
Sebulan berlalu Yoongi selesai makan malam bersama Noona dan Taehyung kemudian mengajak mereka ke ruang keluarga, Yoongi membawa sesuatu di tangannya kemudian memberikannya pada mereka.
"kakak,apa ini?" tanya Noona melihat dua tiket pesawat yang diberikan oleh kakaknya
"tiket pesawat,ini hadiah dariku untuk kalian berdua,pergilah berbulan madu" jawab Yoongi
"tapi kak..." Noona berusaha menolaknya namun Yoongi meyakinkan adiknya agar mau menerimanya
"kau bilang ingin pergi ke Bali,aku sudah menyiapkan semuanya untuk kalian, bersenang-senang lah" ucap Yoongi
Noona menoleh ke arah suaminya, Taehyung hanya mengangguk
"Bagaimana dengan pekerjaanmu tuan Kim?" tanya Noona
Bukannya Taehyung yang menjawab justru Yoongi lah yang menjawab "kenapa? dia seorang CEO, karyawannya banyak"
"kakak,justru karena dia seorang CEO,tanggung jawabnya lebih besar terhadap karyawannya" balas Noona
Taehyung mengelus lembut puncak kepala istrinya "sayang,aku sudah berjanji untuk membawamu pergi bulan madu, kebetulan sekali kakak ipar sudah mempersiapkannya,terima kasih kakak ipar"
"tuan Kim apa tak apa meninggalkan pekerjaan mu selama seminggu?" Noona masih merasa tak yakin
"Jangankan seminggu,aku rela meninggalkan semua pekerjaan ku untukmu sayang" jawab Taehyung
"yahhh,kalau meninggalkan pekerjaan mu, bagaimana kau memberi adikku nafkah hah? kau pikir hidup hanya makan cinta?" protes Yoongi
"kakak itu kan perumpamaan,apa kakak benar-benar tak pernah menggoda perempuan?" selidik Noona membuat Taehyung menahan tawanya "pfffff"
Yoongi memelototi Taehyung "apa kau senang sudah merebut adikku? dia bahkan membela mu sekarang,kau pasti sangat bangga bukan?"
"kakak ipar,kau tahu adik perempuan mu adalah yang terbaik" balas Taehyung
"kakak kau belum menjawab pertanyaan ku,apa kau benar-benar belum pernah berkencan?" tanya Noona yang masih penasaran
"hey sudahlah apa pentingnya itu?" Yoongi mencoba mengelak membuat Noona berdecak
"ahh benar-benar,kenapa kakak tak mencoba kencan buta saja?" saran Noona
Yoongi kembali mengelak "yahhh untuk apa? aku tak membutuhkan itu,sudahlah kalian harus segera berkemas lusa kalian berangkat"
"kakak,aku juga ingin melihat kau bahagia" ucap Noona dengan tulus
Yoongi tak tahan melihat wajah adiknya seperti itu "baiklah-baiklah,akan ku pikirkan"
"benarkah? aku punya seorang teman wanita,dia juga masih sendiri,bagaimana kalau kakak mencoba berkencan dengannya?" Noona kembali memberi saran
"aishhh kau ini,ternyata sangat pantang menyerah" keluh Yoongi karena merasa terus terpojok oleh adiknya, Yoongi menoleh ke arah Taehyung dan berbisik padanya "bawa adikku segera ke kamar,dia akan terus menyuruhku berkencan"
Taehyung mengangguk dengan semangat "baiklah"
Noona menatap keduanya dengan curiga "apa yang kalian bicarakan? kenapa bisik-bisik? tuan Kim apa kau menyarankan kakak kencan buta dengan seseorang? atau kau juga pernah kencan buta?" selidik Noona
Yoongi dan Taehyung menarik nafas kasar secara bersamaan "hahhhhh" membuat Noona semakin curiga
__ADS_1
"kenapa? kenapa kalian menarik nafas kasar seperti itu? tuan Kim apa kau......" belum sempat Noona menyelesaikan ucapannya Taehyung sudah menggendongnya menuju kamar
"tuan Kim turunkan aku" protes Noona
Noona menoleh ke arah kakaknya yang sedang mengusir mereka dengan isyarat tangan
"kakak,kau merencanakan apa dengan tuan Kim?" teriak Noona yang berada di gendongan suaminya
Bukannya menjawab Yoongi justru pergi ke ruang kerjanya,justru Taehyung lah yang menjawab pertanyaan Noona
"kakak ipar menyuruhku untuk memberikan dia keponakan"
Noona terbelalak mendengar jawaban Taehyung, Noona memainkan bola matanya ke kanan dan ke kiri membuat Taehyung terkekeh
Taehyung merebahkan tubuh Noona di ranjang, kemudian segera mengunci pintu kamar mereka, Taehyung mengangkat kedua alisnya dengan jahil kemudian mengedipkan satu matanya membuat Noona tersipu, Taehyung menghampiri Noona yang sedang terlentang, dia mendekatkan bibirnya hendak mencium bibir Noona,tapi Noona menahannya
"apa kau benar-benar tak pernah kencan buta?" tanya Noona penasaran
"aku hanya berkencan denganmu sayang" jawab Taehyung
"benarkah?" tanya Noona memastikan
"kau adalah cinta pertama dan terakhir untukku" jawab Taehyung
Noona ingin kembali bertanya pada suaminya tapi Taehyung segera mencium bibir mungilnya,pergulatan pun terjadi,malam itu menjadi malam yang panjang untuk mereka berdua.
