Troublemaker My Ice Girl

Troublemaker My Ice Girl
EPISODE 27


__ADS_3

"Yaa, gue ketauan!"Gilang menyeringai.


Semua anggota DBD terkejut kecuali Zee. Ia sudah tau ini. Sejak kapan? Entah.


"Gilang, lo?" Zalfa tak habis fikir, orang yang selama ini menjadi tangan kanan DBD adalah penghianat itu sendiri.


"*******!" desis Cleo, ia melangkah maju ingin meninju rahang cowok tengil di depannya ini, tapi dihadang oleh Vania.


"Maksud lo apa, hah?!" Kaila menatap Gilang dengan tatapan penuh amarah, dagu nya terangkat, menunjukkan dirinya disaat ia sedang marah.


Gilang tak menjawab, ia malah menjentikkan jarinya, hingga seper-empat anggota DBD menodongkan pistol kearah mereka beserta pengikut Zee.


"Apa-apaan ini!"


Gilang mengeluarkan pistolnya juga. Ia menodongkan nya kearah Zee dkk.


"Lo pikir, lo doang yang bisa merintah gue seenaknya?" Gilang menatap Zee santai. Sedangkan Zee menatap Gilang dengan tatapan dinginnya, "Mulai sekarang, gue yang akan memimpin DBD! Gue, Gilang Fiolus Pratama!"


"Anjing!" Maki Rangga.


Gilang mengangkat kedua alisnya. Menatap semua anggota DBD yang terkepung berada digenggamannya.


"Lo bahkan lebih dari seorang anjing, Penghianat!" timpal Vania dengan mulut pedasnya.


"********!"


Dor!


"Arrgghh!"


Gilang menarik pelatuknya kearah kaki Cleo, membuat Cleo meringis kesakitan dan terjatuh. Dengan sigap Vania membantunya. Vania melihat banyak darah dari Cleo. Gawat, jika tidak segera dibawa kerumah sakut, Cleo akan kehabisan darah!


Zee masih belum bergerak dari tempatnya. Ia hanya sibuk menatap Gilang dengan raut dinginnya.


"Hai, ketua DBD, baru sadar gue penghianat?"


Zee masih diam.


"Lo tau apa yang buat gue kayak gini?" Gilang memajukan langkahnya mendekat kearah Zee, pistolnya masih ia todongkan kearah Zee, "Itu karena lo! Lo merintah gue seenaknya! Oke lah, satu dua kali, gue bisa maklumin. Karena lo ketua DBD! Orang yang di takuti disini! Bahkan didunia. Tapi makin kesini, lo ngelunjak! Nyuruh gue seakan gue babu disni! Dan itu yang memotivasi gue buat nyingkirin lo!"


Zee masih diam. Sedangkan Gilang semakin dekat kearahnya.


"Gue latihan bela diri, sampai jadi yang terbaik dan dengan mudahnya lo ngangkat gue jadi tangan kanan DBD," Gilang bertepuk tangan keras, hingga menggema diseluruh ruangan, "Bagus Zee, itu membuat gue semakin leluasa membunuh lo kapan pun."


"Membuat GB'Gangster! Itu gue! Seorang Gilang Mencuri beberapa anggota DBD yang juga benci dengan sikap lo!"


"Sekarang, mungkin saat nya."


Gilang bersiap menembak Zee, tapi sebelum itu, Kaila sudah menyiapkan pisau dibelakang dibelakangnya.


Sayang, niatnya ingin membunuh Gilang dari belakang, justru talah diketahui oleh salah satu yang dulunya adalah anggota DBD.

__ADS_1


Teman-teman Zee semua disekap, di tahan dengan keras.


Zee mengepalkan tangannya, ini sudah kelewatan batas, Gilang boleh menyakitinya, tapi tidak untuk teman-temannya.


"Marah? Marah dong, emosi lo adalah kelemahan terbesar lo!" pancing Gilang.


Zee tidak memperdulikan itu, ia merebut pistol Gilang dengan mudahnya, lalu membalikkan keadaan, kini Zee lah yang menodongkan pistol itu ke Gilang.


