
Taehyung baru saja kembali ke kantornya, ternyata Jungkook sudah menunggunya di sana
"kak darimana saja kau? aku sudah lama menunggumu" keluh Jungkook
"apa aku menyuruhmu menunggumu?" tanya Taehyung datar
"kau sudah tiba dari kemarin tapi kenapa kau tak pulang ke rumah?" protes Jungkook
Taehyung menjawab masih dengan nada datar "aku sangat lelah kemarin jadi aku kembali ke apartemen ku untuk beristirahat"
"maafkan aku ...." Jungkook memasang wajah memelas pada kakaknya
Taehyung hanya diam tak menanggapinya, Jungkook pun merangkul bahu kakaknya untuk kembali membujuknya tapi dia mencium sesuatu dari jas kakaknya
"hmmmm tunggu sepertinya ini wangi parfum perempuan,apa kau mengganti parfum mu?" Jungkook terus menciumi bau parfum yang menempel di baju kakaknya
"Jungkook hentikan" Taehyung mendorong kepala Jungkook yang terus menempel padanya
"oh.... bukankah ini wangi parfum Noona? apa kau sudah bertemu dengannya? ahhh jadi kau tak pulang semalam karena kau menginap di apartemennya ya?" Jungkook menaikkan kedua alisnya menggoda sang kakak
"bocah nakal ini benar-benar, pergilah aku harus bekerja,jangan menggangguku" titah Taehyung
Jungkook tak mempedulikan ucapan kakaknya "wah daebak jadi kau sudah membawa Noona kembali? dimana dia sekarang? aku merindukannya"
Taehyung menatapnya tajam, Jungkook hanya mengacungkan kedua tangannya tanda berdamai
"baiklah aku akan pergi,tapi kau akan pulang bukan? jika kau tak pulang aku tak akan pergi dari sini"
Taehyung hanya mengangguk setuju, membuat Jungkook senang, akhirnya Jungkook pun pergi meninggalkan kantor Taehyung.
Malam harinya Taehyung pun pulang ke rumah sang ayah membuat semua orang terkejut sekaligus senang dengan kedatangannya.
Mereka makan malam bersama,tapi Taehyung masih tetap bersikap dingin kepada ibu dan kakaknya.
Setelah selesai makan ayah Kim memanggil Taehyung ke ruang kerjanya,mereka berdua berbincang membahas pekerjaan dengan sedikit canda tawa kemudian mengobrol santai
__ADS_1
"Taehyung sebenarnya belum lama ini ayah bertemu dengan sahabat lama ayah,kami telah merencanakan untuk makan malam bersama dua keluarga,dia mempunyai seorang putra dan seorang putri,kami berharap persahabatan ini menjadi lebih dekat bahkan mungkin menjadi sebuah keluarga,awalnya ayah ingin kau menikah dengan putri sahabat ayah ini karena dia sangat penyayang ayah rasa dia cocok untuk menjadi pendamping mu tapi ayah pikir ayah tak berhak memutuskannya begitu saja tanpa persetujuan darimu..." ayah Kim menundukkan kepalanya
Taehyung menatap ayah Kim dengan bingung, selama ini Taehyung belum pernah sama sekali membantah keinginan sang ayah,namun Taehyung juga baru saja bertemu kembali dengan Noona.
"jadi ayah ingin aku menikah dengan anak teman ayah itu?" tanya Taehyung memastikan
Ayah Kim mengangkat kepalanya "tidak nak, Seokjin bilang dia yang akan menikahinya... kau tahu kakakmu Seokjin sangat menyayangimu,ayah hanya ingin kau tahu itu.... "
Taehyung membuang muka setelah mendengar nama kakaknya "jadi dia sedang mencoba menebus kesalahannya yang sudah begitu terlambat?"
