
Seseorang yg tengah berdiri di kejauhan nampak terkejut dengan pemandangan di depannya semuanya terbakar manusia, pohon2 bahkan tanahpun ikut menjadi bara api.
Pria itu tau siapa pelakunya, dia dengan khawatir segera berlari menghampiri si pelaku yg berada tak jauh dari dirinya.
" Seungmoo .. apa yang terjadi ? "
Mark berlari ke arah Seungmin yang jatuh terduduk, nafasnya yg terengah2 menandakan dia sudah menguras banyak energi sihir.
Tatapannya dingin ke depan..
" aku di serang saat kalian sibuk "
" hah .. lalu bagaimana dengan cincinnya apa mereka mendapatkannya ? "
Seungmin mengerutkan dahi ..
" mereka tidak mengambil yg asli .. "
" syukurlah, sini ku bantu kau berdiri "
" ughh ... P-pannas .. S-sakit .. " . Gumam seungmin dalam hati
" pak Jang, tolong bereskan smua ini, aku akan mengantar tuan duke ke kamarnya "
" baik tuan .. "
" Hyung .. tenggorokan ku terasa kering dan kepalaku sangat sakit, aku ingin minum air dan beristirahat "
" mungkinkah efek samping ? Tapi Seungmin tidak menggunakan kekuatan cincinnya "
" kau terlalu banyak mengeluarkan sihir ini adalah efek sampingnya, beristirahatlah aku akan panggilkan tabib segera "
" umh .. "
Dia merebahkan dirinya di kasur, lalu meminum segelas air.
Tak lama tabib pun datang..
" bagaimana pak keadaannya ? "
" tuan duke mengalami kelelahan yg cukup parah akibat penggunaan sihir yg berlebihan, beliau butuh istirahat yg cukup untuk memulihkan kondisinya, saya akan berikan resep obat untuknya pada anda nanti "
" baik pak saya akan merawatnya dan memastikannya istirahat "
" ah satu lagi, jangan gunakan sihir penyembuh karna itu bisa merusaknya, elemen sihir api bersifat merusak jika dia mengeluarkan energi sihir sebesar itu ada kemungkinan bisa merusak tubuhnya di kemudian "
" baik akan saya ingat "
" kalau begitu ini resep obatnya dan saya pamit undur diri dulu "
" Seungmoo .. aku akan mengurus obat untukmu saat ini kau istirahatlah dulu dan jangan gunakan sihir apapun "
Mendengar hal itu Seungmin hanya mengangguk lemah, matanya pun kini terpejam. Mark menutup pintu dan meninggalkan Seungmin sendirian.
-
-
-
-
DRAP .. DRAP .. BRUGH ..
Seorang anak kecil berlari terburu2 memasuki sebuah lemari tua tubuh kecilnya bersembunyi di balik pakaian2 yg menggantung. Mata coklat tuanya terfokus mengintip dari balik celah, mulut kecilnya dia bungkam rapat2 dengan tangannya sendiri.
" akh .. sayang jangan seperti ini, pintunya masih belum di tutup "
Pria dengan jas hitam lalu pergi menutup pintu. Dua insan itu lalu melanjutkan kemesraan mereka.
" kamu milikku Honey .. " . Seketika sosok tadi memperlihatkan mata merahnya. Taringnya mulai mencuat dr balik senyum menyerigainya
Si wanita mulai membuka kancing bajunya memperlihatkan leher putihnya pada pria itu.
Krkkk ... Slurupp .. sruup anhhh ..
" aahh .. Aku milikmu sepenuhnya Tuan, hisaplah darahku sebanyak yg kau mau .. "
Anak yg sendari tadi mengawasi mereka dari celah pintu lemari sangat terkejut menyaksikan pemandangan di depannya, seketika anak itu terkena serangan panik yg membuatnya sesak nafas dan muntah2.
Namun dia ingat bahwa dia sedang bersembunyi di tahannya kuat2 hingga tubuh mungil nya mengigil hebat.
__ADS_1
Wanita tadi tergeletak lemas di kasurnya, pria berjas hitam tadi menyeka bekas darah yg tertinggal dari sudut bibirnya.
" yah lumayan lah darah penyihir tidak buruk juga, bagus jika dia menjadi budak darahku lebih lama .. "
Pria itu mendekat, mengusap bibir pucat wanita yg sudah tergeletak di bawahnya.
" sayang sekali, ini yg terakhir "
Matanya yg sendari tadi menatap wanita malang itu kini berganti menatap lurus lemari tua yg terkunci di depannya.
" jadi daritadi ada tikus kecil yg bersembunyi disini yaa "
BRAKK ..
Seketika pintu lemari yang di tahan Seungmin dari dalam terbuka lebar, Seketika dia kaget & merasa sangat takut hingga tak bisa menggerakkan kakinya sedikitpun keadaannya dalam bahaya namun Seungmin tidak bisa berteriak ataupun berlari pergi.
Lengan kuat itu mencekik leher Seungmin mengangkatnya ke atas.
" jadi kau anak yg di bencinya yaa, kasihan sekali .. hmm .. darahmu boleh juga, mungkin kau juga akan cocok jd budakku selanjutnya .. "
Dan sekali lagi Seungmin melihat taring dari monster itu mencuat keluar.
Dia ingin teriak namun suaranya tidak bisa keluar.
