Tragedi Dalam Asrama

Tragedi Dalam Asrama
episode 5


__ADS_3

"menurut gua dibalik bangunan yang indah pasti ada cerita yang kelam."


"lalu? apa yang harus kita perbuat untuk menyelidiki hal ini?"


"kita selidiki ini secara perlahan aja gua yakin kok pasti nanti semuanya juga bakalan terbongkar." ucapku lalu dibalas anggukan oleh kedua sahabatku.


"ya udah yuk tidur.. takutnya besok kesiangan bangunnya.." ucap viona kami bertiga pun beranjak ke tempat tidur masing-masing.


selang beberapa menit kemudian alea dan Zahra sudah masuk ke dalam mimpi indahnya.


namun berbeda dengan viona Ia masih belum bisa tidur karena bayang-bayang sosok yang merupai aleya tadi masih berputar-putar di kepalanya.


"sial! kenapa gua masih ingetin hantu itu lagi sih!"


*flashback on


"ya Allah al kenapa lu ngelakuin itu al? hiks hiks hiks hiks."


Viona terus menangis tanpa melihat lagi ke lokasi di mana dirinya melihat aleya melakukan gantung diri.


"gua harus keluar gua harus kasih tahu Zahra dan lainnya soal kejadian ini."


saat viona hendak keluar tiba-tiba viona mendengar suara seseorang dari belakangnya.


"tolooong... tolong aku." begitulah kata-kata yang terdengar dari suara itu.


karena refleks viona pun langsung menengok ke belakang.


Al! lu masih hidup Al." ucap Viona penuh harap.


untuk memastikan Viona pun segera menuju ke lokasi saat dirinya melihat aleya gantung diri.


betapa kagetnya Viona karena sosok yang ia lihat bukan aleya temannya.. melainkan seorang wanita yang tidak viona kenal.


wanita itu menggunakan seragam SMA yang sudah lusuh dan penuh darah.


walaupun bajunya sudah dilumuri darah namun Viona masih bisa mengetahui kalau wanita itu menggunakan seragam SMA dari rok yang digunakan oleh wanita itu.


kepala wanita itu hampir saja copot dengan kondisi lidah yang menjulur keluar.


dan mata yang seakan akan ingin lepas.


viona tidak bergeming sedikitpun dari tempatnya berdiri walaupun sebenarnya iya ingin berlari meninggalkan tempat itu dan menjerit sekuat-kuatnya namun viona merasa tubuhnya seperti tidak bisa digerakkan.


untuk mengeluarkan suara sedikitpun viona tidak bisa melakukannya.


"tolooong... tolong aku sakit banget tolong aku.. tolong aku viona." ucap sosok wanita itu meminta tolong sambil melambaikan tangannya.


Viona tetap diam hingga akhirnya.


kepala wanita itu terputus dan jatuh tepat dihadapan viona.


dan setelah itu viona kehilangan kesadarannya.


hingga akhirnya Viona ditemukan satpam yang ikut dalam pencarian Viona.


lalu satpam itu membawa Viona ke UKS.


*flashback off


"sial sial! kenapa harus gua sih yang ketemu sama hantu bunuh diri itu."


"gimana caranya gua tidur coba! kalau gua terus-terusan mikirin itu hantu?"


"udahlah gua paksain aja nanti juga lama-lama tidur." ucap viona yang memaksakan matanya untuk terpejam.


beberapa menit kemudian akhirnya Viona tertidur.


1 jam kemudian tepatnya pukul 00.00.


jika malam sebelumnya Viona yang terbangun.. namun berbeda dengan malam ini.

__ADS_1


malam ini yang terbangun adalah aleya.


aleya terbangun karena mendengar seperti ada seseorang yang sedang mandi.


"siapa sih yang mandi malam-malam begini?, perasaan tadi Zahra sama viona udah mandi deh."


lalu aleya pun menengok ke arah tempat tidur kedua sahabatnya.


namun aleya mendapati kedua sahabatnya yang sedang tertidur pulas.


"kalau mereka tidur, terus yang mandi siapa dong?, kan di kamar ini cuman ada kita bertiga doang."


"dicek nggak ya, dicek nggak ya?, kalau gua cek takutnya itu hantu! Tapi kalau nggak gua cek gua penasaran." aleya bimbang.


"cek aja lah, lagian kalau beneran hantu gua pengen mastiin apa yang dibilang sama viona itu bener." ujar Aleya kemudian turun dari tempat tidur dan menuju ke kamar mandi.


"hello, apakah di dalam ada orang? " tidak ada jawaban.


karena tidak mendapatkan jawaban, Aleya memutuskan untuk membuka pintu kamar mandi.


dan Aleya tidak melihat siapa pun di dalam kamar mandi, bahkan lantainya pun kering, padahal jelas-jelas tadi terdengar ada suara orang yang sedang mandi.


"nggak ada siapa-siapa, bahkan hantu pun nggak ada." ucap aleya lalu keluar dari kamar mandi.


saat sudah kembali ke tempat tidur, Allea mendengar suara seperti orang mandi lagi, namun saat ini ditambah dengan suara nyanyian, persis seperti yang Viona dengar di malam sebelumnya.


ketika mendengar suara itu bulu kuduk aleya pun semuanya berdiri.


"astagfirullah!, kalau tadi cuman dengar suara orang mandi doang sih gua nggak seberapa takut, tapi ini ada suara nyanyian pula!"


karena ia berpikir kalau itu bukan manusia, akhirnya Aleya pun menutup seluruh tubuhnya dengan selimut, seperti yang Viona lakukan juga di malam sebelumnya.


5 menit kemudian suara itu tidak terdengar lagi, namun sekarang terdengar pintu kamar mandi terbuka.


krieeek.. suara pintu kamar mandi terbuka.


