
Akhir-akhir ini Jungkook jarang dirumah, Taehyung juga sering pulang terlambat,ayah Kim merasa sedikit kesepian dirumahnya.
Ayah Kim menatap sendu foto keluarga kecilnya,dia mengusap foto istri tercintanya "sayang kenapa kau tak pulang? apa kau masih marah padaku? aku tahu kau telah kembali tapi kenapa kau tak menemui ku?"
Ternyata selama ini ayah Kim diam-diam selalu memantau keberadaan istri dan putra sulungnya,dia mengirim orang kepercayaan nya untuk selalu menjaga kedua orang yang dia cintai itu,dia tak ingin keduanya merasa kesulitan sedikitpun oleh karena itu semua hal yang didapat kan oleh Seokjin dan ibunya selama ini adalah bantuan dari ayah Kim.
Ayah Kim bahkan mengetahui kalau Seokjin dan istrinya telah kembali ke Korea, Seokjin sedang melakukan kerja sama dengan Namjoon untuk pameran yang akan di selenggarakan di Seoul. Dia juga tahu kalau putra bungsunya diam-diam selalu pergi menemui mereka.
Dia juga sebenarnya sangat ingin bertemu mereka tapi ego nya masih tinggi,dia masih enggan menemui mereka lebih dulu dan meminta maaf.
......................
Noona sedang berada di ruangan Taehyung menunggu berkas yang harus ditanda tangani oleh bosnya, Taehyung melirik Noona lalu tersenyum padanya, Noona menoleh ke kanan dan ke kiri memastikan apakah ada orang lain selain mereka karena tiba-tiba saja Taehyung tersenyum manis seperti itu, Taehyung mengedipkan satu matanya melihat Noona yang kebingungan, Noona terkejut lalu tertunduk malu, Taehyung tersenyum gemas melihat wajah Noona yang memerah.
Taehyung memberikan berkas yang sudah ia tanda tangani pada Noona "nanti malam kau ada acara?" tanya Taehyung
belum sempat Noona menjawab Taehyung kembali berbicara "tidak,nanti malam kau harus makan malam bersamaku,aku akan menjemput mu nanti.... ingat aku tak suka penolakan"
Noona mengernyitkan keningnya kemudian menggigit bibir bawahnya mengangguk pelan, Taehyung ikut menggigit bibir bawahnya seperti Noona, membuat sang sekertaris salah tingkah lalu segera meninggalkan ruangan bosnya.
"kenapa dia sangat menggemaskan" ucap Taehyung
Malam telah tiba Noona sedang bersiap-siap untuk pergi dengan Taehyung,dia mengacak-acak semua baju yang ada di lemarinya "astaga apa aku tak punya baju? ah aku harus memakai apa? yang ini? atau yang ini? sepertinya terlalu berlebihan, bagaimana ini?" Noona kebingungan memilih pakaian yang akan dia kenakan
dia terus berbicara sendiri "ini hanya makan malam seperti biasanya Noona,kenapa aku bersikap berlebihan seperti ini, jantung ku juga berdetak sangat kencang,aku harus bisa mengendalikannya" Noona menarik nafas lalu membuangnya perlahan
Akhirnya setelah memilih selama satu jam dia mendapatkan baju yang sesuai Dress selutut berwarna peach tanpa lengan,rambutnya dihiasi aksesoris jepitan bunga kecil di satu sisi membuat kesan feminim dengan riasan tipis di wajah cantiknya.
Taehyung datang menjemput Noona di apartemennya,matanya tak berkedip melihat penampilan Noona, keduanya terlihat sangat gugup,mereka pun pergi ke sebuah restoran mewah yang sudah dipesan Taehyung sebelumnya, Taehyung berniat mengungkapkan perasaannya pada Noona,namun ketika dia hendak memberikan sebuah kalung untuk Noona,ponselnya tiba-tiba berdering tanda panggilan masuk dilayar dengan nama "Kakak"
Taehyung mengernyitkan dahinya "kakak? siapa?" tanya Taehyung
Noona yang melihat Taehyung kebingungan bertanya padanya "tuan Kim ponsel anda berdering, kenapa anda tidak mengangkatnya?"
