
Kereta terus melaju menembus angin waktu sudah menunjukan sore hari dan suasana nya memang sedikit kacau,
"awas! " teriak Bima ketika seekor Alpha melompat masuk, dengan tubuhnya yang lincah Alpha itu dapat memasuki jendela yang sedikit lebih kecil dari ukuran tubuhnya,
"mengapa mereka banyak sekali" ucap Gouki yang sibuk memukul setiap Alpha yang datang,
sementara itu digerbong depan,
"eh..... tumben sepi sekali" ucap Yuko sambil mengintip keluar jendela,
berbeda dengan dua gerbong dibelakang yang diserang habis habisan oleh Alpha, namun yang lebih anehnya karena mereka semua tidak menyadari akan serangan digerbong belakang,
"sepertinya begitu..... padahal ini hutan loh" jawab Toaru,
Toaru lalu membaringkan badanya diatas lantai,
"Oi Yuko kabari aku jika terjadi sesuatu"Toaru lalu memejamkan matanya dan tertidur pulas, namun disaat dia tertidur barulah para Alpha melompat masuk kedalam kereta, sementara itu di Undervoid,
"Oh ****! aku baru ingat...... kenapa aku tidur..... sialan! " ucap Toaru yang melihat Lock lagi didalam alam bawah sadarnya,namun suasana disana sedikit berubah banyak sekali salib yang tertancap keatas tanah,
"siapa mereka? " tanya Toaru
"kau tidak mengingatnya? " ucap Lock sambil tersenyum"semua ini adalah perbuatan kita"
"apa maksudmu? "
"oh aku lupa..... otakmu pasti sudah menghapus beberapa memory mengerikan bukan?"
Toaru hanya terdiam mendengar hal itu,
"duduklah biar ku ajak kau bertamasya ke masa lalumu"
tiba tiba sebuah kursi muncul dibelakang Toaru, ia lalu duduk namun secara tiba tiba Lock menendangnya dan membuatnya terjatuh dan tenggelam kedalam lantai Undervoid, dibawah lantai itu ia melihat banyak sekali tabung dan ilmuan yang berjalan kesana kemari,
"kau ingat ini? tentu tidak" ucap Lock yang berdiri didepan sebuah tabung berisi Toaru yang masih berumur 14 tahun,
"apa itu aku? "
"hah..... ditangkap dan dijadikan eksperimen ketika mereka tahu bahwa kita sangatlah kuat"
"apa maksudmu? "
"kita tidak sengaja bersatu waktu itu, dan wow..... aku ingat betul satu kelas semuanya terpaku didinding, sebuah memory indah"Lock lalu menuibaskan tanganya dan munculah memory Toaru yang sedang menghancurkan Dome,
" dihari itu karena kau tidak kuat menerima setiap rasa sakit, kau membiarkan aku membimbingmu membalaskan dendamu kepada orang orang yang menyakitimu"
"apa yang telah kau lakukan? " Toaru terkaget ketika ia melihat banyak orang orang tak bersalah terkena imbas dari amukan Lock di Houdson kala itu,
"Tolong! " teriak seorang anak yang terjepit bangunan
Toaru lalu berlari kearah anak itu namun saat ia mau menggapainya tanganya malah menembus tubuh anak itu seakan akan ia tidak ada,
"percuma kau melakukan itu, ini hanya memory"
__ADS_1
"lantas kenapa kau ada didalam diriku? "
"aku didalam dirimu karena kau kesepian, Madame melihatmu yang kesepian kala itu dan mengirimku sebagai temanmu, dibuang orang tua, dan diurus orang yang tidak kita kenali memang berat"
"diam kau, kau tidak tahu apa apa, "
"Madame hanya ingin melakukan sesuatu yang baik untukmu, dia tidak tega melihatmu yang masih belia kesepian," Lock lalu memetik jarinya dan mereka berpindah ke suasan di taman kanak kanak,
Toaru hanya terdiam ketika melihat dirinya yang masih kecil berdiri sambil memandangi anak anak lain dijemput orang tuanya, ia bahkan sampai sedikit meneteskan air mata,
"pulang sendirian tidak dijemput, melihat semuanya bahagia, dunia ini tidak adil bukan? mereka bisa bercengkrama dengan orang tua mereka sedangkan kau? "
"hanya makan malam dan pergi tidur" jawab Toaru,
"Madame melihatmu dengan penuh rasa kasihan, itu kenapa dia ingin menghancurkan dunia yang tidak adil ini, yang menyembah ke sesuatu yang tidak akan memberikan manusia itu apapun"
