
Seseorang datang dan langsung memukul salah satu pria yang memukul Taehyung
"bughhh.... Brengsek, beraninya kau memukul kakakku" ucap orang itu yang ternyata adalah Jungkook
Jungkook membantu kakaknya berdiri lalu kembali menghajar pria lainnya,Jimin yang kebetulan lewat hendak mengantar kekasihnya langsung menghampiri mereka
"apa yang terjadi?"
belum sempat mendapat jawaban Jimin malah hampir terkena pukulan namun dia segera menangkisnya, perkelahian pun semakin memanas,meskipun mereka tiga lawan lima namun Taehyung, Jungkook dan Jimin bisa bertahan karena ketiganya memiliki skill bela diri.
Alexa kekasih Jimin yang merasa khawatir segera menghubungi polisi,tak lama suara sirine mobil polisi terdengar namun kelima pria itu langsung kabur sebelum polisi datang.
Alexa menghampiri Jimin "sayang,kau baik-baik saja?" tanya nya khawatir
Jimin mengangguk pelan,lalu melihat kearah Taehyung dan Jungkook
Taehyung menghampiri adiknya "kau baik-baik saja? apa kau terluka? kenapa kau tiba-tiba ada disini?"
"seharusnya aku yang bertanya padamu kak,apa kau baik-baik saja? ah lihatlah luka di wajah tampan mu ini,ayo kerumah sakit" ajak Jungkook
"aku baik-baik saja,tapi kenapa kau disini? apa kau bersama ayah?" tanya Taehyung khawatir
Jungkook menggeleng "tidak,aku sendirian kemari untuk memberi mu kejutan,kau terkejut bukan?" jungkook mengangkat kedua alisnya naik turun lalu kembali bertanya pada kakaknya "tapi apa yang terjadi padamu? siapa mereka?"
Taehyung mengangkat kedua bahunya "aku juga tidak tahu,ah sudahlah ayo pulang kau pasti lelah"
Taehyung dan Jungkook pulang ke apartemennya sementara Jimin mengantar Alexa pulang.
Jungkook mengobati luka kakaknya "ah bisa-bisanya mereka melakukan ini padamu, seharusnya aku mengejar mereka tadi,kenapa kau menghentikan ku,aku akan membuat mereka menyesal telah membuatmu seperti ini kak" gerutu Jungkook
"sudahlah ini bukan di Korea, ini Amerika. mereka hanya berandalan,luka seperti ini tak ada artinya untukku" jelas Taehyung
Jungkook menggeleng "tidak bisa tetap saja aku tak terima,bagaimana jika ayah melihat luka mu?" tanya Jungkook
"ah aku lupa soal ayah,kapan dia datang?" Taehyung balik bertanya pada Jungkook
"seminggu lagi,ayah sedang sibuk di korea lalu dia harus pergi ke jepang dulu sebelum menyusul kesini" jawab Jungkook
Taehyung mengangguk "kurasa tak masalah,ini hanya luka kecil tapi tolong rahasiakan ini dari ayah,aku tak ingin ayah khawatir"
Jungkook juga ikut mengangguk "tentu saja,asal kau janji jika terjadi hal seperti ini cepat hubungi aku"
__ADS_1
Taehyung hanya tersenyum mendengar ucapan Jungkook.
Beberapa waktu kemudian Jimin datang ke apartemen Taehyung
"ah aku benar-benar tidak percaya dia melakukan ini padamu" ucap Jimin yang baru saja bergabung dengan Taehyung dan Jungkook
Taehyung terlihat bingung dengan ucapan Jimin "apa maksudmu? siapa yang kau maksud? apa kau mengenal siapa mereka?" tanya Taehyung
"atau jangan-jangan sebenarnya mereka akan memukuli mu kak ncim bukan kak Taehyung namun mereka salah sasaran? wah kalau itu benar-benar terjadi kau harus bertanggung jawab" celetuk Jungkook
Jimin menggeleng "aishh anak ini,aku tak punya musuh selama disini,jelas kakakmu yang selalu memusuhi semua orang"
"lalu apa maksudmu?" tanya Taehyung
Jimin menepuk jidatnya "ah aku sampai lupa mengatakannya, Olivia....."
Taehyung mengangkat satu alisnya "Olivia?"
