Tuan Kim Untuk Noona

Tuan Kim Untuk Noona
Reuni kantor


__ADS_3

Saat ini Noona sedang menunggu Taehyung di kantornya dengan membawa kotak makan siang untuk suaminya, Noona memang sengaja tak memberitahu Taehyung terlebih dahulu karena ingin memberinya kejutan.


Taehyung yang saat itu baru saja selesai meeting kembali ke ruangannya,dia terkejut karena sang istri sudah berada di ruangannya


"kejutan" teriak Noona


"sayang, kenapa tak mengabari ku jika kau ingin kemari,aku pasti akan menjemputmu" ucap Taehyung


"aku sengaja ingin memberimu kejutan tuan Kim" balas Noona


Taehyung segera menghampiri istrinya lalu memeluknya dengan erat


"sayang,ini di kantor" protes Noona


Taehyung justru semakin mempererat pelukannya kemudian mengecup bibir istrinya, tiba-tiba Jungkook dan Jimin datang keruangan nya tanpa mengetuk pintu terlebih dahulu


"kak...." Jungkook segera menutup mulutnya lalu hendak berbalik


"aishhhh mataku" keluh Jimin


Taehyung menoleh ke arah mereka lalu menatapnya tajam


"apa kalian tak bisa membiarkan aku bermesraan dengan istriku?"


sementara Noona menenggelamkan wajahnya yang memerah ke dalam pelukan suaminya.


Jimin kembali mengeluh "kau saja yang tak tahu tempat untuk bermesraan"


"kenapa? ini kantorku? kalian saja yang tak tahu sopan santun masuk ruangan orang tanpa mengetuk" Taehyung kembali menatap mereka tajam


"yah kak ncim,kakakku sangat sensitif sebaiknya kita tak perlu meladeninya" ucap Jungkook


"Jungkook,kau tahu pintu keluar dimana?" usir Taehyung


Jungkook berdecak kesal "ckk ckkk kakak benar-benar menyebalkan"


Noona melepaskan pelukan suaminya "sayang sudahlah, Jungkook kemarilah aku membawakan makan siang untuk kalian" ajak Noona


Mata Jungkook berbinar "ah benarkah? kau memang yang terbaik kakak ipar" Jungkook segera menghampirinya tapi Taehyung menahannya


"yahhh apa kau benar-benar tak akan membiarkan ku berduaan dengan istriku?" protes Taehyung


"kenapa? apa kau tak bisa bermesraan dirumah saja?" balas Jungkook


"kenapa aku harus terjebak dengan kakak beradik ini" lagi-lagi Jimin mengeluh pada mereka


"tuan Park kemarilah,aku sengaja membawa banyak makanan karena aku tahu kalian juga pasti ada disini" ajak Noona pada Jimin


"ah benarkah? kalau begitu aku tak akan menolak" jawab Jimin yang segera duduk di samping Jungkook


Taehyung duduk di seberang mereka dengan malas,sementara Noona segera membuka kotak makan siang yang dia bawa,merekapun menikmati makan siang itu.


Jimin memecah keheningan di sela-sela makan siang mereka "kita seperti sedang bernostalgia bukan?"


"benar,dulu waktu kakak ipar masih menjadi sekertaris kak Taehyung kita sering makan siang seperti ini" tutur Jungkook


"aku jadi rindu menjadi sekertaris mu tuan Kim,apa aku masih bisa melamar menjadi sekertaris mu?" goda Noona

__ADS_1


Taehyung menatap dalam istrinya "ku rasa aku tak akan bisa fokus bekerja,karena aku hanya akan fokus menatapmu" balas Taehyung


Jimin berdecak "ckk gombalan macam apa itu?"


"yang jomblo tolong diam" titah Taehyung


Jimin dan Jungkook mengerucutkan bibirnya mendengar ucapan Taehyung


"sayang coba ini" Noona memberikan satu suap kimchi pada suaminya, Taehyung pun segera membuka mulutnya


"hmmm ini kimchi terbaik yang pernah ku makan sayang" puji Taehyung


"benarkah? bagaimana dengan daging ini? aku sengaja tak menambahkan cabai,karena ku tahu kau tak suka pedas" Noona kembali menyuapi suaminya


Taehyung dengan semangat melahap suapan Noona "ini juga lezat,kau memang yang terbaik sayang"


Jimin menghentikan aktivitasnya menatap kesal pasangan suami istri itu


"apa kalian sengaja melakukan itu? hah aku benar-benar membenci diriku sendiri, bagaimana bisa saat ini aku tak mempunyai kekasih satupun" keluh Jimin


"yah kak ncim kau tak sendiri" ucap Jungkook


Taehyung menatap keduanya lalu menggelengkan kepalanya "kasian.....setidaknya kalian bisa saling menyuapi satu sama lain sekarang" saran Taehyung


"ku rasa dia sedang mengejek kita" balas Jimin


Noona tersenyum gemas melihat mereka


"kami melakukan ini agar kalian terinspirasi,menikah itu menyenangkan"


Jimin menarik nafas kasar "hah,benar.... andai dulu aku tak meninggalkan Alexa"


Taehyung mencibir adiknya "bukankah kau juga begitu?"


