Tower Of God

Tower Of God
Lembah Raspur


__ADS_3

“Perintahkan semua anggota kembali ke markas dan nanti malam kita akan bergerak menuju lembah Raspur,” kata Aluaso dan tidak melanjutkan pekerjaannya memperbaiki Robot Humanoid—karena dalam misi ini mereka tidak bisa menggunakan Robot humanoid, sebab itu akan terlacak oleh Radar militer Bangsa Lemurian.


“Bukankah kita seperti dijadikan tumbal, Komandan?” Wanita Bunian berkaca mata merasa ada yang salah dengan tugas khusus yang diberikan Ratu Lamura. “Ras Alien itu akan kecewa begitu melihat Bangsa Bunian ternyata sangat lemah dan merasa kekuatan kita tak berguna untuk membantu mereka dalam melawan Bangsa Lemurian!” tebaknya.


Aluaso mengangguk setuju dan berkata, “Tapi mereka bisa saja berpendapat kalau kita sedang menguji sikap mereka, apakah tulus untuk bekerjasama atau jangan-jangan mereka sama seperti Bangsa Lemurian, menindas yang lemah.”


“Ah, benar juga... tapi nasib kita—” Wanita bunian berkaca mata itu ketakutan.


“Tenang saja... Ratu Lamura tak mungkin menjerumuskan kita menuju kematian, mereka pasti telah berkomunikasi lebih dulu dengan Alien itu,” sela Aluaso menenangkan bawahannya yang semuanya tampak ketakutan dalam menjalankan tugas khusus tersebut.

__ADS_1


...***...


Lerenia telah menerima titik koordinat pendaratan Balaine dari Bangsa Bunian yang berhasil dihubunginya melalui pasar gelap di Layar Virtual atau internetnya Bangsa Lemurian.


“Semua pakai sabuk pengaman, akan terjadi sedikit goncangan pada Balaine ini karena atmosfir di sini berbeda dengan di Planet Lemurian,” kata Lerenia—sehingga Bonar dan yang lainnya segera memasang sabuk pengaman serta penasaran apakah ada Mekanik Bunian yang mau menjadi Kru Bonar—tentu yang utama adalah bila Bangsa Bunian mau berperang bersama Bonar melawan Bangsa Lemurian, kemudian menggunakan Menara Kutukan di sana untuk berteleportasi menuju Bumi.


“Tidak perlu khawatir, aku telah mengacaukan sinyal mereka, tetapi kedatangan kita tetap akan terpantau oleh militer Bangsa Lemurian yang ada di Planet CC-077. Namun, mereka membutuhkan waktu cukup lama untuk mengejar kita karena aku akan menerbangkan Balaine ini berputar-putar lebih dulu mengelilingi Planet ini agar mereka sulit memprediksi ke mana tujuan pendaratan kita!” Lerenia memberikan penjelasan.


Bonar dan yang lainnya sangat senang mendengar penjelasan Lerenia—sehingga mereka menganggapnya seperti bukan Lemurian yang mereka benci saja, ia sangat cerdas walaupun kadang-kadang pemikirannya keras kepala—sehingga sering bertengkar dan berdebat dengan Bonar. Namun, pertengkaran mereka masih sebatas wajar saja dan tidak meretakkan hubungan simbiosis mutualisme mereka.

__ADS_1


Setelah Balaine berputar-putar sepuluh kaki mengelilingi Planet CC-077, Lerenia tiba-tiba menukik kan Balaine ke Planet CC-077 secara tajam—sehingga Jenderal Sirte yang mengikuti mereka terkejut melihatnya.


Dia segera memerintahkan Vlo menukik kan Skiif mereka juga dan terjadi guncangan yang sangat kuat pada Skiif mereka—Skiif seperti akan remuk saja.


“Jenderal ....” Vlo panik dan Skiif mereka harus terbang kembali ke luar angkasa kalau tidak, Skiif akan hancur berkeping-keping karena tekanan yang diterima Skiif terlalu kuat.


“Lanjutkan! Jangan kurangi kecepatan Skiif!” sahut Jenderal Sirte. “Kita tak akan mati bila jatuh dari ketinggian. Namun, kita akan menyesal selamanya bila membiarkan Manusia itu tumbuh menjadi kuat. Kan, kalian sudah tahu kalau ia memiliki kekuatan Sihir Rataka Yang Agung.”


Vlo menggertakkan giginya dan menambah kecepatan Skiif serta berniat menabrakkan Skiif ke Balaine yang lebih dulu memasuki atmosfer Planet CC-077.

__ADS_1


__ADS_2