
Jungkook menatap dalam kakak sulungnya "ku rasa kalian berdua benar-benar bodoh"
"yahhhh kau bocah nakal" teriak Seokjin pada adiknya
"jangan terlalu keras pada diri sendiri,harusnya kau belajar dari kak Taehyung,dia memang mengorbankan segalanya,tapi lihatlah dampak dari pengorbanannya.... terlalu banyak luka yang diterimanya,semua harus seimbang,jika kau ingin berkorban maka pikirkanlah perasaanmu juga,jangan sampai kau berkorban untuk orang lain dengan mengorbankan dirimu sendiri,aku hanya tak ingin kau menyesal" terang Jungkook
"apa ini? darimana kau mendapat kata-kata seperti itu? bocah nakal ini sudah tumbuh dewasa rupanya" Seokjin mengacak-acak rambut Jungkook
"kakak hentikan" Jungkook mencoba melepaskan tangan Seokjin
Kakak beradik itu pun akhirnya bermain-main seperti anak kecil.
......................
Setelah lima bulan berlalu Noona mendapat kabar bahwa sang ayah jatuh sakit
"aku juga akan kembali ke Korea" ucap Yoongi
Noona menggeleng "tidak,tour mu berakhir satu bulan lagi,kakak selesaikan saja dulu tour nya biar aku yang menjaga ayah"
"tapi...."
"tidak bisa,apa kakak tak percaya padaku?" tanya Noona
"bukan begitu, tetap saja aku khawatir...." keluh Yoongi
Noona mendekati kakaknya "kakak kau selesaikan saja tour mu hanya tinggal sebulan,aku janji aku akan menjaga ayah dengan baik"
"baiklah,aku akan segera kembali setelah menyelesaikan tour ku,hubungi aku jika terjadi sesuatu... mengerti?" Yoongi akhirnya mengalah pada adiknya
Noona memeluk kakaknya dengan erat "jaga dirimu baik-baik,jangan sampai terluka lagi"
Yoongi membalas pelukan adiknya "harusnya aku yang berbicara seperti itu,kau juga jaga dirimu dengan baik,aku percayakan ayah padamu gadis kecil"
Noona pun bersiap lalu segera kembali ke Korea,saat berada di pesawat Noona duduk bersebelahan dengan Jimin
"Noona?" tanya Jimin memastikan
Noona melihat ke sumber suara "tuan Park?"
__ADS_1
"kebetulan sekali,bagaimana kabarmu?" sapa Jimin
"saya baik tuan Park,bagaimana dengan anda?" Noona menyapa balik Jimin
"aku baik,tidak usah formal begitu,aku sedikit tak nyaman panggil saja aku Jimin" pinta Jimin, Noona pun mengangguk
"apa anda... maksudku apa kau baru saja melakukan perjalanan bisnis?"
"begitulah,kau sendiri? apa kau bekerja di Paris sekarang?" tanya Jimin
Noona menggeleng "tidak,aku hanya menemani kakakku,dia ada pekerjaan disini"
"oh... kau punya kakak? dimana dia? aku ingin menyapanya" pinta Jimin
Noona tersenyum "kakakku masih ada pekerjaan jadi dia tak ikut pulang,lain kali aku akan mengenalkannya padamu"
Jimin mengangguk setuju,kemudian menatap Noona dengan ragu "apa kau sudah tahu kabar Taehyung? hmmm maksudku...."
Wajah Noona terlihat tegang ketika mendengar nama Taehyung "maaf,tapi aku sudah bukan sekertaris tuan Kim lagi"
Jimin tersenyum kecil "tapi kau masih saja memanggilnya tuan Kim,hah..... tuan Kim mu itu benar-benar sulit dimengerti,kenapa dia selalu saja menyiksa dirinya sendiri"
"a..apa terjadi sesuatu pada tuan Kim?"
Jimin menatap Noona yang penasaran kemudian menyunggingkan senyum padanya,dia kembali menatap ke depan lalu menceritakan semua tentang Taehyung dari mulai Noona pergi, Jungkook yang bukan adik kandungnya hingga keluarga Taehyung yang sudah kembali bersama,begitu banyak luka yang diterima oleh Taehyung. Noona terkejut mendengar cerita tentang tuan Kim nya, ternyata selama ini Noona telah salah paham pada Taehyung, Noona mengira kalau kehidupan Taehyung sudah jauh lebih baik tapi ternyata sebaliknya,dia mengira kalau Taehyung sama saja dengan Seokjin tapi ternyata tuan Kim nya berbeda.
