Trains:Bashina Resurrection

Trains:Bashina Resurrection
Yekabourg city


__ADS_3

"sudah makanya? " tanya Hannah


Eri lalu nengangguk, dan memeluk Hannah"terima kasih atas makananya"


"sama sama" jawab Hannah,


"oi Yuko! kau harus lihat ini" panggil Toaru yang berdiri didekat jendela kereta, ia menunjuk sebuah padang rumput luas nan indah, yang dihuni oleh hewan hewan seperti kambing dan sapi namun sisanya adalah monster,


"yap..... sangat indah" ucap Yuko sambil berjalan menghanpiri Toaru,


"aku penasaran bagaimana kabar Akane? " ucap Toaru


Yuko yang mendengar hal itu hanya tersenyum


"aku juga penasaran kabar tentang Misaki walaupun kita baru 3 hari pergi" Yuko lalu menghela nafas"semoga saja dia tidak menemukan koleksi video games ku"


"haha aku harap juga begitu" jawab Toaru,"oh kita memasuki kota! "


semuanya terkagum ketika melihat reruntuhan jembatan layang yang indah, reruntuhan gedung yang sudah ditumbuhi pepohonan, menara jam yang sudah tak terawat dan burung burung yang berterbangan bersama Ugwings di langit,


namun tanpa mereka sadari dari atas menara jam persis ada Matarel yang sudah bersiap menembakan senapanya kepada Toaru,


"ingat..... jangan membuatnya mati" ucap Jay yang datang dari belakang,


"yo pasti dong..... Ja-chan duduk manis saja"jawab Matarel sambil fokus membidik kearah leher Toaru,


" oh iya dinaba Lobo-chan tersayang? "tanya Matarel


" dia sedang ada urusan"


"oh begitu ya....... hahahahaha urusan" jawab Matarel,"Jay kau siapkan pasukan Alpha"


"sudah kusiapkan" jawab Jay"lakukan saja dengan cepat"


Matarel lalu memulai fokusnya kepada Toaru, ia menunggu momentum yabg tepat dan disaat momentum nya pas ia dengan cepat menekan pelatuk senapanya dan membuat sebuah peluru melesat kearah Toaru, namun ditengan tengah peluru itu melesat... peluru itu secara perlahan terbuka dan menyisahkan jarun kecil yang melesat dengan kencang,


KERETA


"kau pikir semuanya akan selesai? " tanya Yuko


"ya aku pikir juga begitu tapi kan-" secara tiba tiba Toaru pingsan dab kaca disebelahnya pecah, sontak hal itu membuat Yuko kaget,


"Toaru bangunlah" ucap Yuko ia lalu mengecek nadi Toaru"syukurlah kau masih ada , Hannah! bantu aku cepat!? "panggil Yuko


Hannah yang mendengar hal itu langsung berjalan menghampiri Yuko dan Toaru,ia lalu memeriksa tubuh Toaru yang tak bergerak,


" dia hanya pingsan..... sepertinya otaknya kekurangan oksigen itu kenapa dia pingsan secara tiba tiba, "


"lalu kenapa kaca jendela ini ikut pecah? "


"mungkin akibat pemuaian yang tidak merata pada permukaan kaca" ucap Hannah,


"kakak kakak! ada kadal yang berlari kearah kita! " ucap Eri


"hah?"


"disitu kadalnya! aku melihatnya tadi" ucap Eri sambil menunjuk ke jendela yang berada di sisi kiri atau tepat dibelakang Yuko,


suara tembakan lalu terdengar dari gerbong belakang


"bersiap Hannah! "ucap Yuko

__ADS_1


seekor Alpha lalu berlari kearah mereka dari gerbong belakang, Alpha itu lalu melompat dan mencoba menerkam Eri,


" awas Eri! "ucap Yuko sambil menendang perut mehkluk itu hingga terpental, " tetap dibelakangku"


Yuko lalu memasang posisi siap bertarung dan saat Alpha itu berlari dan menyerangnya Yuko dengan kencang menebas kaki hewan itu hingga menembus kepalanya,


"huh syukurlah kau tidak apa apa" ucap Yuko sambil membelai kepala Eri,


suara rauman Alpha terdengar kembali dari gerbong belakang,


"sial! apa mereka kewalahan," ucap Yuko ia lalu berlari ke gerbong belakang guna membantu Bima atau Kyle yang kesusahan,


UNDERVOID


"kau lagi? hah? " ucap Toaru yang berdiri dihadapan Lock


"kau tidak mengerti! kita ini adalah dewa Toaru! dewa! apa tugas seoranh dewa? benar mengurusi dunia" ucap Lock


"mengurusi? kau lebih seperti membantai" ucap Toaru


"ayolah Toaru buka matamu lebar lebar, jika kita bersatu maka kau biaa melindungi semua orang yang kau sayangi seperti Akane"


Toaru yang mendengat nama pacarnya disebut oleh Lock merasa geram ia lalu berjalan menghampiri Lock


