
" Kenapa kau lama sekali ? .. T-tunggu kau terluka ? "
" ah iya aku hampir mati di tangan pangeran ke tiga .. Chan sebaiknya kau jangan kembali ke Castle Mercurius kondisi disana sangat berbahaya "
" apa maksudmu ? "
" Pangeran ketiga dia bukan orang yg anda kenal lagi .. "
" ah jadi begitu .. sepertinya dia sudah mulai bergerak .. "
" Chan apa kau sudah tau tentang ini ? "
" ceritanya panjang dan aku tidak bisa memberitahumu, karna orang itu ada karna kesalahanku "
" apa maksudmu tragedi si kembar ? "
" darimana kau tau hal itu ? "
Bambam membungkuk, menyilangkan tangannya di dada meminta maaf.
" maaf Chan tapi saat itu aku ada disana melihat smuanya .. "
Chan geram, matanya menatap sinis emosinya hampir meledak, namun dia menahannya.
" kau ada disana tetapi tidak berniat menolong sedikitpun ? "
" tidak ada yg bisa aku lakukan untuk ikut campur urusan Pureblood "
" hahhh .. sudah lupakan .. sekarang tolong kau periksa keadaannya .. "
" Baik yang mulia .. "
Bambam bergerak memeriksa denyut nadi Seungmin. Ekspresi wajahnya nampak cemas.
" Yang mulia apa yg sebenarnya sudah anda lakukan ? Kondisinya kritis untuk saat ini .. ini sangat buruk "
👁👄👁
" hmm .. mungkin saat itu aku sedikit terlalu kasar padanya .. dia masih terlalu sempit & aku terlalu memaksanya "
" umh .. bukan itu maksudku .. hal itu tidak ada kaitannya yg ku maksud disini tentang ingatannya .. "
" ingatan ? Ingatan masalalu maksudmu ? Dia memang sempat bergumam menyebut ibunya saat tidur bahkan tadi diapun menangis .. "
" Seseorang menanamkan sihir gelap pada ingatannya, dan yg lebih menakutkan orang itu sudah lama menanamnya pd tubuh anak ini .. "
" mungkinkah karna Fire Stone ? "
" aku pernah dengar bahwa Fire Stone memanfaatkan amarah & kebencian agar kekuatannya bangkit, dan untuk kasus yg ini .. dia sengaja menanam sihir terlarang itu saat anak ini masih kecil "
" itu memang bisa langsung berguna untuk mengaktifkan Fire Stone, tetapi sihir gelap punya banyak dampak negatif karna sihir itu memanipulasi ingatan & emosinya membuat penggunanya menjadi gila "
" dengan begitu kekuatan Fire Stone aktif sepenuhnya dan itu bisa dia gunakan .. "
" Benar yang mulia .. aku penasaran orang seperti apa dia .. tentunya dia bukan orang sembarangan .. "
" aku terpikirkan satu orang .. "
" yang terpenting sekarang adalah keselamatannya, sihir gelap seperti virus jika Seungmin tidak bisa bertahan dia akan mati .. "
" itu tidak boleh terjadi, aku akan memindahkan kembali Fire Stone padanya .. "
" tidak bisa Yang mulia .. sekali kau mengambil stone itu dan memindahkannya dia tidak akan bisa lagi di kembalikan terlebih anda adalah guardian yg asli .. "
" tapi kita tidak punya waktu banyak .. "
" kau harus pergi sendiri ke menara dewa .. aku akan menjaga dia disini .. uhuk .. "
" Bambam jangan memaksakan diri .. "
" akh .. sial .. pisau pemburu itu cukup fatal jika bukan karena jantungku berada di kanan, aku mungkin sudah mati .. dia benar2 menakutkan .. "
" benar .. cepat atau lambat aku juga harus menghadapinya .. dia masih membutuhkan Fire Stone untuk mengaktifkan menara dewa .. "
" tapi Chan kurasa dia bukan lawan yg mudah .. "
" Bambam apa aku bisa mempercayaimu ? "
" kau meragukan kesetiaanku ? "
" tidak .. tolong jaga dia untukku .. "
" Sesuai perintah Yang Mulia .. "
-
-
-
-
__ADS_1
-
-
-
-
-
" jadi anda adalah tamu yang dimaksud ? "
Seorang pria dengan jubah hitam itu terkejut mendengar suara seseorang dari arah belakangnya.