Aleya tidak memperdulikan suara itu, Aleya tetap cuek dan mencoba untuk tidak bergerak sedikitpun agar hantu itu berpikir kalau Aleya sedang tidur.


"sial! apa hantu itu mau nyamperin gua." begitulah pikir Aleya.


suara langkah kaki itu semakin dekat hingga akhirnya tak terdengar lagi.


Aleya was-was, karena kalau langkah kaki itu tidak terdengar lagi, bisa jadi hantu itu sudah ada di samping tempat tidurnya saat ini.


tiba-tiba aleya merasa kalau di kasurnya ada orang lain selain dirinya.


Aleya tetap tidak bergerak, walaupun saat ini tubuhnya mengucur keringat dingin, namun Aleya tetap berusaha agar tidak menimbulkan pergerakan sedikitpun.


sekarang Aleya merasa seperti ada tangan yang mengusap usap kakinya, Aleya semakin ketakutan dibuatnya.


usapan itu berhenti, dan Aleya mendengar, suara wanita itu tepat sekali di telinganya.


Ia bernyanyi entah lagu apa, Aleya pun tidak tau, Tapi yang pasti nyanyian itu sama seperti nyanyian yang aleya dengar dari kamar mandi tadi.


Aleya mulai membaca doa dan ayat-ayat Alquran yang dihafal hingga suara itu pun berhenti.


walaupun aleya sudah merasa kepanasan di dalam selimut, dan suara itu sudah berhenti, namun aleya masih belum berani untuk membuka selimut.


lama-kelamaan pun kantuk datang menyerang Aleya dan akhirnya aleya tertidur.


******


aleya terbangun karena mendengar suara azan subuh yang berkumandang.


aleya bersyukur, karena dirinya bisa melanjutkan tidurnya tadi malam, juga bebas dari hantu itu.


Aleya membuka selimut yang menutupi tubuhnya, lalu aleya melihat kedua sahabatnya yang sepertinya baru saja membuka mata.


mereka bertiga pun lalu mandi secara bergantian, lalu melaksanakan salat subuh.


saat jam 7 pagi akhirnya sarapan mereka pun datang.

__ADS_1


...


Hari ini adalah hari Minggu jadi tidak ada kegiatan apa-apa di sekolah para siswa dan siswi bebas untuk melakukan apa saja.


besok, di hari Senin barulah kami para siswa siswi baru memulai sekolah.


karena bosan di kamar, aleya serta kedua sahabatnya memutuskan untuk keluar asrama dan bertemu dengan teman-teman yang kemarin berkenalan.


"itu dia mereka." ucap viona ketika melihat keberadaan teman-teman yang mereka ajak berkenalan kemarin.


saat ini mereka bertiga sedang berada di taman, lalu mereka pun menghampiri mereka berlima.


"hai, sini gabung bareng kita." ucap Dela dan mereka pun duduk bersama.


"oh ya, viona, katanya kemarin kamu sempet ilang ya, emang kamu ke mana? " tanya fita yang ingin mengetahui kemana viona kemarin.


"hmmm, ceritanya panjaaang banget." ucap Viona dan itu malah menambah rasa penasaran mereka berlima.


"cerita ajalah, kita bakal dengerin kok." sandi menginginkan viona menceritakan semuanya.


"iyalah cerita aja, emang sepanjang apa sih cerita kamu?, enggak sampai ber episode-episode kayak film gitu kan? " sambung Farel


"gimana ya? kalau aku cerita juga aku takut kalian nggak percaya.. dan aku juga takut kalau kalian malah ketakutan dengar cerita aku." ucap viona yang ragu untuk menceritakan.


"wah jangan-jangan ada hubungannya sama hal mistis." fita sepertinya antusias.


"Iya, ini kejadian mistis.. mangkanya aku ragu mau cerita sama kalian."


"cerita aja, kita itu termasuk orang-orang yang sangat menyukai yang berbau mistis." ucap Dela yang memaksa viona untuk menceritakan.


"baiklah." ucap viona lalu viona menceritakan semuanya kepada mereka berlima.


"wah ceritanya seru juga." ucap sandi.


"aneh banget, cerita seram kok dibilang seru." aleya merasa heran dengan tanggapan dari mereka terutama sandi.


"ih seru tahu." ucap angga yang sedari tadi hanya diam.


mereka yang mendengarkan Angga mengeluarkan suara langsung menatap ke arah Angga.


"cie, pas aleya bersuara si Angga langsung bersuara tuh." ucap farel yang langsung mendapatkan tatapan tajam dari Aleya dan Angga.


"upss maaf." farel sepertinya ketakutan melihat tatapan Aleya dan Angga.


"pantesan aja kamu sampai pingsan ceritanya aja serem." ucap farel yang mencoba mengembalikan topik kecerita viona.


"sepertinya sekolah ini menyimpan banyak misteri deh." ucap Dela yang ternyata satu pemikiran dengan Aleya


"Iya, maka dari itu aku beserta viona dan Zahra mau memecahkan misteri ini."


"kita berlima juga ikut dong." ucap sandi dan lalu kami bertiga pun setuju.


"jadi, kita mulai kapan nih memecahkan misterinya? " fita sepertinya sudah tidak sabaran.


"mulai sekarang aja gimana? " ucap Angga memberi saran.


"boleh juga tuh ucap semuanya berbarengan.


bersambung.........


_


bagaimana? episode kelima ini seru nggak?


kalau seru tunggu episode selanjutnya pasti lebih seru.


kalau enggak ya saya mohon maaf, karena saya masih pemula.. dan nanti akan saya perbaiki di episode episode berikutnya.


jangan lupa tinggalkan jejak setelah membaca 🤩🙏👇


terimakasih.

__ADS_1


__ADS_2