"tutup mulutmu! " Toaru lalu memukul wajah Lock hingga ia tersungkur ketanah,


"baiklah... biar kujelaskan tapi sebelum itu bisakah kau munculkan sebuah kursi atau sofa? "


"hah bagaimana? "


"ayolah Toaru pikirkan saja ini pikiranmu semua yang kau bayangkan akan muncul disini, aku hanya ingin duduk"


"oh baiklah" Toaru lalu berdiam sejenak dan tiba tiba sebuah kursi listrik untuk hukuman mati muncul dari bawah tanah,


"apa yang mau kau jelaskan"


"jujur aku benci ini tapi ya sudahlah, aku dan semua rekanku adalah dewa namun kami lemah tanpa adanya tubuh yang nyata, Madame adalah salah satu malaikat yang dibuang dari surga aku juga pengikutnya,"


"tunggu sebentar...... kau serius? "


"apa wajahku nampak berbohong"


"tidak....... lalu apa tujuanmu


"tentu saja kami akan melakukan pembalasan kepada yang diatas"ucap Lock" dia terlalu peduli kepada manusia, dan rencana pertama kita adalah menghilangkan seluruh umat manusia dibumi ini,"


"itu jahat sekali"


Lock lalu menghela nafas kecewa"dengar dalam waktu 2 hari aku belum menguasai tubuhmu! kau dan aku akan mati rekan rekanku akan mencoba membunuhmu"


"kenapa tidak kau lawan? "


"kan yang mengendalikan tubuh ini kau"


"lalu tadi apa? berpindah dimensi?"


"itu karena saat itu aku mengendalikan tubuhmu sepenuhnya, namun.... " Lock lalu berdiri dan menghampiri Toaru"setelah hal itu dirimu membuat sebuah pelindung yang sulit untuk ku tembus, seperti ini"Lock lalu menyodorkan tanganya ke arah Toaru dan saat dekat dengan kursinya secara tiba tiba tanganya terbakar,


"wow tanganmu terbakar! "


"ya aku tahu" Lock lalu mengibas ngibas tanganya"tenang saja ini tidak terlalu parah"

__ADS_1


"jadi jika kau tidak bisa membantuku berarti-"


"ya benar kau akan melawan sekumpulan naga sendirian... tanpa baju zirah tanpa senjata dan juga kau hanyala manusia biasa" ucap Lock


Toaru lalu berpikir dengan keras ia mengingat ngingat kembali perkataan Warn akan kehancuran yang digambarkanya,


"tapi jika aku membiarkanmu semua dunia akan hancur"


" kau lama sekali berpikir"


"hah? lama? kita baru berbicara selama 10 menit saja! "


"memang hanya 10 menit disini namun disanaa sudah lebih dari 30 menit, kau hanya membuang buang waktu"


"bagaimana bisa? tempat apa ini? "


"tempat yang kita pijaki ini bernama Undervoid sebuah alam aneh yang bisa dikendalikan oleh pikiran orang pemilik tubuh,"


"ini alam bawah sadarku? "


"bukan..... disini kau berada di antara dua dunia, dunia manusia dan dunia malaikat"


"hah? "


"dunia malaikat adalah dunia yang sudah hancur akibat perang, dan yang tersisa hanya aku dan rekan rekanku, itu kenapa aku bisa terhubung denganmu"


"seperti apa wujudmu? "


"aku tidak memliki wujud, semua penghuni tempat itu tidak memiliki wujud sampai dia berada di tubuh baru seperti aku, penampilanku mengikuti dirimu"


"bagaimana cara membunuhmu? "


"oy kenapa kau malah bertanya hal seperti itu! kau ingin aku mati? hah!!? "


"memang benar kok" ucap Toaru


Lock lalu tersenyum lebar "palingan kau duluan yang akan mati" ucap Lock


"bagaimana caranya bangun dari dunia ini? "


"petikan saja jarimu"


Toaru lalu memetik jarinya dan seketika dirinya terlempar jauh dan terbangun diatas lantai gerbong,


"aduh kepalaku" ucap Toaru sambil mendudukan dirinya namun ia terkaget ketika melihat Hannah bersama Eri yang terpojok oleh 3 Alpha sekaligus,


"sial! aku datang" Toaru lalu dengan tergesa gesa berlari sambil mengangkat Katananya tinggi tinggi dan menebas satu persatu Alpha yang berada disana,


"kalian tidak apa apa?


Hannah dan Eri lalu menganggukan kepalanya,


" dimana Yuko? "


"dia kebelakang tadi" ucap Hannah


Toaru yang mendengar hal itu langsung berlari ke gerbong belakang, digerbong 2 hanya ada Gouki dan Bima,


"dia tadi kebelakang membantu Kyle"ucap Gouki


tanpa basa basi Toaru lalu berlari ke gerbong belakang namun yang ia dapatkan justru sangat mencengangkan ia melihat Yuko, Mike dan Kyle yang tergeletak disana,dengan Matarel yang duduk diatas salah satu box sambil menenteng senapanya

__ADS_1


" ssssstttt..... jangan berisik hehehe"ucap Matarel.


__ADS_2