Tuan Kim Untuk Noona

Tuan Kim Untuk Noona
Tiga bocah


__ADS_3

Ibu Kim memanggil mereka berempat dari bawah "semuanya ayo turun,waktunya makan malam"


Jungkook membuka pintu kamarnya hendak berlari namun Taehyung menangkapnya dengan cepat "mau lari kemana kau bocah nakal?"


"kakak maafkan aku,aku janji aku tak akan seperti itu lagi,aku akan mengetuk pintu sebelum masuk kamar" pinta Jungkook pada Taehyung agar melepaskannya


Taehyung memberikan sinyal dengan menoleh ke arah Noona "minta maaf"


Jungkook memasang wajah memelas pada Noona "Noona,maafkan aku,ku mohon... kakak tak akan melepaskan ku kalau kau tak memaafkan ku"


"Tuan Kim sudahlah lepaskan Jungkook" titah Noona


Taehyung melepaskan Jungkook secara perlahan membuat Jungkook lega "Noona kau yang terbaik,aku benar-benar tak tahu kalau kalian sedang....." Noona segera membungkam mulut Jungkook dengan tangannya


"sepertinya kau memang harus di hukum Jungkook" ucap Noona dengan sedikit jengkel


Taehyung dan Seokjin segera mengambil alih Jungkook setelah Noona melepaskan bungkaman tangannya,tangan kanan Jungkook dipegang oleh Taehyung sementara tangan kirinya dipegang oleh Seokjin


"yahhhh.... kenapa kalian memperlakukanku seperti ini" protes Jungkook


Kedua kakaknya mengacak-acak rambut Jungkook dengan gemas, Jungkook terus merengek minta dilepaskan tapi Noona justru senang melihat tingkah ketiga pria di depannya.


Ibu Kim yang sedari tadi memanggil mereka pun,segera menyusul ke lantai atas karena terdengar suara tawa dari mereka


Jungkook melihat ibunya yang datang dan segera mengadu padanya


"ibu, lihatlah mereka menyiksaku" lagi-lagi Jungkook memasang wajah memelas


"Seokjin, Taehyung lepaskan adikmu" titah Ibu Kim


mereka pun melepaskan Jungkook, Jungkook segera berlari ke arah ibunya,kemudian mengejek kedua kakaknya "dasar bodoh"


kedua kakaknya kembali menghampiri Jungkook tapi Jungkook bersembunyi dibalik punggung sang ibu


"sudahlah kalian bertiga ini selalu bersikap seperti anak kecil,apa kalian tidak malu dilihat Noona?" ucap ibu Kim


"Noona juga ikut menyiksaku bu,aku tak mau dia jadi kakak ipar ku,aku mau dia jadi istriku" ceteluk Jungkook


Keempat orang yang mendengar itu terdiam memandangi Jungkook, Jungkook menelan salivanya "aku hanya bercanda,kenapa kalian sangat serius? lihatlah wajah kalian"


"Jungkook..... sudahlah ayo kita turun,ayah sudah menunggu" ajak ibu Kim


Ibu Kim turun lebih dulu meninggalkan mereka berempat, Taehyung menatap tajam Jungkook


"tak lucu" ucap Taehyung


"benar-benar tidak lucu" ucap Seokjin


Noona menggeleng "ckk ckk ckk aku bahkan tak bisa bayangkan jika menikah denganmu"


Jungkook menundukkan kepalanya,ketiga orang itu kemudian tertawa "hahaha"

__ADS_1


"kau lihat bukankah Jungkook sangat menggemaskan" ucap Seokjin


"aigoo aigoo apa adikku menangis?" tanya Taehyung


"ya Jungkook,kami hanya bercanda" Noona mengelus lembut kepala Jungkook


Jungkook mengangkat kepalanya, mengerucutkan bibirnya "kalian curang tiga lawan satu"


"maafkan kami,tapi kau benar-benar menggemaskan" Noona mencubit kedua pipi Jungkook


kedua kakaknya melipat tangan di dada melihat Jungkook yang begitu senang karena Noona memperhatikannya, Jungkook yang sadar kedua kakaknya sedang menatap tajam padanya, segera membawa Noona turun ke bawah,kedua kakaknya pun menyusul dibelakang.


Ayah dan Ibu Kim sudah menunggu mereka di meja makan "kenapa kalian lama sekali di atas? apa kalian bersenang-senang tanpa ayah?" tanya ayah Kim


"maafkan kami ayah membuat ayah dan ibu menunggu" ucap Seokjin


Noona pun memberi salam pada ayah Kim "apa kabar tuan?"


"kabar baik Noona, aku lebih senang kau memanggilku ayah" jawab ayah Kim


Noona pun tersenyum tanda setuju, Taehyung menarik kursi untuk mempersilahkan Noona duduk,kini mereka berada di satu meja makan,mereka menghabiskan makan malam dengan bahagia.


Setelah makan malam mereka berbincang bersama membahasa banyak hal,canda tawa memenuhi ruang keluarga Kim.


