Tuan Kim Untuk Noona

Tuan Kim Untuk Noona
Pergi dari rumah


__ADS_3

Noona menundukkan kepalanya, membuatnya Taehyung sedikit kesal lalu menyeret istrinya ke kamar


"tuan Kim,lepaskan aku...biarkan aku pergi dari sini" teriak Noona


Taehyung berhenti kemudian kembali menatap tajam Noona,dia melanjutkan langkahnya sembari terus menggenggam pergelangan tangan istrinya, sementara Noona terus memberontak


"lepaskan aku.... lepaskan" teriak Noona


Taehyung tak menanggapi teriakan sang istri, sesampainya di kamar mereka Taehyung mengunci kamar itu rapat-rapat, Taehyung segera memeluk erat sang istri


"lepaskan aku" Noona mencoba melepaskan pelukan suaminya


"Diamlah Min Noona" teriak Taehyung yang sudah tak tahan dengan tangisan istrinya


Noona kemudian terdiam setelah mendengar Taehyung berteriak padanya,dia mendorong pelan tubuh suaminya kemudian merebahkan diri di ranjang lalu menyelimuti tubuhnya dengan selimut, Taehyung menarik nafas kasar lalu menghampiri istrinya


"sayang maafkan aku" ucap Taehyung


"tinggalkan aku sendiri tuan Kim" titah Noona


Taehyung kembali membujuknya "sayang,aku bisa jelaskan semuanya,kau salah paham"


"tinggalkan aku sendiri,ku mohon tuan Kim" lirih Noona


Taehyung pun beranjak dari ranjang lalu berjalan keluar kamar menuju ruang kerjanya,dia mengusap wajahnya dengan kasar, Taehyung kembali memeriksa ponsel istrinya,dilihatnya beberapa foto dirinya dan Nancy membuat Taehyung kesal lalu membanting ponsel itu, sementara Noona masih terisak di dalam kamar.


Keesokan harinya Taehyung yang tak tidur hendak mengecek istrinya di dalam kamar,dia terkejut karena Noona sedang membereskan barang-barangnya dan memasukannya ke dalam koper


"sayang,kau mau kemana?" tanya Taehyung


Noona tak menjawab suaminya,dia masih fokus membereskan barang-barangnya


"sayang,aku akan jelaskan semuanya,ku mohon jangan seperti ini" bujuk Taehyung


"tak perlu" jawab Noona ketus


Taehyung meraih tangan istrinya dengan lembut,tapi Noona segera mengibaskan nya


"sayang,apa kau tak percaya padaku? aku dan Nancy tak ada hubungan apapun" Taehyung mencoba menjelaskan kejadian yang sebenarnya


Noona masih tak menggubrisnya, selesai berkemas Noona hendak melangkah pergi tapi Taehyung menahannya


"kau mau kemana?" tanya Taehyung


"pulang" menjawab dengan ketus


"pulang kemana? ini adalah rumah mu" balas Taehyung


Noona melanjutkan langkahnya dan terus mendorong taehyung yang menghalanginya


"baiklah,aku akan mengantarmu kemana kau akan pulang? kakak ipar?" tanya Taehyung


"tak perlu,aku bisa sendiri" ucap Noona


Taehyung menghela nafasnya

__ADS_1


"jika kau ingin pergi,aku akan mengantarmu,jika kau tak ingin aku antar,maka kembalilah ke kamarmu" titah Taehyung


"kau jahat" protes Noona


Taehyung menatap istrinya sendu "apa kau tak percaya padaku sampai harus membuntuti ku seperti itu? kenapa kau tak tanyakan langsung padaku"


"aku sudah bertanya tapi kau menjawab dengan kebohongan mu" jawab Noona


"aku tak pernah membohongimu Noona,kau hanya salah paham" ucap Taehyung dengan nada sendu


Noona menatap dalam suaminya "kalau begitu biarkan aku pergi"


"baiklah,supir akan mengantarmu jika aku tak boleh mengantarmu" ucap Taehyung yang kemudian mengalah pada istrinya Noona pun setuju


Taehyung memperhatikan kepergian sang istri dengan perasaan yang sedih,dia segera menghubungi Yoongi


Taehyung : halo kakak ipar apa kau sudah berangkat?


Yoongi : aku sedang bersiap,kenapa?


Taehyung : aku titip Noona sebentar


Yoongi : kau menyakiti adikku?


Taehyung : maafkan aku kakak ipar, sepertinya Noona salah paham


Yoongi : kalian bertengkar?


Taehyung : nanti aku jelaskan,tolong jaga dia untukku


Taehyung mengakhiri panggilannya,kemudian bersiap untuk berangkat ke kantor.


