
Sinar mentari tak seterang biasanya meski begitu cahayanya mampu membuat seseorang yg tengah terlelap di alam mimpi terpaksa membuka matanya.
" selamat pagi yang mulia .. apa tidur anda nyenyak semalam ? Anda sangat mabuk sehingga meninggalkan pesta begitu saja bahkan aku sampai kena tegur ibu suri karna anda menghilang .. "
NYUTT ...
Kepala Hyunjin berdenyut, telinganya pun berdenging. Tubuhnya terasa remuk tak bertulang dia tidak bertenaga bahkan untuk sekedar bangkit dari tempat tidurnya.
" kau berisik seperti biasanya jackson .. "
Sepasang netranya mengerjap mencoba memfokuskan pandangannya yg buram, suaranya parau tenggorokkannya juga terasa sakit.
" Jackson .. apa kau yg membawaku ke kamarku semalam ? "
" aku ? Bukankah yg mulia sendiri yg pergi meninggalkan pesta begitu saja, hmm .. aku juga tidak ingat waktu itu yang mulia hendak pergi kemana .. "
Jackson mencoba mengingat2 yg terjadi semalam namun tidak berhasil, diapun lantas menghampiri Hyunjin dan menyodorkan teh hangat. Jackson membantu Hyunjin berdiri namun sang Raja itu terhuyung tak seimbang.
" whoa hati2 yang mulia .. "
Hyunjin merasa sangat sakit di tubuhnya terutama di bagian pinggul dan selangkangannya yg perih.
" sebenarnya aku kenapa ? Aku tidak ingat apa yg aku lakukan sebelum aku mabuk semalam ". Gumamnya dalam hati.
Diapun berjalan perlahan meski terasa ngilu. Lalu bergegas pergi ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya.
Hyunjin menatap cermin besar di depannya dengan tatapan kosong, lalu sepasang netranya menangkap bercak2 merah di lehernya.
" kissmark ? Siapa yg melakukannya ? Aku bahkan tidak tidur dengan selir2 ku di harem .. kenapa aku tidak mengingatnya ? "
NYUUUTTT ......
Dia terdiam menatap cermin dengan tatapan kosong tanpa mendapatkan jawaban dari pertanyaannya tadi.
-
-
-
-
-
Raja itupun beraktivitas seperti biasanya, di temani Jackson yg setia menemani di sisinya. Tak terasa senjapun tiba.
Saat langkah santainya menapaki taman belakang istana Hyunjin berjalan menuju salah satu bangku yg ada di taman itu, sedangkan Jackson mengekori dari belakang dan masih terus berbicara mengabsen jadwal Hyunjin untuk esok harinya.
Tak sengaja pandangannya tertuju pada sesuatu yg bergerak2 di dalam semak2 yg ada di hadapannya Hyunjin dengan sigap menyambangi semak2 itu dan mendapati seekor anak anjing yg melompat keluar dari dalam semak2 itu.
Guk .. guk ...
-
-
-
" kenapa ada anak anjing disini .. "
Anak anjing itu menghambur ke pelukan Hyunjin dan memperlakukan Hyunjin dengan ramahnya dia terus menggonggong dg riang ke arah Hyunjin.
Tiba2 dia melihat ke arah leher anak anjing itu dan mendapati liontin berwarna emas di kalungnya.
" liontin ini berinisial nama, jackson apa kau tau nama siapa ini ? "
" karna anak anjing ini ada di taman belakang bisa jadi ini milik para pelayan Yang mulia "
Dia terus membolak balikkan liontin itu, hingga ternyata liontin itu bisa terbuka, saat sedang membaca tulisan di dalam liontin itu seketika sakit kepala hebat menyerangnya.
Hyunjin langsung memegangi kepalanya yg tiba2 sakit.
" ugh ... "
" y-yang mulia anda kenapa ? Yang mulia !! "
Sekelebat ingatan tentang seseorang yg dia lupakanpun kembali.
" JACKSON ..!! "
" Hamba disini Yang mulia .. "
" siapkan pasukan, ugh .. aku akan menggunakan menara putih untuk kesana .. kita akan berperang !! "
" apa ? Berperang dg siapa ? Anda ingin menggunakkan menara putih ? T-tidak bisa yang mulia, energi menara itu adalah cadangan sihir di kerajaan ini, jika anda memaksakan diri dengan kondisi anda yg sekarang itu sangat berbahaya !! "
" Jackson jangan membantahku !! Cepat lakukan saja perintahku .. "
" anda sudah tidak memiliki stone lagi akan berbahaya jika anda meminjam sihir yg ada di menara putih, mohon pertimbangkan yg mulia keselamatan anda adalah prioritas kami .. "
" Jackson jika aku bisa menyelamatkan banyak orang dg mengorbankan 1 orang aku siap mengambil resikonya .. asalkan rakyat bisa selamat, Raja bisa di ganti dg penerus .. "
" hamba menolak perintah anda yg mulia .. bagi kami anda adalah Raja yg baik dan tidak bisa di gantikan .. "
Hyunjin bangkit dan meremas bahu Jackson dg kedua tangannya kuat2. Dengan terengah dia menatap Jackson dg tekadnya.
