager perusahaan.
Mina hanya tersenyum tipis, kemudian berkata, “Siapa diantara kalian yang melakukan kesalahan ini?” tanya Mina lantang.
“Ayo ngaku saja, siapa diantara kalian yang di sini yang telah mengakses salah satu web situs porno?” tanya Mina lagi dengan nada marah.
“Apa maksud Anda nona?” tanya Abraham tidak mengerti.
“Salah seorang di sini telah menjadi umpan dari AXY yang menggunakan situs porno untuk mengakses komputer program aplikasi ETO di perusahaan ini,” jelas Mina.
“Kalau memang betul yang dikatakan oleh nona ini, lebih baik diantara kalian segera mengaku sebelum saya bertindak kasar,” murka Abraham.
Bersambung...
Visualisasi Rahmina
...****************...
Hai singgah dicerita kakak saya yang ini ya:
Burlb : Cinta tak bisa di paksa dimana dia akan berlabuh. Seperti yang di rasakan gadis manis yang terkadang ikut bekerja bersama Ibunya di rumah besar keluarga terpandang.
Hingga suatu hari majikan dari Ibunya datang menemuinya dan mengatakan hal yang membuatnya terkejut.
__ADS_1
"Menikahlah denganku dan lahirkan anak untukku"
Sepenggal kalimat yang membuat hidup Ayra tidak sama lagi sejak hari itu.