
" Dimana ini? " batin Jay ketika melihat suasan Undervoid yang kosong dan hampa, tiba tiba dia teringat perkataan Astaroth beberapa waktu yang lalu,
3 hari yang lalu,
" Toaru ini tidak bisa diremehkan kekuatanya " ucap Astaroth melalui walkie talkie,
" kau punya clue Astaroth-san? " tanya Jay yang terduduk diatas kubah Dome Daeki
" dia bisa menciptakan dimensi buatanya sendiri, jika kau masuk kedalam dimensi itu kau harus mengerahkan seluruh kekuatanmu "
" kenapa? sebegitu kuatnya kah? "
" jangan ragukan dia, dimensinya itu adalah pikiranya sendiri kau masuk kesana ibaratkan serangga masuk kedalam jaring laba laba, bisa lepas namun nihil, dan jangan lupaka bahwa dia memiliki 9 tanduk "
" baik Astaroth-san aku akan berusaha sebaik mungkin "
" kalau bisa kau bunuh saja dia " Astaroth memutus sambungan walkie talkienya
" begitu ya.... tapi "
LANTAI BAWAH
Dor Dor Dor
" dia lewat si- URGH " sebilah pisau menusuk tenggorokan pria itu hingga,
" good night bastard " ucap Mike
ia lalu mengendap endap dan menusuk satu persatu tentara yang menyisir tempatnya itu,
" ini dia! "
tiba tiba saja seseorang menarik tubuh Mike dan melemparnya ke tembok,
" itu dia! " mereka langsung mengarahkan senapany kearah Mike
Mike langsung melompat ke balik dinding agar bisa berlindung dari tembakan para tentara skeleton,
" keluarlah cecunguk " ucap sang kapten,
" damnit " 2 peluru tertanam dikaki kanan Mike, darah mengucur dari lubang lukanya tersebut
" hei Mike kau baik baik saja? " tanya Kyle
" ya aku baik baik saja "
" kau sedang tidak baik baik saja... nafasmu tersengal senggal "
" hanya tergores "
" kami sudah memasang bom nya "
" im on my way " Mike lalu berlari sambil terpincang pincang tak memperdulikan para skeleton yang mencarinya, namun naasnya ditengah perjalanan ia malah bertemu dengan seorang tentara skeleton dihadapanya,
" PAK! "
" tidak akan kubiarkan "Mike melempar pistolnya yang kosong ke kepala pria itu hingga membuyarkan fokusnya,
" ARGHH " tentara itu menahan tusukan pisau Mike menggunakan tanganya, pria itu memukul perut Mike berkali kali, namun dengan mudahnya Mike memutar tangan pria itu dan mematahkanya,
" rasakan ini " Mike meninju perut pria itu berkali kali sebagai balasan, pisau ditangan pria itu ia cabut dan ia tancapkan di dahi tentara itu hingga tewas,
melihat ruangan targetnya berada dihadapanya Mike segera berjalan masuk kedalam ruangan tersebut,
LANTAI ATAS
" semua bom sudah terpasang! "
__ADS_1
" hei Kyle bagaimana dengan pasukan dibawah? " tanya Danwoo sambil menyusun beberapa kabel dilantai
" sepertinya sebentar lagi "
" YES CCTV berhasil diakses " ucap Namjoo dari kejauhan " eh kok aneh, Kyle! Danwoo coba kemari sebentar "
mereka berdua segera menghampiri Namjoo,
" Kak aku sudah sampai " tiba tiba walkie talkie milik Kyle berbunyi, ia pun menghentikan langkahnya,
" kau lihat tuas pembuka berwarna merah disana?"
