Tower Of God

Tower Of God
TOWER OF GOD Ch. 20 ( FINAL Bagian 2 )


__ADS_3

GLUUT ..


GLUUT ...


KRRKKK ..



Hyunjin semakin terlilit, ular besar itu terus menerus menyerap sihirnya dari kejauhan pasukannya tidak bisa membantunya karna dari kepala2 ular yg di tebas Hyunjin berubah menjadi ular2 kecil yg sangat banyak. Ular2 itu agresif & memiliki racun mematikan.



" Sial .. !! Aku tidak bisa memfokuskan sihirku sama sekali karna terus menerus di serap .. "



Di tengah kesibukannya melihat Rajanya terdesak Jackson membuat sebuah bola api besar, lalu melemparkannya ke kepala2 ular itu.



GRRRAAAA ...



Lilitannya berhasil terlepas membuat tubuhnya terhempas di udara, salah satu kepala ular itu membuka mulutnya lebar2 membuat Hyunjin di telan oleh kepala ular lain yg menjebaknya dari bawah.



BLAM ..



Pasukan di bawahnya berusaha memberantas ular2 itu, belum lagi hewan2 sihir lain yg mulai muncul berdatangan akibat raungan dari penjaga menara.



Jackson yg menyadari bahwa Hyunjin di telan hanya mampu berteriak mengambil alih komando pasukan, dan mencoba menenangkan situasi.



" jangan khawatir Raja baik2 saja, aku sudah pastikan dia masih hidup karna sihir di tubuhnya belum menghilang "



TES ..


TES ..


TES ..



SYUTT .. CRANG .. TEP ..



" woah gesit juga ternyata bisa menyadariku di dalam gelap .. "



Nampak siluet seseorang di hadapannya berdiri menodongkan senjata.



" siapa kau ? Apa kau jelmaan penjaga menara ini ? "



" siapa aku ? Hump .. hahhahahaha ... "



Sosok itu justru tertawa keras sambil menutupi wajah dengan 1 tangannya.


Tawa sinisnya menggema dalam ruangan berbau asam & amis itu, kemudian sosok itu kembali bergeming ..



" firasatku buruk .. " ( ucap Hyunjin dalam hati )



CLAP ..


CLAP ..


CLAP ..


JRAG .. SYUUT TRANG ..


KRRRTTT ...



Bunyi langkah basah seakan menggema, Hyunjin tidak lagi bergantung pada penglihatannya melainkan mengandalkan inderanya yg lain. Dia dg cepat menangkis serangan dari sosok itu namun tanpa sihir tubuhnya mulai melemah sehingga Hyunjin kalah gesit dg sosok yg menyerangnya.



" sial .. "



" hahaha .. kau terdesak rupanya, bagus .. karna aku adalah kematianmu hihihi .. "



" Tidak, aku tidak akan mati disini !! "



Jleb .. crat



Hyunjin menusuk sosok di depannya dengan katana miliknya, cepat2 dia memotong tubuh itu menjadi 2 bagian. Mendengar suara daging terjatuh membuat Hyunjin sedikit lega tapi ternyata ..


__ADS_1


" A-apa ? Tidak mungkin .. "



Dia terduduk lemas dengan nafas yg terengah - engah. Di dalam perut ular besar oksigen sangat tipis, dia mulai merasakan sesak nafas & dada yg terasa terbakar.



Sosok itu kembali utuh tanpa luka, dengan wajah pucatnya dia menyunggingkan smirk mengerikannya ..



" manusia biasa tidak akan bisa membunuhku, apalagi manusia yg sekarat .. "



Sosok itu mendekati Hyunjin & menjambak rambutnya membuat sang netra biru itu mendongak ke atas dg paksa.



" betapa menyedihkannya dirimu, tanpa Water Stone kamu bukan apa2 .. bersiaplah untuk kematianmu .. "



Pedang panjangnya teracung keatas tepat di depan mata Hyunjin. Dia menatapnya dengan pasrah.



" apa kau membenciku ? Tentu tidak, tatapan kebencian itu bukan di tujukan untukku jelas terlihat kau membenci seseorang & mencoba membunuhku "



" manusia rendahan yg banyak omong ya, jelas2 kau tidak melihatku bagaimana bisa begitu yakin aku tidak membencimu .. "



" aku tidak perlu melihatnya karna aku bisa merasakannya, jelas sekali amarahmu bukan untukku .. haha .. tidak ada artinya bukan kau membunuhku ? "



Sosok itu menggigit bibir bawahnya kuat2, satu tangannya makin keras menjambak rambut Hyunjin membuat dia meringis perih.



