Tuan Kim Untuk Noona

Tuan Kim Untuk Noona
Amnesia


__ADS_3

Setelah kurang lebih lima jam menjalani operasi akhirnya dokter keluar dari ruang operasi,membuat Taehyung segera menghampirinya "bagaimana keadaan Noona?"


"operasinya berjalan lancar,untuk memastikan apakah ada gejala lainnya,kita harus menunggu pasien sadar terlebih dahulu" jelas dokter


"tolong selamatkan Noona bagaimanapun caranya dok" pinta Taehyung


"Tuan Kim kami sudah berusaha semaksimal mungkin,kami harap pasien secepatnya pulih" ucap dokter


"apa aku boleh menemuinya?" tanya Taehyung


Dokter menggeleng "untuk sementara biarkan pasien istirahat terlebih dahulu,meski operasi nya berjalan lancar tapi kondisi pasien masih belum stabil"


Taehyung mengangguk tanda mengerti "ah baiklah, terima kasih dokter"


Dokter pun kembali ke ruangannya.


Keesokkan harinya Noona dipindahkan ke ruang inap, Taehyung segera menemuinya, ditatapnya Noona yang sedang terbaring dengan infus dan beberapa perban ditubuhnya. Taehyung menggenggam erat tangan Noona


"Noona maafkan aku,ku mohon bangunlah" tapi tak ada jawaban apapun dari Noona


Sementara Seokjin memberitahu Yoongi bahwa Noona sudah dipindahkan ke ruang inap di samping ruang inap ayah Min.


Ayah Min segera bangun dari tempat tidurnya "aku ingin menemui putriku"


"ayah tenanglah,aku akan menuntun mu" ajak Yoongi


Mereka datang ke ruangan Noona, Taehyung menoleh ke arah mereka lalu memberikan tempat duduknya untuk ayah Min,ayah Min memandangi dengan sendu putri bungsunya


Yoongi segera mengusir Seokjin dan Taehyung "kalian boleh pergi"


"tapi...." Taehyung mencoba menolak namun Seokjin menarik pelan Taehyung untuk keluar ruangan


"setidaknya kau harus makan Taehyung" titah Seokjin


Taehyung menggeleng "aku tak lapar kak"


"Taehyung,dengarkan aku,aku tahu kau sangat terluka,tapi tolong jangan menyiksa dirimu sendiri" protes Seokjin


"kak....." Taehyung masih mencoba menolaknya


"jangan buat kami khawatir,terutama ayah dan ibu" jelas Seokjin akhirnya Taehyung pun menurutinya,mereka pergi bersama ke kantin rumah sakit.


Seminggu berlalu Noona masih tak sadarkan diri,membuat semua orang khawatir. Beberapa kali Taehyung dan Yoongi selalu berdebat di rumah sakit, Yoongi tak ingin Taehyung datang menemui adiknya lagi,tapi Taehyung masih bersikeras untuk tetap menemani Noona dalam keadaan apapun.


Saat itu di ruangan Noona hanya ada Taehyung karena Yoongi sedang menemani ayah Min.


Taehyung merapikan rambut Noona,mengelusnya dengan penuh kasih sayang "apa kau tak bosan tertidur seperti ini? bukalah mata mu ku mohon...."


Taehyung tertunduk samping tempat tidur Noona,tangan Noona perlahan bergerak membuat Taehyung mengangkat kembali kepalanya, mata Noona perlahan terbuka, Taehyung sangat senang melihatnya "kau sudah sadar? tunggulah aku akan memanggil dokter" Taehyung segera memencet bel di atas ranjang Noona

__ADS_1


"syukurlah kau sudah siuman,apa ada yang sakit?" tanya Taehyung pada Noona


Noona justru terlihat bingung melihat Taehyung, Taehyung mengernyitkan dahinya melihat ekspresi Noona "ada apa?" Taehyung mencoba meraih tangan Noona tapi Noona justru menolaknya


Sementara itu Seokjin yang berada di luar ruangan Noona terkejut melihat dokter yang tiba-tiba masuki ruangan Noona,dia pun segera menyusulnya untuk masuk.


Noona melihat ke arah Seokjin yang baru saja memasuki ruangannya "sayang" teriak Noona


Taehyung terkejut mendengar itu begitu juga dengan Seokjin, mereka berdua bertukar pandang dengan bingung


"sayang,apa yang terjadi denganku? kenapa aku disini?" tanya Noona pada Seokjin


Seokjin masih terlihat bingung kenapa Noona bersikap seperti itu padanya "ka.... kau mengalami kecelakaan"


"benarkah? lalu siapa dia?" tunjuk Noona ke arah Taehyung yang berada disampingnya


Mereka benar-benar kebingungan dengan pertanyaan Noona,bagaimana Noona bisa lupa pada Taehyung,dokter pun segera memeriksanya,membawa Noona untuk menjalani CT-scan.


