Tuan Kim Untuk Noona

Tuan Kim Untuk Noona
ngidam part 2


__ADS_3

Ini adalah hari ke tiga Noona mengidam hal yang sama, Taehyung dengan wajah yang di tekuk mengantarkan Noona bertemu dengan Seokjin untuk makan siang, Seokjin sangat suka melihat wajah adiknya seperti itu.


"kau sudah mau pergi?" goda Seokjin


Taehyung pun menjawab dengan kesal


"memangnya apalagi? aku bahkan tak diizinkan walau hanya duduk dan menunggu diluar"


"ckkk ckkk nikmatilah" ejek Seokjin


"sayang,aku akan kembali ke kantor,jaga dirimu baik-baik,kalau dia berani macam-macam padamu,hubungi saja aku atau kau bisa menggunakan ilmu bela dirimu untuk membantingnya" pamit Taehyung yang kesal


"baiklah sayang,sampai jumpa nanti malam" jawab Noona


setelah Taehyung pergi Noona segera memesan beberapa porsi makanan membuat meja mereka penuh dengan makanan, Noona bahkan memesan dua porsi lebih banyak daripada biasanya


Seokjin yang terheran pun bertanya padanya


"apa kau lebih lapar dari biasanya? wah daebak si kembar memang jago" Seokjin mengacungkan kedua jempolnya tanda kagum


Noona tersenyum kemudian menjawab


"tidak,si kembar ingin pamannya ikut makan dengan porsi yang sama dengan mereka"


Seokjin mengangguk pelan kemudian terbelalak


"apa?"


Noona membagi makanan sebanyak itu menjadi dua bagian


"ini makanan untuk paman si kembar,dan bagian sini untuk ku,aku juga sudah memesan desert setelah memakan ini semua" ucap Noona dengan antusias


Sementara Seokjin menelan salivanya melihat semua makanan melimpah di hadapannya


"bagaimana aku menghabiskan semua ini?" ucapnya pelan tapi masih bisa didengar oleh Noona


"kenapa? apa kau tak mau makan denganku? hiks hiks hiks" Noona tiba-tiba menangis karena Seokjin tak mau makan sebanyak itu


Seokjin yang kebingungan pun segera menenangkan Noona


"yaahhh jangan menangis Noona, baiklah-baiklah aku akan makan semuanya,jadi berhentilah menangis"


"huhuhu kalau begitu ayo makan,aku sudah lapar" ucap Noona


Terpaksa Seokjin makan dengan porsi yang banyak seperti Noona,makanan datang terus menerus membuat Seokjin kelabakan sementara Noona menikmatinya dengan senang.


Setelah selesai makan Jungkook datang menjemput Noona,dia terkejut melihat begitu banyak piring kosong di meja mereka kini jumlahnya menjadi dua kali lipat dari biasanya


Seokjin menatap Jungkook dengan memelas,membuat Jungkook menyunggingkan senyumnya.


Noona pun berpamitan pada kakak iparnya


"kakak ipar terima kasih untuk hari ini"


"ya.... tak masalah tapi sepertinya aku tak akan makan sampa nanti malam,rasanya perutku akan meledak" ucap Seokjin

__ADS_1


"kau paman yang terbaik" hibur Noona


Jungkook pun pergi bersama Noona ke salon,saat Noona akan memulai perawatan Noona menatap Jungkook dengan pandangan yang tak dapat di artikan


"kenapa? apa kakak ipar butuh sesuatu?" tanya Jungkook


Noona mengangguk dengan cepat "heem"


"baiklah kakak ipar butuh apa?" Jungkook kembali bertanya pada Noona


"sepertinya si kembar ingin kau ikut perawatan juga" ucap Noona


Jungkook terkejut dengan keinginan kakak iparnya "apa?"


Noona tiba-tiba menangis "hiks hiks hiks paman kalian tak ingin melakukannya huhuhu" Noona semakin histeris membuat para pengunjung memperhatikan mereka


"kakak ipar jangan menangis, baiklah-baiklah ayo,aku akan ikut perawatan juga" ucap Jungkook yang kemudian mengalah pada kakak iparnya


Semua orang merasa lucu melihat Jungkook yang melakukan perawatan bagi ibu hamil,dia menjadi pusat perhatian di salon.


