
UNDERVOID beberapa saat yang lalu
"oh iya minta pertolongan Lock saja" ucap Toaru ia memunculkan kembali Lock dihadapanya melalui imajinasinya
"eh? HAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHA kau dirantai? " Lock tertawa terbahak bahak ketika melihat Toaru tersegel seperti itu
"apa lebih baik kuhilangkan saja mahkluk bodoh ini" ucap Toaru
"HAHAHAHAHA aku tidak bisa berhenti tertawa HAHAHAHAHA oke oke..... haduh.... kau sangat aneh Toaru"
"makanya tolong lepaskan aku"
rantai itu Lock pegang dan ia amati perlahan, dahinya mengkerut pertanda bahwa ia sedang berpikir,
"sayangnya aku tidak bisa menolongmu"
"APA? "
"rantai ini dibuat untuk mengunci pikiranmu yang hanya bisa dihancurkan oleh dirimu sendiri, sedangkan diriku hanya proyeksi dari pikiranmu"
"kau punya ide? "
"tidak.... baiklah kalau begitu sampai jumpa" tubuh Lock hilang secara perlahan,
"HEI JANGAN PERGI AKU TIDAK BISA KELUAR INI!! " teriak Toaru ketika Lock lenyap
Toaru berulang kali menarik narik rantai itu sekuat tenaga namun tidak terjadi apa apa,
"TOARU BANGUN TOARU!!! "langit langit mengeluarkan suara minta tolong dari teman temanya namun Toaru tidak bisa melakukan apa apa,
"tidak... inilah akhirku" batin Toaru dengan rasa bersalah dam putus asa,
"TOLONG! "
"Kyle? " ucap Toaru ketika mendengar suara itu
"teman temanku dalam bahaya tapi, rantai ini, ah dasar rantai bajingan! " Toaru kali ini menarik narik rantai itu dengan seluruh tenganya bahkan hingga tanganya terluka,
"maafkan aku teman teman" Toaru terpuruk kala itu, ia terduduk diam dengan rasa putus asa yang hebat,
sebuah tangan lalu membelai dagu Toaru dan membuat ia terkaget,
"Akane? "ucap Toaru ketika melihat Akane sedang membelainya dengan lembut,
" jangan bersedih begitu... kau pasti bisa, "Akane mencium kening Toaru,
" Tapi bagaimana? aku sudah mencobanya berkali kali "
"kau Toaru Kuroji, pantang menyerah dan-" belum selesai Akane berbicara tiba tiba saja kepalanya terjatuh ketanah akibat ditembus tulang panjang,
"AKANE!! " Toaru melihat dari kejauhan Jay sedang berdiri dengan tangan terulur kearah Akane,
"HAHAHAHAHHAHA"
"dasar mahkluk biadab" tanah tanah disekitarnya mulai retak, tiba tiba saja langit langit pecah menjadi pecahan kaca disertai puluhan burung gagak yang jatuh dari atas, ia meregangkan tanganya sekuat tenaga hingga rantai ditanganya mulai retak dan hancur,
Jay yang masih berdiri mengarahkan tanganya kepada Toaru"MAJU SINI KAU BIADAB! "
kedua tangan Toaru berubah menjadi kuat dan sebuah hal atau lingkaran muncul dikepalanya, lingkaran retak berwarna hitam keunguan dengan 9 tanduk dimasing masing sisi, lalu rantai itu dihancurkan dengan mudah oleh Toaru,
tanpa basa basi Jay langsung melepaskan 2 buah tulang itu kearah Toaru, dan.....