Wajahnya tertutup tudung meski tidak terlihat jelas ekspresinya, namun sikap terkejutnya tidak bisa di sembunyikan.
" T-tuan saya membawa barang yang di minta Yang mulia pangeran ketiga .. "
" baik berikan benda itu padaku .. "
" apa yang mulia tidak akan menemui saya disini tuan ? "
" tidak .. beliau sedang sibuk dan tidak bisa di ganggu untuk saat ini .. beliau sudah mengutus saya untuk mengambil stonenya pada anda "
" ini di luar perjanjiannya .. saya menolak memberikan stone nya pada beliau .. "
" apa anda menguji saya ? .. "
" ugh ... A-ayah .. apakah kau tidak mengingatku sedikitpun ? "
Pria berjubah itu menarik kerah lawan bicaranya.
" apa maksud anda ? Saya baru pertama kali bertemu dengan anda hari ini "
Pemuda itu jatuh tersungkur, meninju tanah.
" aku anakmu ayah .. dia berjanji padaku untuk mengembalikanmu jika aku berhasil menjalankan misi darinya .. "
" tapi sekarang apa ? Dia bahkan tidak datang & mengembalikan ingatanmu, dia mengingkari janjinya padaku !!! "
" tuan .. aku bukanlah ayahmu .. aku tidak peduli janji apa yg kau buat dengan yang mulia tugasku adalah mengambil barang yg dia minta "
" aku tidak akan menyerahkannya, kau juga bukan ayahku lagi .. kau hanyalah salah satu dari boneka nya .. "
SRING .. SYUTT .. CRING ..
GREBB ..
🐼 : mendengar sound efek yg sama pasti melelahkan, please gue kurang update soal bunyi2 an harap maklum..
Pria berjubah itu menyerang JB, dengan gesitnya JB berhasil menghindar dan merampas belati yg ada di tangan pemuda itu dan ..
BRUK ..
" ugh .. uhuk .. haa .. haa .. "
" seharusnya jika kau menyerahkannya di awal kau tidak perlu mati seperti ini "
" khe .. he ..heh .. Dia memang pandai memanipulasi orang dan membuat pasukan ya .. benar2 manusia yg licik "
Air mata mulai menetes dari pelupuk matanya ..
JB berjalan mendekati pemuda itu dia mengambil stone yg sendari tadi di genggamnya, lalu berbalik pergi.
" maaf jika harus berakhir seperti ini .. jasamu akan slalu di ingat oleh Yang mulia "
" tidak .. pada hari itu akulah yg lemah & tidak bisa melindungi kalian saat iblis itu membantai keluarga kita, ini adalah akhir yg pantas bagiku .. "
JB tidak menjawab lagi, diapun melangkah pergi meninggalkan mayat dengan leher yg nyaris putus itu sendirian.
Pandangannya kosong, JB merasa bingung akan dirinya ada perasaan tidak enak tetapi dia tidak tau perasaan apa itu.
-
-
-
-
-
-
-
-
-
" kau sudah kembali JB .. apa kau membawa barang pesananku ? Cepat berikan padaku .. "
" ini yang anda minta Yang Mulia .. "
Saat ingin mengambil stone itu tangan JB tiba2 di tarik kembali oleh dirinya.
" apa yg kau lakukan ? "
" Yang mulia apakah di masa lalu saya memiliki seorang anak ? Jika iya kenapa saya tidak mengingatnya ? "
Felix menatap JB dengan dinginnya.
__ADS_1
" bagi saya ingatan pertama saya adalah Yang Mulia slain dari itu rasanya samar, saya tidak bisa mengingat yg lain .. "
" JB .. apa kau ingin tau apa yg terjadi dengan ingatanmu ? "
Mata & tangan Felix sibuk memperhatikan Fire Stone yg dia dapat.
" jika Yang mulia tidak keberatan tolong ceritakan pada saya .. "
" jika aku bilang bahwa dia memang anakmu dan aku yg membantai semua keluargamu apa kau akan percaya ? "
" T-tidak .. t-tidak mungkin .. "
Tanpa sadar air mata JB mengalir dari sudut matanya, tangannya nampak meremas baju dan mengetuk2 dadanya. Tubuhnya merosot ke lantai.
