Tragedi Dalam Asrama

Tragedi Dalam Asrama
episode 19


__ADS_3

"bete banget tau, enaknya ngapain ya?" Tanya Zahra.


"Entah, gua juga bingung mau ngapain." Jawab aleya.


"Eh, itu sih Viona kenapa senyum-senyum sendiri sambil main HP." Ucap Zahra.


"Lagi chat-an mungkin.


"Chat-an sama siapa?


"Lah kok tanya gua? Tanya Viona lah.


Zahra menghampiri Fiona. "Vi, lu chat-an sama siapa? kayaknya bahagia banget? " Tanya Zahra pada Fiona.


"Apaan sih Zar, ganggu aja lu." Ucap Fiona kesal masih tetap fokus dengan layar handphonenya.


"Cie, kayaknya ada yang lagi kasmaran nih.


"Siapa?


Elu lah, siapa lagi?


"Kok tau?


"Tahulah, Zahra gitu loh apa sih yang enggak diketahuin sama Zahra.


"Al, si Viona lagi kasmaran nih.


"sama siapa?


"Sama siapa vi. ?


"Sama salah satu dari teman kita.


"Siapa? Angga? Farel? Sandi? Revan? Atau Dela sama fita?


"Eh, al, parah lu, masa Dela sama fita juga disebutin." Ucap Zahra


"Dela sama fita nggak usah disebutin juga kali, Lu pikir gua ngelesbi?


"Ya kan kata lu salah satu dari teman-teman kita, ya gua sebutin aja semuanya.


"Iya sih. Tapi kan gua cewek, ya berarti lagi kasmarannya sama cowok lah.


"Ya kan suka sama sesama jenis sekarang udah hampir menjadi hal yang lumrah.


"Mulut kau! Aleya annastasya!


"Hehe Iya deh maaf.. udah lu cepetan jawab pertanyaan gue yang tadi.


"Gua sekarang lagi gebetan sama farel.


"Farel??? " Tanya aku dan Zahra memastikan.


"Iya. Kalian kenapa? Kok kayak kaget gitu?? Oh apa jangan-jangan, salah satu dari kalian juga ada yang suka sama farel?


"Ya enggaklah." Jawab aleya dan Zahra bersamaan.


"Kirain.


"Eh BTW, apa yang bikin lu suka sama farel? setahu gua kan seorang Fiona itu nggak gampang deket sama cowok." Ucap Aleya.


"Gua bisa suka sama farel, karena dia itu orangnya humoris, terus ya Yang pastinya ganteng.


"Fiona mandang fisik ya Bun.


"Nggak good looking nggak pro  ya Bun." Ucap Zahra menimpali perkataan aleya.


"Masih mending gue mandang fisik, daripada mandang duit?


"Iya deh iya. Viona bener." Ucap Aleya sambil mengangkat satu jempol tangannya.


"Kalau gua kan suka sama farel. Kalau kalian berdua suka sama siapa? " Tanya Fiona.


"Belum tahu, kita kan baru kenal sama mereka. Jadi ya, kalau dari gua pribadi sih belum ada cowok yang gua suka.


"Kalau lu Zar?


"Sama gua juga.


"Ikut-ikutan aja lu.


"Emang gak boleh?


Enggak.


"Pelit banget lu, Al, besti macam apa kayak gitu.


"Biarin.


"Eh, bentar lagi udah 12.00 tahu, kalian berdua nggak mau tidur?


"Enggaklah, gua belum ngantuk.


"Sama, gue juga.

__ADS_1


"Apa sih zar? Kok lu ngikutin gua terus?


"Apakah saya peduli?


"Sialan lu!


"Eh Udah dong, jangan berantem terus! Kalian serius nih? Nggak mau tidur ? nanti kalau teror itu datang lagi gimana?


"Ngapain takut sama setan laknat!


Prangggg!!! Jgerrrr!!! Setelah aleya mengucapkan itu dari kamar mandi terdengar seperti ada benda yang jatuh, dan jendela kamar kami seperti ada yang melemparkan   batu besar.


"Mampus lu al, langsung marah kan tuh setan.


"Apakah saya peduli?


"Hei, itu kan kata-kata gue yang tadi! Kenapa lu copy paste?


"Emang gak boleh?


"Nggakkkkk!!!


"Udahlah besty, tidur aja yuk! Nanti yang ada tuh setan-setan makin marah lagi sama kita.


"Lu takut vi?


"Gua enggak takut al, gue cuman takut si Zahra nanti pingsan lagi kalau kuntilanaknya datang ke kamar ini.


"Dih.


"Kenapa?? Benarkan?Kalau lu nanti bakalan pingsan?


"Iya si Zahra, mah langsung pingsan  .. gua aja yang kakinya diusap-usap sama cewek yang mandi itu, terus kuping gua dibisikin sama nyanyian-nyanyian cewek itu. Biasa aja tuh, nggak ngerasa takut.


"Lu masih mending Al, gua sampai pernah melihat wujud aslinya tuh setan.


"Emang wujudnya kayak gimana sih?


"Al, kalau mau tahu juga tuh cewek, lihat aja sendiri! Gua mau nyeritain nya agak sedikit merinding.


"Besti, tuh dengar ceweknya udah mulai mandi." Ucap Zahra saat mendengar suara-suara di kamar mandi.


"Tuh al, ceweknya udah mulai mandi, ke kamar mandi sana lu kalau  mau lihat


"Enggak lah males.