"Lepasin mereka!" tekan Zee.


Tak ada sautan dari Gilang.


"LEPASIN MEREKA!"


Dor!


Zee menembak tepat di dada yang menahan Kaila, dengan mudah, kini Kaila mulai menyerang mereka semua yang berada di pihak Gilang. Sedangkan yang masih setia dengan DBD, ikut membantu Kaila menyerang para penghianat itu.


Menyisakan Zee dan Gilang yang masih saling mentap sengit. Kedua insan yang dulu sering bercanda ria, kini hanya menyisakan tatapan kebencian.


"Gue bingung, hanya demi kekuasaan, lo sampai berani senekat ini," Zee menatap Gilang santai. Ia hanya mencoba meredam emosinya.


Sedangkan disekeliling mereka, banyak anggota yang sudah gugur, dan penuh bersimbah darah. DBD kini hancur!


"Karena gue gak mau diperbudak! Apalagi sama lo. Cih!"


"Gue gak pernah memperbudak lo! Itu hanya permintaan tolong dari KETUA DBD!" Zee menekankan kata 'ketua DBD' sekadar mengingatkan Gilang akan status dirinya.


"Dan sebentar lagi, gue yang akan memperbudak lo!" sambar Gilang.


Zee kehabisan kesabarannya. Meladeni Gilang dengan kata-kata hanya menguras energi. Lebih baik dihadapi dengan fisik.


Bugh!


Bugh!


Bugh!


Dor!


Beberapa serangan dan tembakan yang Gilang lakukan, tapi tak ada satu pun yang berhasil mengenai Zee. Hal itu membuat Zee tersenyum meremehkan.


"Hanya itu kemampuan lo? Sekarang gantian!"


Bugh!


Bugh!


Krek!


"ARRGGHH!"

__ADS_1


Zee berhasil mematahkan tulang kakinya. Membuat Gilang terjatuh dengan kaki yang patah.


"Jangan buat macan bangun!"


Gilang mencoba bangun, tapi sebelum itu, Zee sudah menginjak badannya terlebih dahulu.


Zee tersenyum miring, mengapa ia bisa sebodoh ini memilih Gilang menjadi tangan kanan DBD, sedangkan baru dipatahkan kaki nya saja sudah seperti ini.


"Bodoh nya gue..." Zee membenarkan pikirannya.


Gilang masih mencoba bangun, ia melawan Zee kembali. Bagaimana pun tenaga Gilang adalah tenaga laki-laki, sedangkan Zee perempuan, sudah dipastikan Zee akan kalah kalau sekali dorongan kuat.


"Mati lo *******!"


Dor!


Tembakan keudara dilayangkan oleh Kaila. Ia memegang pistol lalu menodongkannya kearah Gilang.


Gilang menatap sekitar, anggota nya sudah tewas tak tersisa.


Sial!


"Menyerah atau mati?" tantang Kaila.


Mata Gilang menatap sesuatu ydi belakang Kaila. Membuat Gilang tersenyum miring.


"Menyerah? Tidak akan!"


DOR!


DOR!


DOR!


Zee terjatuh, bersamaan dengan Gilang dan Kaila.


"ZEE!"


"KAILA!"


Rangga melihat kearah belakang Kaila yang sudah berlari menjauh. Rangga, Vania dan Zalfa menghampiri mereka bertiga.


Orang itu yang menembak Kaila.


Pertama, Rangga mengecek keadaan Kaila, perut sebelah kanan nya tertembak.


Zalfa dan Vania juga ikut melihatnya, sedangkan Cleo sudah banyak kehabisan darah, Cleon pingsan tak sadarkan diri.


Zalfa menghampiri Gilang, yang tertembak di daerah kepala, otak nya terkena akibat tembakan dari Kaila, Zalfa meraba denyut nadinya.


Sedangkan Vania memeriksa kearah Zee yang ditembak oleh Gilang.

__ADS_1


"Jantung...!"


"Bawa kerumah sakit sekarang!!"


__ADS_2