" Hentikan tuan .. ".
" kau tidak boleh merubahnya .. "
Ucap suara di sudut ruangan yg gelap ..
Seketika monster yg di panggil Tuan olehnya itu berhenti.
" fajar sebentar lagi .. kau harus segera pergi .. disini biar aku yg mengurus sisanya tuan .. ".
BRUAGH ..
" ahhk .. "
Tubuh kecil itu di banting cukup keras ke lantai.
" huhh .. apa persiapannya sudah siap ? "
" Sampai anak ini dewasa, hamba mohon untuk tidak membawanya .. "
" kau slalu bisa membuatku kesal yaa .. kau juga tidak terlalu bisa di andalkan .. "
" baiklah ku tunggu kabar baikmu slanjutnya.. aku tidak ingin menerima kegagalan .. "
" baik tuan .. "
Sosok itu lenyap menjadi asap, si pria yg sendari tadi diam di sudut ruangan kini bergerak maju. Menghampiri Seungmin yg pingsan di tempat. Lalu tubuhnya di gendongnya keluar dari kamar itu.
" eomma .. mm .. "
-
-
-
" EOMMAAA ... hha .. haa .. "
" Kau sudah bangun Tuan ? "
" pak Jang .. sudah berapa lama aku tidur ? Dan kenapa aku di ikat ? "
" apa tuan tidak mengingatnya ? "
Seungmin mengerutkan dahi.
" anda menyerang orang2 yg ada di rumah ini, beberapa dari mereka terluka oleh anda, beruntung ada tuan Mark yg langsung menyegel anda dan menyarankan kami untuk mengikat anda disini "
" Hyung yang menyuruhmu mengikatku ? "
" mohon di mengerti tuan, ini demi kebaikan anda .. Tuan Mark bilang anda terkena sihir jahat yg membuat anda menjadi monster "
" A-APA .. ? "
__ADS_1
" saat ini tuan Mark sedang pergi mencari obat untuk menyembuhkan anda, dimohon agar anda tetap diam di dalam ruangan ini .."
" dan minumlah obat yg sudah saya siapkan ini .. "
Perlahan matanya mulai menutup diapun tertidur setelah meminum obat yg di berikan pak Jang.
-
-
-
-
-
••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••
" apa aku juga akan berakhir seperti ini ? "
" Hei .. mau sampai kapan kau berdiam disini ? Apa kau ingin membusuk & mati disini ? "
" K-kau .. sejak kapan disana ? "
" entahlah .. aku hanya bosan menunggu daritadi, apa kau ingin keluar ? "
" pergilah .. "
" hei .. kenapa kau mengusirku ? Padahal aku datang untuk menyelamatkanmu .. cukup sulit masuk kesini kalau saja bocah sialan itu tidak memasang penghalang yg merepotkan, aku pasti sudah membawamu keluar "
" tidak perlu, aku tidak butuh bantuanmu "
" oh ya ? .. "
Sosok itu mendekat, dan menarik perban di leher Seungmin dengan kasar.
" lihat dirimu sekarang .. kau sudah di gigit kan & Vampire yg menggigitmu bukan Vampire biasa .. kau sudah berubah & hari ini adalah hari terakhirmu, jika tidak- .. "
" Aku tidak peduli, dan aku tidak percaya pada monster seperti kalian .. "
" bocah sialan ini .. "
Kesabarannya habis dia ingin menarik rantai2 yg mengikat Seungmin, tapi rantai itu justru membakar tangannya.
" Tch .. Sial .. "
" Bodoh .. jangan sembarangan menyentuhnya, jika kau seperti itu aku juga ikut terbakar ".
Terlihat jari2 tangan Seungmin juga terbakar.
" padahal kau Vampire yg sama dengannya, tapi kenapa kekuatanmu selemah ini ? .. hahh .. menyerah sajalah, dan bawa pergi Stone itu aku sudah tidak membutuhkannya kau boleh mengambilnya sesuai perjanjian .. "
Chan menundukkan kepalanya, ekspresinya terlihat dingin dengan mata berkilat sewarna darah.
" kau benar saat ini aku memang sangat lemah meskipun aku pureblood, hah .. aku benci sebutan itu .. "
SYUT .. CRAKKK ..
Mata Seungmin terbelalak, dadanya mulai terasa perih .. darah mulai menetes dari bekas cakaran Chan ..
Kini sepasang netra coklat muda itu mulai berubah menjadi semerah darah.
Diapun menggeram kesakitan, kesadarannya mulai hilang perlahan..
" kh .. A-apa .. yg s-sebenarnya kau lakukan sia..lan .. khhrr .. "
" lihat, betapa menyedihkannya dirimu dengan begini kau tidak akan menolakku kan ? ". Ucapnya dengan nada dingin tanpa ekspresi.
Dia menusukkan kuku panjangnya ke telapak tangannya sendiri darah mulai menetes berjatuhan mengenai wajah pucat Seungmin.
" minum darahku .. itu akan menyelamatkanmu, aku tidak akan mengulangi perintahku .. "
Seungmin membungkam rapat mulutnya ..
CRANG ... HHSSS ...
suara rantai2 sihir yg putus memenuhi ruangan, kedua tangan Seungmin mencekik kuat leher Chan namun kedua tangan chan juga menahan pergerakkannya.
__ADS_1