
Taehyung tiba dirumah dengan menelan ludahnya dia membuka pintu rumah secara perlahan, lampu ruang tamu begitu gelap dia tidak bisa melihat apa-apa. clekk lampu menyala "darimana saja kau?" suara ayah Kim membuatnya terkejut
"a...ayah a...aku" Taehyung menjawab dengan terbata
"ayah maafkan aku,aku meminta kakak menemaniku bermain diluar,kakak sudah mengajakku pulang dari tadi tapi aku masih mau bermain diluar,maafkan aku seharusnya aku meminta izin terlebih dahulu pada ayah" suara Jungkook dibalik pintu tiba-tiba mengagetkan keduanya
"kalian membuat ayah khawatir,segera bersihkan diri kalian,ayah akan menunggu dimeja makan" ucap ayah Kim
Jungkook dan Taehyung pun pergi ke kamar mereka "apa yang kau lakukan Jungkook? kau darimana?" tanya Taehyung pada Jungkook
"aku khawatir karena kakak belum pulang,jadi aku menunggu kakak diluar" jawab Jungkook
"tapi kakak darimana? kenapa kakak baru pulang? apa terjadi sesuatu pada kakak?" tanya Jungkook
"kakak tadi les bahasa Inggris seperti biasa" ucap Taehyung bohong
"kak tadi guru les mu menelpon karena kau tidak datang,aku bilang kalau kau sedang tidak enak badan,jadi kemana sebenarnya kau pergi? apa kau mencari....." Jungkook tidak melanjutkan ucapannya
"aku pergi bermain saxophone dijalan" jawab Taehyung singkat
"benarkah? apa kau kembali bermain saxophone? aku ingin mendengarnya juga kak" rengek Jungkook
"tidak,tadi aku tidak sengaja bermain saxophone dijalan karena harus membantu seseorang" Taehyung terdiam sejenak mengingat apa yang dia lakukan tadi begitu mengesankan untuknya.
"apa kau bisa merahasiakan ini? hmmm maksudku... hanya kita berdua yang tahu" pinta Taehyung pada jungkook
"tentu saja" Jungkook menjawab dengan cepat
"terima kasih Jungkook" Taehyung mengelus kepala Jungkook dengan penuh kasih sayang
Taehyung dan Jungkook selesai bersih-bersih kemudian segera menghampiri ayahnya di meja makan,mereka bertiga pun makan malam bersama dengan penuh tawa.
Setelah makan Taehyung masuk ke kamar untuk belajar,sementara Jungkook sepertinya kelelahan setelah menunggu kakaknya seharian diluar rumah. Taehyung belajar hingga larut malam meskipun dia merasa lelah,karena merasa bersalah Taehyung menghubungi guru les bahasa Inggris nya, Taehyung meminta maaf dan meminta pelajaran yang dia lewatkan hari ini dikirimkan melalui email agar dia tetap bisa mengerjakannya.
Selesai mengerjakan tugasnya Taehyung ke pergi belakang untuk mengambil air minum,terlihat lampu kerja ayahnya masih menyala, Taehyung membawa dua gelas air menuju ruang kerja ayahnya.
tok.. tok... tok... Taehyung mengetuk pintu ruang kerja ayahnya kemudian membukanya
ayahnya melihat kearah Taehyung yang datang dengan nampan yang berisi dua gelas air ditangannya "Taehyung kau belum tidur?" tanya sang ayah
__ADS_1
Taehyung meletakan nampan berisi dua gelas air di atas meja kerja ayahnya "ayah sudah bekerja keras,ayah harus minum yang banyak" ucap Taehyung sembari menyodorkan satu gelas air pada ayahnya, ayahnya menerima gelas tersebut lalu meminumnya hingga tandas "terima kasih"
Taehyung mengangguk,dia terlihat sedikit gelisah memandangi ayahnya yang sedang bekerja
ayahnya yang sadar dengan kegelisahan Taehyung kemudian bertanya "ada apa?"