" akh .. "



PRANG ..



" kau bilang tidak melihatku kan ? Kalo begitu kau tidak membutuhkan matamu lagi .. "



Crat ..



" ARrrgghhhhh ... ugh .. "




" hee .. mata biru yaa .. lambang kekaisaran hihi .. pasti lebih enak .. aaa .. haup "



Glek ..



Sosok itu menelan bulat2 mata berlumuran darah di tangannya.



" ahaha .. bagaimana rasanya saat sedikit demi sedikit martabatmu sebagai keluarga kaisar di lucuti ? Mulai dr mata birumu, lalu smua yg kau miliki akan aku rebut & hancurkan .. "



Hyunjin gemetaran, tangan yg satunya masih memegangi rongga matanya yg sudah kosong itu. Tubuhnya tidak mampu bergerak menjauh ataupun melawan, sosok itu tlah mengunci dirinya dengan sihir tepat setelah dia menjambak surai blonde Hyunjin.



" luar biasa .. aku hanya mengambil 1 mata tapi tubuhmu sudah bergetar hebat .. hihi .. aku akan mengambil yg selanjutnya .. "



Crat ..



" Arrrrgggghhhhhhhh ... hik .. ugh .. "



" teriakan dari puncak paru2 mu sangat  merdu hahahaha .. teruskanlah terus keluarkan suara itu .. hahahahahaha "



ZRRRUUUTT ..


SYUT, ZRANG



Perut ular itu terbelah dari luar, tubuh sosok di depan Hyunjin terpental dengan luka sobek di punggungnya ..



" uhuk .. argh .. dasar pengganggu !! "



" maaf aku datang terlambat .. "

__ADS_1



Secepat kilat Hyunjin di bawa lari dari dalam perut ular yg sudah porak - poranda itu. Di letakkannya tubuh Hyunjin di tempat yg aman.



" ugh .. a-aku tau kamu pasti datang, terima kasih .. "



" dasar bodoh !! Aku sudah menghapus semua ingatanmu & ingatan smua orang di kekaisaran, kenapa kau datang untuk menyerahkan nyawamu dg mudah hah ? Lihat betapa menyedihkannya dirimu sekarang !! "



" L-lihat matamu .. argghh sialan !!! "



Jeongin meninju tanah dg keras hingga tangannya berdarah ..



" bukan salahmu .. "



" maaf aku terlambat .. ugh .. "



Serangan tiba2 pun muncul dari dalam tanah tempat Hyunjin berbaring mencuat akar2 tanaman yg langsung melilit tubuhnya dan menelannya secepat kilat. Jeongin tidak bisa bergerak karena duri2 dari tanaman itu menusuk seluruh tubuhnya.



Dari kejauhan sosok yg mengendalikan tanaman itu muncul ..



" sayang sekali aku tidak bisa membiarkan mangsaku lepas begitu saja, dia akan lebih berguna di banding dirimu untuk kebangkitan nanti "



" H-henti.. kan .. hentikan sekarang juga shadow !!! "



" Hah ? Kau bodoh ya .. hahahaha .. dunia luar sudah membuatmu tidak waras rupanya .. "



" DIAM KAU !!! "



" hmm .. aku baru menyadari betapa lemahnya dirimu .. menghadapi 1 bonekaku saja tidak bisa .. "



" ini smua ulahmu kan ? Aku sudah melenyapkanmu kenapa bisa kau kembali hah ? "



" melenyapkanku ? Hey .. apa kau pikir aku hanyalah kembaran dirimu yg kau ciptakan untuk menemanimu ngobrol ? Haha jangan bercanda .. "



" aku tidak bercanda !!! Kau adalah wujud yg tercipta karna sihirku yg lepas kendali saat itu !! "



" hahaha .. dewa pasti malu tlah menciptakan aib sepertimu .. tentu saja Water Stone & keabadian tidak cocok untukmu .. "



Tangan Felix terarah ke dada jeongin & menarik keluar water stone dg paksa.



" akhirnya ku dapatkan .. hahahaha .. hari kebangkitan tlah tiba hahahah .. "



" ugh ... berhenti menggunakkan tubuhnya !! Kau terlalu banyak berbuat kehancuran, tubuh itu bukan milikmu "



" aku tidak ingin mendengar ucapan dari mahluk yg lemah .. Dia lebih berguna di banding tubuh rusak milikmu .. "



" ugh .. SIAL !!! "



" tetaplah diam disana & lihat apa yg akan aku lakukan untuk dunia .. "



Sosok itu berlalu pergi membawa Stone terakhir.



-


-


-


-


-


-


-


-

__ADS_1




__ADS_2