" tidak mungkin .. a-aku sudah membunuh anakku sendiri hiks ...kh .. "
" kenapa anda tega seperti ini Yang Mulia ? Kenapa saat itu anda tidak membunuhku juga ? "
" JB saat itu aku membutuhkanmu dan woojin anakmu .. kau sudah setuju untuk menjadi pengikutku bukan ? Aku menggunakkan sihir untuk menyegel ingatanmu itu agar kau tidak menghianatiku .. "
" padahal kau tau bahwa aku pengikutmu yg paling setia .. "
" Tidak .. tanpa sihir pengendaliku kau itu sangat membenciku, aku tidak bisa membiarkanmu menusukku dari belakang "
" kenapa anda melakukan hal ini pada saya ? "
" kenapa ? Bukankah kau sudah tau alasannya ? "
Felix berjalan mendekati JB, kedua tangannya merangkup wajah JB dan membuatnya menatap kedua netra saphire itu.
" JB .. jika aku bisa mengaktifkan menara dewa, aku bisa mengembalikan semuanya ke awal termasuk keluargamu & kebahagiaanmu .. saat itu tiba dunia akan dalam kesetaraan "
" semua ras yg hidup di sekitar menara dewa mereka slalu berperang untuk mendapatkan kekuatan .. aku ingin mengaktifkan menara dewa sekali lagi untuk keseimbangan dimana kita tidak perlu mengorbankan manusia setiap 1 dekade untuk menara "
" jadi JB apakah kau akan tetap disisiku hingga akhir ? Jika tidakpun kau sudah tau nasibmu akan sama seperti anakmu .. "
" Baiklah .. aku akan terus mengikutimu kemanapun hingga akhir tuanku .. "
" Bagus .. ada baiknya kita menyelesaikan apa yg sudah kita mulai bukan ? Kau salah satu boneka kesayanganku yg patuh padaku aku suka itu hihi .. "
JB sedikit merenung karna emosinya namun lagi2 sihir Felix mengendalikannya kembali dia jadi nampak dingin tanpa ekspresi dan seolah2 lupa apa yg baru saja terjadi.
" Yang mulia apa yg akan anda lakukan dengan Fire Stone itu ? "
" hmmm ... nampaknya dia telah di tipu oleh shadow itu sendiri .. ini hanya pecahan kecil dari Stone utama yg asli "
" Apa ? Bukankah Stone itu bereaksi saat di ambil dari pemiliknya ? "
" tentu saja .. sudah ku bilang ini hanya sebagian kecil bukan berarti ini palsu .. yah misiku tidak terbilang gagal juga karna sebagian kecil kekuatan Fire Stone saja sudah cukup untuk membuka gerbang menara "
" bagaimana dengan Stone Air ? Apa anda sudah mngeluarkannya dari pemburu itu ? "
JB pun berjalan mengikuti Felix di belakangnya. Mereka tiba di sebuah ruangan rahasia berpintu hitam.
Saat ruangan itu di buka mata JB langsung terpaku dengan sosok yg di ikat di depannya, sosok itu tidak memakai baju, kaki dan tangannya di ikat & di rantai kedua matanya di tutup, mulutnya pun di sumpel benda aneh berbentuk bulat dengan tali yg mengikat kebelakang lehernya.
" Yang mulia apa yg anda lakukan ? Kenapa ada banyak vibrator disini ? "
" apa yg kulakukan ? Tentu saja mengeluarkan Air Stone dari tubuhnya "
" tapi kenapa dengan cara ini ? "
Felix mengambil sebuah vibrator dan mendekatkannya ke ****** pink di depannya.
" nghh .. hha ..ah .. "
" karna hanya bisa dengan cara ini .. JB letakkan Fire Stone di kotak kecil sebelah sana setelah itu kau boleh pergi
.. "
" Yang mulia apakah anak yg menerima darah anda juga merupakan boneka anda ? "
" hmm itu masih belum pasti .. karna anak itu sudah menerima sihir gelap sebelum diriku, akan susah jika dia tidak bisa menerima keberadaanku di dalam dirinya "
" apakah saya harus membunuhnya jika dia membahayakan anda ? "
" itu masih belum pasti tapi aku punya firasat baik .. karna anak itu sangat membenci Pureblood "
" baiklah Yang Mulia silahkan lanjutkan kegiatan anda .. "
" uhmm .. jangan terima tamu siapapun itu JB "
" Baik "
🐼 nafas dulu gaes, sebelum adegan nganu yg gak terlalu nganu ..
👁👄👁
__ADS_1
jangan lupa like yaa gomawo