
Hampir saja bibir keduanya menempel,dering suara ponsel Taehyung mengejutkan keduanya, Noona segera bangun dari tubuh Taehyung, sementara Taehyung segera duduk dan mengangkat telponnya.
Noona yang kikuk segera pergi keluar kamar hotel, dia berjalan-jalan disekitar hotel sambil berbicara sendiri "apa yang baru saja kami lakukan? kenapa aku jadi teringat ucapan Jungkook waktu itu,tapi tidak mungkin tuan Kim....." kata-kata Noona terhenti karena seseorang baru saja memakaikan jas ke bahu nya,awalnya Noona pikir itu Taehyung tapi ternyata itu Seokjin, Noona terkejut lalu mundur beberapa langkah
"Noona ku mohon,aku hanya ingin berbicara denganmu sebentar saja" pinta Seokjin
Noona menggeleng lalu berbalik hendak meninggalkan Seokjin tapi Seokjin menahan tangan Noona agar tidak pergi "ku mohon sebentar saja"
Noona menoleh ke arah Seokjin kemudian beralih pada tangannya "lepaskan" titah Noona
Seokjin masih menggenggam erat pergelangan tangan Noona, membuat Noona kembali bicara "jika kau ingin bicara denganku maka lepaskan tanganmu dari ku"
Seokjin melepaskan tangan Noona dengan ragu dia takut Noona kembali lari darinya, setelah tangan Noona terlepas dari dari genggaman Seokjin, Noona menyilang kan kedua tangannya di dada "bicaralah,aku tak punya banyak waktu"
Seokjin terkejut mendengar ucapan Noona "aku benar-benar minta maaf Noona karena telah meninggalkan mu begitu saja,sungguh aku hanya tak ingin kau menunggu ku tanpa kepastian saat itu aku berpikir tidak ingin menyiksamu dengan hubungan jarak jauh,kau berhak bahagia Noona...."
Noona membuang muka tak menatap Seokjin sedikit pun "apa kau sudah selesai?" tanya Noona
"aku hanya ingin maaf darimu Noona,ku mohon...." Seokjin mencoba meraih tangan Noona namun Noona menghindarinya dengan cepat
Seokjin menatap Noona sendu "aku masih mencintaimu Noona masih sangat mencintai mu" ucapan Seokjin membuat Noona terbelalak
tiba-tiba Taehyung datang menghampiri keduanya "apa kau tidak tahu malu?" tanya Taehyung pada kakaknya
Mereka berdua terkejut dengan kedatangan Taehyung terlebih lagi Noona, Taehyung segera menarik tangan Noona menyeretnya masuk ke dalam kamar hotel, Seokjin terus memanggil adiknya tapi Taehyung tak menghiraukannya, sementara Noona terus mencoba melepaskan tangan Taehyung yang menariknya kasar membuatnya sedikit kesakitan.
Sesampainya di dalam kamar Noona meminta Taehyung melepaskan tangannya "lepaskan tuan Kim,kau menyakiti ku" Taehyung menatap tangannya yang menggenggam tangan Noona dengan kencang,dia melonggarkan genggamannya Noona menangkis tangan Taehyung dari tangannya
__ADS_1
Taehyung menatap Noona tajam dia berjalan mendekati Noona, Noona merasa sedikit takut melihat tatapan Taehyung yang seperti itu membuat Noona mundur perlahan namun semakin Noona mundur Taehyung justru semakin mendekatinya hingga dia terpojok ke dinding kamar, Taehyung semakin mendekat bahkan tubuh mereka sudah menempel
"tu... tuan Kim apa yang anda lakukan? tolong jangan seperti ini,kau membuatku takut" Noona mencoba mendorong tubuh Taehyung namun tenaga Taehyung jauh lebih kuat
Taehyung memegang kedua pipi Noona lalu mencium bibirnya secara paksa,mata Noona terbelalak dia mencoba melepaskan ciuman itu tapi Taehyung justru semakin kasar menciumi nya Noona membuka sedikit mulutnya membuat Taehyung semakin leluasa tapi Noona segera menggigit bibir bawah Taehyung hingga berdarah, Taehyung yang merasa perih di bibirnya melonggarkan sedikit tubuhnya, Noona mengambil kesempatan melepaskan ciuman itu lalu mendorong tubuh Taehyung,plakkk satu tamparan keras mendarat di pipi Taehyung
"tuan Kim anda keterlaluan" Noona segera berlari ke tempat tidur menutupi seluruh tubuhnya lalu terisak dibawah selimut "hiks hiks hiks"
Taehyung mendengar tangisan Noona lalu tersadar bahwa apa yang dia lakukan salah,dia segera menghampiri Noona "Noona maafkan aku" Taehyung mencoba menyentuh kepala Noona
"jangan menyentuh ku,kau jahat tuan Kim kau sudah keterlaluan hiks hiks hiks" ucap Noona dibalik selimut
Taehyung kembali meminta maaf pada Noona "aku benar-benar minta maaf"
"hiks hiks hiks tolong biarkan aku sendiri tuan Kim" pinta Noona yang masih terisak
Setelah beberapa lama dia kembali ke kamar hotelnya, dilihatnya Noona sudah tertidur pulas sambil sesekali terisak, Taehyung melihat pergelangan tangan yang memerah karena genggamannya terlalu kuat,dia mengambil kotak P3K lalu mengoleskan salep ke pergelangan tangan Noona "maafkan aku...." ucap Taehyung lirih
Taehyung kemudian membaringkan dirinya di sofa ,dia menatap langit-langit dan mengutuk dirinya sendiri hingga dia pun terlelap tidur
Keesokkan harinya Noona yang bangun lebih awal telah bersiap-siap untuk kembali ke Seoul, Taehyung membuka matanya dan melihat ke arah Noona, Noona diam seribu bahasa menghindari tatapan mata Taehyung, Taehyung mengambil nafas panjang kemudian bangkit dan segera bersiap untuk pulang.