" Jackson .. hanya aku yg bisa menggunakan sihir itu dengan aman .. aku berjanji padamu bahwa aku tidak akan mati "
Dengan segenap hormat jacksonpun setuju & menuruti perintah tsb.
Dengan sigap pasukan yg siaga malam itupun di siapkan mereka di kumpulkan di depan menara putih.
Hyunjin berjalan dengan zirah perangnya, rambut pirangnya di kuncir kuda. Mahkota kebesarannya tidak lagi di kenakannya di ganti dengan helm besi di kepalanya.
Langkah sigapnya di ikuti 4 pengawal memasuki menara putih, hanya keturunan keluarga kaisarlah yg dapat menggunakan sihir menara putih.
" yang mulia, anda perlu mengorbankan sesuatu untuknya sbg tanda sumpah & pemiliknya .. "
" aku tau .. "
SYATTT ...
JREG ..
Hyunjin mengeluarkan pedangnya dan menyayat sendiri tangannya, darah mulai menetes mengenai inti menara putih yg membuatnya bercahaya.
" Yang mulia apa yg anda lakukan ? .. luka anda .. "
" diamlah Jackson, ini adalah pengorbanan yg harus aku lakukan .. "
" aku bersumpah atas nyawaku sendiri untuk melindungi rakyat & negaraku dari sihir jahat & kekacauan, maka dari itu pinjamkan aku kekuatanmu .. "
Cahaya itupun masuk ke dalam tubuh Hyunjin & terserap kesana, luka bekas sayatan pedang di tangannya pun menghilang.
Diapun keluar bersama pasukannya, lalu berjongkok. Hyunjin membuat lingkaran sihir dg kekuatan yg baru dia dapatkan.
Lingkaran sihir mulai mengelilingi para pasukan yg berada di halaman.
" kirim kami semua ke menara dewa .. "
Perintah pertama untuk sihir itu telah di rapalkan, merekapun berpindah dg cepatnya.
-
-
-
-
-
Sepertinya tidak bisa tamat di Ch. 20 ..
Author akan bikin beberapa part tentu ada part tersendiri di bagian nganu 🌚
Sabar, author lg menuntaskan ceritanya dulu ..
-
-
-
-
-
SYAKK .. SRIING ..
__ADS_1
JRUG ..
BRUGH ..
" mereka tidak ada habisnya .. "
"
mereka memang banyak, tapi kekuatan mereka sedikit melemah .. terus menyerang adalah jalan terbaik !!! "
" Baik .. !!! "
grrrr ....
Khakk .. wushh ...
Chan melaju dengan pedangnya menghadapi cerberus yg terus menyemburkan api ke arahnya, serangannya membabi buta.
" Yang mulia sepertinya ada yg tidak beres dengan hewan2 ini .. "
Crang ..
" ugh ... ya aku juga merasakannya, mereka menggila .. "
CLINGG ..
JRASGH ..
" awas yg mulia !!! Di atas anda "
CRANGGG ... GRETT ..
BRUGH ..
Seorang pria dengan tudung hitam menyerang Chan pria itu menggunakan topeng aneh namun tampaknya Chan mengenali pria itu.
Dia memerintahkan kesemua pasukannya untuk waspada ..
" semuanya !! Harap berhati2 .. nampaknya pangeran ke 3 tlah mengeluarkan pasukan bonekanya .. mereka berbahaya, tubuh mereka sudah di modifikasi "
Chan kewalahan melawan makhluk yg menindihnya itu, tenaganya tidak normal. Chan tau bahwa para boneka sudah di modifikasi tubuh mereka adalah senjata, namun fakta bahwa tidak smua manusia cocok di jadikan boneka membuat Chan marah.
Sekuat tenaga dia mendorong boneka yg menindihnya itu menjauh, jubahnya terhempas menunjukkan wajah dengan topeng hitam melekat di hadapannya. Boneka itu bergeming.
" berapa banyak manusia yg kau bantai untuk menjadikan mereka pasukanmu Felix !!! "
" aku tau kau mendengarku karna bonekamu juga mata & telinga bagimu .. "
Boneka itu bergerak .. dan kembali menyerang Chan membabi buta ..
