Trains:Bashina Resurrection

Trains:Bashina Resurrection
BONE VS KNIGHT


__ADS_3

"kubunuh kalian semua"


"SERANG!!! "


Toaru lalu melompat diiringi tembakan oleh pasukan tengkorak, dengan katana ditanganya ia menebas dan memenggal setiap orang yang ada


entah sudah berapa ratus peluru yang mengenai tubuhnya namun ia tetap bisa bergerak leluasa,


"AAARGH TOLONG!!!! " teriak seorang tentara ketika lehernya diterkam oleh Toaru dan mencabik cabik badanya,


"PUK PUK PUK" suara tepuk tangan terdengar dari arah belakang Toaru, ia lalu menoleh dan melihat Jay yang sudah berdiri dibelakangnya,


"kau..... "


"sudah kuduga kau akan datang"


mata Toaru lalu berubah menjadi merah darah disusul dengan 2 buah batu melayang disekitaran tanganya,


"hihihi ini akan menarik" Jay lalu dengan cepat bertransformasi menjadi sosok monster mengerikan dengan rahang yang melebar dan beberapa tulang mencuat dari punggunya,


"ROAR!!!!! "


"AAAAAA! "


Toaru lalu berlari dengan kencang menerjang Jay,


"kau pikir akan semudah itu hah!? " kaki Toaru digenggam oleh Jay dan dibanting sekeras kerasnya kelantai,


Toaru lalu memutar kakinya agar bisa kabur hingga semua tulang kakinya dan tangan Jay patah, kakinya yang hancur lalu kembali lagi seperti semula,


ia lalu mengangkat tanah yang mereka pijak keatas langit lalu membuat sebuah lingkaran pentagram dikakinya


"Tiotis Magnum! " Toaru menggandakan katananya menjadi 5 dan melemparkanya kearah Jay, Jay yang melihat itu langsung menghindar dan menggunakan mantra di cincinya untuk membuat tanah disekitarnya bergetar dan hancur menjatuhkan mereka berdua ke atas tanah


"maju sini kau" puluhan rantai keluar dari punggung Toaru mengikat Jay dari atasmha dengan kencang dan membantingnya ke setiap gedung yang disana, suasana sangat kacau kala itu


"Insaida i need you" Helm yang dikenakan oleh Jay tiba tiba saja membakar setiap rantai yang melilitnya dengan kencang justru meniru rantai tersebut dan menyerang balik Toaru,


Toaru terus menerus menangkis rantai balasan Jay dengan Katananya sampai tanpa ia sadari Jay dibelakangnya ia lalu mencengkram leher Toaru dan menarik tangan kanan Toaru hingga putus setelah itu ia menghempaskanya,


"untung regenerasi kau lama" ucap Jay sambil menjatuhkan potongan tangan Toaru keatas tanah,


"dasar bajingan" Toaru lalu dengan nekat melompat kepunggung Jay dan menggigit nya dengan keras,


"AHH..... KAU YANG BAJINGAN" tangan Jay menggapai kepala Toaru ia lalu membantingnya ke dinding gedung dan menyeretnya terbang keatas,Toaru yang melihat kesempatan kecil lalu menggigit tangan Jay hingga membuat mereka berdua terjatuh ketanah dari atas ketinggian,

__ADS_1


"uhuk uhuk, URGH..... " Toaru yang sudah tak berdaya dicekik oleh Jay,


"kau tidak memerlukan ini"ucap Jay sambil menarik rahang bawah Toaru dengan kencang hingga terputus, Toaru lalu dilempar keatas tanah,


" KUUUURGH"rintih Toaru


" kesempatan terakhirmu Toaru"


Toaru yang mendengar ancaman Jay bukanya takut malah berdiri kembali dengan posisi kuda kuda siap bertarung walaupun dia hanya memiliki 1 tangan, ia tidak bisa berbicara akibat rahang bawahnya yang hilang,


"Fokus Toaru, Fokus Toaru" batinya


belom sempat ia berkedip puluhan tulang tiba tiba melesat menancap ke sekujur tubuhnya dengan brutal, dari kepala hingga kaki semuanya menancap tulang tulang tajam,


Jay lalu memetik jarinya dan membuat semua tulang tentara skeleton keluar dari mulut mereka masing masing dan menjadi sebuah menara kecil mengitari Toaru,


"apa yang terjadi? " Toaru lalu melihat ke 5 menara itu menyala dan menyetrumnya,


