
Mereka melanjutkan makan malam sambil bercerita tentang banyak hal
"Noona aku ingin bertanya padamu,bagaimana hubunganmu dengan kak Seokjin dulu?" tanya Jungkook
Noona terdiam sejenak kemudian mengambil nafas panjang dan mulai menceritakan kisahnya "aku pernah sangat menyukainya,masa remaja ku begitu indah bersamanya,kami melewati banyak hal bersama bahkan ketika menjalani hubungan jarak jauh aku rela menahan rinduku padanya,namun tiba-tiba dia memutuskan hubungan secara sepihak.... ya kau tahu rasanya? ditinggalkan begitu saja setelah apa yang kita lalui bersama...... lebih tepatnya aku merasa dicampakkan olehnya"
Jungkook merasa tak bersalah mendengarnya "maafkan aku,aku minta maaf atas nama kak Seokjin"
Noona menggeleng "tak apa semua telah berlalu hanya saja aku masih belum siap bertemu dengannya... kau tahu aku juga mengenal ibu Kim dengan baik"
Jungkook sangat tertarik ketika Noona bilang mengenal baik ibunya "benarkah? bagaimana kehidupannya bersama kak Seokjin?" tanya Jungkook yang penasaran
Noona terkekeh melihat tingkah Jungkook kemudian dia menceritakan tentang ibu dan kakak sulungnya ketika dia masih bersama mereka,Jungkook mendengarkan dengan seksama setidaknya dia mengetahui apa yang dilalui ibu dan kakaknya setelah mereka pergi dari rumah, Jungkook menyadari satu hal bahwa keluarga mereka sedang tidak baik-baik saja, seperti yang dikatakan Taehyung ibu Kim memang pergi untuk menemani kakak sulungnya tapi mereka pergi tanpa pamit itu artinya terjadi sesuatu dua puluh tahun yang lalu, Jungkook teringat sang ayah yang tak pernah sekalipun membahas ibu atau kakak sulungnya,setiap kali dia bertanya pada ayahnya,ayahnya selalu bungkam.
Jungkook menatap mata Noona "terima kasih telah menjaga ibu dan kakakku selama ini"
Noona mengernyitkan keningnya "aku tak melakukan apapun Jungkook kenapa kau harus berterima kasih padaku?"
"berkat kau juga aku menjadi mengerti satu hal tentang keluargaku,mereka sedang tidak baik-baik saja" Jungkook memaksakan senyumnya
Noona menepuk bahu Jungkook untuk memberinya semangat "aku tahu aku tak berhak ikut campur masalah keluarga mu,tapi ku harap kau lebih memperhatikan tuan Kim maksud ku kakakmu Taehyung"
Jungkook kembali menatap Noona penuh tanya "apa terjadi sesuatu dengan kakakku?"
Noona menggeleng "tidak,dia pria yang hebat tapi ku rasa hatinya begitu rapuh,aku tak tahu seberapa berat hal yang dia lalui,mungkin itu sebabnya kakakmu sangat menyebalkan...." Noona mengerucutkan bibirnya mengingat tingkah Taehyung yang membuatnya kesal
Jungkook tertawa melihat ekspresi Noona yang seperti itu "hahaha kau benar-benar sangat menggemaskan,mungkin karena itu kakakku jatuh cinta padamu"
Noona kembali mengerucutkan bibirnya "sudahlah itu sudah masa lalu,aku sebenarnya tak suka membahasnya tapi karena kau teman baikku aku hanya menceritakan ini padamu" Noona mengedipkan satu matanya
__ADS_1
Jungkook terkekeh melihatnya "apa itu? kau menggodaku?"
Noona memukul pelan lengan Jungkook "hey aku bukan wanita penggoda"
Jungkook menahan tangan Noona yang memukulinya "yang aku maksud adalah kak Taehyung"
lagi-lagi Noona mengernyitkan keningnya "tuan Kim? apa maksudmu? aku tak menggodanya,dia begitu menyebalkan,kedua kakakmu selalu membuatku kesal" Noona memicingkan matanya
"hahaha kau mungkin belum menyadarinya,tapi aku sangat mengenal kak Taehyung,tuan Kim mu itu jatuh cinta padamu" Jungkook mengacak-acak rambut Noona
Noona membuka mulutnya lebar-lebar tak percaya dengan yang dikatakan Jungkook "tidak tidak membayangkannya saja sudah membuatku gila,tuan Kim mmm maksudku kakakmu selalu memusuhi ku,ahhh rasanya aku ingin sekali membantingnya mengingat betapa menyebalkan nya dia"
Jungkook tertawa puas melihat Noona yang kesal pada kakaknya "apa aku juga menyebalkan seperti mereka?"