" kau memilih bisu ya ? "
JRAG ...BRUGH ..
" aku penasaran mengapa kau memfokuskan dengan boneka ini ? Yg lain tidak menyerangku dengan benar .. apa dia adalah kartu as mu ? JAWAB AKU LIXIE ..!!! "
SYUT ... BRAK ..
CRACK .. CRACK
manusia boneka itu terpental membuat topeng di wajahnya juga retak.
" hihihihi ... benar2 seorang putra mahkota yg cerdas .. namun bagiku kau tetaplah bodoh Hyung .. "
" berhenti main2 denganku damn it .. "
" hahh .. aku kagum padamu karna kecepatanmu dalam membaca situasi tapi itu tidak akan berpengaruh apapun .. "
Chan kembali menyerang, mereka berdua beradu tinju & saling berhadapan.
" Hyung .. kau bertanya berapa banyak jiwa yg ku bantai kan ? Jawabannya bisa kau lihat sendiri .. "
" M-monster .. "
JRAG ... SYUNGGG KRAKK ..
Pedang darah Chan mengenai telak topeng boneka itu, sehingga retakan sebelumnya di topeng itu membesar, boneka itu memegangi wajahnya yg berdarah terkena serangan Chan, dengan serigainya topeng itu perlahan runtuh menampakkan wajah tersembunyi di balik topeng itu.
Netra merah Chan membulat, dia tidak percaya apa yg dia lihat di hadapannya sekarang.
" S-seung .. min .. K-kau .. "
" ahaha .. kau mengenali kekasih manismu ya ? Sayang sekali dia sekarang bukan lagi milikmu, melainkan milikku yg sangat penurut "
TAP ..
TAP ..
SRINGG .. JRAG ..
" ugh .. sial .. jangan menggunakkannya untuk keuntunganmu Felix .. "
BRAK ..
Chan kembali terpental ..
" kamu tidak berhak memerintahku .. hahaha .. bagaimana rasanya ? Di serang oleh orang yg sangat kau sayangi ini hahahaha .. "
" Kim Seungmin sadarlah .. !! "
" Tidak .. ugh .. Seungmin sadarlah .. "
Jrag .. jrag ..
" haha percuma saja dia ada dalam kendaliku, dia tidak akan pernah mendengarkanmu .. hihi "
Chan mengunci pergerakkan seungmin dengan kedua tangannya, dia melihat tatapan Seungmin yg kosong menatap dirinya. Chan lalu sadar akan sesuatu & berusaha menyusup ke belakang leher Seungmin.
Dengan satu tarikan dia menarik jarum panjang yg tertanam di leher itu.
Cratt ...
Tatapan kosong Seungmin kembali normal, raut wajahnya nampak kebingungan dia melempar tubuh Chan ke samping dirinya.
CRAT ..
Seungmin mendorong Chan menjauh tenaganya cukup membuat Chan terpelanting ke arah samping.
Felix di dalam menara menyadari hal itu & langsung mempengaruhi Seungmin kembali.
" ugh .. tidak .. kau milikku Seungmin, kau ingat hanya aku yg bisa menolongmu .. "
Kepala Seungmin terasa sakit dia terus menerus memegangi kepalanya.
" ughh .. arrrggghhhh ... K-kumohon j-jangan ... arggghhh .. "
" SEUNGMINNIE .. !! "
" Jangan mendekat ke arahku .. ughhh .. pergi .. hentikan .. menjauhlah .. aaarrrghh .. "
" hmm .. hihi .. percuma saja melawanku anjing kecilku .. nah sekarang mari kita lihat wajah putus asamu disaat orang yg kau sayang itu mati .. hahahaha "
Seungmin maju dan kembali menyerang Chan kali ini dia menggunakkan pedang milik pemburu, Chan harus waspada dengan pedang itu karna senjata itu di gunakan untuk membunuh Vampire seperti dirinya.
Keadaannya terdesak di belakangnya terdapat menticore yg juga bersiap menyerangnya, diapun mengubah posisi untuk bertahan.
Seketika dia melihat siluet seseorang yg menghancur leburkan menticore dg sihirnya. Dia adalah pangeran kedua.
Chan mulai bernafas lega saat sosok yg di hadapannya adalah orang yg dia kenal.
" Kau tidak biasanya datang terlambat, terima kas- .. "
JREB ..
TES .. TES .. TES ..
" Uhuk .. apa yg kau lakukan ? "
__ADS_1
Lee know mengacungkan tangannya dan membuat Chan tidak bergerak sehingga Seungmin berhasil menusuknya.
" PENGHIANAT !!! "
Lee Know hanya menampakkan smirknya di saat Chan tumbang. Lalu dia bergumam ..