Malam semakin larut, Noona berpamitan untuk pulang diantar oleh Taehyung


"ayah,ibu terima kasih atas undangan makan malamnya,aku pamit pulang" pamit Noona


Noona mengangguk "baik ayah"


"hati-hati dijalan ya sayang" ucap ibu Kim


Noona kembali mengangguk,dia pun segera masuk mobil setelah berpamitan dengan semua keluarga Kim, Taehyung melajukan mobilnya menuju rumah Noona, diperjalanan Taehyung sesekali menoleh ke arah Noona membuat Noona jadi salah tingkah lalu bertanya pada tuan Kim nya


"ada apa? apa ada sesuatu di wajahku?" tanya Noona


"cantik" ucapan Taehyung membuat pipi Noona memerah


Taehyung meraih tangan Noona lalu menciumi punggung tangan itu


"tuan Kim" Noona merasa tersipu oleh perlakuan Taehyung


Taehyung menatap Noona sesaat "aku tak ingin kehilanganmu Noona" kemudian kembali fokus pada jalanan


"tuan Kim.....aku juga tak ingin kehilanganmu" ucap Noona memandangi Taehyung dengan penuh harap


"apa aku boleh bertanya sesuatu?" tanya Taehyung


Noona mengangguk "tentu saja,kau boleh bertanya apapun tuan Kim"


Taehyung menatap Noona dalam lalu mengambil sesuatu dari dalam kantong bajunya "aku menemukan ini di kamarmu,maaf aku mengambilnya tanpa izin darimu" Taehyung kembali menatap lurus ke depan dengan sesekali menoleh ke arah Noona

__ADS_1


Noona mengambil foto itu,ternyata itu foto dirinya dan Seokjin saat mereka masih menjadi sepasang kekasih. Noona tersenyum pahit melihat foto itu kemudian merobeknya menjadi dua bagian, Taehyung terkejut melihat Noona melakukan itu


"Noona.... aku... " Taehyung merasa bersalah pada Noona


Noona tersenyum kemudian membelai lembut pipi Taehyung "Dia adalah masa laluku,dan kau adalah masa depanku"


Taehyung menggenggam erat tangan Noona yang membelai pipinya,dia menciumi tangan itu terus menerus "terima kasih Noona, aku benar-benar minta maaf"


Noona hanya tersenyum,dia menatap lurus ke depan kemudian bertanya pada Taehyung "apa aku boleh bicara dengan kakakmu? aku tak ingin kau terlarut dengan masa lalu kami,ku rasa memang seharusnya kami bicara,aku juga tak ingin membuat posisi kalian menjadi sulit"


Taehyung mengangguk setuju,memang seharusnya mereka menyelesaikan masa lalu mereka dengan tuntas,sebelum Taehyung melangkah lebih lanjut mengenai hubungannya dengan Noona,dia tak ingin membuat Seokjin atau Noona merasa tak nyaman di kemudian hari.


Sesampainya dirumah Noona, Taehyung segera berpamitan karena malam sudah semakin larut,dia tak ingin mengganggu ayah Min yang sedang beristirahat, Noona mencium singkat pipi tuan Kim nya


"cupp... terima kasih atas makan malamnya"


Noona mencium pipi satunya "cupp... terima kasih karena sudah mengantarku pulang"


Taehyung menaikkan satu alisnya "hanya itu?" tanya nya pada Noona


Noona mengernyitkan keningnya kemudian mengecup singkat bibir Taehyung "aku mencintaimu tuan Kim"


Taehyung memeluk Noona erat "aku juga mencintaimu Noona"


Tiba-tiba Yoongi berdehem "ehmm ehmmm"


Noona segera melepaskan pelukan Taehyung, sementara Taehyung tersenyum lalu menyapa Yoongi "apa kabar kakak ipar?"


"sudah larut malam sebaiknya kau pulang" usir Yoongi


Taehyung menggaruk tengkuknya yang tidak gatal "ahhh baiklah,kalau begitu aku pamit"


"kau tidak ingin mampir?" tanya Yoongi membuat Taehyung bingung


"ya??" tanya Taehyung memastikan


Yoongi mengibaskan kedua tangannya mengusir Taehyung "pergilah, orang tua mu akan khawatir jika kau tak segera pulang"


"kakak..." ucap Noona pada Yoongi,dia tahu kalau kakaknya sengaja menggoda Taehyung


Yoongi segera meraih bahu adiknya "adikku juga perlu istirahat,jika kalian ingin bermesraan maka segeralah menikah"


Taehyung tersenyum lebar karena ucapan Yoongi "aku akan segera menikahinya"


Yoongi hanya mengangguk, sementara Noona tersipu malu


"baiklah,kalau begitu aku pamit pulang, sampaikan salam ku pada ayah mertua,semoga beliau lekas sembuh" pamit Taehyung


"hati-hati di jalan tuan kim" balas Noona


Taehyung pun pergi meninggalkan rumah Noona lalu pulang ke rumahnya.

__ADS_1


Yoongi membawa adiknya masuk, Noona menyandarkan kepalanya di bahu Yoongi.


__ADS_2