"vi, itu cewek wujudnya cantik apa gimana? " Tanya Zahra.


"Oh cantik banget Zar, bahkan lebih cantik dari Aleya.


"Sembarangan Lu vi, masa ngebandingin  gua sama kecantikan setan!


"Emang bener kok. Kalau enggak percaya lihat aja sendiri.


"ayo sekarang, Zar, kita lihat! Tapi lu yang di depan.


"Ogah, mending gua tidur.


"Lu kalau mau tidur ya pergi ke kasur lu, jangan di kasur gua! Disini sempit.


"Iya Iya, siap tuan Putri Viona Claudia  Salsabila.


"Lu juga al, ke kasur lu sana ! Bikin kasur gua sempit aja kalian berdua.


"Hello nona, ini kasur bukan milik anda, tapi ini milik sekolah.


"Udahlah enggak usah banyak bacot, pergi sana! Hus hus hus hus!


"Lu pikir kita berdua kucing?


"Hampir mirip.


Aleya dan Zahra kembali ke tempat tidurnya masing-masing.


Sebenarnya mereka memang tidak ada rasa kantuk sama sekali, jadi mereka lebih memilih untuk bermain handphone.


Alleya lebih memilih membuka aplikasi YouTube, sedangkan viona dan Zahra-mereka berdua bermain aplikasi WhatsApp.


"Guys guys guys, kok sandi online ya? Apa dia belum tidur?" Tanya Zahra.


"Ya belumlah lah zar, kalau udah tidur gimana caranya dia bisa on? " jawab Fiona.


"Bisa aja penghuni asrama putra yang mainin hp-nya Sandi.


"Wah hebat ya, makhluk dari dunia gaib bisa berselancar di dunia maya." Ucap Fiona.


"Kok lu bisa tau? Zar? Kalau Sandi online? Apa jangan-jangan lu lagi ada di halaman chat kontak dia ya?


"Kok lu tau sih Al? Udah kaya peramal aja lu.


"Cie, ternyata Zahra juga ada ehem ehem  sama Sandi." Ucap Fiona.


"Ya begitulah. Guys, gua mau nge-chat dia tapi gua takut.


"Takut apa? " Tanya Aleya.

__ADS_1


"Ya takut mengganggu lah Al.


Udah chat aja


"Enggak lafi, gua takut ganggu dia.


"Nggak ganggu kok, gua aja sekarang lagi chat-an sama farel berarti kan bisa jadi mereka berdua sama-sama belum tidur.


"Iya sih. Seriusan nih? nggak apa-apa gua chat dia?


"Chat ajalah.


"Oke.


...


...


Sandi yang sedang membuka aplikasi WhatsApp untuk melihat story story orang-orang yang ada di kontaknya agar bisa mengalihkan rasa takutnya.. dikagetkan dengan pesan dari Zahra.


"Zahra? Ngapain dia chat gua? Apa dia belum tidur? " Tanya sandi dalam hati.


Sandi membuka pesan chat dari Zahra.


Zahra: hai San, kok online malam-malam? Belum tidur kah?


Sandi membalas chat dari Zahra.


...


"Oh my God guys, sandi bales chat gua." Ucap Zahra senang.


"Bales apa? " Tanya Aleya.


"Diam lu ah! Nggak usah gangguin.


"Anjir!


Zahra membuka balasan chat dari sandi.


Sandi: hai juga Zahra, ya nih aku belum tidur.


Zahra: Kok belum tidur? Kenapa?


Sandi: belum ngantuk. Kalau lu sendiri kenapa belum tidur?


Zahra: sama hehehe, gua juga belum ngantuk.


Sandi: berani nih? Begadang?


Zahra: masih ada rasa takut sedikit sih, Tapi cuma sedikit.


Sandi: oh gitu. Tidurlah zar, nggak baik tahu begadang, apalagi kan besok kita harus sekolah.


Zahra: dih, bisanya cuma nyuruh orang.


Sandi: kata siapa? ini juga gua mau tidur kok.


Zahra: Oh gitu ya? Ya udah deh. Good night san, see you tomorrow.


Sandi: oke, lu juga langsung tidur ya.


Zahra: iya.


"Aaaa senang bangeeeet. Sandi perhatian banget sama guaaaa " ucap Zahra berbahagia.


"Perhatian gimana?


"Dia perhatian banget al, nyuruh gue cepet-cepet tidur, ngingetin gua jangan begadang, pokoknya keren banget deh.


"Ya ampun! baru perhatian kayak gitu doang udah bahagia banget lu Zahra.


"Iyalah gua bahagia. Daripada lu, nggak ada yang merhatiin sama sekali.


"Hahaha, Iya tuh bener banget zar."ucap Viona menimpali.


"Gua tanpa perhatian dari seorang cowok juga udah bahagia.


"Masa sih?


"Iyalah. Udahlah, gua mau tidur, daripada ngeladenin kalian berdua yang lagi ngebucin akut.


"Ya udah tidur aja.


Bersambung.........


_


Bagaimana? Episode ke-19 ini seru nggak?


Kalau nggak, ya saya mohon maaf.. karena saya masih pemula, akan saya coba perbaiki di episode-episode berikutnya.


Kalau seru silakan tunggu episode berikutnya pasti lebih seru.


Jangan lupa tinggalkan jejak setelah membaca 🤩🙏👇

__ADS_1


Terima kasih.


__ADS_2