Tower Of God

Tower Of God
TOWER OF GOD Ch. 7


__ADS_3

BRAK ..



" Tuan .. kita di serang !!! .. segel pelindung mulai melemah .. "



" hahh .. ternyata mereka datang lebih cepat dari dugaan .. Mark aku butuh bantuanmu .. "



" Baik tuan .. "



Mark segera berlari pergi melompati jendela menghadang musuh di depan ..



" Tuan .. disini ada sekitar 100 orang yg menyerang kediaman duke mereka semua berjubah hitam dan memakai topeng aneh di wajahnya "



" sebanyak itu ? Pasti beberapa dari mereka hanya tipuan .. regu wolf tolong tahan mereka di gerbang, ulur waktu sebanyak mungkin .. "



" baik tuan .. "



Sementara para pelayan mulai panik ..



Seungmin nampak berpikir, situasinya kini kacau dan di luar kendalinya..


Dua hari lalu dia membantai satu pasukan hitam yg meresahkan warga sekitar dia memenggal kepala pasukan itu.



" sepertinya ada yg aneh .. "



Dia lalu menggunakan bola sihir untuk berkomunikasi dengan smua orang ..



" Mark .. apa kau mendengarku ? "



" ah .. ya Tuan, disini aku lumayan sibuk tolong cepat beri perintah .. "



" Mark tolong tinggalkan regu wolf sekarang juga & tolong pergi ke hutan belakang rumah kita "



" A-apa ? .. bukankah pelindung disana sudah cukup kuat ? Musuh berdatangan dari arah gerbang tuan "



" itu umpan .. kau cepatlah pergi ke hutan belakang, bawa 2 orang bersamamu .. "



" baiklah aku akan segera kesana .. "



" titik selanjutnya, mungkinkah di atap ? "



" kepala jang .. tolong jaga komunikasi dengan smua grup di ruang sebelah fokuskan pada grup pertahanan di depan .. "



" baik tuan .. ". Diapun pergi meninggalkan Seungmin sendirian.



Diapun juga ingin pergi menuju atap tapi baru selangkah kakinya melangkah pergi tiba - tiba.



CRINGGG .. SYUT ..


tes .. tes ..



" Fire Stone, di temukan !! " . Tubuh Seungmin langsung kaku di tempat, dia tidak bisa bersuara, ataupun mengeluarkan sihir. Hanya bola matanya lah yg masih mampu melirik sosok yg menodongkan pisau panjang di lehernya.



Sosok itu menggunakkan jubah hitam, kepalanya mengenakan tudung dan topeng aneh di wajahnya.


__ADS_1


" Cepat serahkan Fire Stone padaku .. "


Ancam sosok tadi..



Seakan terhipnotis dengan kata2 nya. Tubuh seungmin bergerak tanpa perintah dirinya, tangannya melepas cincin yg ada di jempol kirinya lalu menyerahkan cincin itu kepada sosok tadi.



" Anak pintar .. "



" K-kau bukan salah satu dari mereka, jadi siapa kau ? "



" kau cukup jeli bisa tau kalau aku bukan salah satu dari mereka "



" pasukan yg di depan memang orang2 yg ingin balas dendam, tapi kau kesini untuk tujuan lain yg menyamar seperti mereka "



Sosok tadi kemudian melepaskan sanderaan pisaunya di leher Seungmin. Tangannya kini mencekik leher Seungmin dan yg satunya lagi mengunci pergerakan Seungmin.



" yah .. tujuanku memang sudah tercapai, ternyata lebih mudah dari dugaan .. "



" jadi sebelum aku pergi, aku punya hadiah untukmu "



Taring sosok tadi mencuat dia menggigit leher Seungmin. mencoba berontak dari sihir pengekang pria itu dan akhirnya ..



" Aaarghhhh .. !!! "



BRUGH ...



" Vampire sialan beraninya kau .. hah .. haahh .. "




" Pureblood kah ? Kurasa tidak mereka hanya ada 3 dan aku tau mereka tidak akan menyerang manusia karna terikat perjanjian lama "



" benar2 naif ya .. "



KRRRKKK ..



Topeng yg di kenakan sosok di depannya retak, kini sosoknya terlihat. Darah segar menetes dari sudut bibirnya.



Sosok asing yg baru pertama kali dia lihat. Seungmin tidak mengenalnya tapi dia tau bahwa sosok di depannya adalah Vampire.



" ledakkan sihir dari penyihir kelas atas memang merepotkan yah, beberapa organ dalamku terluka .. tapi itu tidak mengubah kenyataan .. "



Mata merahnya menatap sinis, Manik cokelat Seungmin ..



" sampai jumpa lagi tuan duke .. "



SINNGGGG ....



Sosok itu berubah menjadi kepulan asap hitam, belum sempat Seungmin melemparkan sihirnya sosok itu sudah menghilang dari pandangannya.



" TUNGGU !!! tch .. dia kabur "



" Sial .. gigitannya cukup dalam .. hahh tidak ada waktu aku harus menyelesaikan keributan di luar "


__ADS_1


Gumam Seungmin yg memegangi lehernya, diapun memecahkan kaca jendela dan melompat keluar, dirinya kini di penuhi amarah hingga energi sihir yg menyelimuti tubuhnya keluar terlalu banyak.






👁👄👁







Di tempat lain, di hari yg sama ..



" S-ssudah smua tuan .. di rumah ini sudah tidak ada apa2 lagi .. "



" hmm .. masih kurang satu .. "



" kami bersumpah tuan hanya itu harta yg tuan duke berikan pada kami "



" tidak .. Dia tidak pernah memberikannya pd kalian, kalianlah yg mengambilnya dg serakah "



" itu tidak mungkin mengapa tuan duke menuduh kami yg paman & bibi nya ini mengambil hartanya !! "



Pria itu berjalan menuju sebuah patung yg berada di sudut ruangan.



" entah .. kalian bisa tanyakan sendiri alasannya, aku disini hanya untuk kesepakatan kecil "



" APA ANAK SIALAN ITU YANG MEMINTAMU KEMARI ? "



Seketika mulut pria tua itu di sergap, di angkatnya tubuh gendut itu ke atas.



" jangan berteriak padaku pria tua "



BRAKKK ..



Pria bersurai merah itu memecahkan kepala patung tadi dengan kepala pria yg dia cengkram tadi.



KYAAAAAA..



Suara jeritan terdengar memenuhi ruangan.



" pembohong tidak akan pernah berkata jujur meski itu bisa saja menyelamatkannya .. "



Pria bersurai merah itu mengambil batu permata langka yg ada di dalam badan patung, diapun melempar pria gendut tadi dengan kasar.



Lalu pergi meninggalkan rumah mewah itu.



" tidak ada gunanya, memberi mereka kesempatan hidup "



Tangannya terkepal, ruby merah di ibu jarinya memancarkan cahaya seketika rumah di belakangnya pun terbakar.


Tidak ada yg bisa keluar dari kobaran api itu, sampai api itu padam dengan abu rumah, harta & pemiliknya.


__ADS_1



__ADS_2