
Setelah itu Jungkook memutuskan untuk kembali kerumah sang ayah berkumpul bersama mereka, awalnya Seokjin masih enggan untuk tinggal bersama tapi Jungkook mengancamnya,dia tak akan kembali kerumah jika Seokjin tak tinggal bersama mereka, akhirnya Seokjin menyetujuinya dan tinggal bersama Kedua orang tuanya juga Jungkook, mereka hanya tinggal menunggu kedatangan Taehyung untuk berkumpul bersamanya.
Setelah makan malam selesai Seokjin mengajak Jungkook pergi ke kamar Taehyung,dia menunjukan buku catatan Taehyung pada Jungkook,Jungkook terkejut membaca buku itu,dia benar-benar tak menyangka jika Taehyung amat sangat menyayanginya bahkan rela mengorbankan apapun untuknya termasuk mengorbankan perasaannya,di dalam buku harian itu semua tentang Jungkook, seperti Jungkook lah dunia Taehyung,dia tak tahu jika selama ini kakaknya selalu menulis buku harian seperti itu, Jungkook menggenggam erat buku harian kakaknya "aku berjanji akan membawa kak Taehyung kembali dan memberinya kebahagiaan,tak akan ku biarkan dia hidup kesepian dengan rasa bersalah terus menerus"
Keesokan harinya Jungkook pergi ke kantor Taehyung untuk memberinya kejutan
"yahhhh tuan Kim Taehyung....." teriak Jungkook membuat Taehyung terkejut
"Juu.... Jungkook?" Taehyung tak percaya dengan apa yang dilihatnya
"ya... ini aku Jeon Jungkook" mata Jungkook menatap tajam Taehyung
sementara Taehyung menatapnya sendu "apa yang kau katakan Jungkook?"
Jungkook berpura-pura bingung "uh?? apa yang ku katakan? tunggu sebentar..... ah..... kau harus bertanggung jawab atas semua yang kau lakukan padaku...."
Taehyung menjadi gugup mendengar ucapan Jungkook "maafkan aku Jungkook aku bersalah... aku akan bertanggung jawab atas segala perbuatan ku padamu dan juga pada kedua orangtuamu...."
Jungkook kembali berkata pada kakaknya "ya benar kau harus bertanggung jawab dan kau harus mendapatkan hukuman yang setimpal atas perbuatan mu"
Taehyung menundukkan kepalanya pasrah "baiklah Jungkook aku akan melakukan apapun untuk mempertanggungjawabkan semua perbuatan ku"
"kau janji akan melakukan apapun yang ku inginkan?" tanya Jungkook
Taehyung segera mengangkat kepalanya lalu mengangguk dengan cepat "tentu saja Jungkook aku berjanji akan melakukan apapun untukmu, bahkan jika kau meminta nyawaku,akan ku berikan padamu"
"kalau begitu pulanglah kerumah....." ucapan Jungkook membuat mata Taehyung terbelalak
Jungkook melanjutkan kata-katanya "tetaplah menjadi kakakku.... tinggal lah bersama keluarga Kim,karena aku adalah Kim Jungkook adik bungsu mu kak"
Jungkook menghampiri Taehyung dan memeluknya dengan erat, Taehyung perlahan membalas pelukan adik kesayangannya itu
"Jungkook..... kau tak membenci ku?" tanya Taehyung
Jungkook menjawab dengan pasti "kenapa aku harus membencimu? kau adalah kakak terbaik yang pernah ada di dunia ini" Jungkook melepaskan pelukannya
"tapi orang tua mu...." Taehyung menghentikan ucapannya
Jungkook tersenyum manis pada sang kakak "semua terjadi adalah takdir kak, berhentilah menyalahkan dirimu,aku merasa bersyukur karena mendiang ibuku menitipkan ku pada keluarga Kim,aku mendapatkan banyak hal yang belum tentu orang lain dapatkan dan yang terpenting aku bersyukur mendapatkan kakak seperti mu"
"Jungkook.... " Taehyung terharu mendengar ucapan adiknya
__ADS_1
"kakak...." balas Jungkook membuat keduanya tertawa
Jungkook melihat sekeliling ruangan Taehyung
"dimana Noona? aku tak melihatnya didepan, disini pun tak ada,apa kau menyembunyikan Noona dariku?" tanya Jungkook kemudian keduanya duduk di sofa
"bagaimana mungkin aku menyembunyikannya darimu? sebenarnya dia.... mengundurkan diri" Taehyung menggaruk tengkuknya yang tidak gatal
Jungkook terkejut mendengarnya "apa? Noona mengundurkan diri? tidak mungkin, bagaimana bisa? apa yang kau lakukan padanya? kau menyakitinya? ah benar-benar kenapa kedua kakakku senang sekali menyakiti hati Noona" Jungkook menggeleng kepalanya
"yahhhh... bukan begitu,dia sendiri yang memutuskan untuk mengundurkan diri" teriak Taehyung
Jungkook masih menggeleng "tidak... tidak mungkin,kau pasti memecatnya?" kali ini dia memicingkan matanya
Taehyung menatap ke segala arah sepertinya dia tertangkap basah
"kau sungguh-sungguh memecatnya? benarkah? wah kau benar-benar kak......" protes Jungkook
Taehyung mencoba menjelaskan "aku memang memecatnya tapi dia sudah menyiapkan surat pengunduran dirinya terlebih dahulu, sepertinya dia memang sudah berniat pergi"
"Dan kau membiarkannya begitu saja?" tanya Jungkook kemudian kembali mengejek kakaknya "apa kau bodoh?"
