Tragedi Dalam Asrama

Tragedi Dalam Asrama
episode 20


__ADS_3

jam istirahat...


seperti biasa, Viona mendatangi kelas aleya dan Zahra saat jam istirahat untuk mengajak Mereka berdua ke kantin.


"ayo ke kantin! gua nggak sabar banget hari ini pengen ketemu farel.


"sama Vi, gua juga nggak sabar pengen ketemu sandi.


"al, Lu mau ikut? " tanya Zahra.


"enggaklah, gua nggak lapar.


"Ya udah, gue sama Zahra ke kantin ya.


"ya.


Viona dan Zahra pergi dari kelas menuju ke kantin.


POV aleya


"kalau gua di kelas doang, bete banget, ya udah deh gua ke perpus aja." ucapku lalu beranjak pergi dari kelas menuju ke perpustakaan.


saat perjalanan menuju perpustakaan aku melihat Sandi.


tapi ada yang aneh, seperti ada bayangan yang berada di belakangnya sandi.


"itu bayangan siapa ya? bayangan setan atau bayangan manusia? " ucapku heran.


"hai al, lu ngapain bengong aja di sini?


"eh, nggakpapa kok.


"serius?


"Iya serius.


"Lu nggak ke kantin?


"enggak, gua mau ke perpus.


"mau ngapain?


"mau nyabutin rumput! ya kalau ke perpustakaan berarti mau baca buku lah.


"oh iya ya.. Viona sama Zahra mana? kok nggak bareng lu?


"mereka berdua ke kantin.


"oh gitu, ya udah ya, gue juga mau ke kantin.


"oke.


aku melanjutkan langkahku ke perpustakaan.


sesampainya di perpustakaan, aku melihat ada seorang laki-laki yang sedang membaca buku.


"dia siapa? Kok kayak kukenal ya?


Aku ingin menghampiri laki-laki itu tapi aku tunda.

__ADS_1


aku mendekati lemari-lemari besar yang ada di perpustakaan dan mencari buku yang menurutku menarik untuk aku baca.


"nah ini dia bukunya." ucapku setelah menemukan buku yang ingin aku baca.


Aku menoleh ke arah tempat dimana aku melihat ada seorang laki-laki yang sedang membaca buku.


ternyata dia masih ada, dan aku menghampirinya.


"hai, aku boleh duduk disini? " tanyaku meminta izin untuk menduduki bangku yang posisinya berhadapan dengan laki-laki itu.


"boleh." jawabnya singkat tanpa menoleh ke arahku sedikitpun.


"terima kasih." ucapku tapi tidak mendapatkan jawaban.


aku melanjutkan membaca buku, sampai bel masuk kelas berbunyi.


saat bel berbunyi, Aku meletakkan kembali buku yang aku baca ke tempat asalnya.


saat perjalanan menuju ke kelasku, Aku menoleh ke laki-laki yang tadi bersamaku di perpus.. dan akhirnya aku tahu siapa laki-laki itu.


"jadi dia Revan, gila sih dingin banget kayak kulkas 10 pintu." ucapku setelah mengetahui kalau laki-laki itu adalah Revan.


aku kembali ke kelas, dan aku melihat kalau Zahra sudah ada di sana.


"hai, Zar,, gimana tadi jadi nggak nih ketemuannya sama Sandi?


"jadi dong al, eh tapi ada cerita yang seru tahu.


"cerita apa?


"ada deh, nanti juga lu tau.


"bodo amat, gua nggak peduli.


"yayaya terserah lu." ucapku kesal, dan tak lama kemudian guru pun memasuki kelas.


pov. aleya end


***


POV. zahra


aku pergi ke kantin saat jam istirahat bersama viona.. aleya tidak ikut, alasannya sih katanya nggak laper.


orang-orang pada umumnya sih kalau ke kantin saat jam istirahat pasti ingin mengisi perut yang lapar, dengan makanan, atau dengan minuman.. tapi berbeda dengan aku, aku ke kantin memiliki tujuan untuk bertemu dengan seorang laki-laki yang beberapa hari ini mengisi pikiranku.. ya, namanya adalah Sandi, tapi nama lengkapnya Aku tidak tahu siapa.


kalau ada yang bertanya mengapa sandi bisa mengisi hati dan pikiranku beberapa hari ini? jawabannya karena kalau menurut aku Sandi itu adalah seorang laki-laki yang baik, perhatian, lemah-lembut, dan selain tampan dia juga cerdas.


aku bisa bilang sandi cerdas karena aku sempat stalking sosial medianya dia, dan aku menemukan beberapa foto dirinya saat menerima penghargaan.


akupun sampai di kantin, tapi, aku tidak melihat ada sandi.


"Zahra, viona, sini gabung bareng kita." ajak dela.


aku dan Viona menghampiri mereka, Viona langsung duduk di bangku kosong yang ada di sebelah farel.. sedangkan aku, aku tetap dalam posisi berdiri karena seseorang yang ingin aku temui tidak ada di kantin.


"kok kayaknya ada yang kurang ya? dari kalian? " tanyaku untuk berbasa-basi.


"apanya yang kurang? " tanya farel.

__ADS_1


"ya ada beberapa yang gak ke kantin.. kayak Revan sama Sandi gitu, kok mereka enggak kelihatan?


"oh.. kalau Revan sih ke perpus, terus kalau sandi nggak tahu ke mana." jawab Angga.


"oh gitu." ucapku.


"duduk Lah zar, Lu ngapain berdiri aja? " tanya fita.


sebenarnya aku malas di kantin kalau tidak ada sandi tapi, takut mereka mencurigai.. jadi aku terpaksa tetap stay di kantin.


"hai guys, sorry ni, gua telat ke kantinnya." ucap sandi yang baru saja datang.


"dari mana aja lu san? ada yang nyariin tuh." ucap viona.


"tadi gua ada urusan sebentar, siapa yang nyariin gua?


"tuh si Zahra." ucap viona sambil melirik ke arahku.


"awas lu ya viona." umpatku dalam hati.


"Lu nyariin gua zar? kenapa emangnya?


"cie cie, Zahra sama Sandi cieeee." ucap farel.


"ehem ehem ehem." fita, Dela, Angga, farel, dan Viona, berdehem bersamaan


"apaan sih kalian, gue bukan nyariin sandi doang, tapi gue juga nyariin teman-teman kita yang nggak ada di kantin ini." ucap ku mengelak.


"bisa aja lu Zar, ngelesnya." ucap fita.


"ih, siapa juga yang ngeles, orang gua serius kok.


"masa sih? " tanya viona.


"iya.. kenapa? lu nggak percaya vi?


"hmm gimana yaa? percaya nggak ya? " ucap Viona Yang sepertinya ingin memancing emosi ku.


"kalau gua sih nggak percaya, kalau gua percaya nanti rukun iman gue jadi ada 7." ucap farel.


"ya gak usah dimasukin daftar ke rukun iman juga farel! " ucapku kesal.


bersambung.........


_


maaf ya kemarin aku nggak up soalnya paket kuota ku habis.


terima kasih buat para readers yang masih setia membaca karyaku yang masih jauh sekali dari kata layak untuk dibaca.


_


bagaimana? episode ke-20 ini seru nggak?


kalau nggak, ya saya mohon maaf.. karena saya masih pemula, akan saya coba perbaiki di episode-episode berikutnya.


kalau seru silakan tunggu episode berikutnya.


jangan lupa tinggalkan jejak setelah membaca 🤩🙏👇

__ADS_1


terima kasih.


__ADS_2