Malam harinya Noona membuat kakaknya sibuk di dapur,ini sudah ke empat kalinya Yoongi memasak membuat dia sedikit kelelahan


"apa kau sudah kenyang?" tanya Noona


Noona menggeleng "aku ingin makanan manis" pintanya


"baiklah,aku sudah membeli beberapa di toko kue tadi,aku akan membawakannya untukmu" ucap Yoongi


Noona menahan lengan sang kakak


"apa?" Yoongi terkejut bukan main itu artinya dia harus kembali bergelut di dapur


"hiks hiks hiks apa kakak tak mau membuatkan ku makanan manis? huhuhu bagaimana nasib si kembar?" keluh Noona sembari menangis


"yahh jangan menangis, baiklah aku akan melakukannya,aku akan membuatkan mu makanan manis" ucap Yoongi dengan pasrah


Beberapa lama kemudian Taehyung datang menghampiri mereka,dia melihat Yoongi yang terkapar di sofa


"kakak ipar ada apa denganmu?" tanya Taehyung


"yahh Taehyung kau sudah datang? syukurlah" jawab Yoongi


Taehyung mengernyitkan dahinya bingung, belum sempat Taehyung bertanya pada kakak iparnya Noona sudah mengajaknya pulang.


"tuan Kim ayo pulang" ajak Noona


Taehyung mengangguk pelan kemudian membawa istrinya pulang, sesampainya dirumah Noona memperhatikan Taehyung yang sedikit muram


"tuan Kim kau marah?" tanya Noona


Taehyung menggeleng pelan "tidak"


"maafkan aku, sepertinya semenjak hamil aku banyak berubah.... terima kasih sayang sudah mau bersabar terhadap ku" ucap Noona yang kemudian mencium singkat pipi suaminya


Taehyung menatap dalam istrinya, menaikkan satu alisnya isyarat bertanya pada Noona, Noona pun mengedipkan matanya tanda persetujuan, Taehyung dengan semangat menyergap istrinya.

__ADS_1


Beberapa hari kemudian kejadian berulang sampai seminggu,hari ini Taehyung mengantarkan Noona dengan semangat membuat Seokjin penasaran


"kenapa kau sangat senang istrimu makan siang dengan pria lain?" tanya Seokjin


Taehyung mengangkat kedua bahunya tak peduli


"sayang,sampai jumpa nanti malam" pamit Taehyung


Sementara wajah Seokjin terlihat sangat tegang,ini adalah hari ke empat dia harus makan dengan porsi yang banyak. Reaksi yang sama juga datang pada Jungkook yang harus melakukan perawatan ibu hamil bersama kakak iparnya,begitu juga dengan Yoongi yang menyiapkan segenap tenaganya untuk bergelut di dapur, sedangkan Taehyung terlihat lebih senang karena saat malam hari Noona selalu mengajaknya bergadang di atas ranjang.


Hari ini Seokjin, Yoongi dan Jungkook datang secara bersamaan ke kantor Taehyung,Jimin yang juga sedang di ruangan Taehyung merasa heran melihat mereka.


"ada apa ini? apa kita mempunyai jadwal meeting bersama?" tanya Jimin


Mereka bertiga menatap tajam Jimin, kemudian menoleh ke arah Taehyung yang sedang memegang beberapa berkas di tangannya, Taehyung menghentikan aktivitas lalu bertanya pada mereka


"ada apa?"


Mereka semua segera terduduk lesu di sofa ruangan Taehyung


"yahhh Taehyung aku sudah tak sanggup,perutku bisa-bisa meledak jika terus seperti ini" keluh Seokjin


"kakak aku juga sudah tak sanggup menahan malu" tambah Jungkook


kemudian Yoongi pun ikut mengeluh


"yahhh tanganku sudah tak sanggup memasak"


Jimin yang semakin penasaran pun kembali bertanya pada mereka


"sebentar, sebenarnya ada apa ini? kenapa kalian tiba-tiba mengeluh seperti ini?"


"apa Noona mengidam sesuatu yang aneh pada kalian?" selidik Taehyung


"yahhhh dia membuatku makan dengan jumlah porsi yang banyak setiap kali makan siang,kau tahu semua meja dipenuhi dengan makanan dan aku harus menghabiskannya dalam waktu yang cepat" keluh Seokjin


"apa kalian tahu? kakak ipar memintaku untuk melakukan perawatan ibu hamil setiap hari,mau ditaruh dimana mukaku sekarang?" tambah Jungkook


"dia membuatku memasak 5-6 kali,di waktu yang sama juga aku harus memasak makanan yang berbeda" tambah Yoongi


"kenapa kalian tak menolak keinginannya?" tanya Taehyung dengan entengnya membuat ketiga pria itu marah


"yahhhhhh,dia akan menangis lalu mengusap perutnya dan berkata paman kalian tak mau melakukannya" ucap mereka


Jimin terkejut mendengarnya sementara Taehyung justru terlihat santai


"sudahlah,kalian harus menikmatinya demi calon keponakan kalian" ucap Taehyung yang justru membuat Jimin penasaran


"memangnya istrimu tak mengidam apapun darimu?" tanya nya


Taehyung menyunggingkan senyumnya


"dia menginginkan ku saat malam"


Jawaban Taehyung sontak membuat ketiga pria yang merasa terbebani itu menjadi murka

__ADS_1


"haissssh dia bahkan bersenang-senang" keluh mereka bertiga.


__ADS_2