belum sempat Taehyung melanjutkan kata-katanya Jungkook sudah memotongnya
"kau seorang CEO,ah sudahlah tetap saja bagaimana bisa kau membiarkan Noona pergi? aku saja yang ditolak olehnya masih ingin berteman dengannya lalu kau dicintainya malah menyia-nyiakan nya,kakak jangan bilang kau melakukan ini semua karena aku?" selidik Jungkook
"apa maksudmu? kau ditolak oleh Noona?" Taehyung menjadi penasaran
"memangnya kenapa kalau aku ditolak? apa kau senang?" kedua adik kakak itu justru berdebat
"Noona berani menolak mu? menolak adikku? beruntungnya dia sudah ku pecat kalau dia masih disini aku akan memberinya perhitungan,beraninya dia menolak adikku yang merupakan pria tertampan kedua di dunia" ucap Taehyung
"ya.. aku tahu kenapa aku yang kedua karena kau pemegang pria tertampan pertama di dunia,tapi tetap saja kau kalah oleh world wide handsome" celetuk Jungkook membuat Taehyung terdiam,dia tahu yang orang yang dimaksud adiknya adalah Seokjin
Jungkook memperhatikan Taehyung yang terdiam "hey tuan Kim,kau harus membawa Noona kembali bagaimanapun caranya, mengerti? itu hukuman kedua untukmu"
"untuk apa aku membawanya kembali? kenapa kau tak meminta kakak kesayanganmu saja yang membawanya,bukankah mereka sudah kembali bersama?" Taehyung berbicara dengan sedikit berbisik
Jungkook mengernyitkan dahinya "apa maksudmu? kakak kesayanganku? bukankah itu kau?" Jungkook berpikir sesaat kemudian mengerti ucapan kakaknya "kalian berdua adalah kakakku"
Taehyung memprotes adiknya "tetap saja kau lebih menyayanginya daripada aku"
__ADS_1
"aigoo kenapa kau sangat kekanak-kanakan" Jungkook menggeleng melihat tingkah kakaknya
"kalau begitu kau pilih aku atau dia?" pertanyaan Taehyung membuat Jungkook malas menjawabnya
"apa aku harus memilih? sudah jelas kalian berdua adalah kakakku.... tapi.... baiklah aku memilihmu sebagai gantinya kau harus membawa Noona kembali,ok?" pinta Jungkook
"kenapa harus aku? padahal kakakmu yang membawa Noona pergi" ucap Taehyung dengan sedikit bergumam
Jungkook terlihat bingung "maksudmu?"
"saat terakhir Noona bekerja disini,dia datang terlambat lima menit karena pergi berkencan dulu dengan kakakmu" Taehyung berbicara seolah sedang mengadu pada ibunya
"berkencan? dengan kak Seokjin? tak mungkin... kak Seokjin adalah masa lalunya,yang ada di hati Noona saat ini adalah kau,aku yakin kau salah paham pada mereka,hah kenapa aku harus mempunyai kakak yang bodoh sepertimu" keluh Jungkook
Taehyung menjadi kesal karena Jungkook mengatainya bodoh "yahhhh aku tidak bodoh,aku tak peduli urusan mereka ... lagipula kalau Noona menyukaiku dia tak akan pergi"
Jungkook berdecak "itu karena kau bodoh"
Taehyung segera menghampiri Jungkook,ingin sekali dia menghajar adiknya itu, Jungkook yang sadar sang kakak mulai kesal mencoba berlari menghindarinya
"kemari kau bocah nakal,kau yang bodoh karena terus menerus membuatku kesal" teriak Taehyung
"memang kau bodoh,saking bodohnya kau tak menyadari perasaanmu sendiri,lihat saja jika kau tak membawa Noona kembali,aku akan memberikannya pada kak Seokjin" Jungkook sengaja memanas-manasi Taehyung
Taehyung berhenti mengejar adiknya setelah mendengar kata-kata itu, Jungkook melihat ke arah kakaknya membuatnya sedikit merasa bersalah "aku hanya bercanda, aku hanya tak ingin kau menyesal"
"pergilah" usir Taehyung pada Jungkook
"ayolah kak,kita baru saja berbaikan dan kau sudah merajuk seperti ini?" Jungkook mencoba membujuk Taehyung
Saat Jungkook semakin dekat pada Taehyung,kakaknya itu segera menangkapnya lalu mengacak-acak rambut Jungkook "kena kau bocah nakal"
Jungkook mencoba melepaskan diri dari kakaknya "kau curang"
"aku tak peduli,memangnya kenapa kalau aku curang? jika tak curang aku tak akan bisa menangkap mu" Taehyung terus saja mengacak-acak rambut adiknya
Jungkook mencoba mengecoh kakaknya "ah jam berapa ini? aku ada meeting"
Taehyung pun melepaskan adiknya, Jungkook yang sudah terlepas dari cengkeraman kakaknya segera meledek sang kakak "dasar bodoh" kemudian berlari keluar
"bocah nakal" teriak Taehyung
__ADS_1