
“Hellfire qui brûle tout!” Bas merapalkan mantera Sihir Api Neraka yang melesat ke arah Bonar.
Prajurit Lemurian lainnya meninju tanah lembah Raspur yang sangat keras seperti batu—karena pasir-pasir serta debu di sana telah dirubah menjadi Golem Pasir raksasa oleh Bonar. Prajurit Lemurian itu kemudian merapalkan mantera Sihir, “Piquet de terre!” Dari permukaan tanah tiba-tiba muncul tanah yang ujungnya runcing seperti tombak.
Bonar mengerutkan keningnya—pihak musuh terlalu tangguh dan terlihat jelas mereka adalah Prajurit senior yang memiliki pengalaman bertarung yang banyak, berbeda dengan Bonar yang hanya mengandalkan ingatan film anime isekai.
Aluaso merasa peluang Bonar untuk selamat sangat tipis, hujan meteoroid telah beradu dengan Monster Pasir dan kombinasi serangan kobaran api dengan Sihir tanah hampir mengenainya—belum lagi Dua Prajurit Lemurian tampak sedang merapalkan mantera Sihir juga.
Aluaso menengadah menatap langit biru, tak tega melihat Bonar akan hancur berkeping-keping oleh serangan Prajurit Lemurian.
“Dia menghilang?” Sili terkejut—sehingga Aluaso kembali menatap ke arah lembah Raspur dan sangat terkejut, bagaimana bisa Alien itu memiliki banyak jenis Sihir—tidak seperti Prajurit Lemurian yang hanya memiliki satu jenis Sihir saja.
__ADS_1
Bonar muncul di belakang Vlo dan merapalkan mantera Sihir, “Wangun!” Sehingga besi-besi yang dilelehkan oleh Sihir Bas menyatu kembali, kemudian membentuk Tombak. “Controller!” Bonar menggerakkan Tombak itu menusuk punggung Vlo yang langsung tembus ke dada.
“Bas... A-aku ....”
Air mata Vlo membasahi wajahnya, ia sebenarnya tak ahli dalam bertarung—karena ia lebih menekuni pekerjaannya sebagai Pilot Skiif atau Balaine. Namun, kali ini ia harus terjun langsung berhadapan dengan Manusia yang paling dicari oleh Bangsa Lemurian-nya—sehingga mau tak mau ia harus menunjukkan loyalitasnya sebagai Prajurit Lemurian, akan tetapi Bonar menyadari kalau dirinyalah yang terlemah diantara Prajurit Lemurian.
“Vlooooooooo! Tidakkkkkkk!”
Jenderal Sirte menyadari kalau Sihirnya tak cocok dalam pertarungan satu lawan satu, karena Sihir Meteornya lebih cocok untuk menghancurkan area yang sangat besar.
Dia juga tak bisa mengeluarkan senapan serbu dari Kotak Sihirnya—karena Bonar dapat mengontrol benda-benda logam seperti Tameng Hefaistos yang digunakan oleh Vlo.
__ADS_1
Lembah Raspur bergetar hebat seperti terjadi gempa bumi dan Bonar muncul di belakang Jenderal Sirte, ia ingin membunuhnya seperti Vlo. Namun, Jenderal Sirte malah menundukkan badannya dan menendang dada Bonar yang langsung terjungkal.
“Sabit Angin!”
Prajurit Lemurian lain segera merapalkan mantera Sihir dan Angin yang sangat tipis berbentuk sabit melesat ke arah Bonar.
“Jump!”
Bonar langsung berpindah sejauh Dua Puluh meter dari Jenderal Sirte dan memegang dadanya yang terasa sangat sakit.
“Dia benar-benar Jenderal senior, sehingga menyadari kemunculanku dan tetap bisa bertarung tanpa menggunakan Sihir!” gumam Bonar yang menyesalkan tak ada tanaman di lembah Raspur—sehingga ia tak bisa menggunakan Sihir Demeter untuk mengikat tubuh Jenderal Sirte lebih dulu.
__ADS_1
Walaupun Bonar telah berevolusi menjadi Manusia yang bisa menggunakan Sihir, tetapi setiap Sihirnya harus memiliki media atau pemicu agar Sihir tersebut bisa digunakan—seperti saat ini, Pasir yang ada di lembah Raspur membuatnya bisa menggunakan Sihir Seth atau logam dari Balaine membuatnya dapat menggunakan Sihir Controller dan Wangun serta Sihir Terminator untuk menjadi Manusia Logam.