"Taehyung,semua yang terjadi adalah salah ayah, berdamai lah dengan masa lalu mu,ayah tak ingin kau menyesal seperti ayah" ucap ayah Kim
Ayah Kim kembali berkata "berikan kesempatan untuk ayah memperbaiki semua kesalahan ayah"
"Ayah,selama ini aku tak pernah menolak semua permintaan ayah,bahkan jika ayah ingin menjodohkan ku dengan anak teman ayah,aku akan menyetujuinya,tapi ku mohon berhenti menyalahkan diri ayah sendiri,mengenai mereka.... aku butuh waktu untuk menerimanya kembali ayah" jelas Taehyung
"Taehyung,ayah mengerti nak, maafkan ayah" ayah Kim menatap sendu putra keduanya
"ayah sudah ku bilang berhenti menyalahkan dirimu,dan berhentilah meminta maaf padaku" Taehyung memeluk sang ayah
"apa ayah rela menyerahkan ku padanya? hahaha" Taehyung mencoba mencairkan suasana menjadi lebih santai
"ayah jadi teringat gadis yang menolong ayah saat ayah kecelakaan,ayah bahkan belum sempat berterima kasih padanya" ayah Kim mengingat kembali saat kecelakaan itu
"ah benar ayah belum menceritakan bagaimana kecelakaan itu bisa terjadi?" tanya Taehyung yang penasaran
Ayah Kim menyandarkan tubuhnya di kursi lalu mulai bercerita "saat itu ayah tak sengaja melihat ibumu,ayah mencoba berlari mengejarnya tapi ayah tak melihat lampu hijau saat berlari, akhirnya ayah tertabrak lalu seorang gadis berlari ke arah ayah dan membawa ayah kerumah sakit,gadis itu sangat cantik,ayah mencoba mencari keberadaan gadis itu untuk berterima kasih tapi tak kunjung menemukannya"
"aku juga harus berterima kasih padanya karena telah menyematkan ayah" Taehyung tersenyum manis
"apa kau mau menikah dengannya? hahaha" ayah Kim membuat sedikit candaan
"baiklah aku akan menikah dengan semua gadis pilihan ayah hahaha" jawab Taehyung
"kau ini...." ayah Kim mengacak rambut putra keduanya
__ADS_1
Mereka berbincang hingga larut malam,ibu Kim, Seokjin dan Jungkook sengaja tak mengganggu keduanya,karena mereka tahu ayah Kim sedang berusaha untuk membujuk Taehyung agar mau menerima kembali ibu Kim dan Seokjin.
......................
Tiga minggu berlalu Yoongi akhirnya kembali ke Korea setelah menyelesaikan tour dunia nya, Kesehatan ayah Kim juga sudah mulai membaik sehingga dia sudah bisa pulang kerumah namun tetap harus berobat jalan.
"kakak aku merindukanmu" Noona segera memeluk kakaknya yang baru saja tiba di rumah
"aku juga sangat merindukanmu" Yoongi membalas pelukan adiknya
"apa kau tak merindukanku?" tanya sang ayah
Mereka melepaskan pelukannya kemudian Yoongi menghampiri sang ayah "bagaimana kesehatan ayah? apa sudah lebih baik?"
Ayah Min mengangguk "tentu saja, Noona merawat ayah dengan sangat baik" ayah Min menoleh ke arah Noona yang sedang menatapnya sendu
Noona tersenyum mendengar sang ayah berbicara seperti itu, Mereka pun berbincang bersama membahas tentang tour dunia Yoongi.
Setelah berbincang dan makan bersama ayah Min kembali ke kamarnya untuk beristirahat sementara Noona dan Yoongi berbicara berdua
"aku akan mengambil alih pekerjaan ayah,jadi kau bisa kembali menjalani kehidupanmu" ucap Yoongi
"apa yang kakak katakan? bagaimana dengan pertunjukan piano kakak?" tanya Noona
"aku akan berhenti menjadi pianis dan meneruskan perusahaan ayah,dan kau harus menjalani kehidupan mu dengan baik,aku tak ingin kau terbebani apapun,ini adalah kewajiban ku" jelas Yoongi
Noona menggeleng "tak bisa aku tak ingin kakak berhenti menjadi pianis,aku sangat suka melihat penampilan kakak,pokoknya aku tak setuju,lagipula aku bisa mengurus perusahaan ayah dengan baik"
Yoongi membelai rambut adiknya "aku masih bisa bermain piano untukmu,aku juga tahu bahkan kau bisa mengurus perusahaan lebih baik daripada aku,tapi aku ingin kau tetap menjalani kehidupan yang kau inginkan"
"kalau begitu aku ingin tetap menjadi CEO MY Group" jawab Noona yang kemudian menenggelamkan dirinya ke pelukan sang kakak
"kau ini memang keras kepala,baiklah lakukan apapun yang kau suka aku tak akan melarang mu" ucap Yoongi
......................
__ADS_1