Setelah mendapatkan hasilnya dokter memanggil salah satu dari mereka,awalnya Seokjin yang akan pergi menemui dokter tapi Noona menolaknya "sayang tetap temani aku disini" pinta Noona pada Seokjin


"Noona,ini aku Taehyung,apa kau tak mengenalku?" tanya Taehyung


Noona menggeleng dengan polosnya "tidak,apa kau mengenalku?" Noona justru balik bertanya padanya


"Noona,aku calon suamimu,kau boleh marah padaku,tapi ku mohon jangan seperti ini" pinta Taehyung


"Noona,apa yang kau katakan?" Taehyung masih belum mengerti


Seokjin mendekati Taehyung lalu berbisik padanya "sebaiknya kau tanyakan pada dokter, sepertinya dia kehilangan ingatannya"


Taehyung memandangi Noona penuh harap,tapi Noona hanya memperhatikan Seokjin, akhirnya Taehyung pergi menemui dokter.


Dokter pun menjelaskan tentang kesehatan Noona "benturan keras di kepalanya membuat Noona amnesia lakunar artinya dia kehilangan ingatannya mengenai suatu peristiwa secara acak,hal ini menyebabkan dia melupakan beberapa peristiwa yang terjadi padanya termasuk orang-orang disekelilingnya"


"apa dia bisa mengingat kembali ingatan nya?" tanya Taehyung


"kerusakan otaknya cukup parah, kemungkinan dia untuk mengingat kembali hanya berapa persen,tapi itu tergantung dari kondisi pasien sendiri"


Taehyung tertunduk lemas mendengar penjelasan dokter,setelah dokter selesai menjelaskan kesehatan Noona, Taehyung tak kembali ke ruangan Noona,tapi pergi ke ruangan ayah Min.


Yoongi menoleh ke arah Taehyung lalu bertanya padanya "untuk apa kau kemari?"


"Noona sudah siuman" jawab Taehyung dengan lemas


"apa? aku kan segera menemuinya" Yoongi beranjak dari tempat duduknya


"Noona mengalami amnesia" ucapan Taehyung menghentikan langkah Yoongi


"apa maksudmu?" tanya Yoongi

__ADS_1


"maafkan aku ..." Taehyung tertunduk


Yoongi mengepalkan tangannya,ingin rasanya dia memukul Taehyung tapi dia mencoba menahannya, Yoongi pun pergi ke ruangan Noona.


Dilihatnya Noona sedang tersenyum bahagia memandangi Seokjin membuat Yoongi merasa bingung, Noona yang melihat ke datangan kakaknya segera memanggilnya "kakak,kau datang menjengukku?"


Yoongi tersenyum tipis lalu menghampiri Noona, Yoongi mengusap lembut rambut Noona "bagaimana keadaanmu? apa ada yang sakit?" tanya Yoongi


Noona memegangi kepalanya "aku baik-baik saja,tapi kepalaku sedikit pusing" jawab Noona


"jangan banyak bergerak,kau harus istirahat" titah Yoongi


"bagaiman aku bisa sampai seperti ini? ahh aku pasti ceroboh" pikir Noona


Yoongi memaksakan senyumnya "ya.... kau memang ceroboh"


Noona mengerucutkan bibirnya membuat Yoongi gemas "astaga,aku hanya bercanda"


"aku bukan marah pada kakak,tapi padanya" tunjuk Noona pada Seokjin


Seokjin melihat ke kanan dan ke kiri memastikan siapa yang ditunjuk Noona,lalu bertanya dengan polosnya "aku?"


"yahhhh.... memangnya siapa lagi selain kau? apa kau marah karena aku tak bisa menjaga diriku? kenapa kau jahat padaku?" protes Noona


"maafkan aku" Seokjin merasa bersalah pada Noona


Noona mencubit pipi Seokjin dengan gemas "bagaimana bisa aku marah padamu sayang"


Seokjin kembali terkejut karena beberapa kali Noona memanggilnya sayang, Seokjin menggaruk tengkuknya yang tidak gatal "sepertinya aku harus ke luar sebentar" Seokjin mencoba mencari alasan untuk keluar ruangan Noona,dia ingin sekali bertanya pada Taehyung sebenarnya apa yang terjadi pada Noona.


Sementara di ruang ayah Min, Taehyung melihat ayah Min yang baru bangun


"Taehyung sejak kapan kau disini?" tanya ayah Min


"baru saja,ayah......maafkan aku, seharusnya aku menjaga Noona dengan baik" Taehyung benar-benar merasa bersalah pada keluarga Min


"sudahlah,ini semua sudah takdir berhentilah menyalahkan dirimu.... bagaimana keadaan Noona?" tanya ayah Min


"Noona sudah siuman ayah,tapi....." Taehyung tak melanjutkan ucapannya


"tapi apa? apa terjadi sesuatu padanya?" ayah Min kembali bertanya


"Noona mengalami amnesia" ucap Taehyung lirih


"apa?" ayah Min terkejut mendengarnya lalu segera bangkit dari tempat tidurnya


"ayah...." panggil Taehyung


"aku ingin melihat keadaan putriku" jawab Taehyung

__ADS_1


__ADS_2