
POV Seokjin dan Jungkook
Saat di pesta koleganya Jungkook terkejut melihat tamu yang datang yang ternyata Kim Seokjin kakak sulungnya "kakak" Jungkook segera memeluknya begitu juga sebaliknya
Namun pemandangan berbeda ditunjukkan oleh Taehyung kakak keduanya, Taehyung justru menghindarinya dan pergi begitu saja meninggalkan mereka.
Jungkook segera mengejarnya mencoba untuk menghentikannya,mereka berdua berdebat sampai akhirnya Jungkook membiarkan Taehyung pergi, Seokjin yang melihat kedua adiknya berdebat berniat melerai keduanya namun ucapan Taehyung menghentikan langkahnya, Seokjin terkejut bagaimana bisa Taehyung menganggap Seokjin dan ibunya tak merindukannya.
Setelah selesai menghadiri acara pesta koleganya Seokjin membawa Jungkook kerumahnya untuk bertemu ibu Kim, jantung Jungkook berdegup kencang karena gugup sudah hampir dua puluh tahun tidak bertemu dengan ibunya, Seokjin yang melihat adiknya gugup menepuk bahunya pelan untuk memberinya semangat
"ibu masih sama seperti dulu,tenanglah" ucap Seokjin
Jungkook mengangguk,menarik nafas panjang lalu menghembuskannya perlahan
clekk pintu terbuka terlihat ibu Kim yang tersenyum menyambut kedatangan Seokjin,lalu matanya beralih pada Jungkook, Jungkook menatap sendu sang ibu, ibu Kim menyadari tatapan itu
"Jungkook? kau Jungkook anakku?" tanya ibu Kim
Jungkook mengangguk dengan air mata yang hampir jatuh,dia segera memeluk ibu Kim dengan erat "iya bu ini aku Jungkook anakmu,aku sangat merindukanmu bu,sangat rindu" jawab Jungkook akhirnya air mata yang susah payah dia tahan pecah seketika di pelukan sang ibu
Ibu Kim menangis membalas pelukan Jungkook "ibu juga merindukan mu nak,maafkan ibu hiks hiks hiks"
Seokjin memeluk keduanya lalu membawa mereka ke ruang keluarga, Jungkook terus bergelayut pada sang ibu untuk memuaskan rasa rindunya "ibu aku benar-benar rindu"
"anak bungsuku sudah sebesar ini,kau tumbuh dengan baik" ibu Kim membelai rambut anak bungsunya
Jungkook menjawab dengan senyum terbaiknya "kak Taehyung merawat ku dengan baik bu,dia selalu menjaga ku hingga aku tumbuh besar seperti ini"
hati ibu Kim tersentak mendengar nama Taehyung betapa dia juga merindukan anak keduanya,dia sudah bertemu dengan Taehyung tapi Taehyung menghindarinya seolah memberi penolakan belum lagi ucapan Taehyung yang masih saja terngiang bahwa dia tak menepati janjinya pada Taehyung.
"ibu?" tanya Jungkook yang melihat ibunya melamun
ibu Kim tersadar dari lamunannya kemudian kembali menatap Jungkook dengan senyuman
"ibu merindukannya juga bukan? aku janji aku akan membawa kak Taehyung padamu bu" Jungkook meyakinkan sang ibu
Ibu Kim sangat terharu dengan perkataan Jungkook,dia kembali menangis dalam pelukan anak bungsunya
Seokjin memperhatikan keduanya,rasa haru menyelimuti mereka,dia kembali berpikir tentang Taehyung yang juga menolaknya,bagaimana bisa Taehyung menganggap kalau dia dan ibunya tak merindukan Taehyung, pertanyaan memenuhi pikirannya.
Ketiganya menghabiskan waktu malam bersama dengan penuh canda tawa sampai Jungkook tak menyadari kalau ponselnya berdering beberapa kali,malam semakin larut mereka pergi beristirahat,ibu Kim pergi ke kamarnya sementara Jungkook dan Seokjin berada satu kamar.