Taehyung menarik nafas panjang kemudian memberanikan diri untuk bicara pada ayahnya "maafkan aku ayah" Taehyung terdiam sejenak kemudian melanjutkan berbicara "maaf aku berbohong pada ayah,Jungkook tidak memintaku menemaninya bermain,akulah yang lalai,aku tidak pergi les bahasa Inggris seperti biasanya, maafkan aku ayah" Taehyung menundukkan kepalanya
"apa kau tahu aku tidak suka dibohongi?" tanya ayah kim penuh tekanan
"maafkan aku ayah,aku salah" Taehyung hanya menunduk dan berulangkali minta maaf
"jadi darimana saja kau seharian ini?" selidik ayah Kim
"waktu aku pulang sekolah, aku melihat ada busking dijalan ,aku hanya ingin melihatnya sebentar tapi aku...." Taehyung menghentikan ucapannya
"apa kau akan mengecewakanku?" ayah Kim kembali bertanya
"tidak ayah,maafkan aku,aku berjanji tidak akan seperti itu lagi ayah, aku tidak akan mengecewakan ayah" jawab Taehyung sembari menahan tangisnya
"lalu kenapa kau berbohong? bahkan kau membawa serta adikmu Jungkook untuk membohongiku?" tanya ayah bertubi-tubi
"pada akhirnya kau pun mengecewakanku" ucap ayah kim memalingkan wajahnya dari Taehyung
"pergilah" titah ayah Kim
"ayah maafkan aku,beri aku kesempatan ayah aku janji tidak akan mengecewakanmu lagi" pinta Taehyung
Ayah Kim hanya diam melihat Taehyung memohon padanya kemudian berkata "laki-laki sejati tidak pernah mengingkari janjinya dan laki-laki sejati tidak pernah menangis"
Taehyung dengan cepat menghapus air matanya "aku berjanji ayah,maafkan aku"
Ayah Kim bangkit dari tempat duduknya lalu bergegas pergi ke kamarnya mengunci pintu kamar itu rapat-rapat.
Taehyung akhirnya menyerah membujuk ayahnya kemudian pergi ke kamarnya, Taehyung membelai lembut rambut Jungkook yang sedang tertidur pulas hingga dia juga ikut tertidur.
Esoknya semua sudah berkumpul dimeja makan untuk sarapan. Pagi itu terlihat sangat hening,Jungkook merasa aneh dengan sikap ayah dan kakaknya.
Jungkook Bergumam dalam hatinya "apa semalam terjadi sesuatu antara ayah dan kakak? apa kakak ketahuan?" dengan bibir penuh Jungkook menggelengkan kepalanya
__ADS_1
Taehyung yang melihatnya bertanya pada Jungkook "kenapa? apa makanannya tidak enak?"
"enak" jawab jungkook sambil mengangguk
"apa kau memikirkan sesuatu? jangan berpikir terlalu keras" ucap ayah Kim pada Jungkook
Taehyung menoleh kepada ayah Kim dengan penuh pertanyaan di kepalanya,ayah Kim kembali bicara pada Jungkook "tidak terjadi apa-apa antara ayah dan kakakmu,makanlah yang banyak agar kau tumbuh besar dengan cepat,bukan kah kau ingin menjadi petinju yang hebat?"
Jungkook terkejut mendengar ucapan ayahnya,apa ayahnya bisa membaca pikirannya?
Taehyung merasa lega dengan ucapan ayahnya.
Selesai sarapan ayah Kim pergi ke kantor sementara Jungkook dan Taehyung pergi ke sekolah masing-masing.
Digerbang sekolah Jimin sudah menunggu Taehyung dengan cemas,sementara Taehyung berjalan santai melewati Jimin begitu saja
"Taehyung maafkan aku, apa terjadi sesuatu padamu? apa ayahmu menghukum mu?" tanya Jimin
"tidak" jawab Taehyung singkat sambil terus berjalan
"Taehyung aku benar-benar menyesal" bujuk Jimin yang merasa bersalah pada Taehyung
Taehyung tidak menjawab,mereka pergi ke kelas dengan keheningan,sesaimpainya dikelas mereka langsung dikejutkan dengan tepuk tangan meriah dari seisi kelas seolah menyambut kedatangan keduanya.
Taehyung dan Jimin yang terlihat bingung saling memandang satu sama lain, Jimin yang awalnya merangkul Taehyung langsung melepaskan rangkulannya karena dia pikir seisi kelas bertepuk tangan karena kedekatan mereka.
Salah satu siswa menghampiri keduanya "wah hebat sekali Taehyung,selain tampan,kaya,pintar kau juga pandai bermain saxophone" puji siswa itu kepada Taehyung.
Taehyung memicingkan matanya heran darimana teman-temannya tahu kalau dia bermain saxophone? apa salah satu diantara mereka menontonnya kemarin?
Siswa lainnya menghampiri mereka dan memperlihatkan video Taehyung yang sedang busking dijalan "wah kau benar-benar hebat,aku iri sekali padamu Taehyung"
Mata Taehyung langsung terbelalak melihat video tersebut "darimana kau mendapatkan video ini?" tanya Taehyung penasaran
"ah ini sangat populer di internet sekarang" jawab siswa tersebut
Jimin yang tidak percaya membuka handphone nya dan melihat video tranding tentang Taehyung, Jimin sangat bangga pada sahabatnya itu tapi dia juga takut kalau Taehyung akan terkena masalah karena video tersebut karena Jimin sangat mengenal Taehyung dan keluarganya terutama ayahnya.
Taehyung dan Jimin hanya terdiam tidak menanggapi apapun yang teman sekelasnya bicarakan.
__ADS_1