" aku tidak pernah ada di pihak manapun .. "
BRUK ..
" oya .. oya .. dingin seperti biasanya .. "
" aku sudah menyelesaikan tugasku, giliranmu untuk menangkap rubah itu .. "
" hahaha .. tenang saja dia sudah bertemu dengan diriku yg lain. Hanya masalah waktu hingga Stone terakhir terpasang .. "
" kalo begitu cepatlah sebelum mayat itu membusuk .. "
" kau ini benar2 tidak sabaran ya .. hmm baiklah ayo kembali .. kita sudah tidak ada urusan disini karna cepat atau lambat mereka juga akan mati hahaha .. "
" hey .. kenapa denganmu ? "
" apa ? "
Seungmin menggendong tubuh Chan ke punggungnya, namun tanpa sadar diapun meneteskan air mata dari sebelah matanya.
" ah .. ini ya .. hmm entahlah mungkin tubuh ini masih memiliki ikatan emosi yg tidak penting .. "
" kau yakin dia bonekamu yg sempurna ? "
" umhh .. tentu saja .. kau tidak perlu meragukan kartu AS ku .. "
Merekapun pergi dengan tidak peduli ..
-
-
-
-
-
-
Dari kejauhan pasukan Hyunjin telah sampai, mereka tidak lagi bisa bersantai karna kedatangan mereka langsung di sambut dengan kekacauan di sana .. ada beberapa pasukan yg mati terkena serangan jarak jauh & tidak sempat melindungi diri mereka.
Karena sihir yg terbatas pula Hyunjin hanya bisa melindungi pasukan yg ada dalam jangkauannya.
" semuanya bersiap, gunakan sihir pelindung di sekitar tubuh kalian untuk mengurangi dampak serangan dari mahluk itu .. "
" baik yang mulia !!! "
Seekor ular dengan 8 kepala muncul dari permukaan danau. Setiap kepala memiliki kemampuan yg berbeda2.
" Yang mulia itu mahluk apa ? "
" penjaga .. Dia penjaga menara .. hati2 dia datang .. semuanya merunduk .. !!! "
GROAAAHH ...
GRRRR ...SSSSHH ...
Bola2 api meluncur ke arah pasukan Hyunjin namun mereka berhasil selamat.
Hyunjin terdiam menganalisa ..
" setelah serangan 4 kepalanya ular itu akan beristirahat slama 60 detik lalu menyerang lagi, dia menggunakan waktu itu untuk menyerang menggunakan kepalanya yg tersisa "
" jika kita smua bisa menebas kepalanya mungkin itu akan menghentikannya "
" tapi yg mulia .. kepala dari ular itu akan tumbuh lagi saat salah satunya di tebas .. "
" kita akan langsung menebas 4 kepalanya bersamaan setelah dia berhenti menyerang .. meski kepalanya menyerang bergantian tapi ada jeda waktu 3 detik untuk mempersiapkan serangannya kembali saat 4 kepala itu kehabisan energi, selama kepala2 yg lain menyerang "
" bawa aku ke tempat paling dekat dengan ular itu, aku akan menebas 4 kepalanya bersamaan, akan ku gunakan kekuatan penuh .. "
" tapi yang mulia itu akan membebani tubuh anda .. "
" aku punya 2x kesempatan .. untuk memakai kekuatan penuhku .. "
" hamba tidak akan membiarkannya yang mulia, jika anda sampai memakainya maka- .. "
" jackson percayalah padaku .. "
Jackson menggertakkan giginya rapat2 ..
SERANGGGG ...!!!
Seluruh pasukan bergerak menahan serangan, Hyunjin dengan cermat mengamati. Saat dia mendapatkan celah itu
" SEKARANG !!! "
SYUNGGGH
JRASH ... JRAG ..
GGRRRROOAAHHHHH ..
HUP ..
TAP ..
TAP ..
" Ngh ... sudah kuduga, jika aku menebas 4 kepalanya sekaligus dia akan kesulitan meregenerasi dirinya akibatnya dia juga akan kesulitan dlm melancarkan serangan "
" Yang mulia awass !!! "
GLUT ..
GRETT ..
" Ugh dia melilitku .. aku tidak bisa bergerak, aku tidak bisa memakai sihir ku .. mungkinkah dia .. dia menyerap sihirku .. DAMN IT !! "
Sorry lama UP 🐼
Author sibuk ngurus event GA kemaren2 hehehe ..
Ceritanya bosenin ya .. hmm karna emang belom ajah 🌚 ..
Author mau nyelesain inti ceritanya dulu baru nganu 👉👈
Vote jgn lupa mwehee ..
🐼
__ADS_1