
Seorang pria dengan tudung hitam mengelilingi tubuhnya terlihat di dalam goa es, pria itu membawa bunga lavender di tangannya dan meletakkan bunga itu ke salah satu es besar disana.
Netra coklatnya menangkap seekor burung yg datang ke dalam goa itu, burung itu kemudian berubah menjadi sosok yg dia kenal.
" seperti biasa, kau lebih cepat daripada yg lain Hyung .. "
" hmm .. jadi Air Stone sudah kau dapatkan ya .. "
" tentu saja, saat ini aku bebas berubah menjadi hewan2 langit tapi aku paling suka burung merpati, mereka polos & baik .. "
" tapi merpati sepertimu sangat berbahaya .. "
" kau jahat sekali hyung .. "
" apa yg lain akan datang juga ? "
" mereka pasti datang tapi untuk kesini perjalanan mereka tidak mudah .. "
" jadi kekacauan di luar sana itu ulahmu .. "
" hihihi .. aku hanya sedikit menguji kekuatan Stone .. "
" kau belum mendapatkan Water Stone kan .. "
" hmmm .. belum tapi dia pasti akan memberikannya padaku .. "
" whoa bunga apa yg kau bawa dan lagi ini .. "
" pemilik Earth Stone sebelumnya .. "
" hoo .. Shadow ya hmm .. kasihan mana masih muda .. tapi sudah pergi .. hihi .. "
" apa kau anggap itu lucu ? " . Lino langsung mendeathglare Felix.
" ahahaha ... tidak "
Felix langsung merinding melihat tatapan lino.
" dimana tubuhmu yg asli ? "
" dia sedang sibuk di dalam, Hyung jangan mengganggunya .. "
" aku perlu bicara dengannya .. "
Lee know bergegas pergi namun langkah kakinya di hentikan.
" woaah .. Hyung ku mohon jangan ganggu dia saat ini dia bisa saja membunuh kita .. "
" kita ? Kau saja .. aku tidak berniat mati di tangan bocah itu .. "
Lino mempercepat langkahnya membuat Klon Felix panik. Diapun kembali menarik lengan lino kuat2.
" HYUNG ... jika ada yg mau kau sampaikan padanya tolong bilang saja padaku, aku akan menyampaikan semua pesan2 mu padanya .. "
" tidak perlu .. "
Lee know membuka portal es dengan stone miliknya dan langsung menuju tempat Felix berada, klon Felix tidak tinggal diam dia langsung mengekori Lee know sebelum portal itu tertutup.
-
__ADS_1
-
-
-
-
-
" Hyung .. kumohon jangan ganggu dia .. "
Lee know acuh dan terus melangkah mencari Felix.
Dia menemukan Felix di tengah ruangan itu setengah tubuhnya ada di dalam es & di tubuhnya terdapat banyak guratan2 mantra. Dia melihat dua Stone melayang & bercahaya di sekitar tubuh Felix.
Felix menyadari keberadaan mereka, dia langsung membuka matanya.
" kau sungguh tidak berguna ya .. "
" Y-yang mu..li..a m-maafkan aku .. A-aku-, .. "
" Aku yg membawanya kemari .. "
" apa yg ingin kau bicarakan padaku ? Ah ya .. cepat berikan Earth Stone padaku, menggunakkan 2 Stone terlalu lama untuk mengisi energi menara "
" sebelum itu aku punya pertanyaan untukmu .. "
" hahhh ... silahkan saja bertanya meski aku tidak akan menjawabnya pasti .. "
" hmm .. Menara Dewa adalah sumber dari kehidupan kita di dunia ini .. jika menara ini adalah awal & akhir mungkin dia bisa mengembalikan kehidupan yg sudah mati .."
" apa jawabanku membantumu ? "
" itu sudah cukup .. "
Hupp ..
Lee Know menyerahkan Earth Stone pada felix. Dan dia langsung menangkapnya ..