Jungkook pun meniru kakaknya "Olivia? wah apa itu kekasihmu kak?" tanya Jungkook
"jadi dia yang melakukannya? pantas saja,wanita seperti dia bisa melakukan apapun" ucap Taehyung
Jimin mengangguk "Alexa memberi tahuku bahwa yang bisa melakukan hal seperti itu adalah Olivia, keluarganya sangat berpengaruh disini,jadi meskipun kita melakukan penyelidikan itu akan sia-sia,mereka kebal hukum"
Taehyung memelototi adiknya "berhenti berpikir yang tidak-tidak Jungkook"
"kakakmu menolaknya lalu Olivia tidak terima jadi dia berbuat seperti itu,apalagi semalam...." belum sempat selesai Jimin bicara Taehyung menatap tajam padanya membuat Jimin menelan ludah
"apa yang terjadi semalam?" tanya Jungkook yang masih penasaran
Jimin tergagap mengatakan nya "aaa eeee .... Olivia ulang tahun tapi Taehyung tidak memberinya hadiah,wanita memang seperti itu hal sepele saja bisa jadi panjang seperti ini"
"wah kakakku memang tampan pasti dia jadi rebutan,tapi aku penasaran memangnya seperti apa rupa Olivia itu?" tanya Jungkook penasaran
Taehyung menepuk bahu adiknya "sudahlah,lupakan saja biarkan dia melakukan apapun lagi pula aku akan segera kembali ke Korea"
Jungkook mengangguk menuruti ucapan kakaknya.
Seminggu berlalu Ayah Kim telah berkumpul dengan kedua putranya di Amerika untuk menghadiri kelulusan Taehyung.
"oh nak apa itu disudut bibirmu? apa kau terluka?" tanya ayah Kim melihat bekas luka di bibir Taehyung
__ADS_1
"tak apa yah,aku kemarin berlatih bela diri dengan Jimin,dia tidak sengaja mengenai bibirku" jelas Taehyung yang berbohong pada ayah Kim
Ayah Kim mengangguk mendengar penjelasan Taehyung
Lagi-lagi Taehyung menjadi lulusan terbaik di kampusnya,membuat sang ayah tersenyum bangga.
"putraku benar-benar membuatku bangga" puji Ayah Kim
"kakakku benar-benar keren" puji Jungkook
Taehyung memutuskan untuk kembali ke Korea dan mulai bekerja di perusahaan ayahnya, sementara Jungkook sudah kembali ke Amerika melanjutkan studinya.
Dengan adanya Taehyung di perusahaan ayahnya membuat Kim Brother Group menjadi semakin sukses dan menjadi salah satu perusahaan terbesar di Korea.
Seiring berjalannya waktu Taehyung pun mendirikan perusahaannya sendiri yaitu THV Group, Taehyung menjadi CEO muda berusia 26 tahun yang terkenal tegas dan dingin. Dia memang sengaja mendirikan perusahaan baru agar Kim Brother Group dan THV Group bekerja sama untuk memperluas jaringan mereka di bidang bisnis.
Sementara Jungkook memutuskan untuk ikut terjun ke dunia bisnis mengikuti jejak sang kakak yang selalu jadi panutannya, Jungkook menjadi presdir di perusahaan Kim Brother Group.
...****************...
Taehyung sedang mengobrol dengan Jimin di ruangannya,kini selain berteman baik mereka juga menjadi rekan bisnis.
"jadi kau sedang mencari sekertaris baru karena sekertaris mu sekarang mengundurkan diri?" tanya Jimin
Taehyung mengangguk "begitulah"
"baiklah aku akan merekomendasikan sekertaris baru untukmu,kau tahu aku sangat pandai dalam hal ini,semua orang yang ku rekomendasikan padamu adalah orang-orang berkompeten" jelas jimin dengan bangga
"aku percaya padamu" ucap Taehyung
Jimin mengangguk lalu kembali ke pembicaraan mereka tentang bisnis "jadi,kau sudah menandatangani kontrak yang kita sepakati bukan?"
Taehyung menjawab "tentu saja, investor asing pasti akan sangat tertarik dengan kerjasama kita"
Jimin menepuk bahu Taehyung "baguslah,ini sangat menguntungkan bagi perusahaan kita,kalau begitu aku pergi dulu, secepatnya aku akan membawakan mu sekertaris baru"
Taehyung hanya mengangguk,Jimin pun meninggalkan ruangan Taehyung.
Dua hari kemudian Jimin menghubungi Taehyung bahwa sekertaris barunya akan mulai bekerja dengannya hari ini, Taehyung menyetujuinya karena memang orang-orang yang direkomendasikan Jimin bukanlah orang sembarangan,mereka orang berkompeten yang sesuai dengan kriteria Taehyung.
Tok tok tok suara ketukan pintu dibalik ruangan Taehyung "masuk" ucap Taehyung yang sedang fokus pada berkas ditangannya
__ADS_1
Seseorang memasuki ruangannya, Taehyung menoleh kearahnya mencium aroma parfum yang sepertinya dia kenal, dilihatnya seorang wanita cantik sedang berdiri didepan meja kerjanya
wanita cantik itu memperkenalkan dirinya "selamat pagi tuan Kim,saya Noona sekertaris baru anda"