" Ahah "
" tarik tuas itu "
DOR DOR DOR
" hei suara apa itu? "
" hanya gangguan biasa, timku bisa
mengatasinya "
" baiklah kalay begitu, tarik tuasnya dan segera pergi darisana, mengerti? "
Mike terdiam sejenak
" SIAP SIAP LEDAKAN! "teriak Kyle namun Danwoo menghentikanya, wajahnya nampak panik,
" Hentikan! Hentikan! Kyle kau memang harus melihat ini "
wajah Kyle mengeluarkan raut kebingungan karena Danwoo tiba tiba saja menghentikan rencana mereka, ia lalu berjalan menghampiri Namjoo sesuai perkataan Danwoo,
" kenapa? "
Kyle yang melihat itu segera mengambil walkie talkienya dan memanggil Mike,
" Mike kau baik baik saja? " tanya Kyle dengan nada cemas
" tentu saja aku baik, uhuk uhuk, hanya batuk "
" jangan bohong ke kakak Mike, kakak melihatmu dari CCTV "
" kakak cemas ya? gaya bicara kakak berubah "
" kemana pasukanmu? "
" semuanya gugur dan aku berdarah "
" batalkan ledakan, kita jemput Mike "
" kakak.... sudah tidak ada waktu kak " Mike menghela nafas" tuas ini sudah rusak maka harus kutahan, didepanku ada 1 batalyon musuh dan aku hanya menyekat pintunya dengan box tadi "
" tidak Mike.... jangan bilang "
" 4 peluru bersemayam ditubuhku, dan aku rasa tulang rusuku patah, kau paling bijak kak... "
Yanwei lalu memberikan pemicu peledaknya kepada Kyle
" kau tahu apa yang harus kau lakukan " ucap Yanwei
Kyle terdiam sejenak.... ia menatap pemicu itu,
" kak... kita tidak punya banyak waktu, oh iya aku mendapatkan kabar kalau Elisa tidak jadi
menikah "
__ADS_1
senyuman kecil terukir diwajah Kyle " kau bisa saja disituasi seperti ini " Kyle lalu duduk menyandarkan dirinya di dinding,
" aku benar kak.... dia masih sayang dirimu... jadi kupastikan yang pergi duluan bukanlah kau haha,
aku titip salam "
" akan kusampaikan dik "
" dik? waw.... akhirnya kau memanggilku seperti itu, hei kak "
" ya? "
" kau mau titip pesan ke ayah? "
jantung Kyle berdegup kencang mendengar hal itu, ia menarik nafas dalam dalam," bilang padanya aku menjagamu baik baik, kita saudara yang akur dan juga Mike terkadang lupa mengunci rumah saat malam "
" aku bisa dimarahi ayah jika suratmu seperti itu hahaha "
" intinya... Kyle memaafkan ayah, Kyle memaafkan Mike, dan Kyle memaafkan mamah "
" oh memangnya kakak pernah berbuat salah dengan mamah? "
" setelah kepergian ibu, mamah datang sebagai pengganti peran ibu namun aku malah tidak menyukainya walaupun ia terus berbuat baik "
" aku akan sampaikan ke ibu dan mamah "
DOR DOR DOR suara tembakan terdengar didalam Walkie talkie menandakan para Skeleton mulai mendobrak masuk,
" lubang besar disebelahku ini tidak akan tertutup sendiri kak "
" maafkan kakak, adiku " dengan berlinang air mata Kyle menekan tombol pemicu bomnya dan seketika meledakan beberapa tembok menjatuhkan reruntuhan tembok lantai bawah,
" terima kasih kakak "ucap Mike tubuhnya lalu tertiba reruntuhan sekaligus menutup lubang besar didinding ruangan yang menghubungkan ke dunia luar,
Kyle menangis namun segera ditenangkan oleh Namjoo,
" tidak ada kata akhir dalam kehidupan... kita pasti akan bertemi suatu saat nanti " ucap Namjoo sambil menepuk nepuk Kyle,
" mungkin kau benar "
" SAATNYA MELAKUKAN PEMBERSIHAN " ucap Yanwei dengan senjata penembak listrik yang dibawah dari Neimos,
" SIAAAAAAAP! " teriak semua tentara disana
" SIKAT HABIS SELURUH TENGKORAK ITU, JANGAN BERI AMPUN "
" SIAAAAAAP..."
" SERANG !!!!! "
seluruh tentara disana segera berlari menuju lantai bawah untuk menghabisi para Skeleton senshi yang tersisa, menyisahkan regu penjaga disana,
" LARI !!!!! " teriak tentara skeleton ketika melihat pasuka Daeki merobek pertahanan mereka dengan beringasnya,
" RASAKAN DENDAM TEMANKU!!!! " seorang tentara Daeki menembaki tentara Skeleton tanpa henti bahkan hingga 2 kali mengganti magazine,
ada yang ditusuk berkali kali, para Skeleton senshi benar benar disiksa disana,
" HABISI SEMUANYA, INGAT SETIAP KELUARGA YANG MEREKA BUNUH!! " teriak Yanwei
" INI UNTUK ANAKU YANG KAU MAKAN " pria itu menusuk mata tentara Skeleton itu dengan brutal bahkan ia sampai membuka kepalanya hidup hidup dengan pisau,
tak terkecuali Kyle, walaupun ia memiliki akurasi yang tinggi saat menembak, ia lebih memilih menembak kaki, lalu lambung barulah kepala,
ia semoat berhenti sejenak didepan ruangan tempat Mike pergi, ruangan itu sudah tidak bisa dibuka karena dipenuhi oleh reruntuhan
" istirahat yang tenang dik " ucap Kyle
__ADS_1
ruangan bawah tanah itu dihiasi dengan suara teriakan dan kotor dengan noda darah, para Skeleton senshi disikat secara membabi buta,