
Aula istana Mercurius malam itu terlihat megah, jajaran karpet merah dan hiasan2 emas terpampang menghiasi setiap jalan & sudut ruangan istana.
Di luar istana para pemburu banyak yg berjaga untuk mengamankan jalannya pesta, bahkan beberapa petinggi hadir ke dalam pesta para vampire itu.
Para bangsawan Vampire dari berbagai kepala keluarga berkumpul untuk pesta penobatan putra mahkota, mereka sibuk menikmati pesta dan memberikan ucapan selamat kepada Chan.
Sebagian bangsawan lain terlihat tengah memamerkan kekayaan dan kelas sosial mereka dan beberapa dari yang lainnya sibuk bergosip tentang keluarga Raja.
Slalu ada satu topik yg menjadi perbincangan di kalangan para bangsawan Vampire yaitu tentang Putri kaisar satu2 nya, dia adalah gadis Pureblood yg terlahir kembar dengan adiknya pangeran ketiga.
Keluarga pureblood yg tidak mencampur darah mereka akan menikahi adik2 mereka, setelah sang Raja menikahi sang kakak beberapa tahun setelah pangeran Kedua lahir, Raja kembali menikahi adik dari sang Ratu.
Pangeran kedua sendiri memiliki darah campuran ( pureblood + Vampire bangsawan ). Keberadaannya yg tidak murni pureblood sudah menjadi perdebatan tersendiri di kalangan bangsawan Vampire lainnya, karna ibu dari pangeran kedua berstatus selir Raja.
-
-
-
-
-
-
" N-nona .. tolong anda jangan minum2 lagi .. "
Ucap seorang pelayan yg sedang berebut gelas wine dengan nonanya.
" akh .. berisik Bety, aku masih kuat minum "
" tapi anda sudah mabuk Nona .. "
" hehe .. aku tidak mabuk Bety, aku hanya kesal coba kau lihat mereka yg memandangiku dengan tatapan jijik seperti itu hik ... "
" tidak nona mereka tidak sedang memandang anda .. lagipula anda tidak perlu mendengarkan kata2 mereka karna anda seorang pureblood, seharusnya mereka yg harus tunduk pada anda nona .. "
" hee .. pureblood kah ? ".
Gadis itu memain2 kan gelas wine di tangannya, dia lalu berdiri dengan limbungnya.
GREK ..
" NOONAAA .. "
GREP ..
" Hati2 kau bisa jatuh .. "
" ah terima ka..sih tu.. an .. whoaa "
Sang putri kaget dan segera memberi hormat pada sosok yg menolongnya.
" segala hormat untuk pangeran kedua, putri Rachel memberi salam .. ".
Dia membungkukkan badannya dan mengembangkan bajunya.
GLUK ..
Lee know menenggak sisa wine di gelas Rachel yg tadi di dapatnya.
" tidak perlu terlalu formal padaku, Rachel .. "
" Tidak pangeran .. ini adalah tradisi keluarga kerajaan untuk memberi salam kepada setiap anggotanya .. "
" apa kau punya waktu untuk mengobrol denganku ? "
" tentu saja dengan senang hati .. "
Rachel memberi Bety isyarat untuk meninggalkan mereka berdua disana.
" baik nona .. "
Pelayan itu membungkuk hormat dan pergi meninggalkan Rachel & Lee know berdua.
" jadi apa pangeran mau ke ruanganku sekarang ? "
Lee know mengangguk dan langsung mengekori Rachel masuk ke ruangannya ..
Saat Rachel menutup pintu ruangannya, Lee know melingkarkan tangannya ke pinggang Rachel & memeluknya dari belakang.
" P-pa.. ngeran .. "
" Hey .. apa kau sedang menunggunya ? Aku tidak melihatnya hadir di pesta ini .. "
Rachel menepis pelukan Lee know, dia merasa tidak nyaman ..
__ADS_1
" aku juga tidak melihatnya padahal dia sudah janji akan menemuiku di pesta ini .. "
Rachel berjalan menjauh dia duduk di tepi ranjangnya. Sedangkan Lee Know bersandar di belakang pintu.
