Tuan Kim Untuk Noona

Tuan Kim Untuk Noona
Berhenti memanggilku sayang


__ADS_3

Itu adalah sebuah foto yang terbagi dua, Noona mengambil kedua bagian foto tersebut, Noona menutup mulutnya yang terkejut karena itu adalah fotonya bersama Seokjin


"bagaimana fotoku ada disini? lalu kenapa dia merobeknya?" pertanyaan memenuhi kepalanya


Tak lama kemudian Taehyung datang, Noona segera menyembunyikan potongan foto itu ke dalam sakunya


"maaf menunggu lama" ucap Taehyung yang baru saja kembali


"tas ku" pinta Noona


Taehyung memberikan tas yang diminta Noona, Noona menerimanya lalu mengecek ponselnya,dia sedikit kecewa karena tak ada satupun panggilan masuk dari Seokjin,dia memasukan kembali ponselnya ke dalam tas. keheningan menemani perjalanan mereka, Taehyung melihat raut wajah Noona yang tiba-tiba saja berubah membuatnya tak ingin terlalu banyak bicara.


Sesampainya di rumah Noona, Noona segera memasuki rumahnya "Taehyung,aku sangat selah,aku ingin istirahat" ucap Noona


Taehyung mengangguk mengerti "baiklah,aku pamit pulang"


Noona hanya mengangguk membiarkan Taehyung pulang dengan perasaan kecewa, Noona segera memasuki kamarnya.


Ketika Taehyung akan pulang, Yoongi justru baru saja tiba, Taehyung memberi salam padanya tapi Yoongi mengacuhkannya, Taehyung pun meninggalkan rumah Noona dengan perasaan yang campur aduk.


......................


Seminggu berlalu Noona terus menghindari Taehyung, Taehyung pun mencoba menjaga jarak dengan Noona,dia tak lagi mengikuti kemana Noona pergi,Taehyung menyibukkan diri dengan pekerjaannya.


Hari itu Noona ingin memberi kejutan pada Seokjin dengan datang ke galerinya tanpa memberitahu Seokjin terlebih dahulu, Noona membawa kotak makan makan siang yang dia buat untuk Seokjin.


Noona pergi ke ruangan Seokjin lalu mengetuk pintu ruangannya dengan pelan "tok tok tok"


Seokjin yang sedang sibuk memeriksa jadwalnya hanya menjawab "masuk"


Noona segera berlari ke arah Seokjin lalu memeluknya "kejutan"


Seokjin tersenyum menyambutnya membalas pelukan Noona,karena Seokjin sudah berjanji pada Taehyung untuk membahagiakannya.


Noona merasa sangat senang membuatnya semakin erat memeluk Seokjin


"uhukkk uhukkk longgarkan sedikit pelukanmu,aku tak bisa bernafas" protes Seokjin dengan nada bercanda


Noona melepaskan pelukannya "makan siang untukmu sayang" Noona memperlihatkan kotak makan siang yang dia bawa


"kenapa kau repot-repot membawakan ini untukku" ucap Seokjin


"aku tak merasa repot sedikitpun" jawab Noona


"terima kasih" Seokjin mengelus kepala Noona dengan lembut dalam hatinya berkata "apakah seperti ini jika memiliki adik perempuan?" Seokjin tersenyum manis

__ADS_1


"kenapa kau sangat tampan" ucap Noona dengan nada manja


Seokjin menaikan satu alisnya "apa kau baru sadar kalau aku tampan?"


Noona ingin memeluk Seokjin kembali,tapi Seokjin menahannya "aku sudah lapar"


"aku lupa,baiklah duduk! aku akan menyiapkan makan siang spesial untukmu" Noona segera membuka kotak makan siang yang dibawanya menyiapkan makanan itu untuk Seokjin


Seokjin mulai melahap makanannya, Noona yang penasaran bertanya padanya "bagaimana? enak?"


Seokjin mengerucutkan bibirnya kemudian tersenyum "sangat enak,apa kau mau?" tanya Seokjin


Noona mengangguk dengan cepat kemudian membuka mulutnya "aaaa"


Seokjin yang tidak peka terlihat bingung, Noona pun mengungkapkan keinginannya "suapi aku"


Seokjin merasa tak nyaman harus menyuapi Noona,dia mengambil makanan itu lalu hendak menyuapi Noona tapi makanan itu sengaja dia balik ke arahnya lalu memakannya sendiri


Noona yang sudah membuka mulutnya lebar-lebar merasa sedikit kesal "sayang, aku juga ingin mencobanya, suapi aku"


Seokjin kembali melakukan hal yang sama-sama berpura-pura menyuapi Noona tapi kemudian makanan itu justru masuk ke mulutnya, kali ini Noona benar-benar kesal,dia membuang muka, mengerucutkan bibirnya lalu melipat kedua tangannya di dada, Seokjin sangat gemas melihat Noona seperti itu.