Seokjin mengambil beberapa baju di lemarinya lalu memberikannya pada Jungkook
__ADS_1
"lihatlah bahkan baju ku saja sudah muat dipakai olehmu,padahal kau dulu sekecil ini" tangan Seokjin mengumpamakan Jungkook setinggi lututnya
Jungkook tak terima dengan ucapan Seokjin "ayolah kak itu dulu,tapi sekarang lihatlah betapa gagahnya aku"
Seokjin terkekeh mendengarnya "hahaha baiklah pria gagah"
keduanya merebahkan diri ditempat tidur, Jungkook menoleh ke arah kakaknya, Seokjin yang sadar sedang ditatap adiknya segera bertanya "ada apa? apa aku terlalu tampan?"
Jungkook berdecak "ckkk kau masih saja sama seperti dulu,tingkat percaya dirimu memang luar biasa"
lagi-lagi Seokjin terkekeh mendengar kata-kata adiknya "hahaha bukankah aku terlihat semakin tampan?" Seokjin sengaja menggoda adik bungsunya
Jungkook menggeleng "hentikan.... kak......"
"kenapa? aku dan ibu menjalani kehidupan dengan baik, bagaimana denganmu? kurasa kau juga menjalani hidupmu dengan baik, Taehyung menepati janjinya padaku" ucap Seokjin yang sadar akan tatapan penuh tanya padanya
"aku tak mengerti kenapa kak Taehyung bersikap seperti itu,kak Taehyung bilang padaku kalau ibu sedang menemani kakak belajar untuk mengejar impian kakak,bahkan dia selalu bilang kalau kak Seokjin akan menjadi pelukis hebat dan akan kembali berkumpul bersama kami,dia selalu membanggakan mu dan ibu kak,tapi kenapa saat kita bertemu dia justru menghindar? apa terjadi sesuatu diantara kalian yang tidak aku ketahui?" tanya Jungkook pada kakak sulungnya
Seokjin menggeleng diapun sebenarnya tidak mengerti mengapa Taehyung bersikap seperti itu "aku juga tidak mengerti,aku bahkan baru bertemu dengannya hari ini,mungkin dia terlalu terkejut dengan pertemuan ini"
Jungkook mengangguk pelan "mmm tapi kakak akan ikut pulang bersama kami bukan?"
pertanyaan Jungkook mengejutkan Seokjin, Jungkook tidak tahu tentang kejadian yang sebenarnya yang membuat kakak sulung dan ibunya pergi dari rumah, Taehyung merahasiakannya dengan baik membuat Seokjin tenang namun ketika dihadapkan dengan pertanyaan ini Seokjin menjadi bingung harus menjawab apa?
Jungkook merasa tidak puas dengan jawaban Seokjin "tapi kak..."
Seokjin segera memotong kata-kata adiknya "stttt tidurlah sudah malam,kita bahas ini nanti, selamat tidur"
akhirnya Jungkook menyerah "baiklah,selamat tidur"
Keesokkan harinya ibu Kim memasak makanan kesukaan anak-anaknya bahkan ibu Kim juga memasak makanan kesukaan Taehyung meskipun dia tahu kalau Taehyung tak bersama mereka
Seokjin dan Jungkook menghampiri sang ibu di meja makan
"wah baunya enak sekali sepertinya hari ini aku akan makan banyak" ucap Jungkook membuat ibunya tersenyum
Jungkook menyadari sesuatu "oh apa ini? makanan kesukaan kak Taehyung,hmmm kak Taehyung pasti sangat menyukainya"
Ibu Kim menatap makanan itu sendu, Seokjin melihat tatapan itu segera meraih tangan sang ibu mengelusnya dengan lembut,ibu Kim memaksakan senyumnya, Jungkook memperhatikan keduanya juga ikut menggenggam tangan ibu kim yang satunya "aku janji kak Taehyung pasti akan makan bersama kita lagi,ibu percaya padaku?"
ibu Kim melihat kesungguhan anak bungsunya,dia mengangguk kali ini dengan senyum yang penuh harapan.
