
saat ini aleya, Viona. dan Zahra.
sudah sampai di depan sekolah SMA angkasa.
ketika sampai di depan gerbang sekolah mereka disambut baik oleh satpam dan ibu pengasuh asrama putri.
"kalian siswi dari SMP purnama ya? " tanya ibu pengasuh ketika menghampiri kami.
"iya bu." jawab Zahra.
"ya sudah, ayo, adik-adik semuanya ikut ibu ke asrama putri." ajak ibu pengasuh kepada kami bertiga.
kami bertiga pun jalan dibelakang ibu pengasuh tersebut.
"nah adik-adik, ini asrama yang akan kalian tempati selama bersekolah di sini." ucapnya ketika kami sampai di depan asrama putri.
"wah, dari luar saja sudah kelihatan bagus.. apalagi saat di dalam." aku kagum terhadap asrama itu.
asrama putra dan putri terdiri dari 3 lantai.. dan posisi keduanya saling berhadapan keduanya dibatasi dengan lapangan yang biasa digunakan saat ada kegiatan olahraga atau ada kegiatan besar di sekolah.
"ya sudah, ayo semuanya masuk! nanti akan ibu tunjukkan di mana kamar kalian." ajak ibu pengasuh kepada kami bertiga, dan kami bertiga pun mengangguk setuju.
"nah ini dia kamar kalian bertiga." ucap ibu pengasuh kepada kami bertiga ketika sampai di salah satu kamar yang terletak di lantai 3.
"kalian beres-beres barang kalian saja dulu.. lalu setelah itu makan siang dan kemudian istirahat.. hari ini belum ada kegiatan apa-apa, kegiatannya akan dimulai besok." ucap ibu pengasuh memberi kami bertiga penjelasan untuk kegiatan hari ini dan esok hari.
"baik bu.. terima kasih ya bu sudah mengantarkan kami sampai sini." ujar ku, dibalas senyuman oleh ibu pengasuh.
"Iya sama-sama, ini memang sudah menjadi tugas saya sebagai pengasuh di asrama putri ini.. kalau kalian butuh apa-apa cari saja ibu." balasnya, kami mengangguk.
"baiklah, kalau begitu ibu pamit dulu karena masih banyak siswi yang belum ibu tunjukkan kamarnya," pamitnya pada kami bertiga lalu pergi ke arah tangga untuk turun ke lantai bawah.
"ya udah yuk masuk." ajak Zahra dan lalu kamipun masuk ke dalam kamar.
sebenarnya masing-masing kamar wajib diisi oleh 4 orang tapi kan kami hanya bertiga jadi untuk sementara mungkin ada salah satu kasur di kamar kami yang kosong.
"Aku tidak tahu, apakah nanti kami bertiga akan mendapatkan satu teman baru lagi yang berasal dari sekolah lain.
singkat cerita kami pun selesai membereskan barang-barang kami, dan selang beberapa menit kemudian ada seseorang yang mengetuk pintu kamar kami.
"siapa " tanyaku dari dalam kamar.
"ini saya Mbak Siti.. saya pengasuh di sini juga, dan ini saya mau mengantarkan makan siang." ucapnya.. dan lalu aku pun membukakan pintu.
"terima kasih ya Mbak." ucap viona setelah menerima pemberian nasi kotak itu.
"iya sama-sama," ujar mbak siti, kemudian pergi dari kamar kami untuk membagikan nasi kotak ke siswi yang lainnya.
"enak juga ya di sini, fasilitasnya lengkap, dan lauk nasi kotaknya juga enak." ucap Zahra setelah kami menyelesaikan santap makan siang kami.
"asli, seru banget emang." aku menyetujui perkataan Zahra.
***
saat ini waktu menunjukkan pukul 5 sore dan aku beserta viona dan juga Zahra.. sedang berada di taman yang letaknya di sebelah kiri asrama Putri.
"hai, kalian siswi baru ya di sini? " tanya seseorang yang menghampiri kami bertiga.
__ADS_1
"eh iya Kak, kami baru di sini." ucapku menjawab pertanyaan perempuan yang tadi menyapa sekaligus bertanya kepada kami.
"oh iya, perkenalkan namaku Sinta." ucapnya memperkenalkan diri pada kami bertiga.
"perkenalkan juga kak, namaku viona.. yang di sebelah kiriku namanya Zahra, dan yang di sebelah kananku namanya Aleya." viona memperkenalkan dirinya beserta aku dan zahra kepada Kak Sinta.
"oke salam kenal." ucap kak sinta dan lalu kami bertiga tersenyum.
"oh iya kalian hati-hati ya di sini kalau sudah malam." pesannya kepada kami.
"emangnya kenapa kak? "tanya viona yang heran akan pesan dari Kak Sinta tadi.
"pokoknya kalian nanti malam harus hati-hati aja, soalnya di asrama ini angker.. suka ada beberapa kejadian mistis gitu." ucapnya yang menjelaskan kepada kami bertiga mengapa dirinya tadi mengingatkan kami untuk berhati-hati.
