Tragedi Dalam Asrama

Tragedi Dalam Asrama
episode 4


__ADS_3

"astagfirullah! Al lu mau ngapain al? lu jangan lakuin itu al-istighfar Al!." Viona sangat panik ketika melihat aleya berbuat seperti itu.


namun aleya pun kembali tak menghiraukan perkataan viona, lalu aleya loncat dari kursi,. dan saat itu juga terdengar seperti suara ada tulang. yang patah.


viona yang melihat itu langsung jatuh tersungkur dilantai karena tidak bisa menopang dirinya yang seketika lemas setelah melihat kejadian itu.


"ya ampun hiks hiks... kenapa lu berbuat kayak gitu aleya! kenapa? ." ucap viona sambil menangis.


***


sedangkan di sisi lain...


"zar, lihat viona nggak? " tanyaku kepada Zahra karena sudah cukup lama aku tidak melihat viona.


"eh iya juga ya.. dari tadi Viona nggak kelihatan." Zahra malahan baru menyadari kalau Viona tidak ada diantara kami.


"nah itu dia, kita cari Viona yuk," ajaku, lalu bangkit dari tempat dudukku kemudian melangkah keluar untuk mencari keberadaan viona.


aku dan zahra sudah cukup lama mencari namun tidak menemui viona.


"gimana ini? kita dari tadi udah nyari tapi viona nggak ketemu juga." Zahra kebingungan.


"kita lapor ke ibu pengasuh, atau gak guru-guru yang ada di sini aja." ucapku dan lalu disetujui oleh Zahra.


kami pun mencari orang yang penting dari pihak sekolah.


"eh itu kayaknya Bu Vira deh." ucap zahra yang ternyata dia melihat keberadaan ibu vira wali kelas kami.


"ya udah kita kasih tahu informasi ini ke Bu Vira aja," usulku dan lalu kami berdua menghampiri Bu Vira.


"permisi Bu, boleh kami bicara sebentar." aku meminta izin.


"boleh, apa yang mau kalian bicarakan?"


"jadi begini, bu, saat kegiatan kedua berlangsung, aku beserta Zahra tidak melihat keberadaan teman sekamar kami yang bernama viona." ucapku memberi penjelasan.


"hmmm, apakah kalian keluar dari kamar secara bersamaan dengan Viona?"


"Iya, Bu, kami keluar dari kamar bersama-sama, saat kegiatan kedua dimulai, kami masih melihat Viona Bu."

__ADS_1


"oh begitu.. Baik lah.. nanti ibu beserta yang lainnya akan mencari keberadaan viona sampai ketemu."


"terima kasih ya bu," ucap kami berdua lalu kembali ke kamar.


***


1 jam pun berlalu namun aku dan Zahra belum mendapatkan kabar tentang viona.


"aduh, pihak sekolah udah cari viona belum ya?" ucap Zahra penuh kegelisahan.


"mudah-mudahan aja viona cepet ditemuin dalam keadaan sehat walafiat." ucapku penuh harap.


"aamiin... semoga saja begitu."


beberapa menit kemudian.


tok... tok... tok... terdengar seseorang yang mengetuk pintu kamar kami.


aku pun membuka pintu dan ternyata itu adalah Mbak Siti.


"aleya zzahra, itu viona udah ditemuin sekarang dia ada di UKS kondisinya pingsan." mbak Siti menjelaskan kepada kami tentang kabar viona.


sesampainya di UKS.


aku berserta Zahra terkejut karena melihat Viona yang menangis.


"aduh kenapa nangis vi? " tanya Zahra heran.


"zar... i-i-itu... zar, aleya zar! aleya! " ucap viona yang membuat aku dan Zahra kebingungan.


"gua? emang gua kenapa?"


"Al ini beneran lu al!? " ucap viona lalu menghambur memeluk ku dan menangis.


"syukur alhamdulillah lu masih hidup al, lu jangan ngelakuin kayak tadi lagi ya al kalau memang ada masalah cerita sama gua sama Zahra! jangan kayak gitu." ucap Viona yang makin membuat aku dan Zahra kebingungan dibuatnya.


"hah? masih hidup? jangan ngelakuin itu lagi? apaan sih! sumpah gua nggak ngerti sama apa yang lu ucapin." viona menatap tajam ke arahku.


"lu dari mana aja tadi? tanya Viona kepadaku.

__ADS_1


"gua? ya gua enggak kemana-mana habis selesai kegiatan gua langsung ke kamar.. seharusnya gua yang tanya lu tadi ke mana? sampai-sampai ngilang gitu aja pas kegiatan masih berlangsung." ucapku dan lalu viona menampakan ekspresi yang lebih membingungkan dari ekspresi kami.


"ini maksudnya apa sih kok ceritanya jadi gini? " tanya viona yang tidak mengerti akan apa yang terjadi.


lalu Viona menceritakan tentang kejadian yang dialami sebelum akhirnya dia pingsan dan dibawa ke UKS.


aku dan zahra yang mendengar cerita Viona antara percaya dan tidak percaya.


"terus lu percaya fi?"


"awalnya sih gua nggak percaya, sama yang begituan.. Tapi setelah gua nyaksiin sendiri dan ngalamin sendiri gue jadi percaya deh kalau makhluk gaib itu beneran ada." ucapnya menjawab pertanyaan Zahra tadi.


"kayaknya sekolah ini ada cerita kelamnya deh." Viona dan Zahra menatap ke arahku.


"nanti gua jelasin, sekarang mending kita balik dulu ke kamar, baru deh kita bisa leluasa ngobrol." aku mengajak mereka berdua kembali ke kamar.


...


"nih Udah sampai kamar, sekarang lu jelasin ke gua sama viona apa maksud perkataan lu tadi? tanya Zahra yang menagih penjelasan dariku.


"jadi gini, karena udah banyak kejadian yang viona alami, gua malahan punya semangat untuk kuak misteri yang ada di balik sekolah indah ini.


"lu serius? ." tanya viona terkejut akan perkataanku.


"iyalah gua serius.. menurut gua dibalik bangunan yang indah pasti terdapat cerita yang kelam."


bersambung.........


_


maaf ya, episode 4 ini tak sepanjang episode-episode yang sebelumnya.


karena ini aku nulisnya pas malam-malam.


bagaimana episode ke-4 ini seru nggak?.


kalau seru tunggu episode selanjutnya pasti lebih seru.


jangan lupa tinggalkan jejak setelah membaca 🤩🙏👇.

__ADS_1


terimakasih.


__ADS_2