Trains:Bashina Resurrection

Trains:Bashina Resurrection
EPILOG


__ADS_3

4 BULAN KEMUDIAN


MARKAS PUSAT


" kau mau ikut makan malam Yuko? " tanya Kaji


" aku akan memasak masakan kesukaan Kaji "


" oh tentu lah... aku ajak Misaki boleh? " tanya Yuko


" tentu saja.... biar lebih meriah, kalau bisa kau ajak Akane"


" well akan kucoba "


Yuko lalu berjalan meninggalkan Kaji dan Minori berdua namun tanpa sengaja Yuko menabrak Kyle yang sedang berjalan berlawanan arah


" oh ya ampun maafkan aku " ucap Kyle dengan lengan barunya yang terbuat dari besi alias robot


" Kyle? kau belum pulang? "


" aku memutuskan untuk pindah tugas ke Dome Daeki kembali guna melindungi Dome yang telah diselamatkan adiku "


" semoga beruntung "


" terima kasih... "


Yuko melanjutkan perjalananya menuju apartemennya dengan menaiki taksi, sesampainya disana ia menekan bell apartemenya,


" ya tunggu sebentar " ucap Misaki dari dalam


Yuko yang mendengar hal itu segera tersenyum dan saat pintu dibuka betapa terkejutnya Misaki dengan kedatangan Yuko dihadapanya


" well well well... pujaan hatiku telah pulang... aku sangat merindukanmu "


" maaf.. tapi aku harus karantina terlebih dahulu selama 2 minggu jadinya tidak bisa langsung pulang "

__ADS_1


" yang penting kau pulang sekarang kan " Misaki mencium Yuko dengan mesra


" nanti malam Kaji akan mengadakan makan malam dirumahnya... kau mau ikut?" tanya Yuko


" oh pesta selamat datang ya? "


" ya kurang lebih seperti itu "


" baiklah kenapa tidak? ayo kita datang, kau mau ajak Akane? "


Yuko menghela nafas " semoga saja dia mau karena saat pertama kali aku bertemu denganya dan menyerahkan katana Toaru dia sudah sangat berbeda "


" yap benar sekali... dia masuk kedalam satuan khusu tim investigasi markas, walaupun dengan penyakitnya ia masih percaya bahwa Taoru masih hidup diluar sana, kasihan sekali dia "


" iya kasih.. oh boleh aku masuj ? " tanya Yuko


" oh tentu maaf membuatmu lama... bagaimana kalau kita mandi bersama?" tanya Misaki


"ah boleh saja.. "


SORE HARINYA


TINONG... TINONG...


" kau benar ini apartemenya? " tanya Yuko


" iya benar masa aku salah? " jawab Misaki


" mungkin dia sedang tidur? "


" permisih " ucap Akane yang secara tiba tiba muncul dari belakang mereka, sontak hal itu membuat mereka berdua terkaget, Akane nampak mengenakan jaket dari Toaru dengan katana milik Toaru tergantung dipunggungnya,


" hei Akane... kau ikut makan malam? dirumah Kaji " tanya Yuko


" tidak aku sibuk "

__ADS_1


" ayolah kawan.... kau selalu saja sibuk, Toaru itu sudah " omongan Misaki terpotong ketika Akane mengeluarkan katananya namun ditahan oleh Yuki


" Toaru masih hidup diluar sana "


" tenang Akane... " ucap Yuko


Akane lalu membuka pintu apartemenya dan masuk meninggalkan mereka berdua diluar,


" semenjak kepergian Toaru dia terus seperti itu " ucap Misaki


" ya sudah ayo kita pergi sekarang, Kaji sudah menunggu kita... mungkin Akane belom bisa menerimanya "


mereka lalu berjalan meninggalkan apartemen Akane, sementara itu didalam apartemen yang sunyi itu, Akane nampak menyalakan lilin dan ditaruh didepan foto Toaru, ia membuka sebungkus nasi dan daging teriyaki yang sudah dipanaskan,


" selamat makan Toaru-kun " ucap Akane sambil melahap makananya didepan foto Toaru,


HUTAN


" pantas saja dia sangat kuat " Roug membanting sebuah gulungan ketanah,


" namun Madame sudah memerintahkan kita untuk bisa membunuhnya sekarang " jawab Matarel


" bagaimana jika dia membunuh kita duluan? " tanya Veela yang ketakutan


" tenang saja... aku akan selalu melindungimu " ucap Matarel


" kau sudah menghubungi Astaroth? " tanya Roug kepada Ryot yang sedang memakan sepotong kaki Nicraw


" sudah sudah... namun dia tidak menjawabnya, mungkin suatu hari dia akan datang, kakak mau? "


" tidak terima kasih, oh iya dimana Aiga? "


" seperti biasa di gerejanya "


" tapi aku masih punya pertanyaan, kenapa Madame tidak membunuhnya saja ya? " tanya Ryot yang bingung

__ADS_1


" ya mau bagaimana lagi.. dia ini anaknya Madame kan! " ucap Lobo dengan santai...


__ADS_2