"aigooo apa ini? adikku yang cantik sudah ada disini pagi-pagi" ucap Yoongi


Noona segera berlari memeluk kakaknya


"kakak,aku merindukanmu"


"aku tahu,kau tak bisa jauh dariku bukan?" hibur Yoongi


Noona mengangguk cepat "kakak benar,jadi aku akan menginap disini" jawab Noona sambil memperlihatkan koper yang dia bawa


Yoongi mengernyitkan keningnya "apa kau berencana pindah kesini? kenapa kau membawa koper besar seperti itu?" goda Yoongi


"apa tak boleh? kalau begitu aku akan pergi ke tempat lain saja" balas Noona


Yoongi segera menahan lengan adiknya


"hey aku hanya bercanda,kenapa kau sangat serius,kau bisa tinggal disini selama yang kau mau"


"kakak kau yang terbaik" puji Noona


......................


Seminggu berlalu Noona tampak sedikit murung karena hari ini Taehyung belum menghubunginya,biasanya setiap hari Taehyung mencoba menghubunginya walaupun selalu dia abaikan, Yoongi menghampiri adiknya yang sedang termenung

__ADS_1


"kenapa? kau merindukan suami mu?" tanya Yoongi


Noona menggeleng dengan cepat "tidak" jawabnya dengan bibir yang mengerucut


"apa kau tak ingin mendengar penjelasan suamimu?" Yoongi kembali bertanya padanya


Noona menatap heran kakaknya "apa kakak sudah tahu semuanya?"


Yoongi mengangguk "Taehyung sudah menceritakan semuanya padaku"


Noona semakin mengerucutkan bibirnya "dia membohongi ku,kakak tahu aku paling tak suka dengan seorang pembohong"


"lalu apa kau akan suka jika Taehyung diam-diam membuntuti mu?" tanya Yoongi


"bukan seperti itu maksudku,aku tak berniat membuntuti tuan Kim,hanya saja......" Noona tak melanjutkan ucapannya


Yoongi mengelus puncak kepala adiknya


"apapun yang terjadi percayalah pada suamimu"


Noona terdiam sejenak kemudian menundukkan kepalanya


"hey kenapa lagi?" tanya Yoongi


"apa kakak sedang membela tuan Kim? tak adakah yang membela ku?" jawaban Noona membuat mata Yoongi terbelalak


"kenapa kau bicara seperti itu,bukan begitu maksud ku,aku hanya tak ingin kalian terus bertengkar seperti ini" jelas Yoongi


"apa kakak tak suka aku berada disini? baiklah kalau begitu aku akan pergi" ucap Noona yang kemudian berjalan ke kamarnya


"yahhh Noona,bukan seperti itu.... aishhhh ada apa dengan anak itu? kenapa dia jadi sensitif begitu" ucap Yoongi sembari mengejar adiknya


"Noona dengarkan aku...." Yoongi mencoba membujuk adiknya


"kakak sama saja dengan tuan Kim" protes Noona


"baiklah-baiklah aku tak akan ikut campur urusan kalian lagi, lakukanlah semua yang kau mau,ok?" Yoongi mengalah pada adiknya


Ponsel Yoongi berdering,dia pun segera mengangkatnya,setelah mendengar ucapan orang dari seberang telepon Yoongi segera menutupnya lalu tersenyum bahagia "yes"


"ada apa denganmu kak? apa kau baru saja menang lotere?" tanya Noona yang heran melihat kakaknya seperti itu


"aku akan pergi,mungkin akan pulang terlambat, bersenang-senang lah dirumah" pamit Yoongi yang kemudian pamit pergi.


semalaman Noona menunggu panggilan dari Taehyung, tapi suaminya tak juga menghubunginya


"apa terjadi sesuatu dengan tuan Kim? apa aku harus menghubunginya lebih dulu?"


Noona menggeleng dengan cepat "kenapa harus aku? tidak Noona jangan pernah menghubunginya lebih dulu" Noona berbicara pada dirinya sendiri


Semakin lama Noona semakin kesal sendiri "tuan Kim kenapa kau jahat sekali padaku,kak Yoongi juga sama"


Noona menatap foto ayahnya "ayah aku merindukanmu,apa ayah juga merindukan ku?" air mata membahasi pipi Noona,dia terlelap tidur dengan memegangi foto sang ayah.


Keesokan harinya Taehyung yang baru saja tiba di Korea setelah perjalanan bisnisnya dari Jepang menelpon Yoongi bahwa dia akan menjemput Noona hari ini Yoongi pun setuju. Yoongi memasak banyak makanan ,hari ini moodnya benar-benar bagus,setelah selesai memasak dia pergi ke kamar adiknya untuk mengajaknya sarapan, Yoongi mengetuk pelan pintu kamar Noona "tok tok tok"

__ADS_1


"Noona,ayo kita sarapan,aku sudah memasak banyak makanan hari ini" ucap Yoongi namun tak ada jawaban dari adiknya


Yoongi pun membuka pelan pintu kamar adiknya yang tidak dikunci, Yoongi terkejut karena Noona tak ada di kamarnya,dia segera mencarinya ke seluruh kamar bahkan seluruh rumah,tapi tak menemukan keberadaan adiknya.


__ADS_2