"apa? aku? tidak..... bagaimana mungkin aku seperti itu?" Jungkook mencoba membela diri


"benarkah? Jungkook apa kau mau makan malam denganku?" jebak Noona


"oh...? tentu saja" jawab Jungkook dengan polosnya


Taehyung memukul pelan kepala adiknya "bughh"


"awww kakak sakit" keluh Jungkook


"sayang apa yang kau lakukan kenapa kasar seperti itu padanya, Jungkook maafkan aku dan kakakmu ya" Noona mengelus lembut rambut Jungkook membuat Taehyung sedikit kesal


"apa kau senang? habiskan makananmu dan cepatlah pergi" titah Taehyung


"kenapa kau sangat sensitif? apa kau akan melakukannya di kantor?" Jimin menaikkan kedua alisnya sengaja menggoda Taehyung


"kau pikir apa yang tidak bisa ku lakukan?" Taehyung justru menantangnya


"wah daebak,kurasa Taehyung sudah berubah sekarang, bukan lagi Taehyung si tidak normal" puji Jimin


"julukan itu sekarang pantas untukmu Jimin" ejek Taehyung


"yahhh aishhhh kau ini benar-benar" protes Jimin

__ADS_1


Beberapa lama kemudian mereka selesai makan siang, Noona merapikan kembali kotak makan siang yang sudah kosong,lalu berpamitan pada suaminya.


"sayang aku pulang dulu" pamit Noona


Taehyung mengangguk "aku akan mengantarmu sayang"


"tak perlu sayang,aku sudah ada janji dengan ibu,kami akan pergi berbelanja bersama" jawab Noona


"baiklah kalau begitu beli apapun yang kau mau,selamat bersenang-senang sayang" Taehyung mengecup singkat puncak kepala istrinya lalu hendak mencium bibirnya,tapi sebelum itu Taehyung menoleh kepada Jimin dan Jungkook


"yahh berbaliklah" titah Taehyung


keduanya pun berdecak kesal "ckkk ckkk" kemudian berbalik sesuai perintah Taehyung, Taehyung pun melanjutkan aksinya mencium bibir istrinya


"hati-hati dijalan" ucap Taehyung


"terima kasih sayang" balas Noona


Noona pun berpamitan pada mereka lalu pergi meninggalkan kantor suaminya.


"jadi,apa agenda kita selanjutnya?" tanya Taehyung pada Jimin dan Jungkook


"hah aku sudah malas" jawab Jimin


"mood ku juga sudah turun" tambah jungkook


Taehyung mengernyitkan dahinya "ada apa dengan kalian?"


"kakak,ku rasa aku harus mengambil cuti,ahhh aku juga ingin mempunyai kekasih" teriak Jungkook


"benar, sepertinya sudah lama aku tak berkencan" tutur Jimin


Taehyung tak mempedulikan ucapan mereka berdua


"kembali bekerja"


"yahhh Taehyung tak bisakah kau membiarkan ku beristirahat sebentar saja" keluh Jimin


"kakak,kau bahkan sudah pergi berlibur selama seminggu,tak bisakah kau memberiku cuti juga?" pinta Jungkook


Taehyung menoleh ke arah mereka


"kenapa kalian mengeluh padaku? Jimin kau bahkan pemilik perusahaan mu sendiri,dan kau Jungkook,harusnya kau bicara pada ayah,bukan padaku" jelas Taehyung


Jimin menggaruk kepalanya yang tidak gatal


"benar juga,kenapa kau bodoh sekali"


"kau memang bodoh kak ncim" ejek Jungkook


"tapi tetap saja,jadwalku padat karena bekerja sama dengan perusahaan mu Taehyung" protes Jimin


"ah benar,ayah terus menugaskan ku untuk bekerja sama dengan perusahaan kakak,tak bisakah kita mengundur pekerjaan sebentar saja? satu minggu mungkin?" tawar Jungkook


"kalau begitu aku akan memutuskan kontrak kerjasama kita" ucap Taehyung


"aishhh bukankah dia sangat menyebalkan?" tanya Jimin pada Jungkook

__ADS_1


Jungkook mengangguk setuju "benar"


Taehyung mengangkat kedua bahunya tak peduli


__ADS_2