
"tuan Kim anda baik-baik saja?" tanya Noona
Taehyung segera bangkit dari tempat tidurnya hendak kembali ke kamarnya tanpa menjawab pertanyaan Noona, belum sempat Taehyung keluar dari kamar seseorang mengetuk kamar Noona
tok tok tok...
Taehyung kembali ke tempat tidur Noona lalu berpura-pura tidur, Noona kebingungan dengan tingkah bosnya, Taehyung hanya memberi isyarat untuk diam dan bukakan saja pintunya, Noona menuruti permintaan bosnya,dibukakannya pintu lalu seseorang bertanya padanya "kau menghubungi beberapa kali semalam,apa terjadi sesuatu padamu?" tanya orang itu yang ternyata Jungkook
Noona menjawab dengan terbata "hmmm itu..."
"ada apa? apa kau melihat kakakku?" Jungkook kembali bertanya
Noona menarik nafas panjang lalu mempersilahkan Jungkook masuk, Jungkook melihat ke arah tempat tidur Noona,dia melihat kakaknya "oh apa ini? kenapa dia tidur disini? apa semalam terjadi sesuatu dengan kalian?"
Noona menggeleng dengan cepat "tidak... kakakmu yang membuat masalah" Noona segera menutup mulutnya "mmm maksudku... ah aku tidak tahu,kau tanya saja pada kakakmu"
Taehyung sudah memperkirakan kalau Jungkook yang datang ke kamar Noona makanya dia berpura-pura tidur
Jungkook tahu kalau kakaknya sedang berpura-pura tidur "aku tahu kau hanya berpura-pura kak,apa kau pikir kau bisa menghindari ku? cepatlah bangun mereka sudah menunggu kita,kalau kau tidak bangun aku akan meninggalkan mu"
Taehyung tetap pada posisinya "pergilah,pada akhirnya aku tahu juga akan pergi meninggalkanku"
"ayolah kak kenapa kau seperti ini? mereka sangat ingin bertemu denganmu terutama ibu" paksa Jungkook
Taehyung menatap tajam ke arah Jungkook "berhenti memaksaku,aku melakukan apapun yang kau minta tapi tidak untuk ini,aku tak ingin bertemu dengan mereka"
Jungkook terkejut mendengar ucapan kakaknya "tapi kenapa kak? aku tahu kau juga merindukannya"
Noona yang masih terdiam disitu memutuskan pergi keluar kamar untuk memberi mereka ruang.
Jungkook kembali melanjutkan kata-katanya "kenapa kau sangat naif kak? aku tak tahu kau punya sisi seperti ini? apa karena ayah?"
Taehyung mengepalkan tangannya menahan marah "tidak ada hubungannya dengan ayah,pergilah jika kau ingin pergi,aku tak ingin berdebat denganmu"
Jungkook masih enggan pergi,dia ingin kakaknya terus terang padanya "aku selalu bertanya padamu dimana kakak dan ibu? kau menjawab bahwa ibu pergi menemani kak Seokjin belajar,lalu dimana letak kesalahannya? apa karena ibu menemani kak Seokjin? kau bilang mereka akan kembali, setelah mereka kembali kenapa kau menolaknya? kenapa kakak bersikap seperti ini? kalau kakak tidak terus terang padaku,aku akan ikut mereka"
mata Taehyung semakin merah menahan amarahnya "pergilah"
Jungkook terbelalak mendengarnya
__ADS_1
"pergilah... tinggalkan aku" teriak Taehyung
Jungkook kecewa dengan kakaknya lalu berbalik meninggalkannya.
Noona yang berada didepan pintu terkejut melihat Jungkook yang keluar dengan wajah marah,dia ingin menyusul Jungkook tapi di urungkan karena tidak mau ikut campur masalah pribadi mereka. Akhirnya Noona masuk kembali ke kamar hotelnya dilihatnya Taehyung sedang mengacak rambutnya frustasi, Taehyung yang menyadari kedatangan Noona segera memintanya pergi "pergi.... aku ingin sendiri"
Noona menjawab dengan ragu "ta... tapi tuan ini kamarku... mmm maksudku baiklah" Noona segera pergi meninggalkan kamarnya
Taehyung berdiam diri dengan segala pikiran yang berkecamuk kepalanya,seharian dia mengurung diri kamar Noona
hari sudah sore Taehyung akhirnya pergi keluar mencari Noona karena Noona belum juga kembali,dia merasa bersalah karena seharian berdiam diri di kamar Noona.