Setelah selesai sarapan ketiganya berbincang-bincang diruang keluarga
__ADS_1
"apa kakak tidak pergi bekerja?" tanya Jungkook
"bagaimana mungkin aku pergi bekerja sementara ada adik kecilku disini" Seokjin mengacak rambut Jungkook
Jungkook tak terima "kakak kenapa kau sama saja dengan kak Taehyung suka sekali mengacak-acak rambutku,lagi pula aku bukan adik kecilmu lagi bahkan badanku lebih besar darimu"
Seokjin dan ibu Kim terkekeh mendengar kata-kata Jungkook "mereka melakukannya karena mereka begitu menyayangi mu nak" ucap ibu Kim
Seokjin kembali mengacak rambut adik bungsunya "benar aku sangat menyayangimu"
"ibu lihatlah" Jungkook mengadu pada ibunya
ibu Kim tersenyum "Seokjin hentikan nak"
Seokjin berdecak "ckkk kau bilang sudah besar tapi masih saja mengadu pada ibu"
"memangnya kenapa? lagi-lagi kau mirip sekali dengan kak Taehyung yang selalu tak terima ketika aku mengadu pada ayah" Jungkook tak mau kalah
sementara Seokjin terdiam mendengar Jungkook menyebut ayahnya,ibu kim kembali menatap sendu pada putra sulungnya,dia tahu kalau Seokjin sangat sensitif setiap kali ayahnya disebut,ibu Kim mencoba mencairkan suasana
"apa kakakmu makan dengan baik?" tanya ibu Kim pada Jungkook
Jungkook mengangguk "tentu saja,kami bahkan selalu makan bersama sesibuk apapun kakak akan meluangkan waktunya untukku,kak Taehyung sangat baik kepadaku dia melakukan apapun yang aku inginkan,jadi ibu tak perlu khawatir kakak juga pasti akan ikut makan bersama kita"
Jungkook bercerita banyak hal tentang Taehyung membuat Seokjin dan ibunya bangga, Taehyung benar-benar menjaga adiknya dengan baik seperti seorang ayah,ibu,kakak dan teman untuk Jungkook
Selesai berbincang Jungkook mengecek ponselnya "oh... kenapa Noona menelpon sebanyak ini? apa terjadi sesuatu padanya?
Seokjin mengerenyitkan keningnya mendengar nama Noona "siapa? apa dia kekasihmu?" tanya Seokjin yang penasaran
Jungkook tersenyum kecil "tidak hmmm mungkin belum,dia sekertaris kak Taehyung,kami pergi bersama kesini untuk urusan pekerjaan"
ibu Kim tersenyum "belum? apa artinya kau menyukai gadis itu? anakku bahkan sudah punya pujaan hatinya,katakan seperti apa gadis itu?" goda ibu Kim
"ibu... dia cantik tapi yang paling aku suka dia orang yang unik hahaha dia bahkan sering bertengkar dengan kak Taehyung benar-benar gadis luar biasa" Jungkook tertawa mengingat Noona dan kakaknya
ibu Kim menjadi penasaran "ibu sangat penasaran,ibu harap bisa bertemu dengannya juga,sudah lama sekali ibu tidak berbincang dengan para gadis hahaha terakhir kali ibu berbincang dengan kekasih kakak sulung mu"
Jungkook terkejut mendengarnya "oh benarkah kak Seokjin sudah punya kekasih? apa dia secantik sekertaris kak Taehyung?"
"tentu saja dia sangat cantik,selera ku sangat tinggi,kau lihat ketampanan ku? dia sebanding dengan ini" Seokjin menjawab dengan penuh percaya diri
"kalau begitu dimana dia? aku penasaran, kenalkan padaku" pinta Jungkook dengan penuh antusias
__ADS_1