DUNIA NYATA
"bagaimana kau bisa lepas dari rantai itu hah!? "
tanya Jay yang bingung
"simpel saja rantai mu itu tidak cukup kuat"sebuah
__ADS_1
katana muncul ditangan Toaru,
Jay merubah tubuhnya menjadi terlapisi tulang keras dan tak lupa lingkaran halo miliknya yang memiliki 3 tanduk saja,
" kalian selamatkan yang lain saja oke, kudengar Yuko butuh pertolongan dilantai bawah"ucap Toaru
mereka bertiga mengangguk saja,
"Toaru" panggil Sakuya
"ya? "
"hati hati"
"tentu" Toaru menodong Jay dengan katananya disertai lingkaran halo milik Toaru yang muncul dengan ke 9 tanduknya,"mahkotamu jelek juga"
mereka berdua lalu berlari kearah masing masing dengan senjata siap menyerang ditangan mereka
"MATI KAU!!! " teriak Jay
dan BRAK......... mereka bertarung hingga naik kelantai atas menjebol setiap dinding yang ada tanpa memedulikan siapa yang menjadi korban,
"apa yang harus kita lakukan tadi? " tanya Mike
"selamatkan Yuko"
"ah iya selematkan Yuko"
mereka semua berlari menuju tangga darurat namun terhenti ketika melihat Yuko yang berjalan naik dengan baju sobek, rambut berantakan dan lengan berdarah,
"apa? " tanya Yuko
"tidak apa-apa"
"lebih baik kalian membantu Gouki dibawah, "
"ayo Mike! " Mike dan Kyle segera turun namun saat Sakuya turun Yuko menahanya,
"dia diatas"
"tolong bantu aku naik keatas"
"oh baiklah, ayo kubantu"
Yuko berjalan naik dengan dibantu oleh Sakuya disisinya sementara itu Mike dan Kyle tercengang ketika melihat mayat menumpuk ditempat itu,
"ini ulahnya? "
"yap 100 persen ini ulahnya"
"mungkin aku akan berpikir dua kali saat mau mengobrol denganya" ucap Mike
suara langkah kaki terdengar dari bawah dan munculah Gouki bersama Hannah,
"ayo cepat bantu dia"
PERMUKAAN DOME
Toaru dilempar Jay keatas langit namun ia bisa mengatasinya dengan mudah,
"aku sudah kehabisan kesabaran Toaru! "
"well aku pun"
Jay mengaktifkan semua cincinya tersebut dan berpindah persis kebelakang Toaru,
"TRANG TRANG
Toaru menangkis setiap serangan Jay kepadanya Jay lalu menarik tanganya dan membuat tanah disekitarnya naik menjulang tinggi,
__ADS_1
"APTERUS" cincin nya menyala dan mengeluarkan 6 cincin api yang langsung mengikat Toaru dengan kuat,
Toaru dibanting ke tanah dan kegedung disebelahnya, dan setelah itu Jay menubruk Toaru menggunakan tanah yang ia angkat tadi,
BRUK....
Toaru mengahncurkan tanah itu dan mengangkat tanganya keudara,
"kau lupa siapa aku, HAH! " sebuah cahaya muncul dari kedua tangan Toaru ia lalu mengarahkan tanganya kepada Jay tapi tidak terjadi apa apa,
"hah!? apa yang kau lakukan? " tanya Jay ketika melihat Toaru terdiam, melihat kesempatan emas Jay dengan lihai langsung terbang kearah Toaru namun tanpa disangka sebuah tombak menghujamnya dengan sangat keras dan membuatnya terjatuh ketanah,
"bisa juga kau" rupanya tubuh Jay terlindungi sebuah lapisan medan penahan dinamakan angelic wave
"cara kuno" ucap Toaru yang baru turun dari atas,
Jay menarik tombak itu keluar dari medan pelindungnya dan mengarahkan tulangnya kearah Toaru
"ayo kita mulai" ucap Jay
dengan katana digenggamanya Toaru berlari kearah Jay, begitu pula Jay tapi secara tiba tiba sebuah peti kemas menimpa tubuh Jay hingga tersungkur,
"WUHU!!!! " teriak Yuko dari ketinggian
"oh **** Yuko" Toaru segera melompat ke atas crane disana berdiri Sakuya dan Yuko yang sedang mengemudikan crane
"Toaru" Sakuya langsung memeluk Toaru dengan erat,
"lama tak bertemu kawan... kukira kau tewas"
"dengar... kalian semua tidak aman disini, kalian harus turun"
"kenapa kawan? tenang saja kita kan terlatih"
"bukan begitu maksudku tapi-" Toaru merasakan aura Jay dibelakangnya ia lalu berbalik dan melihat Jay diudara dengan kedua cincinya menyala,
"apa itu kawan? "
"kita harus pergi dari sini"
Jay lalu melontarkan lahar panas dari tanganya namun untungnya Toaru langsung menendang Yuko dan Sakuya keluar dari crane dan mendaratkan mereka dengan selamat
"bagaimana kau bisa melakukan hal itu? "
"dengar Yuko, kau harus pergi dari sini, ini tidak aman kau mungkin bisa menolong warga"
"dan meninggalkan sahabatku yang tersisa? tidak akan"
"oh kau mulai seperti Gwen stacy yang bisa membantu"
"kau pikir aku lemah? "
"kekuatanmu dengan dia hanya seujung jari kau tahu, kau bisa mati menjadi ayam geprek hanya dengan sekali pukulan"
"TOARU!!!! "
Toaru memunculkan 2 buah katana ditanganya ia memberikanya ke Sakuya dan Yuko
"ambil katana ini dan pergi, selamatkan yang lain"
Yuko lalu memeluk Toaru disusul oleh Sakuya yang ikut memeluk,
"hati hati kawan" ucap Toaru
"harusnya aku yang bilang begitu"
mereka berdua meninggalkan Toaru diatas rooftop bangunan itu,
"BAIKLAH JAY SAATNYA SERIUS" sebuah topeng terbuat dari tulang menutupi wajahnya pupil matanya memerah, dan tak lupa sebuah tanduk berbentuk aura muncul diatas lingkaran halonya
__ADS_1
Jay menerjang Toaru dengan memukulnya dengan keras, namun dikarenakan angelic wave milik Toaru yang cukup kuat hal itu tidak mempan, mereka saling menebas satu sama lain, beberapa kali Jay menghujam Toaru dengan tulang tulangnya namun hal itu tidak mempan.