
Keesokkan harinya Taehyung bangun lebih dulu,dia memandangi Noona yang sedang tidur dengan terlentang "bahkan saat tidur pun kau terlihat cantik" bisik Taehyung
Noona menggeliat mengubah posisi tidurnya,tangannya mengenai wajah Taehyung sementara kakinya menimpa perut Taehyung dengan kencang "bukkkkkk"
Taehyung menahan rasa sakitnya "sepertinya aku harus menarik ucapan ku"
Noona membuka matanya perlahan lalu ditatapnya Taehyung yang sedang tersenyum padanya, Noona membalas senyuman Taehyung tapi kemudian mendorong tubuh Taehyung dengan keras hingga Taehyung terjatuh dari ranjang
"yahhhh tuan Kim,apa yang kau lakukan? kau berani macam-macam padaku?" teriak Noona
Taehyung segera bangun dengan memegangi pinggangnya yang sakit "yahhhh kenapa kau mendorongku? kau yang tiba-tiba memelukku" protes Taehyung
Noona menggaruk tengkuknya yang tidak gatal "hmmmm benarkah? kalau begitu maafkan aku"
Taehyung mendengus kesal "hahhh"
Taehyung segera pergi ke kamar mandi,tapi Noona mencegahnya "tuan Kim,kau mandi di kamar mu saja"
Taehyung menoleh menatap Noona tajam,membuat Noona kembali berkata "hmmmm aku akan memakai kamar mandi ku sekarang" Noona segera berlari ke kamar mandi
"apa wanita memang selalu sesuka hatinya seperti itu?" Taehyung meninggalkan kamar Noona dengan sedikit kesal lalu kembali ke kamarnya
Setelah selesai mandi Taehyung lupa kalau kopernya masih berada di kamar Noona,dia pun menelpon Noona "yahhh antarkan koperku kemari" titah Taehyung kemudian mematikan panggilannya tanpa mendengar jawaban Noona
Noona pergi mengantarkan koper ke kamar Taehyung, Taehyung melipat kedua tangannya di dada saat Noona masuk ke kamarnya
"tuan Kim ini koper mu" ucap Noona tanpa merasa bersalah sedikitpun
Taehyung mengambil pakaiannya dan segera berganti pakaian, Noona menutup matanya "tuan Kim apa yang anda lakukan?" tanya Noona
"tentu saja berganti pakaian" jawab Taehyung dengan cuek
Noona kembali bertanya dengan polosnya "tapi kenapa kau berganti pakaian disini?"
Taehyung menoleh ke arah Noona kemudian mendekatinya "kenapa? bukankah ini kamarku? aku bebas berganti pakaian dimanapun sesuka hati ku"
"tuan Kim,kau marah padaku?" Noona mengerucutkan bibirnya
Taehyung menghela nafas panjang "apa kau pikir aku bisa marah padamu? terlebih lagi kau memasang wajah memelas seperti itu"
"maafkan aku,aku benar-benar minta tuan Kim" ucap Noona
Taehyung mengelus puncak kepala Noona "tak apa,aku akan berganti pakaian sebentar kemudian kita pergi sarapan,tapi aku tak bisa menemanimu makan siang,karena aku harus bertemu klien"
"baiklah tuan Kim,aku akan pergi berkeliling" jawab Noona
Taehyung mengganti pakaiannya di kamar mandi setelah selesai mereka pun pergi sarapan bersama.
Taehyung menyuapi Noona dengan penuh kasih sayang "buka mulutmu"
__ADS_1
Noona pun menurutinya
"enak?" tanya Taehyung
Noona mengangguk dengan mulut yang penuh dengan makanan
"kalau begitu suapi aku juga" pinta Taehyung
Noona segera mengambil sumpit lalu menyuapi makanan ke mulut Taehyung
"enak sekali, terlebih makanan ini datang dari tangan mu" Taehyung mengecup punggung tangan Noona membuat Noona tersipu malu
Setelah sarapan Taehyung segera bergegas pergi bertemu dengan klien,sementara Noona pergi berjalan-jalan.
Meeting Taehyung berjalan dengan lancar tanpa ada hambatan sedikitpun,hanya saja Taehyung merasa sedikit curiga dengan perusahaan yang akan bekerjasama dengannya, sepertinya dia mengenali pemilik perusahaan tersebut,saat dia mengingat nama Olivia, penyesalan datang terlambat karena kerja sama diantara perusahaan mereka sudah ia sepakati.
"ah sial,kenapa aku harus berurusan lagi dengannya" gerutu Taehyung
Taehyung mengambil ponselnya lalu menghubungi Noona menanyakan keberadaannya "halo Noona kau dimana?" tanya Taehyung
"aku di mall X tuan Kim" jawab Noona di seberang telepon
"tunggulah di sana aku akan segera menyusul mu" ucap Taehyung
"oh,apa pekerjaan mu sudah selesai tuan Kim?" tanya Noona
Taehyung pun mematikan panggilannya lalu bergegas pergi namun saat dia akan pergi seseorang menghalangi jalannya
"apa kau terkejut?" tanya orang itu
Taehyung menaikkan satu alisnya "Zico?"