Diperjalanan pulang hanya ada keheningan, setelah tiba di Seoul Taehyung mengantar Noona pulang ke apartemennya, sepanjang jalan Noona hanya melihat ke arah luar jendela mobil.
sesampainya di apartemen Noona,dia segera masuk lalu hendak menutup pintu namun Taehyung menahannya tiba-tiba Taehyung berlutut dihadapannya "maafkan aku,aku bersalah... aku sudah keterlaluan padamu... aku tak ada niat sedikit pun untuk menyakiti mu"
Noona terkejut melihat Taehyung berlutut dihadapannya "tu....tuan Kim apa yang anda lakukan? cepat berdiri"
__ADS_1
Taehyung menggeleng "tidak,aku sudah berlaku kurang ajar padamu,aku sungguh-sungguh minta maaf"
Tidak di sangka tuan Kim nya bisa bersikap gentleman seperti itu,satu sisi dia masih kesal tapi dia kembali menatap mata Taehyung yang sendu, Taehyung adalah seorang pria bertanggung jawab,bosnya itu bersikap dingin untuk menutupi semua kelemahannya, sebenarnya Taehyung tipe orang yang lembut dan penyayang.
Akhirnya Noona mengangguk "tuan Kim aku menghargai usahamu meminta maaf padaku,aku sudah memaafkan mu tapi tolong beri aku waktu" sejujurnya Noona masih sedikit trauma oleh perlakuan Taehyung
"berdirilah tuan Kim" pinta Noona
Taehyung segera berdiri,dia mengerti bahwa masih terluka karenanya, Taehyung pun berpamitan pada Noona untuk memberi nya waktu dia lalu pulang kerumahnya.
Setelah kejadian itu beberapa hari Noona izin tidak masuk kantor dengan alasan tidak enak badan, Taehyung merasa kesepian dan terus dihantui rasa bersalah Jimin yang kebetulan sedang berada di ruangannya segera menghiburnya "kenapa kau tidak pergi menemuinya saja?" saran Jimin
Taehyung menarik nafas panjang lalu membuangnya kasar "kau tahu aku sudah melakukan kesalahan fatal" Taehyung mengacak-acak rambutnya sendiri
Jimin mengangguk "tapi kau memang keterlaluan"
Taehyung menatap Jimin tajam,tanpa harus dikatakan pun dia tahu kalau dia sudah keterlaluan pada Noona, Taehyung memang sudah menceritakan semua yang terjadi di pulau Jeju pada Jimin saat dia kembali ke Seoul,Jimin saja sampai tidak percaya Taehyung bisa melakukan hal seperti itu.
"setidaknya kau coba saja dulu datang ke apartemennya dengan alasan ingin menjenguknya,setelah itu kau bicaralah dari hati ke hati dengannya" Jimin kembali memberi saran
"bagaimana jika dia menolak membukakan pintu?" tanya Taehyung yang masih khawatir Noona tak ingin menemuinya
Jimin menepuk bahu temannya itu "hey kau bahkan belum mencobanya,ayolah kau seorang Kim Taehyung sejak kapan nyali mu menjadi ciut seperti ini?"
Taehyung memikirkan perkataan Jimin lalu memutuskan untuk mencoba menemui Noona,dia membeli seikat bunga dan beberapa buah-buahan.
Taehyung pun sampai di depan apartemen Noona,dia merasa sangat gugup kemudian memberanikan diri memencet bel apartemen Noona.
__ADS_1