
TRING!!!
suara desingan pedang terdengar di Undervoid, sebuah pertarungan sedang terjadi didalam Undervoid pertarungan yang mempertaruhkan nasib dunia,
"dasar tidak tahu bersyukur! " ucap Lock sambil @menebas Toaru menggunakan katananya"semua cucu adam memang payah"
"tubuh ku itu miliku bukan milikmu" Toaru lalu menganyunkan katananya ke bawah kaki Lock, Namjn Lock melompat dan menendang kepala Toaru
"CUKUP! semua ini akan kuselesaikan dengan cepat! " Lock lalu mengangkat tanganya dan melakukan gaya menarik seakan akan dia sedang menarik sesuatu,
"apa yang dia-" belum selesai Toaru berbicara tiba tiba sebuah retakan timbul dilangit langit dari balik retakan munculah beberapa tengkorak yang mengeluarkan rantai berwarna biru dari mulut tengkorak itu,
"tangkap dia"
"eh? "
rantai rantai itu mulai terurai mengincar Toaru,
"sialan! " Toaru lalu menghindari setiap rantai yang kearahnya sambil menebas satu persatu rantai itu,
"hah hanya segini sa- wow" secara tidak sengaja Toaru tersandung salah satu rantai itu dan membuatnya tersungkur ketanah,
"aduh kepalaku! "ucap Toaru namun ia langsung menggeser badanya ketika melihat Lock melompat kearahnya,
Lock lalu menebas Toaru secara membabi buta Toaru yang tidak memiliki kekuatan sebesar Lock hanya bisa menangkis dan menghindar,
" Hashira! "teriak Lock sebuah pilar lalu muncul dari tanah dan juga ada yang muncul dari langit,pilar itu membuat gerakan Toaru sedikit terhambat, Lock lalu melompat menembus semua pilar itu dan secara ajaib ia berhasil menggapai kerah baju Toaru, Toaru lalu dilempar keatas udara menembus setiap pilar yang ada,
"dia kuat sekali" ucap Toaru sambil batuk darah, ia lalu mengedipkan matanya dan melihat rantai tengkorak itu yang mencoba mendekatinya,
"namun aku tidak akan menyerah begitu saja"
ia lalu meneangkis setiap rantai yang ada sampai ia tak sadari sebuah rantai mengikat katananya dengan kuat, akibatnya ia terbanting kembali ketanah namun tidak dengan katananya yang patah,
ia lalu terduduk dan bersandar disalah satu pilar dan secara tiba tiba sebuah katana melesat dan menusuk dadanya,
"dapat juga kau" ucap Lock sambil berjalan menghampiri Toaru yang tertikam,
"memangnya apa yang akan terjadi ketika kau berhasil menghancurkan dunia? "
"nampaknya warn sudah menemui mu ya, kita akan mengumpulkan seluruh jiwwa manusia menjadi satu entitas" ucap Lock
"lalu? "
"lalu berulah kami bisa menghancurkan surga... "
"kau ini dendam denganya? "
"dia duluan yang memilih kasih kepada kaum kalian, padahal kamilah yang paling lama tinggal disana"
"hahahaha.... " Toaru lalu menatap Lock"kau ini hanya iri, pantas saja malaikat sebagus dirimu bisa berada dibumi, kau dibuang rupanya ketempat yang kau tidak bisa terlihat bahkan memiliki tubuh fisik saja tidak bisa"
"kau menyadarinya ya"
"itu alasan kenapa temanmu tadi menggunakan tubuh temanku bukan? "tiba tiba Toaru teringat sesuatu
" sudah jangan banyak omong lebih baik kau tidur sekarang"Lock lalu menggenggam katananya yang tertancap ditubuh Toaru, namun tanganya ditahan oleh Toaru,
"aku baru ingat sesuatu" ucap Toaru sambil tersenyum, tiba tiba tubuh Lock terpental jauh menghantam setiap pilar yang ada,
"apa yang terjadi? " ucap Lock yang kebingungan,
"bukankah kau pernah bilang jika aku bisa melakukan apa saja didalam pikiranku? " ucap Toaru, ia lalu memetikan jarinya,
__ADS_1
dan semua pilar pilar disana menghilang, lalu semua tengkorak yang berada dilangit berubah menjadi tombak tajam,
Lock lalu berdiri dengan susah payah dan mengulurkan tanganya kearah Toaru, sebuah rantai lalu keluar dari permukaan tanah, "rasakan ini! " Lock lalu mengarahkan rantainya kepada Toaru namun kejadian mengejutkan menimpanya rantai yang ia kendalikan secara tiba tiba mengikat kedua tanganya dan menariknya ketanah, membuatnya terduduk,
Toaru lalu mengangkat tanganya tinggi tinggi dan mengayunkanya kebawah seakan akan menjatuhkan sesuatu, dan semua tombak yang berada dilangit terjatuh kebawah menusuk Lock secara bertubi tubi,hingga mengurung Lock didalam tumpukan tombak yang menusuknya,
"memangnya apa yang akan kau lakukan hah!? dengan tubuh lemahmu? kau pikir kau bisa menghentikan rencana Madame!!? " Lock lalu tertawa terbahak bahak,
"kau tidak perlu tahu" jawab Toaru, ia lalu menarik katana milik Lock yang tertancap didirinya,
"dasar manusia bodoh!! ras rendahan!!! "
"berisik kau! " Toaru lalu memenggal kepala Lock dengan sangat kuat,"hahahahah rasakan itu"Toaru lalu melihat kepala Lock yang menggelinding diatas tanah,
tiba tiba tubuhnya tertarik kedalam tanah dan.......