Noona menggeleng dengan cepat "tidak,kau tidak menyebalkan kau sangat baik" Noona memberikan senyum manisnya
"Jungkook apa maksudmu?" tanya Noona
Jungkook menatap arah lain "kau bilang kak Seokjin menyebalkan tapi dia mendapatkan cintamu,kau bilang kak Taehyung menyebalkan tapi kau mendapatkan cintanya"
Noona menyandarkan tubuhnya ke kursi dengan malas "ah aku sudah lelah menghadapi kedua kakakmu jadi tolong kau juga jangan membuatku pusing dengan perkataan mu Jungkook"
Jungkook kembali menatap Noona dengan penuh perhatian lalu membuat sedikit senyuman di wajahnya,dia kembali mencairkan suasana hingga malam semakin larut mereka pulang masing-masing karena Noona masih saja menolak untuk diantar pulang oleh Jungkook.
Selama perjalanan pulang Jungkook terus merenung "ternyata aku tak ada dihatinya,dia bahkan selalu menolak untuk ku antar pulang..... apa kak Taehyung yang menempati hati Noona? jika begitu tak apa bukan? kakakku sudah banyak berkorban untukku terlebih lagi Noona adalah wanita yang baik, sejauh ini hanya Noona yang bisa bertahan dengan sikap dingin kak Taehyung,aku rasa aku harus membantu kak Taehyung mendapatkan cintanya" Jungkook berkata pada dirinya sendiri,dia kembali termenung "wah apa ini? apa aku benar-benar patah hati? setidaknya aku sudah mengungkapkan perasaanku,ayolah Jungkook kau hanya harus bersikap seperti biasanya, Noona sudah membantu ku menemukan informasi tentang kejadian dua puluh tahun lalu,aku harus berterima kasih padanya dengan melupakan perasaan ku,dia sudah menganggap ku teman baiknya....hah hanya teman" Jungkook membuang nafas kasar
Jungkook menelusuri jalanan malam yang sunyi dengan segala pemikiran di kepalanya, sesampainya dirumah ternyata sang kakak telah menunggunya diruang tamu "kau baru pulang?" tanya Taehyung yang mengejutkan adik bungsunya
"Aaisssh kak kau mengagetkanku" Jungkook benar-benar terkejut
__ADS_1
Taehyung menghampiri adiknya dan merangkul bahunya "hey ada apa denganmu? kenapa jam segini baru pulang?"
Jungkook menoleh kearah Taehyung dia sengaja ingin memanasi Taehyung "ah aku baru saja pergi dinner bersama Noona sampai aku lupa waktu hehehe maafkan aku tak mengabari mu kak"
Taehyung terkejut mendengarnya tapi dia mencoba memasang wajah datar "oh benarkah? apa kau tertarik padanya?"
Jungkook mengangguk "tentu saja pria mana yang tak tertarik dengan Noona? dia cantik,pintar, elegan yang paling penting dia gadis yang unik" puji jungkook
Taehyung berdecak "ckk ckkk kau tidak tahu saja dia memang terlihat elegan di kantor tapi saat tidur,sama sekali jauh berbeda"
"oh? kakak pernah tidur dengannya?" tanya Jungkook penasaran
Taehyung terbelalak dengan pertanyaan Jungkook "tidak,aku tak pernah tidur dengannya,seenaknya saja kau bicara"
Jungkook yang bingung kembali bertanya pada kakaknya "lalu bagaimana kau tahu cara tidur Noona?"
Kini Taehyung yang kebingungan mendapat pertanyaan itu dari Jungkook "saat di Amerika,aku mabuk lalu dia membawaku ke kamar hotelnya... tapi kami tidak tidur bersama,aku tidur di ranjang sementara Noona di sofa"
Jungkook memotong perkataan kakaknya "apa? bagaimana bisa kau membiarkan Noona tidur di sofa sementara kau tidur di ranjangnya?" protes Jungkook pada Taehyung
"yah dengarkan aku dulu,saat itu aku sedang mabuk aku tak tahu apa yang terjadi setelah itu tapi saat bangun aku melihat dia tidur di sofa dengan kaki ke atas sofa dan tangannya terangkat di atas kepalanya seperti ini" Taehyung kemudian memeragakan cara Noona tidur yang dia lihat
Jungkook terkekeh melihat tingkah kakaknya "hah apa yang kau lakukan kak?"
Taehyung segera bangun "dia benar-benar tidur seperti ini" kemudian kembali memeragakannya
Jungkook menggeleng "sudahlah kak,kau terlihat seperti orang bodoh" ejek Jungkook
Taehyung segera bangkit dan ingin menghajar adik bungsunya yang mengatai nya bodoh "apa kau bilang? aku? bodoh? yahhhhhh aku lulusan terbaik selama sekolah,aku juga CEO THV grup dan kau bilang aku bodoh? awas kau Jungkook" Taehyung segera mengejar Jungkook yang sudah berlari ke lantai dua,mereka kejar-kejaran seperti anak kecil.
__ADS_1