Dua hari kemudian Taehyung dan Noona sudah bersiap untuk pergi berbulan madu ke Bali,mereka berpamitan kepada Yoongi dan Jungkook yang ikut mengantar mereka ke bandara
"kakak,aku pergi dulu,jaga dirimu baik-baik,jangan sakit" Noona memeluk kakaknya
"kakak ipar aku akan membuatkan banyak keponakan untukmu" ucap Taehyung
Noona melepaskan pelukannya lalu memelototi suaminya, sementara Taehyung malah tersenyum tanpa dosa.
"kakak,kau benar-benar membuatku malu" protes Jungkook
"yahh Jungkook kau harus belajar banyak dariku" balas Taehyung sembari mengacak-acak rambut Jungkook
"kakak hentikan,bagaimana bisa kakak ipar jatuh cinta pada orang seperti mu,menyebalkan" Jungkook mengerucutkan bibirnya
"yah memangnya aku kenapa?" protes Taehyung
"sudahlah kenapa kalian malah bertengkar" ucap Noona
"sayang kami tak bertengkar,inilah cara kami menyayangi satu sama lain, benarkan Jungkook?" Taehyung memukul pelan bahu adiknya
Sementara Jungkook mengangguk kemudian balas memukul kakaknya dengan kencang "benar"
Yoongi menggeleng melihat kelakuan kakak beradik itu "yahh cepatlah pergi,atau kalian akan ketinggalan pesawat"
"kakak...." Noona kembali memeluk kakaknya
"bersenang-senanglah" Yoongi membalas pelukan adiknya singkat lalu melepaskan pelukannya
__ADS_1
"kakak ipar,kami pamit" pamit Taehyung
"hmmm jaga Noona dengan baik,kau sudah berjanji akan memberikanku keponakan" ucap Yoongi yang sengaja ingin menggoda adiknya
"tentu saja,sebanyak yang kau mau kakak ipar" jawab Taehyung
"sepertinya tujuh cukup" balas Yoongi
"baiklah,setuju" mereka berdua bersalaman seperti membuat kesepakatan membuat Jungkook dan Noona berdecak
"Jungkook,apa para kakak memang seperti itu?" tanya Noona
"benar-benar menyebalkan bukan?" tanya Jungkook
Keduanya saling bertatapan kemudian mengangguk bersamaan "benar-benar menyebalkan" ucapnya bersamaan
Taehyung menarik Noona lalu membawanya dalam pelukannya "Jungkook jika kau ingin seperti kami menikahlah"
Yoongi mengernyitkan keningnya "sepertinya ucapan mu bukan untuk Jungkook tapi untukku,benar bukan?" tanya Yoongi
"benar,baguslah kalau kakak peka" jawab Noona
"kak Yoongi,kau mau berkencan denganku?" tanya Jungkook yang sengaja menggoda Yoongi
Yoongi berdecak kesal "ckkkk kakak beradik ini benar-benar tidak normal" jawab Yoongi membuat mereka semua tertawa
"Jungkook setidaknya kenalkan salah satu teman wanita mu pada kakakku" pinta Noona
"ah baiklah kakak ipar,kau ingin yang seperti apa?" Jungkook menaikkan kedua alisnya
"yang penting dia seorang wanita" jawab Noona membuat mereka kembali tertawa
"yahhh Taehyung, apa seorang adik memang selalu seperti itu pada kakaknya?" tanya Yoongi
Taehyung menjawab dengan memicingkan matanya "benar,mereka selalu seenaknya"
Yoongi mengangguk setuju "hmmmm"
Noona menoleh ke arah suaminya "tuan Kim sepertinya kau tak akan mendapatkan jatah"
"ah sayang,aku hanya bercanda,kakak ipar kau harus tanggung jawab,bagaimana bisa aku memberimu keponakan jika aku tak mendapat jatah?" Taehyung mencoba mencari pembelaan
Yoongi melihat jam tangannya "ah sepertinya kalian harus segera berangkat,aku juga ada meeting bersama klien" Yoongi mencoba mencari alasan
"kakak ipar kau yang membuatku terlibat seperti ini" protes Taehyung
"kakak,nikmati perjalananmu" ejek Jungkook
Noona kembali berpamitan pada Jungkook dan Yoongi "baiklah kami pergi dulu"
"sayang,kau tak sungguh-sungguh kan dengan ucapan mu? kita bahkan pergi untuk berbulan madu,bagaiman mungkin aku tak mendapat jatah darimu" Taehyung mencoba membujuk Noona tapi Noona mengabaikannya
"kakakku yang malang" ucap Jungkook
__ADS_1
"adik ipar ku yang malang" ucap Yoongi