Ibachiba city distric downtown,
sinar matahari menyinari tubuh Toaru yang terkulai diatas tanah,
"eh... dimana aku? " batin Toaru sambil mengedipkan matanya secara perlahan, melihat suasan dinding yang sudah ditumbuhi lumut, ia lalu duduk diam,
ia lalu melihat katananya yang tergeletak di dekatnya"katanaku",
"nampaknya kau sudah terbangun.... kawan lama" ucap Lobo yang muncul dari kegelapan,
Toaru lalu dengan cepat langsung mengambil katananya dan menodong Lobo dari sisi sebrang,
"berani-beraninya kau mengambil tubuh sahabatku"
"wow wow tenang kawan ini aku Hidenori kawan lamamu"
"buktikan! "
"itu cukup memalukan," Toaru lalu menurunkan katananya"tapi bagaimana kau bisa selamat?"
mereka lalu berjabat tangan,
"ceritanya panjang, dan kau berhasil membunuh Bashinanya? "
"Bashina? maksudmu Lock? "
"ya entah siapa namanya itu"
"tunggu sebentar jadi selama ini didalam tubuhku ini ada Bashina? mahkluk mitologi yang kuat itu"
"ya benar sekali, apa kau berhasil membunuhnya? "
"oh ya aku memenggal kepalanya"
"Oh.... itu bagus" Lobo lalu mengambil sebuah batu berukuran sedang kedepan Toaru, "hancurkan batu itu"
"hah? apa maksudmu? hei aku baru bangun dari pingsan dan ka-"
tanpa basa basi Lobo mengambil batu itu dan membenturkanya kekepala Toaru namun batu itu yang malah hancur,
"aduh........ sakit sekali"ucap Toaru sambil memegangi kepalanya
" tidak usah lebay, kau tidak akan merasakan apa apa, jika kau berhasil membunuh bashina itu"
Toaru lalu terdiam, "eh iya... itu tidak sakit" Toaru lalu menghampiri sebuah beton dan memukulnya sekuat tenaga hingga membuat beton itu hancur
"wow!..... "
__ADS_1
"tunggu sebentar jika kau sahabat kami kenapa selama ini kau tidak pernah datang? "
"karena dahulu yang mengendalikan tubuh ini bukanlah aku,"
"aku tidak mengerti"
Lobo lalu menghela nafas"setelah aku mati, semua kendali tubuhku ini digerakan oleh Bashina bernama Lobo, nah sebenarnya aku tidak mati aku hanya koma dialam bawah sadarku dan saat aku terbangun aku berhasil membunuhnya,"
"lalu? "
"setelah aku bangun dari kejadian itu aku telah melupakan segalanya, aku saja baru ingat semuanya kemarin lusa" ucap Lobo
"oh begitu"
"mulai sekarang kau harus berusaha sendiri, kau adalah memiliki kekuatan yang unik"
"apa maksudmu? aku tidak mengerti"
"mulai sekarang kau adalah Bashina... bukan manusia lagi ataupun kau bukan manusia setengah Bashina namun Bashina seutuhnya, setiap Bashina memiliki sebuah kekuatan unik seperti diriku" Lobo lalu mengubah tanganya menjadi sebuah cakar dan berbulu lebat,
"wow....... lalu apa kekuatanku? "
"kalau untuk kau, aku belum tahu dan nampaknya kau harus mengungkap kekuatanmu sendiri tanpa bantuan Bashina yang asli, berbeda denganku yang sudah otomatis dibangkitkan oleh Bashina yang asli"
Lobo lalu meregangkan cakarnya dan memotong pergelangan tangan kiri Toaru, Toaru yang melihat hal itu terkaget bukan main,
"APA YANG KAU LAKUKAN? " tanya Toaru yang melihat tanganya putus oleh Lobo,
Lobo lalu merogoh kantongnya dan mengambil sepotong daging"sekarang makan ini"
"tidak akan" ucap Toaru sambil memegangi tanganya yang berdarah darah,
"kau mau tanganmu tumbuh atau tidak? "
"eh? "Toaru lalu mengambil daging mentah itu dan menatapnya" ini tidak apa apa? "
"ya makan saja, itu baik"
Toaru lalu menelan ludah dan memakanya secara cepat tanpa ia rasa, "oke sudah..... "Toaru lalu melihat tanganya yang tidak terjadi apa apa" oi kau berbo-UHG! "ia lalu merasakan rasa sakit dipergelangan tangan kirinya,
" tunggu sebentar-"Lobo nampak sedang menghitung sesuatu
dan benar terjadi pergelangan tangan Toaru kembali tumbuh pertama tulangnya disusul oleh daging yang menyelimutinya,"APA INI!? "
"itu salah satu kemampuan kita" Lobo lalu menunjukan tanganya"ada 3 tahapan dalam menguasai kekuatan Bashina, yang pertama adalah telapak tangan atau kekuatan biasa, seperti ketahanan dan regenerasi"
Lobo lalu mencuatkan kuku nya yang tajam"yang kedua adalah tangan kasarnya ini setengah dari wujud aslimu, dan yang ketiga adalah waujudku yang kau lihat pada malam tadi"
Lobo lalu meletakan sesuatu didekat Toaru
"aku harus pergi Madame memanggilku"
"bagaimana kau tahu? "
"kan aku sudah terhubung.... berbeda denganmu yang belum terhubung bahkan bertemu saja belum,"
Lobo lalu menarik tangan kananya hingga putus, dan menyayat wajah dan badanya,
"untuk penyamaran"
Toaru hanya terdiam sambil memberikan jempol,
"baiklah, sampai jumpa" Lobo lalu melompat keluar, meninggalkan Toaru sendiri,
__ADS_1
"apa ini? " ucap Toaru sambil membaca berkas tersebut.