Dia meneguk segelas wine kembali yg ada di sisi ranjangnya.
" aku tidak mengerti kenapa manusia suka ingkar janji ? "
" bukankah manusia memang slalu seperti itu ? "
" hey .. aku tidak membenci mereka seperti dirimu .. aku hanya sedikit merasa sedih .. "
" bukankah dia juga tertarik padamu ? Kalian kan sering pergi berdua .. "
" saat itu .. dia belum tau soal kutukan si kembar .. aku menyembunyikan Felix sampai hari itu .. "
" .... ah .. rupanya dia sudah tau yaa .. "
" jika bukan karna menthornya dia tidak akan berusaha menjauhiku .. "
Tes ..
Tanpa sadar air mata mengalir di pipinya yg seputih kapas, Rachel mencoba menyembunyikan perasaannya tetapi kesedihannya tidak mampu dia sembunyikan.
Lee Know berjalan ke sisi Rachel dan duduk di sebelahnya, sepasang netranya menatap lurus ke depan.
" aku baru pertama kali lihat putri seorang pureblood menangis, biasanya ekspresi mereka lebih dingin dan tidak mudah menunjukkan kelemahan mereka di depan orang lain .. "
" maaf .. tapi aku tidak sama dengan pureblood lain .. aku bahkan iri padamu pangeran .. "
" hah .. ? Iri padaku ? Jangan merendahkanku putri, lagipula apa yg bisa membuatmu iri dari half pureblood sepertiku ? Darahku saja tidak murni dan kekuatankupun terbatas .. "
" tetapi kamu punya jiwa yg bebas .. kamu tidak terbebani dengan kutukan dan berada di dalam sangkar emas .. kamu bisa melakukan apapun yg kamu mau sesukamu .. kamu .. "
" meski begitu keluarga Raja ataupun bangsawan vampire yg mendukung raja tidak pernah melihatku sedikitpun .. mereka memujiku hanya di depanku setelah aku berbalik mereka akan mulai menghina ibuku "
Rachel tergerak untuk memeluk Lee Know dari samping, dia mengusap2 surai coklat dikepala Lee know.
Lee know berbalik ke arah Rachel dan membalas pelukannya.
" aku mengerti apa yg kamu rasakan Hyung .. "
" ugh ... P-pangerannmh .. "
Slurupp .. ngh ..
Rachel meremas punggung Lee Know saat dia merasa hisapan Lee Know semakin kuat.
" H-hyung .. a-aku sudah .. ti..dak kuat .. "
Lee know melepaskan tautannya, terlihat darah segar menetes dari sudut bibirnya, mata coklat tua nya pun berubah menyala berwarna merah darah.
" Apa denganku saja tidak bisa ? Rachel .. dia bahkan tidak menepati janjinya, apa aku saja tidak cukup bagimu ? "
Rachel terdiam, dia tertunduk .. Lee know meraih pipi Rachel & membuatnya menatap Lee know saat itu.
" bukankah aku yg paling memahami penderitaanmu ? Apa aku tidak pernah terlihat di matamu sebagai pria ? Saat inipun aku bahkan melihatmu sebagai wanita bukan sebagai saudara, kenapa kau malah memilih pria itu yg bahkan ingin menjauh darimu .. "
" aku juga tidak tau kenapa aku begitu mencintai dia, saat tau dia mulai menjauh dan membenciku salah satu dari bagian tubuhku ada yg sakit. Disini terasa nyeri dan menyakitkan .. "
Rachel meremas baju di dadanya membuat gaun nya sedikit kusut.
" apa denganku saja tidak bisa ? Aku tidak akan pernah membuatmu menangis atau berharap .. "
" T-tapi aku .. "
" biarkan saja aku yg hanya mencintaimu .. kau tak perlu membalasnya jadi tolong ijinkan aku berada di sisimu Rachel .. "
" ... "
" bahkan saat ini pun melihat ekspresimu yg seperti itu aku tidak tahan lagi ingin menciummu, hah .. sepertinya alkohol tadi membuatku jadi gila .. "
Rachel terdiam untuk beberapa saat .. diapun bergumam ..