"ya ini aku,kau bilang tak akan pernah bekerja sama denganku? lalu apa ini?" Zico memperlihatkan berkas kerjasama antara THV Group dan perusahaan milik Zico
"kau melakukan penipuan lagi? hah,apa memang itu kemampuanmu?" jawab Taehyung dengan nada meremehkan
"kau selalu bersikap sombong seperti biasanya Kim Taehyung" jawab Zico dengan nada yang tak kalah sinis
"kau pikir akan berhasil menipuku? lihat saja nanti,bahkan perusahaan yang menjadi tameng mu pun akan menyesal karena telah bekerja sama denganmu" Taehyung berlalu melewati Zico
"apa kekasihmu baik-baik saja? ahhh aku sangat menyesal seharusnya kau yang mengalami kecelakaan waktu itu" ucapan Zico membuat Taehyung menghentikan langkahnya, Taehyung kembali dan langsung memukul Zico kemudian mencengkram kerah baju Zico "jadi kau yang melakukannya? akan ku pastikan kau menyesali perbuatan mu"
Zico mengusap darah yang mengalir di sudut bibirnya "kita lihat saja nanti" Zico melepaskan tangan Taehyung dari kerah bajunya lalu tersenyum sinis membuat Taehyung semakin kesal,ingin sekali dia memukul kembali Zico tapi dering ponselnya menghentikannya,Taehyung pun segera mengangkat teleponnya
"halo ayah mertua,apa kabar?" sapa Taehyung di telepon, ternyata panggilan tersebut dari ayah Min
"Taehyung,aku baik-baik saja, bagaimana kabarmu dan Noona?" ayah Min balik bertanya
"kami baik-baik saja ayah, setelah pekerjaanku selesai kami akan segera kembali" jawab Taehyung
__ADS_1
"Taehyung bisakah kau mempercepat pernikahanmu dengan Noona? ah maafkan aku karena terlalu terburu-buru tapi sepertinya aku sudah tak punya banyak waktu" ucap Ayah Min
"ayah kenapa kau selalu berbicara seperti itu,kau akan berumur panjang,aku berjanji akan segera menikahi Noona" balas Taehyung
"terima kasih Taehyung,kalau begitu tolong jaga Noona dengan baik" pamit ayah Min yang akan menutup panggilannya
"tentu saja ayah mertua" jawab Taehyung
panggilan pun berakhir, Taehyung menghela nafas panjang,dia bergegas menemui Noona sambil memikirkan ucapan ayah Min, Taehyung menelpon Jungkook dan Jimin meminta mereka untuk datang ke Amerika dan mengambil alih pekerjaannya di sana,mereka pun setuju kemudian segera bergegas untuk berangkat ke Amerika.
Taehyung sudah sampai di mall X,dilihatnya Noona yang sedang melambaikan tangan padanya, Taehyung pun segera menghampirinya "maaf membuat mu menunggu lama" ucap Taehyung
"aku bahkan bisa menunggumu seumur hidupku tuan Kim" jawaban Noona membuat Taehyung terkekeh
"ayo pergi" ajak Taehyung
"kemana?" tanya Noona
"mencari pakaian,aku ingin makan malam romantis bersamamu" jawab Taehyung
Noona pun menurutinya, mereka pergi ke salah satu butik yang ada di mall tersebut
"yang ini bagus tuan Kim" Noona memilih salah satu gaun
"ah tidak,itu terlalu terbuka untukmu" protes Taehyung
"kalau begitu kau pilihkan untukku tuan Kim" pinta Noona
"bagaimana dengan yang ini?" Taehyung menunjukkan gaun yang lebih seksi dari pilihan Noona sebelumnya
"tuan Kim,kau bilang pilihanku terlalu terbuka,lalu kau memilihkan baju yang sama seperti lingerie yang kau berikan padaku" protes Noona
"kenapa? kau pasti terlihat cantik" goda Taehyung
"dasar mesum" jawab Noona kesal
Taehyung pun mengambil gaun merah di atas lutut yang terlihat elegan lalu memperlihatkannya pada Noona "bagaimana dengan yang ini?" tanya Taehyung
belum sempat Noona menjawab Taehyung kembali berbicara "baiklah aku akan pilih yang ini untukmu"
"tuan Kim" protes Noona
"kenapa? bukankah kau menyukainya?" tanya Taehyung
Noona pun mengangguk "ya aku menyukai nya,tapi aku lebih menyukai orang yang memilih pakaian ini untukku"
Taehyung mencubit hidung Noona gemas "apa ini? kau sudah pandai merayuku?"
"aku belajar darimu tuan Kim" jawab Noona
__ADS_1