
Laki-laki mungil yang tingginya hanya 40 cm saja melapor pada atasannya bahwa ada pesan misterius masuk ke komputernya.
Wanita mungil yang merupakan pimpinan laki-laki mungil itu tampak mengerutkan keningnya setelah membaca laporan dari bawahannya itu.
“Ras ini ingin bekerjasama dengan kita?” gumam wanita Ras Bunian dari Planet CC-077 tersebut. “Aku takut mereka mata-mata dari Bangsa Lemurian yang ingin menangkap sisa-sisa Pasukan Revolusioner kami!” pikirnya lagi.
“Sebaiknya kita menerima tawaran mereka saja Ratu Lamaru, karena menurut informasi yang kudapatkan dari pasar gelap, telah terjadi kekacauan di Planet Lemurian. Lihat ini!” Jojo menunjukkan video yang ia dapatkan dari pasar gelap yang menunjukkan pertarungan antara Manusia dengan militer Bangsa Lemurian. “Ras lain yang bisa menggunakan Sihir... bukankah itu sangat hebat bila dikombinasikan dengan Robot Humanoid kita. Satu lagi kita sudah melakukan penyerbuan berkali-kali ke Menara Kutukan agar bisa menghancurkan gerbang teleportasi itu, tetapi kita selalu gagal dan mengalami kerugian yang sangat besar, bahkan kekuatan Pasukan Revolusioner sudah berkurang sangat drastis, belum lagi Suku Cadang Robot Humanoid yang sulit didapatkan dari Pasar gelap—sedangkan untuk membuat sendiri kita tak mempunyai waktu menggali material dari pertambangan yang kini dikuasai oleh Bangsa Lemurian!”
__ADS_1
Ratu Lamura hanya bisa tersenyum bila Jojo memberikan penjelasan sangat rinci begitu dan satu hal yang ia sukai dari Jojo adalah biasanya prediksinya sangat akurat. Namun, masalahnya ia sangat jarang mau memberikan masukan walaupun Ratu Lamura secara langsung yang memintanya.
“Baik-baik... kirim pesan secara manual pada Aluaso untuk menyambut mereka di lembah Raspur dan kirim titik koordinat tempat itu pada mereka.” Ratu Lamura menarik nafas dalam-dalam. “Jojo... aku harap firasatmu tetap akurat seperti sebelumnya!” kata sang Ratu dari Ras Bunian tersebut.
Detak jantung Jojo berpancu tak karuan, entah kenapa ia sebenarnya sangat takut dengan Ras asing yang satu ini—karena hanya mereka satu-satunya Ras alien yang mampu mengacau di Planet Lemurian—Bangsa pembawa malapetaka kepada setiap makhluk hidup yang mereka jumpai.
Jojo meletakkan tangan kanannya di dada dan menundukkan wajahnya. “Demi Kemerdekaan Bangsa Bunian, aku akan menjalankan tugas ini dengan baik!”
__ADS_1
Ratu Lamura sangat senang melihat Jojo tampak bersungguh-sungguh melakukan tugas sulit itu, kemudian berdiri dari tempat duduknya setelah Jojo meninggalkan ruangannya.
Ratu Lamura membuka pintu besi di belakang tempat duduknya, tampaklah Robot Humanoid kuno peninggalan leluhurnya yang bertarung di garis depan ketika hari pertama invasi Bangsa Lemurian ke Bangsa Bunian.
“Sudah saat kamu mendampingi Ratu terakhir Bangsa Bunian merebut tanah air kita dari Bangsa penjajah!” Ratu Lamura berkata pada Robot Humanoid setinggi 25 meter, ditangan kirinya adalah Tameng Hefaistos yang teknologi pembuatannya ditiru oleh ilmuwan Lemurian, sedangkan di tangan Kanannya adalah Pedang besar berkarat yang hingga kini belum sanggup ditiru oleh ilmuwan Lemurian—walaupun mereka telah memaksa banyak ilmuwan Bangsa Bunian agar menyerahkan cetak biru teknologi Robot Humanoid tersebut—akan tetapi mereka selalu gagal.
Ratu Lamura mengeluarkan Kristal bercahaya terang yang bawahannya dapatkan dari reruntuhan kota, dan Kristal itulah yang menjadi sumber energi pada Robot Humanoid agar bisa bergerak serta bertarung.
__ADS_1
Teknologi atau cara pembuatan Kristal itu telah lama menghilang, makanya para Bunian hanya bisa mengutak-atik Robot Humanoid yang tersisa saja—agar bisa didaur ulang untuk digunakan lagi dalam rangka melawan Bangsa Lemurian, dan mengusirnya dari Planet CC-077.