Taehyung melihat Noona sedang berbicara dengan seseorang,dia memutuskan untuk kembali namun langkahnya terhenti ketika dia mendengar suara seseorang yang dia kenal
"maafkan aku" ucap orang itu
Taehyung segera menoleh ke sumber suara,dia tidak percaya dengan apa yang dilihatnya orang itu adalah Seokjin, Taehyung memperhatikan keduanya
"bukankah sudah terlambat untuk meminta maaf?" tanya noona kemudian hendak berbalik meninggalkan Seokjin namun tangannya ditahan oleh Seokjin
"lepaskan aku,kau sendiri yang memilih meninggalkan ku demi cita-cita yang kau dambakan itu, sekarang apalagi?" teriak Noona
Noona terus mencoba melepaskan tangannya,tapi Seokjin menahannya lalu berusaha memeluknya, Noona segera mendorongnya lalu menamparnya "plakkk" suara tamparan begitu keras
Noona segera berbalik meninggalkan Seokjin namun Seokjin kembali meraih tangan Noona, Taehyung yang sudah sangat kesal menghampiri keduanya,dia melepaskan tangan kakaknya dari tangan Noona
"lepaskan,dia tidak ingin berbicara denganmu" ucap Taehyung dengan tatapan tajamnya
Noona dan Seokjin terkejut dengan kedatangan Taehyung "Taehyung" panggil sang kakak "aku bisa jelaskan,ini urusan pribadi"
"aku tak peduli,apa kau tidak puas mengambil segalanya dariku? kau mengambil masa kecilku,kau mengambil ibu,kau juga mengambil Jungkook dariku,sekarang kau akan mengambilnya juga? apa memang itu kebiasaan mu merebut semuanya dariku?" ucap Taehyung
Seokjin tak mengerti ucapan Taehyung "apa maksudmu Taehyung?"
"berhentilah berpura-pura bahkan kau mengorbankan orang lain juga demi cita-cita mu itu? hah tak ku sangka sebegitu gilanya kau akan cita-citamu" Taehyung meremehkan kakaknya
"kau tidak mengerti Taehyung,aku bisa jelaskan semuanya padamu" bela Seokjin
Taehyung kembali "kau yang tidak mengerti,kau tidak tahu bagaimana kehidupan kami tanpa ibu, sementara kau mendapatkan segalanya"
__ADS_1
Seokjin menatap sendu adiknya "Taehyung,aku dan ibu selalu merindukan kalian"
"kau bahkan tak pernah sekalipun menghubungi kami, lihatlah bahkan ibumu juga mengingkari janjinya,dia bilang akan mencari mu dan membawamu kembali tapi ternyata dia hanya ingin tinggal berdua denganmu,kalian berdua sama saja sama-sama egois" Taehyung semakin banyak bicara
bughh satu pukulan mendarat di pipi Taehyung, Seokjin mencekam kerah baju adiknya
"kau tidak boleh berbicara seperti itu tentang ibu"
bughhh Taehyung membalas pukulan Seokjin "kenapa tidak? dia memang mengingkari janjinya karena mu,kau tidak tahu betapa tersiksanya aku melihat Jungkook yang masih kecil menangis menanyakan ibunya terus menerus,jika dia menyayangi kami seharusnya dia tidak meninggalkan kami,bahkan sampai ketika aku bertemu dengan kalian beberapa tahun silam,kalian hanya peduli dengan diri kalian sendiri"
"kau tidak tahu apa-apa tentang aku dan ibu Taehyung " Seokjin kembali menghajar Taehyung
Noona segera melerai mereka "hentikan"
Taehyung berbalik meninggalkannya,disusul Noona yang mengikutinya dari belakang
Noona mengikuti Taehyung sampai di kamar hotelnya
"pergilah" ucap Taehyung
"tidak tuan Kim,anda terluka saya akan mengobati luka anda" jawab Noona
Taehyung membalas dengan singkat "tak perlu"
Noona membawa kotak P3K lalu mengobati luka di sudut bibir Taehyung
Taehyung menahan tangan Noona yang akan mengobatinya "ku bilang tak perlu"
"aku tak akan pergi sebelum mengobati lukamu" paksa Noona akhirnya Taehyung menyerah
Taehyung menatap wajah Noona penuh arti "berapa lama kau berhubungan dengannya?"
Noona memilih diam sambil mengoleskan obat luka pada bibir Taehyung
Taehyung menggenggam erat tangan Noona "kenapa kau tidak menjawab? apa dia menyakitimu terlalu dalam?"
Noona berhenti sejenak,menatap mata Taehyung "bukankah yang kau lalui jauh lebih berat?" Noona melepaskan genggaman tangan Taehyung
"sudah selesai, beristirahatlah tuan Kim,aku akan kembali ke kamarku" Noona segera meninggalkan kamar Taehyung dan kembali ke kamarnya
__ADS_1
Mereka terlarut dengan pikiran mereka masing-masing.