Noona menggenggam erat tangannya sendiri tampak raut wajahnya berubah menjadi muram,dia khawatir sekaligus merasa bersalah pada tuan Kim nya.
Jimin yang memperhatikan gerak gerik Noona kembali berbicara "aku tak mengerti kenapa dia begitu keras pada dirinya sendiri"
"Dimana tuan Kim sekarang?" tanya Noona
Jimin menoleh ke arah Noona,dia tahu kalau Noona mengkhawatirkan temannya itu "Di Paris, Taehyung masih ada pekerjaan di sana mungkin sekitar seminggu lagi dia baru kembali"
"apa? sejak kapan dia Paris?" Noona kembali bertanya pada Jimin
"sejak seminggu lalu, kenapa?" Jimin balik bertanya pada Noona
Noona menundukkan kepalanya,dia sedikit kecewa dengan keadaannya saat ini,padahal selama seminggu ini dia juga berada di Paris menemani kakaknya Yoongi yang sedang melakukan tour,tapi dia baru mengetahui kalau Taehyung berada di Paris juga saat dia justru akan kembali ke Korea.
__ADS_1
Sesampainya di Korea Noona berpamitan pada Jimin,dia segera menuju rumah sakit tempat ayahnya di rawat
"ayah kenapa bisa seperti ini? kenapa ayah tak menjaga diri ayah dengan baik padahal ayah sudah berjanji padaku" protes Noona pada sang ayah
Ayah Min tersenyum kecil "lihatlah kau baru saja tiba,lalu sudah mengomel pada ayah"
Noona memeluk ayahnya "maafkan aku, seharusnya aku yang menjagamu"
Ayah Min mengusap rambut putrinya "tak apa,ayah yang minta maaf karena tak menepati janji ayah padamu"
Noona melepaskan pelukannya kemudian menatap sendu ayahnya "kenapa ayah sangat kurus begini? lihatlah wajah ayah juga sangat pucat,tapi ayah tetap tampan"
Ayah Min tersenyum "ayah sudah jauh lebih baik karena melihat kau disini"
"apa yang ayah katakan? aku berjanji tak akan pergi kemanapun lagi,aku hanya akan di samping ayah,menemani ayah,aku akan menuruti semua perintah ayah,aku janji aku tak akan membangkang lagi pada ayah" bulir air mata menetes di pipi Noona
Ayah Min mengusap air mata putrinya "kenapa kau menangis? sudah ayah bilang,ayah baik-baik saja,jangan menangis... kau adalah putri terbaikku"
Noona kembali memeluk sang ayah,ayah Min mengelus punggung putrinya mencoba menenangkannya
"apa ada hal yang bisa ku lakukan untuk ayah? ayah selalu menuruti semua keinginanku,kali ini biarkan aku yang menuruti semua keinginan ayah" pinta Noona
"ayah hanya ingin kau hidup bahagia nak" jawab ayah Min
Seminggu berlalu kesehatan ayah Min belum ada perubahan sama sekali,Noona mengambil alih pekerjaan ayahnya untuk sementara menjadi CEO MY Group. Noona bekerja dengan sangat baik, membuat ayah dan kakaknya bangga.
saat itu Noona kembali menjenguk sang ayah "ayah bagaimana kabarmu hari ini? lihat aku bawakan buah untukmu,oh iya kak Yoongi bilang dia akan kembali tiga minggu lagi,jadi ayah harus segera sembuh oke,aku tak mau kak Yoongi marah padaku karena tak mengurus ayah dengan baik" cerocos Noona
Ayah Min mengangguk pasrah "baiklah... uhukk....uhukkk..." tiba-tiba ayah Min batuk membuat Noona menjadi khawatir
"ayah... ayah baik-baik saja bukan? aku akan panggilkan dokter" Noona segera memencet bel darurat
"ayah baik-baik saja Noona,kenapa kau begitu khawatir ayah hanya batuk biasa" ayah Min mencoba menenangkan Noona
"ayah,aku sangat menyayangimu aku tak mau ......" Noona tak melanjutkan kata-katanya
Dokter pun datang dan memeriksa keadaan ayah Min,mata dokter sangat sulit diartikan,dokter pun meminta Noona untuk datang ke ruangannya. Setelah memastikan ayahnya beristirahat dengan benar, Noona segera menghampiri dokter
"penyakit tuan Min sudah masuk stadium empat,kami sudah mengusahakan yang terbaik" ucap dokter membuat Noona terkejut dia mengerti maksud dari kata-kata itu.
__ADS_1