
Posisi chan terdesak di antara tembok, dirinya dan Seungmin..
" kesadaranmu mulai hilang namun kau masih sanggup menahannya .. luar biasa .. "
" D-DIAM .. KAU !!! GGRRR .. "
" hahhh .. aku lupa kau sangat keras kepala ".
BRAKK .. BUGH ..
Posisi mereka kini berbalik, secepat kilat Chan membalik tubuh Seungmin dan menguncinya, dia pun dengan cepat mencium bibir seungmin.
Sebelumnya Chan mengigit lidahnya sendiri dan Seungmin yang kaget Reflek menelan darah yg ada di mulut Chan..
" ugh .. mmmhp ... "
Dia berontak dengan mencakar punggung Chan, namun Chan menahan tengkuk lehernya dan menggigit bibirnya membuat Seungmin sedikit mengerang hingga akhirnya pasrah dan menelan semua darah yg di berikan Chan padanya ..
Seungmin tidak lagi melawan dia lalu melepaskan ciumannya, tercipta saliva merah bercampur darah dari sudut bibirnya...
" huhh .. syukurlah aku tidak terlambat .. " . Ucapnya sambil mengelap sisa darah dari bibir Seungmin dengan ibu jarinya.
Seungmin merosot ke bawah dan terduduk lemas untuk beberapa saat hingga ..
DEGH ..
" UGHH .. AARGGHHH .. S-SAKIT .. ".
Dia berteriak sambil memegangi dadanya, terasa seperti di hujani panah berulang kali.
" reaksinya cepat juga .. "
" kita tidak punya waktu lagi, dan aku tidak bisa menunggumu pulih .. "
SYUUUUTTTT ...
" maaf, aku harus membawamu sekarang juga sebelum dia kembali "
Chan pun menggendong Seungmin yg dibuat pingsan olehnya.
CRANG ... PRAK ..
Dia melompati jendela rumah duke, saat mendarat di tanah sekelompok anjing2 liar berkerumun, dan menggonggong ..
" Berhenti disana .. Kau tidak bisa membawanya pergi Tuan Vampire .. "
Mark datang menghadang membawa pasukan ..
" aku tidak punya waktu untuk meladenimu .. "
" jika kau menyerahkan Tuan muda pada kami sekarang aku akan mengampunimu "
" jadi kau meremehkanku yaa "
Netranya menajam, seketika anjing2 liar di depannya menguap menjadi asap ...
Menyadari sesuatu, Mark memberi perintah pada pasukannya ..
" semuanya tutup mulut dan tahan nafas kalian .. "
" ah .. kau sadar rupanya, bagaimana dengan ini .. "
Chan menusuk telapak tangannya darah menetes keluar membentuk monster kecil yg perlahan membesar, monster itu kemudian menyemburkan lava panas dari mulutnya. Sebagian pasukan hancur terbakar tanpa sisa..
Monster itu berlari menghadang Mark, chan menggunakan kesempatan itu untuk teleport dan melarikan diri.
Mark yg terdesak oleh monster buatan Chan hanya bisa menatap marah ke arah Chan yg perlahan menghilang bersama Seungmin di pelukannya.
" SIAL .... !!!! ". Teriaknya kesal.
♥️♥️♥️♥️♥️
●●●●●●●●●●●●●●●●●●●●
" hadirin sekalian, mohon maaf acara pelelangan ini di batalkan.."
" hah .. batal ? Kami sudah lama menanti hari ini .. "
" bagaimana bisa batal ? "
Suara riuh ruangan auditorium bergema disana sini, seorang pria berpakaian jas lengkap dan berdasi yg duduk di salah satu bangku di ruangan itu nampak berdiri. Kaki jenjangnya melangkah keluar ruangan meninggalkan ruangan yg nampak sesak itu.
Mata hitamnya kini terfokus pada seseorang yg tidak sengaja bertemu dengannya dan memandangnya dari jauh, bibir orang itu bergumam sesuatu yg membuat pria berjas itu mengejarnya.
Merekapun masuk di sebuah ruangan lain yg ada di bangunan itu.
" apa yg sedang kau lakukan disini ? "
" kau slalu saja to the point ya Hyung, apa kau tidak merindukanku ? "
__ADS_1
" Apa dia ada disini ? "
" slalu menjawabku dengan pertanyaan lain .. huh ..
benar2 membosankan .. "
" baiklah, aku pergi .. "
Secepat kilat pria bersurai pirang itu menghadang pintu keluar dengan tubuhnya ..
" hahhhh .. aku kesini karna ada urusan, soal apa itu aku tidak akan memberitahumu hyung .. "
" jika itu tidak ada kaitannya denganku itu bukan urusanku .."
" hmm .. yah sekarang giliranku bertanya, sedang apa kau disini ? Ah apa kau sudah mendapatkannya ? Dimana "itu" sekarang ? Dia pasti sudah memberikannya padamu kan hyung ? "
BRAK ...
Leher Pria bersurai pirang itu di cekiknya kuat2.
" jika kau menyentuhnya aku akan membunuhmu .. "
Felix tersenyum sinis ..