"aku harus tetap bangun, tetap bangun, tetap bang-" ia lalu berdiri sekuat tenaga dan berlari sambil meninju kepala Jay,namun sayangnya Jay dengan cepat mematahkan tangan Toaru dan memenggal kepalanya hingga terpental jauh menyisahkan tubuhnya saja yang tergelaetak diatas tanah


"tak kusangka akan semudah ini" ucap Jay sambil mengeluarkan katana yang menancap dibadanya,


tubuh tanpa kepala milik Toaru ia seret dan dibawa entah kemana,


"kau harusnya tidak melawan" ucap Jay sambil menyeret tubuh Toaru"aku tidak percaya tanduk ke 9 akan semudah ini"


Stasiun bawah tanah Daeki


"kejar gadis itu ! "


Sakuya terus berlari tanpa arah menghindari kejaran para pembunuh kanibal dibelakangnya,


"berpikir Sakuya berpikir"


"aku mendengar langkah kakinya! ia lewat sini!"


saking kencangnya ia berlari sampai sampai ia tak sadari bahwa ia sudah berada dipinggir peron,ia lalu turun ke lintasa rel dan bersembunyi persis dibawah peron yang gelap,


"dimana dia? "


"tim 1 cari ke utara, tim 2 cari ke seletan dan tim 3 berjaga diatas, dia pasti tidak jauh dari sini, ayo! "


"siap dilaksanakan"


mereka semua lalu berpencar mencari Sakuya bersembunyi dibawah peron,

__ADS_1


"huh... huh... untung kau anteng Masaki" ucap Sakuya dengan nafas tersenggal senggal,Sakuya lalu berjalan menyusuri bawah peron secara perlahan lahan,


"kau menemukanya? "


"belum pak, tapi kami menemukan jalan setapak disisi selatan stasiun ini"


"bisa jadi dia kesana, ayo cepat cari dia"


Sakuya lalu melanjutkan perjalananya sampai ia berhenti ketika melihat seekor Nicraw didepanya,


"oh ya tuhan" sebuah batu ia lempar kearah Nicraw itu namun hewan itu malah mendekat,


"wow.... mundur kau" Sakuya secara perlahan berjalan mundur saat Nicraw itu berjalah maju,


namun Nicraw itu malaj tidak menyerangnya, hewan itu justru mengendus endus badan Sakuya,


"Kraw....... Kriiik" raum Nicraw itu sambil berjalan kearah depan,


"eh apa yang dia maksud? "


Nicraw itu lalu menoleh kebelakang menandakan bahwa ia akan memandu Sakuya ke suatu tempat,


"hah ikut? " Sakuya hanya bisa mengikutinya saja tanpa tahu arah tujuan Nicraw tersebut"untung bau Toaru masih menempel"ia terus berjalan sambil merangkak mengikuti Nicraw itu sampai ia berhenti didepan sebuah gorong gorong,


"tunggu jangan bilang aku harus masuk kedalam sana"


Nicraw itu tidak memedulikanya ia hanya berjalan masuk kedalam gorong gorong meninggalkan Sakuya,


"hei tunggu aku" ucapnya menyusul Nicraw itu,


ATAS PERMUKAAN


"apa itu? " tanya seorang pria ketika melihat Jay menyeret tubuh Toaru dengan santai,


"jadi itu targetnya"


"sangat menyeramkan"


semua orang saling berbisik ketika melihat Jay yang menyeret tubuh Toaru diatas tanah, mereka hanya bisa diam tanpa berkata kata sedikitpun Jay lalu masuk kedalam gedung dan menaruh tubuh Toaru diatas meja,


"Madame pasti senang"


sebotol darah disuntikan oleh Jay kedalam tubuh Toaru dan membuat kedua tanganya kembali tumbuh dan sembuh seperti semula,sebuah gelang ia rekatkan dikedua pergelangan tangan Toaru,


"baiklah sudah menyala" tangan Toaru ia bor dan ditancapkan obeng agar gelang atau borgol itu lebih merekat, setelah itu ia kembali membawa tubuh Toaru dan menggantungnya didalam sebuah sel penjara didekat situ,

__ADS_1


"hahahahahaha hahahahaha" Jay terus tertawa pada malam itu, suaranya terdengar ke penjuru gedung,


rupanya para penduduk asli telah dikurung didalam sel bawah tanah semenjak penyerangan para skeleton senshi, itu sebabnya mengapa banyak sekali tentara tengkorak disana,


__ADS_2