"lihatlah sepertinya ada yang marah" goda Seokjin


tapi Noona tak menggubrisnya, Seokjin pun mendekati Noona lalu mengambil makanan dan menyuapkannya pada Noona "coba buka mulutmu aaaaaaa"


"enak?" tanya Seokjin


Noona mengangguk dengan mulut yang penuh dengan makanan, Seokjin sangat gemas melihatnya "aigooo lihatlah mulutmu penuh dengan makanan,telan lah dulu,tak akan ada yang mengambil makanan itu darimu"


Noona tiba-tiba menghentikan aktivitasnya,dia mengingat seperti mengingat kata-kata itu, Seokjin yang melihat perubahan wajah Noona segera bertanya pada "ada apa? kau baik-baik saja?"


Noona menelan makanannya lalu mengangguk dengan pelan, Noona mengambil air minum kemudian meminumnya


"kau harus makan yang banyak,aku sengaja membuatnya untukmu" ucap Noona


"baiklah,aku akan menghabiskan semuanya" jawab Seokjin


Seokjin pun makan dengan lahap hingga semua makanan tandas,mulut Seokjin sedikit belepotan Noona segera mengambil tisu lalu membersihkan mulut Seokjin dengan tisu tersebut,mata mereka saling bertemu, Noona menghentikan aktivitasnya secara alami mendekati bibir Seokjin,hampir saja mereka berciuman tiba-tiba Seokjin tersadar dan segera menjauh dari Noona


"aku sudah selesai makan" ucap Seokjin


"ah... iya" Noona menjawab dengan canggung


Seokjin melihat jam di tangannya "sebentar lagi aku harus pergi ke kantor tuan Namjoon, sepertinya aku tak bisa mengantarmu pulang,maaf...." Seokjin mencoba mencari alasan

__ADS_1


"oh.... ya.... tak apa,aku juga akan pergi ke kantor ayah untuk menemui kak Yoongi" jawab Noona


"terima kasih untuk makan siangnya" Seokjin memaksakan senyumnya


Noona mengangguk "kalau begitu aku pamit"


"hati-hati dijalan" ucap Seokjin


Setelah Noona pergi, Seokjin merebahkan tubuhnya di kursi dengan kasar "hah..... hampir saja"


Tiba-tiba Taehyung datang membuka pintunya dengan kasar "brakkkkk"


Seokjin yang terkejut segera menoleh lalu bangkit dari tempat duduk setelah melihat kedatangan taehyung. Ternyata Taehyung memang sudah berada di sana cukup lama dan melihat kejadian tadi.


"katakan kalau kau masih mencintainya" teriak Taehyung


"Taehyung,apa maksudmu?" Seokjin terkejut dengan perkataan Taehyung


Taehyung mencengkram baju kakaknya "bukankah kau sangat senang bisa kembali padanya? ini yang kau inginkan? membuat Noona kembali padamu?"


"apa yang kau katakan? kau yang memintaku untuk menemaninya,kenapa sekarang kau menuduhku?" jawab Seokjin tak terima


"katakan padaku kalau kau masih mencintainya" teriak Taehyung dengan penuh tekanan


"ya,aku masih mencintainya... apa kau puas?" jawab Seokjin dengan nada marah


"Bughhhhh" satu pukulan mendarat tepat di pipi Seokjin


"aku percaya padamu,tapi kenapa kau mengkhianati ku? hah.... kenapa Kim Seokjin? apa belum puas kau menghancurkan ku?" emosi Taehyung semakin memuncak


"kau menyalahkan ku? bukankah kau sendiri yang memohon padaku? lalu sekarang berbuat seperti ini padaku? padahal aku sudah memperingatkan mu, kenapa tidak kau saja yang menjaganya,kenapa harus aku? hah" Seokjin membalas pukulan Taehyung "bughhhhh"


Perkelahian pun tak tertahankan, Noona kembali ke galeri Seokjin karena ponselnya tertinggal di ruangan Seokjin, Noona terkejut melihat kakak beradik itu sedang berkelahi,dia pun segera melerai mereka.


"Taehyung hentikan apa yang kau lakukan? kenapa kau memukul kakakmu seperti itu?" teriak Noona


Keduanya terkejut dengan kedatangan Noona,mata Taehyung berkaca-kaca melihat Noona menggenggam erat lengan Seokjin, Taehyung tersenyum pahit kemudian pergi meninggalkan mereka berdua.


Seokjin tahu Taehyung sangat terluka dia mencoba menghentikan adiknya "Taehyung dengarkan aku.... Taehyung" tapi Taehyung terus berjalan tanpa menoleh sedikitpun, Seokjin mengusap wajahnya dengan kasar "argghhhh"


Noona segera mengambil kotak obat hendak mengobati luka Seokjin tapi Seokjin menahan tangannya "pergilah" usir Seokjin


"tidak,kau terluka,aku akan pergi setelah mengobati lukamu" jawab Noona,dia kembali mencoba mengobati Seokjin tapi kali ini Seokjin menatapnya tajam "ku bilang pergi,apa kau tak mengerti? berapa kali ku katakan,hubungan kita sudah berakhir enam tahun yang lalu,aku bukan kekasihmu, Taehyung lah kekasihmu,dia calon suamimu"


Noona menggeleng tak percaya, lagi-lagi Seokjin mengatakan hal menyakitkan seperti itu padanya "sayang,kau boleh marah padaku tapi ku mohon jangan seperti ini"

__ADS_1


"berhenti memanggilku dengan sebutan sayang,aku bukan kekasihmu,pergi!!" teriak Seokjin pada Noona


__ADS_2