Tragedi Dalam Asrama

Tragedi Dalam Asrama
episode 26


__ADS_3

"aleya!!! Teriak fita kaget saat melihat Aleya yang terjatuh tergeletak di lantai.


"Al, bangun Al! Lu kenapa? Kok bisa sampai pingsan?


Karena panik, fita memutuskan  untuk mencari bantuan.


Di lorong sekolah, fita melihat Revan yang hendak ke perpus.


"Van, berhenti, tolongin gua


"Revan yang mendengar suara seseorang yang memanggilnya langsung menengok ke belakang."ada apa?


"Aleya, aleya di dalam pingsan.


Revan yang mendengar fita berkata seperti itu, langsung masuk ke dalam toilet.


Revan menggendong aleya untuk dibawa ke UKS sedangkan fita mengikutinya dari belakang.


...


"Apa yang kamu perbuat?


"Maaf, aku hanya ingin memberitahu kalau di toilet ini aku meninggal.


"Tapi bukan seperti itu caranya. Sekarang kamu lihat, apa dampak dari perbuatan kamu tadi.


"Aku benar-benar minta maaf, sungguh, aku nggak tahu kalau sampai seperti itu jadinya.


"ya sudahlah, lain kali jangan begitu.


...


Di kantin, viona, dela dan Zahra menanti kedatangan Aleya dan fita.


"Mereka ke mana ya? Kok lama banget? " Dela bertanya-tanya.


"Entah, gua susul aja deh kalian tunggu di sini ya." Ucap Zahra lalu pergi meninggalkan kantin dan menuju ke toilet.


"Loh, zahra mau ke mana? " Tanya sandi saat melihat Zahra pergi.


"Dia mau ke toilet, mau nyusul fita sama aleya. Mereka lama banget di toilet." Jawab viona memberi penjelasan.


"Oh begitu. Kalian udah mesen?


"Belum, tunggu nanti aja lah kalau semuanya udah lengkap." Ucap Dela.


...


Sedangkan di toilet, Zahra kebingungan. Karena dirinya tidak menemukan siapapun di toilet itu. Zahra membuka satu persatu pintu toilet, dimulai dari yang pertama hingga sampai ujung, namun Zahra tidak menemukan siapa-siapa.


"Lah, fita sama Aleya ke mana? Kok nggak ada?


Karena sudah mencari namun tidak menemukan kedua sahabatnya, Zahra memutuskan untuk kembali ke kantin. Namun saat baru saja keluar dari toilet, Zahra bertemu dengan salah satu teman kelasnya.

__ADS_1


"Eh Zar, Lu kenapa? Kok mukanya panik gitu?


"Gua cari aleya, Lu lihat dia nggak?


"Aleya? tadi gua lihat dia digendong sama anak IPA B1 cowok yang sering bareng kalian itu, siapa sih itu namanya?


"Revan?


"Nah itu dia Revan kayaknya sih tadi aleya pingsan soalnya tadi gua lihat tujuan mereka ke UKS. Revan juga nggak sendirian dia sama anak IPA C1. Yang sering bareng sama kalian juga.


Zahra yang mendengar kalau Aleya dibawa ke UKS, langsung pergi meninggalkan teman sekelasnya yang memberi informasi.


"Iya sama-sama Zar." Ucap teman sekelasnya Zahra, berteriak. Padahal Zahra tidak mengucapkan terima kasih.


Zahra berlari menuju UKS saat di depan UKS Zahra bertemu dengan fita.


"Fit, Aleya kenapa? Kok dia bisa pingsan? " Zahra bertanya dengan nafasnya yang belum teratur karena habis berlari.


"Aleya cuman syok aja, mungkin tadi ada yang iseng pas di toilet.


"Di dalam Aleya sama siapa?


"Sama Revan, dan pastinya ada petugas kesehatan.


"Gua masuk ya, boleh kan?


"Masuk aja, boleh kok.


Zahra masuk ke ruangan UKS.


Zahra mendekati sahabatnya lalu bertanya. "Al, lu nggakpapa kan?


Aleya yang melihat sahabatnya panik langsung tersenyum. Entah mengapa, sahabatnya yang bernama Zahra syakila Maharani Ini kalau panik ekspresinya sangat menggemaskan.


"Ih, gua tanya Kok malah senyum-senyum.


"Eh iya maaf. Gua nggakpapa kok Zar, gimana gua nggak ketawa, ekspresi lu itu kalau panik lucu banget.


Zahra memukul pelan lengan aleya. Zahra kesal karena aleya dan Viona selalu menganggap kalau kepanikan dirinya itu sebagai hal yang lucu.


"Lu sama Viona selalu aja kayak gitu.


"Aleya, kamu sudah tidak apa-apa kan? Kalau memang begitu, lebih baik kamu melanjutkan pelajaran kamu di kelas." Ucap petugas kesehatan.


"Iya kak, aku nggak kenapa-napa. Kalau begitu aku pamit kembali ke kelas ya Kak." Ucap Aleya lalu turun dari ranjang dengan dibantu oleh Zahra.


Revan dan Vita mengikuti mereka berdua dari belakang.


Di perjalanan menuju ke kelas, mereka melewati toilet wanita. Revan menoleh ke arah toilet yang paling ujung. Revan melemparkan tatapan tajamnya ke situ.


"Maaf.


Revan tidak merespon, Revan meneruskan langkahnya menuju ke kelas dirinya.

__ADS_1


...


"Fit, dari mana aja lu? " Tanya dela saat fita sampai di kelas.


"UKS." Jawab fita singkat.


"Hah? UKS? Siapa yang sakit? " Tanya Dela terkejut.


"Aleya tadi pingsan pas di kamar mandi.


Farel yang duduk di belakang fita dan Dela langsung mendekati fita dan Dela untuk memastikan apa yang dia dengar dari fita.


"Tadi lu bilang apa? Aleya pingsan? Kok bisa? " tanya farel.


"Anjir, gua belum nanya, udah diduluin sama lu rel.


"Gua nggak tahu kronologinya gimana, soalnya gua belum nanya sama aLeya.


"Terus keadaan dia gimana?


"Keadaannya baik-baik aja.


"Alhamdulillah. Kalau gitu.


.


.


.


Kriiiiiiiiiiinggg!!!!! Suara bel menggema di seluruh penjuru ruangan sekolah pertanda kalau waktu sekolah hari ini telah usai.


"Guys, boleh nggak kalau gua mampir ke kamar kalian sebentar? " Tanya Rifky kepada Sandi dan Angga.


"Boleh." Jawab Angga.


"Makasih ya atas izinnya." Ucap Rifky lalu mereka bertiga menuju ke kamar Nomor 105. Ya, itu adalah kamarnya sandi, Revan, Angga dan farel.


"rif, kalau kita boleh tahu, kenapa ya? Kayaknya anak-anak di sekolah ini pada takut sama Lu.


"Itu karena bokap gua kepala sekolah di sekolah ini.


Bersambung.........


_


Hai... para readers yang aku sayangi ❤️❤️❤️


Terima kasih banyak yah semuanya sudah meluangkan waktu untuk mampir dan membaca novelku yang masih banyak sekali kesalahan.


Nggak nyangka banget, karena view nya udah sampai 1000 lebih. Yang pasti view itu nggak mungkin ada, kalau readers tidak membaca novel ini.


Dukung aku terus ya. Dengan cara like komen vote, berikan hadiah juga yaa.

__ADS_1


Terima kasih.


__ADS_2