" haha .. hyung harusnya kau sadar dengan siapa kau berbicara .. "
Suara dingin itu sukses membuat Lee Know tidak bergerak, tangannya yg sendari tadi mencekik leher Felix kini jatuh tak berdaya.
" jika kau sangat merindukannya, aku bisa membuatmu bertemu dengannya .. pasti dia tidak akan kesepian lagi disana "
Tangannya kini tepat berada di depan dada Lee Know.
" hmm.. sangat mudah bagiku untuk mengirimu kesana jika kau menyerahkan jantungmu padaku sekarang .. "
" HENTIKAN !!! .. ".
BRUAGHHH ...
Tangannya yg terkepal sukses melayangkan pukulan, Felix pun jatuh terduduk.
CRINGG .. SYUT ..
" kh .. JB jangan membunuhnya .. aku yg salah, jd turunkan pisaumu sekarang "
Orang yg di panggil JB itupun langsung mematuhi perintah tuannya.
" Hyung .. kau ingat kan masih punya perjanjian denganku ? "
" huhh .. aku ke pelelangan ini untuk mencari sejenis obat langka namun aku tidak berhasil mendapatkannya .. "
" jd apa yg sedang kau lakukan disini ? "
" seperti yg kau lihat aku hanya bermain2 .. "
" pembohong !! "
" hihi .. kau memang yg slalu mengerti diriku Hyung .. "
" dimana dia ? Bukankah kau slalu membawa boneka jelek itu kemanapun ? "
" ah .. Teddy maksudmu ? Hmm .. entahlah mungkin dia sedang bosan bermain denganku .. "
" terserahlah .. anggap saja kau tidak pernah bertemu denganku .. ".
Lee Know melangkah pergi meninggalkannya ...
" ah yaa aku lupa .. jika kau mencarinya, dia tidak datang kesini hari ini .. "
Mendengar hal itu, Felixpun terdiam dengan tatapan sedih ..
" yang mulia apa kita perlu mengikutinya ? "
" tidak perlu .. aku sudah tau apa yg akan dia lakukan .. "
" tapi dia bisa saja menghianati anda kapan saja "
" hmm .. jika itu terjadi dia tidak akan pernah mendapatkan tahta, dan wanita itu tidak akan pernah hidup lagi "
" tapi bukankah seharusnya dia sudah menyerahkannya pada anda ? "
" JB .. dia belum mendapatkan Stonenya "
" lalu apa rencana anda selanjutnya ? "
" aku akan bergerak sendiri, kau kembalilah ke castil "
" aku tidak bisa membiarkan anda pergi sendirian Yang mulia .. "
" JB .. aku tidak suka orang yg tidak patuh padaku .. "
" B-baik yang mulia, saya akan kembali sesuai perintah "
__ADS_1
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
😁
♤♤♤♤
KRIEETTT ...
" Seungmin .. aku membawakan makanan untukmu .. "
Hening ..
" dimana kau ? ". Chan panik mendapati Seungmin tidak ada di kamarnya, diapun berlari keluar mencarinya ..
" aromanya masih di sekitar sini, tunggu .. "
" Pemburu ? ". Chan menyipitkan sedikit matanya, melihat apa yg di bidik oleh pemburu itu secepat kilat dia teleportasi ke depan bidikan senjata yg mengarah pada seseorang di depannya.
DOR .. DOR .. DOR .. sshhhh ..
" Tch .. "
Seungmin yg menyadari Chan memeluknya terkejut ..
" ugh .. sudah kubilang jangan meninggalkan rumah itu jika aku tidak ada "
" KAU .. "
Beberapa peluru panas milik pemburu sukses menembus tubuh Chan.
" Hahh dasar pengganggu .. "
Sebuah suara terdengar dari balik semak2, senapan panjang miliknya pun kembali di todongkan, pemburu itu siap untuk menembak lagi.
" Not bad .. aku dapat 2 mangsa hari ini "
Diapun membidik Chan dari senjatanya .. matanya kini sedikit terkejut.
" pureblood ..? ".
" Seungmin kita pergi .. ". Chan menatapnya tajam
Pemburu itu juga menatap Chan dengan dinginnya, dia tidak lagi menembaki mereka lantas membiarkan Chan kabur dari hadapannya ..
" kehancuran semakin dekat jika kau menemukan penjaga pilar lainnya .. ". Gumamnya kemudian..
" Guru .. kenapa ramalanmu slalu membawa sial untukku ? "
SSTT ..
" Spear B .. apakah kau sudah mendapatkan target nya ? "
Samar2 suara dari earphone yg di pakai si pemburu terdengar ..
" maaf .. tapi mangsa nya kabur .. "
" HAH .. tidak biasanya kau membiarkan mangsamu kabur "
" Guru .. aku bertemu penjaga api .. "
" A-apa ? Dimana kau melihatnya ? Aku akan kesana sekarang, kirimkan data lokasimu segera .. "
" tidak perlu .. karna dia sudah pergi .. "
Tuttt .. tuuut ....
-
-
-
-
-
-
-
-
__ADS_1