"maksud kakak di asrama ini ada hantunya? " tanya viona.
"ya bisa dibilang begitu." jawab Kak Sinta.
"emangnya ada hantu di zaman sekarang? " Viona memang tidak mempercayai akan kehadiran hantu atau makhluk gaib.
"oh kamu nggak percaya ya sama hal begituan?" tanya kak sinta pada viona.
"iya." jawab Viona singkat.
"oh baiklah tapi awas aja ya kalau nanti kalian menyaksikan sendiri kejadiannya." ucapnya yang seakan mengancam kami.
"saya tidak takut dan tidak percaya!." ucap viona.
"ya sudah kalau sudah mengalami sendiri pasti bakalan tahu juga," kak Sinta pergi meninggalkan kami bertiga.
***
"ya ampun Zahra, yang namanya hantu dan makhluk gaib itu nggak ada di zaman sekarang, masih percaya aja sama yang begituan." ucap viona.
"tapi kalau beneran Ada gimana? " Zahra sedikit mempercayai perkataan Kak Sinta tadi.
"udahlah, ngapain sih dipikirin yang kayak begituan mending kita tidur aja." ucap viona dan lalu kami bertiga pun mencoba untuk tidur.
***
saat ini sudah pukul jam 11 malam.. dan ini dia kebiasaan burukku, aku selalu susah tidur jika berada ditempat baru.
aku lihat zahra dan Viona ternyata mereka sudah tertidur nyenyak.
aku pun menghidupkan musik pengantar tidur di handphoneku dengan harapan agar aku bisa tidur .
dan akhirnya alea pun tertidur.
***
"hmmm, ini jam berapa ya." gumam viona yang terbangun di pukul 1 dini hari.
"oh ternyata udah jam 1." ucapnya setelah melihat jam di ponselnya.
"aduh, ada-ada aja deh malam-malam kayak gini Aku pengen pipis." viona tiba-tiba saja ingin buang air kecil.
"aku ke kamar mandinya sendirian? apa membangunkan Aleya atau Zahra ya?" tanya viona pada dirinya sendiri.
__ADS_1
"sendirian aja lah, lagian nggak ada apa-apa kok." ucapnya yang memutuskan untuk ke kamar mandi sendirian.
ia pun lalu turun dari tempat tidur dan menuju ke kamar mandi.
ketika sedang buang air kecil tiba-tiba ada yang mengetuk pintu kamar mandi.
"siapa? " tanya viona dari dalam kamar mandi namun tidak ada yang menjawab.
tok... tok... tok... suara ketukan itu terdengar lagi.
"siapa sih? ganggu aja deh!." Viona mulai kesal.
"al, Zahra." teriak Viona memanggil kedua temannya karena ia berpikir yang mengetuk pintu kamar mandi pastilah salah satu dari mereka.
karena tidak ada siapa siapa lagi yang ada di kamar itu.
"dor dor dor, ketukan itu terdengar semakin keras.
"sebentar lagi!." ucap viona.
"nggak sabaran banget sih!." ucap Viona yang kesal karena ulah seseorang yang mengetuk pintu kamar mandi begitu keras.
karena sudah selesai dengan urusannya di kamar mandi Viona pun membukakan pintu kamar mandi.
dia menatap intens di setiap sudut kamarnya.. berharap mengetahui siapa tadi yang mengetuk pintu kamar mandi ketika viona berada di dalam.
namun yang viona lihat hanyalah kekosongan sedangkan Zahra dan aleya tetap tertidur dengan posisi yang sama saat Viona ingin masuk ke kamar mandi.
"kok nggak ada siapa-siapa ya? Aleya sama Zahra juga kayaknya posisi tidurnya nggak berubah." gumam viona yang kebingungan akan hal yang baru saja terjadi.
tiba-tiba viona mengingat perkataan Kak Sinta tadi sore.
"ah nggak mungkin lah, mungkin itu orang yang berada di kamar sebelah yang gedor gedor pintu." viona masih belum bisa mempercayai perkataan Kak Sinta tadi sore.
Viona Pun memutuskan untuk tidur kembali bersama kedua sahabatnya.
saat matanya baru saja ingin terpejam dia mendengar suara keran air yang hidup di dalam kamar mandi.
viona kaget karena seingatnya dia sudah mematikannya tadi sebelum dia keluar dari kamar mandi.
"kok keran airnya hidup ya? perasaan tadi Udah aku matiin deh." ucap viona yang kebingungan.
"ya udah lah aku pastiin aja mungkin kerannya rusak.
viona pun melangkah menuju kamar mandi dan saat membuka pintu kamar mandi.
"s-si-siapa kamu?
bersambung.........
_
nah kejadian horornya mulai muncul nih.
gimana? episode ke2 ini seru nggak?
kalau seru silakan tunggu episode berikutnya pasti lebih seru.
__ADS_1
terimakasih.