perlahan hati Toaru goyah, ia merasa bahwa dunia memang harus dimusnahkan,
"memang dunia itu tidal adil," Lock lalu memetik jarinya kembali dan membuat mereka kembali kedalam lab Houdson
"lihatlah mereka...." Lock menunjuk beberapa ilmuan"yang mereka pikirkan hanyalah 'menarik' dan 'menarik' mereka tidak merasakan rasa sakitnya ditusuk dan disayat"
perlahan ingata Toaru mulai kembali terbayang dipikiranya, ia terduduk diam diatas tanah,
"sekarang bangunlah dan kau pikirkan" Lock lalu mengarahkan tanganya kearah Toaru,
"tunggu! " tiba tiba Toatu ingin menyampaikan sesuatu namun dia terlambat,Lock sudah terlebih dahulu membangunkanya,
Kereta
"BANGUN BODOH! DASAR TUKANG TIDUR!" Yuko lalu menendang Nicraw itu dari atas tubuh Toaru, ia lalu mengulurkan tanganya kepada Toaru,
"dimana Eri? "
"dia sudah aman, sana kau bantu Hannah"
Toaru lalu berlari kearah Hannah yang berada disudut gerbong sedang menembaki Alpha yang mendekatinya, untungnya Toaru datang dengan melompat dan menebas kepala Alpha itu dengan cepat,
"kau tidak apa-apa? " tanya Toaru
wajah Hannah seketika nge-blush, "tidak apa apa" ucapnya dengab sedikit gagap,
seekor Alpha lalu melompat kearah Toaru namun ia dapat mengatasinya dengan mudah,
"kau yakin kau baik baik saja? "
"i~ya aku ba~ik ba~ik saja hehe" ucap Hannah dengan terpatah patah,
"oke kalau begitu"
Toaru lalu menyerang beberapa Alpha yang masuk kedalam gerbong, sementara itu digerbong paling belakang,
"awas belakangmu! " ucap Mike
__ADS_1
Kyle yang mendengar hal itu langsung berbalik dan menembak Alpha yang merangkak dibelakangnya,
"oh..... Boys... i think we have many guest here" ucap Mike ketika melihat ke jendela sekawanan Alpha sedang mengejar mereka dari balik pohon,
"get ready brother, prepare your gun, dont forget to fill it with bullets"
"got you mate" Mike lalu menaruh senapanya dan mengambil 2 buah pistol dari sakunya, ia lalu memutar pistol itu dan ketika seekor Alpha masuk ia dengan cepat menembaknya,serbuan Alpha tak henti hentinya menyerang mereka,
"need ammo" ucap Mike yang kehabisan peluru,
Kyle lalu melempar satu kotak peluru kepada Mike namun saat Mike mau menggapainya seekor Alpha menerjang dirinya hingga jatuh,ia lalu mengganjal mulut Alpha itu dengan pistolnya dan menendang menjauh dari hadapanya,
"Are you ok buddy? "
"yeah im ok"
Mike lalu mengambil senapan nya dan menembak Alpha itu dari jarak dekat,
"well i think i lost my pistol, "
"take this and just try not to drop it again, ok? " ucap Kyle sambil memberikan salah satu pistol miliknya,
"thank you"
"yeah, "Mike lalu mengambil pistol itu dan mereka berdua saling berhadap hadapan, mereka melakukan formasi back yaitu formasi dimana mereka akan menembaki musuh yang berada dibelakang rekan satu timnya, formasi itu cukup efektif untuk ruangan yang penuh seperti gerbong kereta,
IBACHIBA
"mereka sudah dekat" ucap Lobo
Jay yang mendengar hal itu langsung mengubah tanganya menjadi tangan monster,
"Matarel! "
"ya aku mengerti"Matarel lalu berjalan ketepian gedung dan membidik kearah rel kereta,
" kita tidak akan langsung membunuhnya Matarel! "ucap Jay
" oh..... yah... tidak seru"Matarel lalu berhento membidik"jadi apa rencana kita? "
"aku sudah membahasnya"
"maaf aku lupa hehe"
"kau bukan lupa, kau tidak mendengarkan" ucap Jay yang kesal,
"hahahaha" Matarel hanya tertawa ketika mendengar Jay bilang seperti itu,
"intinya kita akan bernegosiasi dulu, jika jawabanya tetap tidak, kalian tahu apa yang harus kalian lakukan! "
"dimengerti"ucap mereka berdua serentak,
" Lobo terus awasi mereka, kita akan menumbuk kereta mereka jika mereka tidak berhenti"Jay lalu menghela nafas"semuanya bersiap ke posisinya masing-masing! "
__ADS_1
Jay lalu memandangi gerbang kota yang kosong melompong"semoga ini berhasil".