
Seokjin terdiam mendengar pertanyaan adik bungsunya "ah sudahlah, bukankah kau berjanji akan membawa Taehyung kemari?" Seokjin mencoba mengalihkan pembicaraan
Jungkook menepuk jidatnya "ah iya,baiklah kalau begitu,bu aku akan pergi sebentar menjemput kak Taehyung,aku janji aku akan membawanya kemari" Jungkook menggenggam erat tangan ibu Kim
Ibu Kim mengangguk,dia benar-benar berharap Taehyung mau bertemu dengannya
"aku akan mengantarmu,lagi pula aku akan pergi ke galeri sebentar" ucap Seokjin
Mereka berdua berpamitan kepada ibu Kim setelah itu langsung menuju hotel tempat Taehyung menginap, awalnya Seokjin ingin menemui Taehyung di kamar hotelnya tapi melihat kejadian semalam Seokjin mengurungkan niatnya,dia tidak ingin membuat keributan dan memilih menyerahkan pada Jungkook apalagi setelah mendengar cerita Jungkook bahwa Taehyung selalu menuruti keinginannya. setelah mengantarkan Jungkook, Seokjin melajukan mobil menuju galerinya.
Sementara Jungkook langsung menuju kamar hotel Taehyung,diketuknya pintu berkali-kali namun tidak ada jawaban,dia juga mencoba menghubunginya lewat telpon hasilnya tetap sama, akhirnya Jungkook memutuskan untuk pergi ke kamar Noona untuk bertanya tentang kakaknya.
Jungkook terkejut karena ternyata sang kakak sedang berbaring di kamar Noona, keduanya berdebat hebat tentang kejadian semalam Jungkook terus memaksa Taehyung untuk bertemu ibu dan kakak sulungnya,Noona yang melihat kejadian itu memilih menunggu diluar,beberapa waktu kemudian Jungkook keluar dari kamar Noona dengan wajah marah
Jungkook kembali ke kamar hotelnya dan mengemasi semua barang-barangnya dia berniat pergi kerumah ibunya tapi dia mengurungkan niatnya kemudian merebahkan diri di tempat tidurnya "sebenarnya apa yang terjadi dengan kak Taehyung? kenapa dia terlihat sangat membenci ibu dan kak Seokjin? padahal selama ini dia selalu membanggakan mereka.... tapi setelah dipikir-pikir semenjak kak Taehyung kuliah disini dulu dia tak pernah lagi membahas mereka bahkan kakak tak pernah lagi memakan makanan kesukaannya,apa mereka sebenarnya sudah pernah bertemu? tapi bagaimana bisa? bahkan kak Seokjin bilang kalau dia baru pertama kali bertemu lagi dengan kak Taehyung setelah dua puluh tahun, aargghhhh " Jungkook kesal sendiri karena pikirannya dipenuhi pertanyaan yang tak ada jawaban
Seharian Jungkook menghabiskan waktu dikamar,dia sudah berjanji pada ibunya akan membawa Taehyung makan malam bersamanya namun sepertinya dia harus mengingkari janjinya karena keadaan sangat tidak memungkinkan untuk membawa Taehyung bersamanya,tak lama kemudian Seokjin menghubunginya kalau dia sudah sampai di lobby untuk menjemput mereka, Jungkook semakin bingung dan meminta kakak sulungnya menunggu sebentar
Ternyata Seokjin sudah menunggu di lobby sambil menunggu Jungkook turun dia memperhatikan seorang gadis sedang duduk di tepi pantai,hotel tempat Jungkook menginap memang berada persis dipinggir pantai,mereka sengaja memilih hotel itu agar mereka bisa sekalian berlibur walau cuma sehari,karena jadwal mereka hanya tiga hari di sana.
Seokjin sepertinya mengenali gadis itu lalu menghampirinya "Noona?" tanya Seokjin memastikan
Gadis itu menoleh karena mendengar namanya dipanggil,Noona ya benar gadis itu adalah Noona sekertaris Taehyung sekaligus mantan kekasih Seokjin, Noona sangat terkejut melihat Seokjin lalu segera bangkit dan pergi namun tangannya ditahan oleh Seokjin, Noona berusaha melepaskan namun tangan Seokjin begitu kuat menggenggamnya,mereka terlihat sedikit berdebat.
Taehyung yang kebetulan melihatnya segera menghentikan Seokjin lalu terjadilah keributan, ternyata dari kejauhan Jungkook juga sedang memperhatikan mereka, awalnya Jungkook turun untuk mencari kakak sulungnya yang katanya sudah menunggunya di lobby, alih-alih menemukan kakak sulungnya Jungkook justru melihat Taehyung yang berjalan ke arah pantai, Jungkook mengikuti Taehyung lalu melihat dan mendengar semua perdebatan kedua kakaknya.