" hee .. tidak biasanya kau cepat berubah pikiran tadinya aku akan tetap mengambil Earth Stone dari tanganmu jikalau kau tidak ingin menyerahkannya, aku juga berniat mengambil jantungmu .. "
" aku tidak berniat memberikan jantungku .. "
" hee .. jadi siapa yg membuatmu berubah ? "
" itu bukan urusanmu .. "
Lee know melangkah pergi meninggalkan Felix.
" tenang saja, aku akan menghidupkan Rachel kembali untukmu .. "
Seketika langkah kaki Lee know terhenti.
" tolong jangan mengembalikannya, Rachel tidak akan pernah melihatku ataupun memaafkanku .. "
" memang benar .. padahal saat itu dia mengandung anakmu .. "
__ADS_1
Lee Know terkejut mendengar kata2 Felix, dia bergegas menyerang Felix namun serangannya berhasil di tahan.
Sihir es Felix mengekang pergerakkannya.
" APA YG KAU UCAPKAN TADI ? "
" Hyung .. apa kau tuli ? Kubilang dia mati saat sedang mengandung anakmu, apa kau lupa ? Karna Keegoisanmu kau tidur dengannya padahal kau tau bahwa Rachel mencintai orang lain ? "
" ... "
" karna rasa bersalah dirinya juga dia membiarkan Changbin membunuhnya .. aku kasihan padamu Hyung, kau orang yg paling dekat dengannya tetapi kau tidak pernah bisa memahami dia .. bukankah kau juga mencintainya ? "
" T-tidak .. kau tidak benar2 mencintai Rachel, kau hanya ingin dia mengakui keberadaanmu .. hahhh .. mengingat itu aku jadi kasihan padamu, karna sampai akhirpun cuma kamu yg tidak tahu .. "
Felix berjalan ke arah Lee know dan mencekik lehernya.
" kenapa saat itu kau tidak ikut mati saja dengannya ? Keberadaanmu kan tidak berguna Hyung .. "
" kau yg terlahir berdarah campuran hanya akan di manfaatkan sampai akhir, hmm .. baiklah Hyung aku akan menjadikanmu berguna hari ini .. "
" kh .. A-apa kau pikir aku akan mematuhi perintahmu .. ? "
" tentu saja .. karna jika tidak Shadow kesayanganmu tidak akan pernah hidup lagi .. "
" kau menggunakannya untuk mengancamku ? "
" tidak juga .. di menara ini, ketiga Stone ada di dalam kendaliku jadi jika aku mau sekalipun aku bahkan tidak membutuhkan kau untuk menjalankan rencanaku .. "
" K-kau .. brengs-, .. "
" ah kau membuang banyak waktuku, Water Stone & Fire Stone sudah ada di depan menara Hyung kau bisa menyambut mereka untukku kan ? "
" aku ingin kau membantu boneka baruku .. "
" ugh .. "
KRAK .. CRAK ..
" aku akan berburu Water Stone, Hyung .. posisimu tidak dalam negosiasi denganku, aku berjanji padamu aku akan menghidupkan Shadow kembali setelah kau selesaikan tugas2 mu di luar sana .. "
" keserakahan dan kesombongan akan membunuhmu suatu saat nanti Lee Felix .. "
" ahahaha .. akan aku ingat .. "
Lee Know bergegas pergi dari menara menggunakkan portal, di menara dewa lantai setiap menaranya berbeda2 dan di lantai paling bawah ada makam yg terbuat dari es, semua bagian menara dewa di area bawah itu terbuat dari es.
Karna terbuat dari sihir, mayat2 yg di makamkan disana tetap dalam keadaan utuh. Tidak ada pintu masuk ke dalam menara oleh karna itu untuk masuk ke dalam menara dewa, perlu portal khusus yg tidak bisa di buka sembarangan orang.
-
-
-
-
-
jangan lupa heart nya yaa ..
__ADS_1