__ADS_1
"ah iya" Taehyung segera mengangkat panggilan itu
Taehyung "halo"
Jungkook "halo kakak sepertinya handphone kita tertukar"
Taehyung "apa?" Taehyung memperhatikan ponsel yang digenggamnya
Taehyung "ah benar ini ponselmu"
Jungkook "baiklah aku akan menukarnya sekarang"
Taehyung "tidak .. maksudku jangan sekarang nanti saja saat dirumah,oke" Taehyung segera menutup panggilannya
Noona kembali bertanya pada tuan Kim nya "tuan Kim? apa ada urusan penting,kalau begitu tak apa kita pulang sekarang saja"
Taehyung menggeleng dengan cepat "tidak... sepertinya handphone ku dan Jungkook tertukar"
Taehyung segera mencari alasan "Jungkook sedang sibuk"
Noona mengangguk mengerti lalu melanjutkan makan malamnya, Taehyung sedikit terganggu dengan ponsel Jungkook yang terus berdering,dia mengeceknya lalu tertulis panggilan masuk dari "Ibu" Taehyung mengernyitkan dahinya
"tuan Kim tak apa angkat saja" pinta Noona
Taehyung mengangkat panggilan itu dengan ragu
ibu "Jungkook ibu sudah memasak untuk mu nak,jadi kapan kau akan datang kemari?"
Taehyung terkejut mendengarnya
ibu "Jungkook kenapa diam saja? apa kau masih di sana?"
tiba-tiba suara dari sebrang telpon kembali mengejutkan Taehyung
__ADS_1
Seokjin "hey bocah kenapa kau sangat suka membuat ibu menunggu,cepat datang kemari kalau tidak aku akan mengacak-acak rambutmu, mengerti?"
Seketika wajah Taehyung berubah menjadi merah padam,dia segera mematikan panggilan itu
Noona bingung dengan perubahan di wajah Taehyung,dia menjadi sedikit khawatir "tuan Kim? anda baik-baik saja? apa terjadi sesuatu?"
Taehyung tak bergeming mendengar pertanyaan Noona, Noona meraih tangan tuan Kim nya di genggamnya dengan erat tangan yang sedang mengepal itu, mata Taehyung beralih pada genggaman tangan Noona,dia mencoba menenangkan emosinya.
Noona menatap Taehyung "apa terjadi sesuatu? katakanlah mmm maksudku jika kau butuh seseorang orang untuk bercerita,aku mau mendengarkannya"
Taehyung memaksakan senyumnya "tak apa,hmm apa kau sudah selesai?" Taehyung mencoba mengalihkan pembicaraan,Noona hanya mengangguk.
Setelah selesai makan mereka pergi meninggalkan restoran,di perjalanan hanya ada keheningan,lampu dijalan berkelap kelip begitu indah, Noona memandangi sebuah taman kecil yang sangat tenang, Taehyung menatap Noona yang sedang memperhatikan taman itu lalu menghentikan mobilnya
"mau berjalan-jalan sebentar?" tanya Taehyung
Noona mengangguk setuju,keduanya duduk di bangku taman menikmati pemandangan malam, Taehyung memberikan jas nya pada Noona agar dia tak kedinginan.
Noona menoleh ke arah Taehyung lalu tersenyum padanya "terima kasih"
Taehyung mengangguk,lalu membawa Noona dalam pelukannya "biarkan seperti ini sebentar saja" pinta Taehyung
Noona menenggelamkan dirinya dalam pelukan Taehyung.
Malam semakin larut Taehyung bergegas mengantar Noona pulang, sebelum dia berpamitan Taehyung memberikan sebuah kalung dengan liontin berbentuk hati, Taehyung memakaikan kalung itu di leher Noona.
Noona mengecup pipi tuan Kim nya "terima kasih tuan Kim"
Taehyung merasa sangat senang,bahkan sebenarnya dia ingin waktu berhenti disini saja mengingat semua hal berat yang dia lalui,kini hanya Noona kebahagiaan yang dia punya.
Setelah berpamitan pada Noona Taehyung berdiam diri dalam mobil,dia membuka ponsel Jungkook di sana terdapat beberapa foto Seokjin,ibu nya dan Jungkook sedang bersama, Taehyung mengepalkan tangannya dia merasa di khianati oleh adik bungsu yang begitu dia sayangi, dengan perasaan marah Taehyung kembali menggeser layar ponsel Jungkook di sana juga terdapat foto Noona,membuat Taehyung menjadi semakin sakit.
"sial" teriak Taehyung di dalam mobilnya
__ADS_1