__ADS_1
Ketika kakaknya sedang beradu jotos dia berniat melerai keduanya namun Noona sudah terlebih dulu melerai mereka, setelah Noona dan Taehyung pergi, Jungkook segera menghampiri Seokjin
"apa kau baik-baik saja?" tanya Jungkook
Seokjin kembali terkejut dengan kedatangan Jungkook "sejak kapan kau disini?"
alih-alih menjawab Jungkook justru segera membawa sang kakak sulungnya pergi ke kamarnya, Jungkook mengompres luka di wajah Seokjin
Seokjin kembali bertanya pada Jungkook "apa kau mendengar semuanya?"
Jungkook memilih diam dan melanjutkan mengompres, Seokjin menatap adik bungsunya "maafkan aku,semua salahku ... "
Jungkook menaruh lap kompres,menarik nafas panjang kemudian membuka suara "aku tahu kalian menyembunyikan sesuatu dariku,kali ini aku juga tahu alasan kak Taehyung menghindari mu,aku memang tak tahu pasti apa masalah kalian dua puluh tahun lalu tapi apapun itu,itu sudah berlalu.... tak bisakah kalian berdamai dengan masa lalu?"
Seokjin terdiam mendengar ucapan adik bungsunya,dia terlihat lebih dewasa dan apa yang dikatakan Jungkook ada benarnya, mereka hanya perlu berdamai dengan masa lalunya namun ego mereka masih begitu besar.
Ibu kim membelai pipi Jungkook "tak apa nak"
Ibu kim menoleh ke arah Seokjin,dia terkejut melihat luka memar di wajah putra sulungnya "Seokjin kenapa dengan wajahmu nak?"
"aku tidak apa-apa bu,aku baik-baik saja" jawab Seokjin
"apa kau berkelahi dengan Taehyung? tapi kenapa? dia adikmu nak,apa Taehyung baik-baik saja? kenapa kalian bersikap seperti ini,benar kata ayahmu,aku adalah ibu yang gagal,aku telah gagal mendidik anak-anak ku.... hiks hiks hiks" ibu Kim menangis menyalahkan dirinya sendiri
Seokjin berusaha menenangkan sang ibu "ibu apa yang ibu katakan? itu tidak benar,ibu adalah ibu yang luar biasa..... semua salahku bu... maafkan aku"
__ADS_1
Jungkook membawa sang ibu ke pelukannya "ibu tenanglah tak terjadi apa-apa dengan mereka,mereka hanya salah paham,dengarkan aku bu,kak Taehyung begitu menyayangi kalian hanya saja kita harus sedikit bersabar,kak Taehyung terlalu keras pada dirinya sendiri,dia melalui banyak hal sendirian bu,tapi ibu tenang saja aku sangat mengenal kakak,kita hanya perlu memberi dia waktu"
Ucapan Jungkook sedikit membuat mereka tenang,memang disaat seperti ini hanya Jungkook yang bisa menjadi penengah diantara mereka.
POV Seokjin dan Jungkook berakhir
...****************...
Keesokan harinya Taehyung dan Noona sudah bersiap menuju bandara untuk kembali ke Korea
"tuan Kim bagaimana dengan Jungkook?" tanya Noona
"biarkan saja dia sudah dewasa,dia bebas menentukan pilihannya sendiri" jawab Taehyung
Noona kembali bertanya dengan ragu "ta... tapi tuan bagaimana dengan anda?"
Taehyung menghentikan langkahnya menatap tajam sekertaris nya, Noona menelan saliva nya melihat tatapan tajam bosnya itu.
"aku tidak suka kau mencampuri urusan pribadiku" ucap Taehyung
Mereka segera memasuki mobil menuju bandara tanpa Jungkook,hanya keheningan didalam mobil, Noona melihat kearah luar jendela didalam hatinya dia berkata "benar,aku terlalu ikut campur masalah mereka,aku tak habis pikir kalau tuan Kim dan Jungkook ternyata adik Seokjin,aku berusaha keras melupakan pria brengs*k itu tapi aku malah terjebak diantara adik-adiknya" Noona terlihat membuang nafas kasar
Taehyung mengabaikannya,dia juga sedang bergelut dengan pikirannya Taehyung merasa kecewa karena Jungkook pada akhirnya meninggalkan sama seperti ibu dan kakak sulungnya.
Sesampainya di bandara Taehyung berhenti sejenak berharap Jungkook datang padanya lalu ikut kembali ke Korea bersamanya,Noona menatap bosnya sendu,dia tahu perasaan Taehyung terlebih mereka sering menghabiskan waktu bersama, bagaimana sayangnya Taehyung pada Jungkook, Noona membiarkan Taehyung menunggu Jungkook bahkan dia juga ikut menunggunya.
__ADS_1
waktu terus berlalu pesawat Taehyung sudah harus berangkat,mau tak mau tak Taehyung segera menaiki pesawatnya dengan perasaan yang tak karuan.