" jika kau ingin melakukannya .. l-lakukan saja .. "
" huh .. lupakan saja kau sudah mabuk Rachel .. "
Lee Know bergegas bangkit dari posisi duduknya namun Rachel menarik kerah baju Lee Know & menciumnya.
" Umh ... ngh .. ah "
__ADS_1
" ugh .. "
Rachel sangat pandai memainkan lidahnya, membuat Lee Know juga ikut terbius karenanya dia tidak bisa lagi menarik dirinya pikirannya saat itu hanya di penuhi oleh Rachel seorang.
-
-
-
-
-
🌚
Malam masih berlanjut, entah sudah berapa ronde yg mereka lalui, itu pertama kalinya bagi Rachel ..
Vaginanya terasa sempit namun dia tidak ingin berhenti, posisinya sekarang berada di atas Lee Know, dengan tempo cepat dia terus memaju mundurkan pinggangnya dengan susah payah.
Jolt ..
" ugh .. ahh .. haa ... nghh aahh .. "
Thrust ...
Jolt ..
Faster ..
Creak .. creak .. creak ..
" aaah .. mmh .. ah .. H-hyung .. A-akkuu .. "
" ngh .. ha .. hahh .. haaku ju..gah .. "
Jolt ..
Thrust ...
-
-
-
-
Cum ..
" ahh .. mmmh .. haa .. "
Rachel ambruk di atas Lee Know, diapun segera tertidur karena kelelahan. Lee know menggeser tubuhnya dan memakaikan bajunya serapih mungkin lalu dia menarik selimut Rachel & mengecup keningnya.
Pesta malam itu masih berlanjut hingga dini hari tidak ada satupun penjaga atau bangsawan lain yg menyadari keabsenan pangeran kedua di acara itu.
Lee know bergegas pergi dan menutup pintu kamar Rachel, lalu berjalan santai menuju ruangannya di perjalanan dia berpapasan dengan Chan & Felix yg menyapanya.
" segala hormat untuk putra mahkota, pangeran kedua memberi salam .. "
" Apa yg kau lakukan disini pangeran kedua ? "
" Saya hanya sedang mencari angin segar Yang mulia .. "
" begitu rupanya .. pastikan untuk menampakkan dirimu di hadapan ayah & Bangsawan lainnya, bukankah itu sudah tradisi keluarga ? "
" Baik yang mulia saya mengerti .. "
Chan pergi begitu saja melewati Lee know yg terlihat membungkuk memberi hormat ..
Felix pun mengekori Chan namun saat dia berpapasan dengan Lee Know Felix berbisik.
" Apa darah kakakku terasa enak ? Haa .. aku tau apa yg kau lakukan dengannya, kakakku tidak akan pernah bisa menolakmu .. benar2 menjijikan mengemis2 darah pada pureblood .. "
Lee know terkejud mendengar ucapan Felix saat itu namun dia memilih untuk tetap diam.
" Hyung .. aku berharap .. kau tidak pernah lahir .. ".
Felix pun pergi menyusul Chan yg sudah mulai menjauh meninggalkan Lee Know yg masih mematung di tempatnya semula, sepasang netranya menyala sewarna darah dari raut wajahnya terpampang jelas amarah & kebencian yang dia tujukan bukan hanya untuk Felix tapi kepada seluruh pureblood & bangsawan.
-
-
-
-
-
-
-
Tiga episode terakhir ..
Hmm, gak kerasa butuh waktu lebih lama dari perkiraan ..
Sebenarnya, ide cerita muncul begitu saja di kepala author yg sulit itu mood mengerjakan dan menyusun kata2 nya, author ingin pembaca lebih menikmati ceritanya ..
Smoga author bisa semakin berkembang ke depannya ..
Aamiin ..
Fighting ..
Buat yg udah like & komen thanks banget dengan begitu author jd dapet energi lebih dan komentar kalian akan slalu author pikirkan untuk kedepannya ..
🐼
__ADS_1